UNY Journal (Universitas Negeri Yogyakarta)
Not a member yet
20087 research outputs found
Sort by
Implementasi unggah-ungguh di depan raja dalam Teks Carakabasa pada ketoprak Warok Suromenggolo
Teks Carakabasa adalah salah satu teks yang terdapat pada naskah Kempalan Serat Piwulang. Teks ini berisi tentang ajaran tata krama berbahasa, aturan penggunaan sesuai dengan kedudukan lawan bicara. Penelitian ini bertujuan untuk membuat inventarisasi naskah Kempalan Serat Piwulang, membuat deskripsi naskah Kempalan Serat Piwulang, mentransliterasi teks Carakabasa, menyunting teks Carakabasa, menerjemahankan teks Carakabasa, dan mendeskripsikan implementasi isi teks Carakabasa tentang unggah-ungguh seorang utusan Raja pada ketoprak berjudul Warok Suromenggolo (Suminten Edan). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian filologi. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan pengamatan langsung. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif. Pengesahan data dalam penelitian ini dengan cara validitas semantik dan reliabilitas intrarater. Dalam teks Carakabasa difokuskan pada unggah-ungguh seorang utusan di depan raja, diimplementasikan dengan penggunaaan bahasa yang baik ketika berbicara dengan orang yang derajatanya lebih tinggi, tata cara duduk di depan raja yaitu dengan bersila, menundukan kepala, dan badan tetap tegap, raut muka yang baik, waspada dalam perkataan, mengatakan yang seperlunya dan tidak banyak tingkah
Pemikiran Orang Jawa ketika membaca tanda-tanda zaman
This article demonstrates that the indeterminableness has a pivotal position in the structure of the Javanese mind. In wayang mythology e.g., Semar bears the idea of that indeterminable position, i.e. the jumbuhing kawula Gusti. The author argues that the Javanese kingship is homologous with this position, and it bears the paradox of being indeterminable. Due to the centrality of the Javanese kingship in people's daily life, this article recalls its theoretical and practical implication in understanding how rituals and history are being constructed in Jawa
Nilai pendidika budi pekerti dalam seni pewayangan
One of the Javanese arts that fills morality and spirituality is wayang. Wayang performance remains attractive not only its fans experiencing nuance switching, but also itself still has existence and this catches the attention of the public. Wayang provides a wide range of alternatives about the characters applicable to the life, so that thepublic regards wayang not daily only as a performance or entertainment, but also as morality a discourse for social interaction. The shadow play has full wisdom and traditional education can be considered as one of the education local genius
Ajaran etika politik dalam pagelaran wayang kulit
Indonesia is an archipelagic country that has many culture inheritances. Traditional culture that liked by Indonesian people is a purwa leather puppet show. Purwa leather puppet show has many value in every partgive many moral teachings that very valuable and important to human life in Indonesia, on of them is policial ethics education. Purwa leather puppet show teach us how to love our country, be good citizen, and do human duty as citizen passes story that consist in it. Purwa leather puppet show also contain philosophical that important to society. Therefore purwa leather puppet show is very important if used to give political ethics education that appropirate to Indonesia character
Peningkatan Efektivitas Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Dasar Kotoran Sapi dengan Dekomposer M-21 di Desa Randusari
Tanah di Desa Randusari memiliki kelembaban yang rendah dengan tanah berpasir sehingga daya ikat unsur haranya rendah dan menjadi permasalahan bagi petani. Di sisi lain, banyak petani belum dapat memanfaatkan limbah kotoran ternak yang mereka miliki yaitu kotoran sapi menjadi pupuk organik ramah lingkungan. Kelompok Tani Desa Randusari belum memanfaatkan limbah kotoran sapi ini secara maksimal. Oleh karena itu, program pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk organik ini menjadi solusi yang berguna bagi masyarakat Desa Randusari. Selain itu, perkembangan teknologi juga diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan produktivitas dari pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik, salag satunya penerapan dekomposer M-21. Dekomposer M-21 ini dapat mengurai bahan organik secara efektif dan efisien sehingga mampu mempercepat waktu produksi. Program ini dilaksanakan dengan sosialisasi mengenai pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik dengan dekomposer M-21 dan praktik secara langsung sehingga dapat diaplikasikan secara berkala dan berkelajutan. Hasil pupuk organik berupa padatan ukuran tertentu yang dikemas dalam karung plastik yang digunakan anggota kelompok tani dan dipasarkan untuk meningkatkan pendapatan petani.Kata kunci: Pupuk Organik, Dekomposisi, Dekomposer M-21, Kotoran Sap
Sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) UNY kepada Diaspora di Prefecture Yamaguchi, Jepang
Pendidikan di Indonesia merupakan hak bagi semua anak bangsa, baik yang ada di tanah Indonesia maupun yang sedang berjuang di negara lain. Para pejuang devisa selain bekerja mencari uang mereka juga secara tidak langsung belajar skill dan pengetahuan baru. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk mengikuti program rekognisi pembelajaran lampau (RPL). RPL adalah program pemerintah dengan tujuan memberikan kesempatan kepada seluruh penduduknya mendapatkan pengakuan formal yang berkaitan dengan keahliannya. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) merupakan salah satu perguruan tinggi yang dipercaya menyelenggarakan program tersebut. Untuk menyebarluaskan informasi mengenai program RPL kepada diaspora Indonesia, perlu dilakukan program sosialisasi program RPL tersebut terutama pada diaspora Indonesia di Préfecture Yamaguhi. Kegiatan ini bekerjasama dengan PPI Yamaguchi dan dilaksanakan secara hybrid (offline dan online). Terdapat 79 peserta yang hadir secara hybrid, namun hanya 22 peserta yang mengisi angket kepuasan. Secara umum peserta puas dengan kegiatan ini dan tertarik untuk dapat mengikuti program RPL. Sebagian kecil merasa bingung dan masih akan berfikir untuk mengikuti program ini. Kegiatan seperti ini perlu dilaksanakan tidak hanya di Jepang namun di beberapa negara lainnya untuk menngkatkan jumlah mahasiswa RPL di UNY
Memberdayakan Masa Depan Berkelanjutan: Penyuluhan Kesadaran Tenaga Nuklir untuk Pendidik MA Miftahunnajah
Kesadaran akan adanya energi listrik terbarukan yang bersumber dari tenaga nuklir pada masyarakat masih kurang. Peran guru sebagai pendidik sangatlah penting dalam masyarakat dimana guru dapat membantu mensosialisasikan manfaat dari energi terbarukan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mensosialisasikan teknologi pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) kepada para guru MA Miftahunnajah melalui penyuluhan pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengatasi kesalahpahaman dan hoaks yang sering menghambat penerimaan energi nuklir sebagai bagian dari portofolio energi berkelanjutan di Indonesia. Penyuluhan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, memperkenalkan teknologi nuklir, mekanisme operasional, protokol keselamatan, dan manfaat lingkungannya kepada guru, untuk memberikan mereka pengetahuan berbasis sains yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum. Kedua, memperbaiki hoaks dan misinformasi tentang energi nuklir dengan menyampaikan fakta berbasis bukti dan kesaksian ahli, serta menunjukkan potensi nuklir dalam mitigasi perubahan iklim. Sosialisasi tentang tenaga nuklir ini dilakukan dengan penyampaian materi dan diskusi interaktif menggunakan media maket PLTN. Hasil menunjukkan sosialisasi tentang tenaga nuklir berjalan dengan baik, dimana 100% guru menghadiri sosialisasi tersebut dari awal sampai selesai tepat waktu, 100% bahan ajar dalam bentuk video dimiliki oleh guru, 80% pemahaman dan kesadaran guru tentang tenaga nuklir meningkat, serta 50% guru menginginkan pelatihan tambahan. Para guru sangat antusias mendengarkan materi dan aktif bertanya mengenai cara mengurangi miskonsepsi dan ketakutan masyarakat terhadap PLTN, dampak kesehatan, kesiapan sumber daya manusia, dan pengolahan limbah. Kegiatan sosialisasi tentang tenaga nuklir ditutup dengan penyerahan maket tersebut kepada pihak sekolah untuk dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi para siswa. Melalui kegiatan ini, pemahaman dan apresiasi para guru terhadap teknologi nuklir meningkat, serta mereka siap menjadi duta informasi yang mendorong dialog publik yang rasional dan terinformasi mengenai energi nuklir di Indonesia
Pemanfaatan Media Audio untuk Meningkatkan Kemampuan Listening Peserta Didik pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris SDN Sungai Miai 11 Banjarmasin
Penggunaan media pembelajaran yang tepat dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya keterampilan mendengarkan (listening) dalam Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media audio dalam meningkatkan kemampuan listening siswa kelas IV di SDN Sungai Miai 11 Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain Non-Equivalent Control Group Design. Penelitian melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan media audio dalam pembelajaran dan kelompok kontrol tanpa media audio. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan listening siswa kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol, dengan nilai rata-rata gain sebesar 0,6 (kategori sedang). Media audio terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, membantu mereka memahami materi, dan menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Dengan demikian, penggunaan media audio direkomendasikan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar untuk mendukung peningkatan keterampilan mendengarkan secara menyeluruh
Pengembangan Website Pembelajaran Untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Siswa
Penelitian ini bertujuan mengembangkan website pembelajaran untuk meningkatkan literasi kesehatan siswa SMK yang valid, efektif dan praktis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan (research and development) yang mengadaptasi model pengembangan ADDIE. Pelaksanaan dan subjek penelitian ini di lakukan pada siswa SMK Negeri 1 Gowa. Adapun instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi lembar validasi ahli, tes, angket respons guru dan angket respons siswa. Kemudian teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis formula gregory, statistik deskriptif dan statistik inferensial yakni paired sample t test. Hasil penelitian menunjukan bahwa produk website yang dikembangkan berdasarkan penilaian ahli diperoleh nilai konsistensi internal sebesar 1 yang dapat dikategorikan valid dan layak, hasil uji efektifitas menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan literasi kesehatan siswa sebelum dan setelah penerapan website pembelajaran serta diperolehnya nilai N-gain persen sebesar 76,69 yang berada pada kategori efektif, kemudian hasil respons guru yang menunjukan bahwa website pembelajaran ini sangat praktis diterapkan serta berdasarkan respons siswa menunjukan website pembelajaran ini praktis diterapkan untuk meningkatkan literasi kesehatan siswa. Berdasarkan penelitian dan pengembangan yang dilakukan maka telah diperoleh produk website pembelajaran untuk meningkatkan literasi kesehatan siswa yang valid, efektif dan prakti
Development of Student Worksheets on Static Electricity Material to Identify Higher Order Thinking Skill (HOTS)
This study examined the design of learning materials based on Android, using both static and dynamic electricity. It created educational materials that include electrical components, both static and dynamic but are invisible to the human eye. The study aimed to determine the viability of producing Student Worksheets Based on Higher-Order Thinking Skills (HOTS) on Static Electricity Material and making a product based on HOTSs on static electricity. The 4D (Four D Model) development model from Thiagarajan, Dorothy S. Semmel, and Melvyn I. Semmel that is, defining, planning, developing, and disseminating is used in this work in conjunction with the Research and Development (R&D) technique. The experts in materials and media conducted validation through an evaluation form to measure the product's viability. Two phases of the experiment were conducted: field trials and restricted trials. Based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) information on static electricity, student worksheets for physics instruction have been created using a 4D stage model: define, design, develop, and disseminate. After going through several phases of validation with media experts, material experts, and trials, the instructional materials were deemed acceptable and fit for students. The student worksheets produced teachers' feedbacks received an average score of 88% in the "very good" standard. The average score for students' feedback on the student worksheets was 87% in the "very good" standard. Thus, the student Worksheets for physics in class IX Static Electricity based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) are prepared to be used as teaching material