Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Not a member yet
254 research outputs found
Sort by
KREATIVITAS DAN IMAJINASI SUTRADARA MEMBANGUN PERISTIWA TEATER MENUJU RUANG PUBLIK
Peristiwa teater di ruang publik dibangun oleh daya kreativitas dan imajinasi sutradara yang tinggi. Teater harus akrab dengan masyarakatnya sehingga tidak ada jarak antara tontonandengan apa yang ditonton. Teater Orang-Orang Bawah Tanah sebagai pengisi ruang kreatif menawarkan definisi baru terhadap konsep teater modern Indonesia. Memanfaatkan ruang publik yang lebih luas menjadikan bentuk teater ini disebut juga sebagai teater “akrab”. Teater ini akrab dengan ruang, pemain, dan penonton sehingga pertunjukan menjadi milik publik yang berada dalam ruang yang sama. Pertunjukan teater di ruang publik memiliki idiom-idiom tertentu yang sekaligus menjadi kekhasan yang tidak dimiliki pertunjukan yang dipentaskan di gedung prosenium maupun arena. Ruang publik juga memiliki tantangan dalam penggarapan sebuah teater. Ruang tanpa batas memungkinkan untuk dieksplorasi agar tontonan menjadi akrab dengan masyarakatnya. Teater akrab ini tidak hanya mengakrabkan dirinya dengan masyarakat penonton namun juga mengakrabkan seluruh hal seperti naskah dengan sutradara, sutradara dengan aktor, pemusik dan pendukung lainnya. Keakraban ini memunculkan sesuatu yang memiliki nilai yang sangat demokratis dalam penggarapan sebuah pertunjukan
KONTINUITAS DAN PERUBAHAN BENTUK SERTA MAKNA LAGU KEBANGSAAN INDONESIA RAYA
The main obyective of this paper is to analyze function of the song of Indonesian strugle in connection to the Indonesian independence from 1945 to 1949 viewed from the perspective of history. Through this analysis we hope that the process of history in the past can be reconstructed, especialy the history of music development in Indonesia; the background of the use of the songs of indonesian struggle in particular. One of the important aspects in this writing is the function of the song of Indonesian struggle which is divided in one part, firsly, constructive function of the song for ceremonies include advice of the development. The ceremonial character are shown in the song of “Indonesia Raya”, the national anthem
KOMPOSISI MUSIK KASANG BAJUNDAI
Kehadiran teknologi industri dan perkembangan music-musik popular sangat memberikan pengaruh terhadap perkembangan musik-musik tradisi, sehingga pesatnya/ desakan music popular telah dapat memarjinalkan eksistensi kesenian tradisi khususnya (kesenian tari Benten) yang seyogyanya merupakan jati diri kebudayaan masyarakat Pesisir Selatan Minangkabau Sumatera Barat yang sangat pantas dilestarikan hingga sekarang. Berdasarkan fenomena yang rerjadi pada kesenia tersebut di atas, maka menarik untuk ditulis ke dalam sebuah jurnal dengan rumusan penciptaan sebagai berikut: (1) bagaimana bentuk komposisi music Kasang Bajundai setelah digarap melodi, ritem dan syairnya, (2) bagaimana karakteristik Komposisi Kasang Bajundai sebagai sebuah komposisi baru yang berangkat dari Dendang Kasang iringan Tari Benten dengan focus pendekatan konsep re-interpretasi tradisi. Adapun teknik garap yang digunakan di dalam Komposisi Kasang Bajundai ini yakni seperti: kanon, harmonisasi, coll and respon, dinamik, pengolahan tempo dan pengembangan melodi serta ritme adok. Komposisi Kasang Bajundai ini didukung oleh beberapa intrumen music seperti: adok, suling, vocal, gitar elektrik, akordion, tabla, bass electrik serta drum
“EKSPRESI MASYARAKAT MINANGKABAU DALAM MENCARI KATA MUFAKAT”: STUDI KASUS
Sastra daerah di Minangkabau dipaparkan antara lain melalui rangkaian petatah-petitih berbentuk pantun, cerita, pasambahan, pidato, dan khotbah yang menggambarkan segala sesuatu, entah itu alam, sejarah, dan aturan-aturan dalam kehidupan sosial. Hal ini berlaku di setiap nagari (adat selingkar nagari), namun mempunyai tujuan yang sama. Kata bayang (kiasan) dan bertikam jajak (ulang bana) menunjukan kedinamisan masyarakat minangkabau. Keduanya sama-sama “baik”. Kita tidak dapat mengatakan yang satu lebih unggul dari pada yang lainnya. Ini termasuk milik masyarakat Minangkabau. Berdasarkan sejarah kita juga sulit menelusuri apakah peninggalan yang diwariskan dua orang tokoh legendaris, yakni Datuk Perpatih Nan Sabatang dan Datuk Ketumanggungan. Kedua aliran ini terdapat pula pada kedua keselarasan, dan tidak ada yang mayoritas dari masing-masing Nagari. Ekspresi yang disampaikan dalam bentuk pasambahan adalah rangkaian petatah-petitih, pantun setelah disampaikan melahirkan estetika tersendiri
ISLAM DAN BUDAYA MELAYU: DALAM MEWUJUDKAN VISI INSTITUT SENI INDONESIA (ISI) PADANGPANJANG
Melayu adalah salah satu rumpun dalam kawasan peradaban Islam. Islam adalah identitas dari kepribadian orang Melayu, dan merupakan agama satu-satunya bagi sub kultur Melayu. Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang memiliki pola ilmiah sebagai pusat kajian Melayu, dengan pendekatan filosofis“ Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah“ yang merupakan implementasi Budaya Melayu-Budaya Islam
KESENIAN TRADISIONAL DAN REVITALISASI
Kebudayaan akan menjadi sesuatu yang bermakna bagi suatu masyarakat jika dikelola dan dipandu secara sadar, agar pada akhirnya kebudayaan itu dapat berfungsi sebagai suatu sarana identitas yang bersifat mengangkat martabat manusia. Banyak pihak yang sebenarnya berkepentingan dan seharusnya bertanggung jawab mengenai perkermbangan kebudayaan, pihak-pihak utama dalam masyarakat yang bertanggung jawab dalam proses kebudayaan antara lain orang tua atau pendidk dan pihak-pihak lain yang memang berkompeten dibidang it
METODE LATIHAN TEATER MELALUI EKSPLORASI PSIKOLOGIS
Pola pelatihan calon aktor/aktris di Komunitas Seni Teater di sekolah. Penggabungan pelatihan tekhnis dan psikologis. Literatur yang menjadi acuan adalah an ekplorasi teori-teori psikoanalisis atau ilmu ketidaksadaran. Dalam kehidupan arkhetipe dan simptomp-simptomp yang tersimpan di area amigdala adalah kumpulan dari simbol yang tidak akan berdusta. Kemampuan mengelola arkhetipe ini akan menjadi modal seorang aktor dalam menampilkan akting yang estetik di atas panggung. Secara garis besar pelatihan berangkat dari keterampilan fisik dan psikologis untuk melatih kepekaan
SALUANG SIROMPAK: ALAT MUSIK TIUP TRADISIONAL DI MINANGKABAU TERISOLASI
Saluang Sirompak adalah salah satu alat musik tiup tradisional “Minangkabau”. Alat musik tersebut dulu digunakan untuk menundukkan hati wanita. Kekhasan melodinya dilatar-belakangi unsur magis melalui estetika bunyi yang dipandang tabu dikembangkan. Karena memiliki kekhasan yang tidak terdapat pada alat musik tiup sejenis itu, dan berguna menghilangkan imeg (imag) negatif, pengkarya mengangkat kembali ke dalam bentuk seni pertunjukan berjudul “Ba-Sirompak”.
ESTETIKA MUSIK TALEMPONG LAGU DENDANG DI NAGARI LIMBANANG
Talempong pacik is a traditional ensemble that can be found all over Minangkabau region. It has a variety of instrumentation and song repertoire, but the musical concept is the same; it uses interlocking technique to build the melody. The basic principle in talempong pacik ensemble is playing melodious motifs by three talempong players by emphasizing the improvization aspect. There is an impression that the sounds of talempong are arguing aginst each other, an analogy to the concept of dialectic, that is, the skill to converse and argue based on the right argument and logic. Dialectic itselt is part of Minangkabau culture. So the concept of dialectic is a basic musical concept dan philosophy of talempong paci
INTERDEPENDENSI SENI TARI DAN MUSIK IRINGANNYA
Interdepence of the art of dance dan its accompanying music means interrelation between the two. The performance of a dance is usually accompanied by a music, in certain occasion the performance does not use a music at all. The definition of dance usually emphasises that dance is a human expression through rhythmic and beautiful body movement and the movement is the expression of its creator to communicate directly with the audience.Body movement in a dance performance contains rhythmic elements as can be found in music, so the performance is close related to music which also contains important rhythmic elements.Music and dance has rhythm as the basis of their movement. Music can express abstract aspects of movement. It can also express the easiness and difficulty of movement. But not all music can be use to accompany a dance performance. Basically, the selection of music for a dance performance should be based on its limitation and contribution to the performanc