Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Not a member yet
    254 research outputs found

    LASUANG SEBAGAI SUMBER PENCIPTAAN TARI MODERN LASUANG TATINGGA DI SUMATERA BARAT

    No full text
    Lasuang atau lesung merupakan alat untuk menumbuk padi pada masa lalu. Dalam setiap peristiwa budaya yang ada dalam cerita rakyat banyak ditemukan aktifitas masyarakat yang berhubungan dengan lesung. Setiap aktifitas tersebut selalu menghadirkan cerita-cerita yang menarik. Hal ini merupakan ciri khas masyarakat petani atau masyarakat agraris. Kondisi tersebut menimbulkan keinginan untuk menciptaan seni tari yang berangkat dari fenomena lesung tersebut. Fenomena lesung yang dijadikan dasar penciptaan seni tari adalah fenomena yang berhubungan dengan kebudayaan Minangkabau pada masa lalu. Pada masa lalu, lasuang memiliki konteks menumbuk padi di lasuang. Mengenang masa lalu, lasuang merupakan salah satu tempat untuk bermain dengan sesama, lasuang juga tempat mendapatkan pengalaman untuk hidup di masa mendatang. Seorang ibu tidak hanya memberikan nasehat ketika berada di rumah saja, namun si anak juga bisa mendapatkan petuah-petuah ini disaat berada di lokasi lasuang.

    KERAMIK METRO MENUJU ERABARUKRIYA KERAMIK SUMATERA BARAT

    No full text
    Usaha kerajinan Keramik Metro terletak di Kecamatan Kuranji Kota Padang. Produk keramik yang dihasilkan, dibuat dengan teknik cetak tuang ( slipcasting). Teknik ini menggunakan tepung gypsum sebagai bahan untuk mencetak produk. Usaha yang dirintis oleh Sofyan Hadi ini memberikan warna dan bentuk baru dalam memproduksi keramik di Sumatera Barat. Produk yang dihasilkan oleh usaha Keramik Metro antara lain beragam bentuk vas bunga, souvenir dan cendramata. Keterbukaannya dan kerjasama dijalin dengan baik antar lembaga pendidikan dan pemerintah daerah . Adanya interaksi triple helix dari akademisi, pasar, dan pemerintah membantu Sofyan selaku pengrajin untuk terus berkembang

    MOTIF KEAKTORAN DALAM RITUAL TURUK LAGGAI MASYARAKAT SIBERUT MENTAWAI- SUMATERA BARAT

    No full text
    binatang yang dimiliki masyarakat Siberut, Mentawai. Tarian ini merupakan tari upacarapengobatan yang melibatkan Sikerei (dukun) dengan arwah Sikerei. Pemanggilan arwah ini berfungsi untuk membantu pengobatan pada masyarakat Sikerei yang sakit dengan jalan trance (kesurupan). Proses trance oleh Sikerei ini dekat dengan teori liminalitas Victor Turner dimana ada “jembatan” antara Sikerei sebagai penari, Sikerei yang trance dan kembali ke Sikerei sebagai penari.Turuk Laggai dibawakan oleh Sikerei (dukun) dengan menampilkan unsur vokal, mimik, dan gestur. Tiga unsur tersebut dekat dengan dramatisasi pada teater. Gerakan diam tanpa dialog atau dikenal dengan istilah pantomimterdapat pada ritual Turuk Laggai ini. Meski ada pembacaan mantra sebelum ritual dimulai, tapi yang menjadi perhatian adalah gerakan tiruan binatang. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bagaimana asal-usul dan motif keaktoran dalam ritual Turuk Laggai pada masyarakat Kepulauan Mentawai Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian dengan pendekatan etnografi

    METODE JUAL OBAT TRADISIONAL SEBAGAI KONSEP PENCIPTAAN TEATER MODERN “KOMPLIKASI”

    No full text
    Banyak juga orang-orang umum mengatakan bahwa Penjual Obat sama dengan aktor. Ia menjual obat dengan menggunakan peralatan yang lengkap dan juga menggunakan kostum yang menarik dan sengaja dipersiapkan. Dalam penceritaannyapun Penjual Obat berangkat dari peristiwa-peristiwa yang ada di sekitarnya. Cerita yang disajikan Penjual Obat menggunakan bahasa keseharian dan mudah dimengerti masyarakat penontonnya. Cerita ini tidak terikat alur yang sistematik. Lebih banyak merespon pada peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekelilingnya. Baik pada saat berjualan maupun dalam kehidupannya sehari-hari. Kemudian pada akhirnya ditarik pada persoalan obat yang akan dijualnya. Mempertunjukan merupakan tindakan dari berbagai ungkapan. Begitupun halnya dengan atraksi jual obat, namun demikian kiranya belum dianggap sebagai seni pertunjukan. Padahal di dalam jual obat ada cerita tentang bagaimana keampuhan obatnya, ada tokoh penyampai cerita, memiliki atraksi-atraksi yang mampu menahan penonton. Hal tersebut, bisa dijadikan bentuk pertunjukan teater

    TRADISI MENARI DALAM UPACARA PERNIKAHAN MASYARAKAT BENGKULU SELATAN

    No full text
    Menari bersama merupakan salah satu bentuk acara dalam upacara adat pernikahan masyarakat Bengkulu Selatan. Penarinya terdiri atas bujang dan gadis, sehingga dinamai selawanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai apa yang terkandung di balik tradisi menari bersama yang seperti demikian. Untuk meneliti permasalahan utama dalam penelitian ini pada dasarnya menggunakan metode penelitian kualitatif. Alasannya adalah bahwa permasalahan yang diteliti adalah persoalan nilai, pandangan, dan sisi-sisi pengetahuan yang menjadi pegangan bersama bagi masyarakat pendukung tradisi menari bersama tersebut. Temuan penelitian adalah berupa konsep-konsep budaya masyarakat setempat yang pada hakikatnya melalui tradisi menari bersama bujang dan gadis bukan berarti gadis pasangan menari sebagai pemuas nafsu atau objek hiburan semata bagi bujang yang bersangkutan. Akan tetapi melalui tradisi ini wanita dihormati dan ditempatkan secara adat sebagai kaum hawa pendamping suami dan ibu bagi anaknya kelak. Selawanan merupakan fasilitas budaya yang menghantarkan wanita ke arah pembangunan rumah tangga bersama bujang pasangan penarinya

    ANALISIS DESAIN UANG KERTAS PECAHAN SERATUS RIBU RUPIAH

    No full text
    Uang kertas merupakan alat pembayaran transaksi ekonomi yang digunakan di suatu negara. Sebagai produk budaya manusia moderen, keindahan yang muncul melalui selembar mata uang kertas dapat dilihat melalui visualisasinya. Desain uang Negara Indonesia mengalami banyak perubahan, terutama pada desain uang kertas. Desain uang kertas memiliki tema yang diangkat, seperti edisi saat ini merupakan tema pahlawan. Desain tersebut menggunakan ilustrasi atau gambar pahlawan Negara Indonesia yang di dalamnya terkandung nilai estetik dengan adanya susunan elemen-elemen desain diantaranya warna, ilustrasi/gambar, tipografi serta teknik cetak yang khas. Desain padauang kertas mengandung informasi atau bahkan kode visual. Kajian analisis ini hanya akan mengkaji pada uang kertas pecahan seratus ribu rupiah dan batasan kajiannya pada visual tertentu melalui uraian semiotika visual. Desain uang kertas pecahan seratus ribu rupiah, akan dikaji makna-makna simbolik di dalamnya

    SENI KERAJINAN BATIK BESUREK DI BENGKULU

    No full text
    Bentuk produk seni kerajinan batik besurek Bengkulu tidak hanya berfungsi untuk perlengkapan adat seperti detar, penutup jenazah, dan kain penggendong anak, namun telah digunakan untuk perlengkapan sehari-hari. seperti busana, mukenah, kain sarung, jilbab dan produk lain nya. Bentuk motif yang ada pada kerajinan batik besurek adalah bentuk motif kaligrafi, burung kuau, pohon hayat, bunga raflesia, bunga melati dan motif geometris seperti segi tumpal atau sisir bergantung, belah ketupat dan lain sebagainya. Teknik yang digunakan dalam batik besurek di Bengkulu ini adalah teknik batik tulis, cap dan batik printing. Warna pada produk batik untuk perlengkapan adat digunakan warna merah, biru dan putih, sedangkan warna untuk perlengkapan sehari-hari tidak ada ketentuan warnanya tetapi disesuaikan dengan permintaan konsumen atau selera pasar. Gaya seni kerajinan batik besurek Bengkulu ini cendrung bergaya klasik, gaya moderen dan gaya gabungan yaitu gabungan antara gaya klasik dengan gaya moderen

    ALAM DAN ADAT SEBAGAI SUMBER ESTETIKA LOKAL KESENIAN TALEMPONG LAGU DENDANG

    No full text
    Kesenian Talempong Lagu Dendang adalah kesenian tradisional khas Nagari Limbanang Kabupaten Limapuluh Kota. Sebagai sebuah objek seni yang estetis Talempong Lagu Dendang memiliki unsur-unsur estetis yang bersumber dari lingkungan sekitar tempat seni ini berasal. Peneltian ini bertujuan untuk menemukan hubungan antara karakteristik alam dan adat Nagari Limbanang dengan pembentukan konsep estetika lokal kesenian Talempong Lagu Dendang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan estetika. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, sedangkan analisis data dilakukan dengan cara mengkategorikan, menafsirkan dan menghubungkann data dengan teori yang relevan. Adapun teori yang digunakan adalah teori estetika dari Nyoman Kutha Ratna yang memandang estetika sebagai sesuatu yang mengandung makna keindahan, kebaikan, keutamaan dan kebajikan. Hasil dari penelitian ini berupa konsep estetika lokal yang tersirat dalam berbagai bahasa kiasan seperti: basilang, garitiak cando aia ilia, nada sisik/bungo dan donga-mandongakan

    UPACARA ADAT NABER LAUT PADA MASYARAKAT NELAYAN DI DESA BATU BERIGAK KAB. BANGKA TENGAH

    No full text
    Upacara adat Naber Lautmerupakanupacara adat tradisional yang selalu dilaksanakan oleh masyarakat nelayan di desa Batu Berigak setiap satu tahun sekali.Upacara adat Naber Laut merupakan kebudayaan yang telah di wariskan secara turun temurun.Upacara adat Naber Laut dilaksanakan bertujuan untuk meminta keselamatan dalam melaut dan tolak bala bagi masyarakat di desa Batu Berigak.Adapun permasalahan dalam penelitian ini yaitu Bentuk upacara adat Naber Lautdi desa Batu Berigak Kabupaten Bangka Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk upacara adat Naber Laut dengan menganalis data kualitatif yang didapatkan

    KARAKTERISTIK KARYA TARI SYOFYANI DALAM BERKREATIVITAS TARI MINANGKABAU DI SUMATERA BARAT

    No full text
    Karya Syofyani memberi kontribusi terhadap pertumbuhan dan perkembangan  tari Minangkabau  di  Sumatera  Barat  sejak  tahun  1960-an  sampai  sekarang,  bahkan sampai  ke  mancanegara.  (1)  bagaimana  kiprah  Syofyani  dalam menumbuhkembangkan  tari Minangkabau di Sumatera Barat, dan  (2)  bagaimana karakteristik karya Syofyani      dalam berkreativitas tari Minangkabau di Sumatera Barat.   Kiprahnya   dalam   menumbuh   kembangkan   tari   Minangkabau   baik   di Sumatera Barat maupun ke Mancanegara terlihat dengan berdirinya sanggar Tari & Musik Syofyani di Bukittinggi  dan Kota Padang. Metode yang digunakan  adalah metode  kualitatif  dengan  menggunakan  analisis  deskriptif  analitik.  .Karakteristik karya tari Syofyani terkait dengan kaedah estetika yang dapat dilihat pada teks-teks karyanya

    130

    full texts

    254

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇