Jurnal Pewarta Indonesia
Not a member yet
    128 research outputs found

    STRATEGI MEDIA INSTAGRAM @HANDSFOUNDATION SEBAGAI RUANG ADVOKASI DALAM INTERVENSI PERDAMAIAN DI WILAYAH KONFLIK PALESTINA

    No full text
    kemanusiaan di media sosial, khususnya terkait konflik Palestina, cenderung reaktif dan kurang terencana, sehingga dampaknya tidak optimal. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi akun Instagram @handsfoundation.idn sebagai ruang advokasi perdamaian, dengan tujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Kami menggunakan teori Jan Servaes tentang media di wilayah konflik. Studi ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung, didukung oleh data sekunder dari literatur. Hasilnya, meskipun akun tersebut berhasil menciptakan konten yang relevan dan edukatif, ia kurang transparan mengenai peran mitra strategisnya. Kurangnya transparansi ini mengurangi akurasi, kredibilitas, dan kepercayaan publik. Kami menyimpulkan bahwa kampanye digital harus melampaui fokus emosional dan didukung oleh perencanaan matang, transparansi mitra, serta pelatihan staf yang memadai. Pesan harus disesuaikan dengan konteks lokal dan nilai-nilai kemanusiaan untuk mencapai tujuan perdamaian jangka panjang.Kampanye kemanusiaan di media sosial, khususnya terkait konflik Palestina, cenderung reaktif dan kurang terencana, sehingga dampaknya tidak optimal. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi akun Instagram @handsfoundation.idn sebagai ruang advokasi perdamaian, dengan tujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Kami menggunakan teori Jan Servaes (2008) tentang media di wilayah konflik. Studi ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung, didukung oleh data sekunder dari literatur. Hasilnya, meskipun akun tersebut berhasil menciptakan konten yang relevan dan edukatif, ia kurang transparan mengenai peran mitra strategisnya. Kurangnya transparansi ini mengurangi akurasi, kredibilitas, dan kepercayaan publik. Kami menyimpulkan bahwa kampanye digital harus melampaui fokus emosional dan didukung oleh perencanaan matang, transparansi mitra, serta pelatihan staf yang memadai. Pesan harus disesuaikan dengan konteks lokal dan nilai-nilai kemanusiaan untuk mencapai tujuan perdamaian jangka panjang

    Membangun Citra Global: Kasus Artisan Pro sebagai Produk Lokal Berkelas Dunia

    No full text
    Dalam lanskap pasar kosmetik yang semakin kompetitif, Indonesia menghadapi tantangan dengan masuknya berbagai produk asing. Pasar kosmetik Indonesia merupakan sektor yang sangat dinamis dalam industri kecantikan dan perawatan kulit. Dengan preferensi konsumen yang beragam, baik merek lokal maupun internasional memainkan peran penting dalam memenuhi selera konsumen Indonesia serta mendorong inovasi di sektor kosmetik. Sementara itu, produk kosmetik lokal Indonesia mulai menembus pasar internasional. Diferensiasi menjadi kunci bagi setiap merek untuk bertahan dan berkembang. Artisan Professionnel (Artisan Pro) menjadi studi kasus yang menarik karena keberhasilannya menembus pasar internasional melalui diferensiasi pada satu produk kecantikan, yaitu bulu mata, sementara merek lain menawarkan beragam produk. Meskipun demikian, Artisan Professionnel berhasil membangun posisinya sebagai produsen bulu mata di pasar targetnya. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pendekatan public relations inovatif yang dilakukan Artisan Professionnel untuk memperkuat citra profesional sekaligus mendukung ekspansi internasionalnya. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui desain penelitian studi kasus dan kerangka perencanaan strategis public relations oleh Ronald Smith, penelitian ini mengungkap strategi dan taktik yang diterapkan Artisan Professionnel dalam memperkuat posisinya di pasar yang kompetitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan PR dan komunikasi yang terintegrasi serta inovatif, khususnya dalam membangun komunitas autentik dan melakukan diplomasi merek yang komprehensif, merupakan kunci bagi merek lokal untuk memperkuat posisi dan mencapai standar kelas dunia. Hal ini dicapai dengan menonjolkan pesan inti merek, memberdayakan komunitas Make Up Artist (MUA) profesional sebagai mitra strategis, proaktif dalam diplomasi merek melalui partisipasi dan sponsorship di berbagai acara nasional maupun internasional bergengsi, serta pemanfaatan media secara strategis.In an increasingly competitive cosmetics market landscape, Indonesia faces challenges with the entry of various foreign products. The Indonesian cosmetics market is a highly dynamic sector within the beauty and skincare industry. With diverse consumer preferences, both local and international beauty brands play a crucial role in meeting Indonesian consumer tastes and driving innovation in the cosmetics sector. Meanwhile, local Indonesian cosmetic products are beginning to penetrate the international market. Differentiation is key for any brand to survive and thrive. Artisan Professionnel (Artisan Pro) stands out as an interesting case study due to its success in penetrating the international market through differentiation in a single beauty product, eyelashes, while other brands offer a broader product range. Despite this, Artisan Professionnel successfully established its position as an eyelash manufacturer within its target market. This study aims to explore the innovative public relations approach employed by Artisan Professionnel to strengthen its professional image and support its international expansion. Using descriptive qualitative method with a case study research design and a strategic planning framework for public relations by Ronald Smith, this study uncovers the strategies and tactics employed by Artisan Professionnel to strengthen its position in the competitive market. The research findings show that integrated and innovative PR and communication planning, particularly in building authentic communities and conducting comprehensive brand diplomacy, is key for local brands to strengthen their position and achieve world-class standards. This is achieved by highlighting the core brand message, empowering the professional Makeup Artist (MUA) community as strategic partners, being proactive in brand diplomacy through participation and sponsorship at prestigious national and international events, and strategic use of media

    Politik Hukum Pers Pada Masa Kolonial

    Full text link
    This research is about the legal politics of the press during the colonial period. The aim of this research is to understand legal politics in the colonial period, and to understand the political configuration in the colonial period, as well as to understand the legal products of that period. In the discussion section of this research, the political configuration during the Dutch East Indies era which was authoritarian was discussed. This kind of political configuration gives rise to press legal products that have a repressive and orthodox character. This research uses a normative juridical method using the concept of legal politics as a research conceptual framework. The use of this normative juridical method is necessary for the purposes of analyzing the content of legal products issued by the State based on the political configuration that existed at that timePenelitian ini tentang politik hukum pers pada masa kolonial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui politik hukum di masa kolonial, dan untuk mengetahui konfigurasi politik di masa kolonial, serta untuk mengetahui produk hukum di masa tersebut. Dalam bagian pembahasan di penelitian ini, dibahas konfigurasi politik pada masa Hindia Belanda yang bersifat otoriter. Konfigurasi politik semacam ini melahirkan produk hukum pers yang berwatak represif dan ortodoks. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan menggunakan konsep politik hukum sebagai kerangka konseptual  penelitian. Penggunaan metode yuridis normatif ini diperlukan untuk kepentingan analisis isi dari produk hukum yang diterbitkan Negara berdasarkan konfigurasi politik yang ada pada masanya

    Integrated Marketing Communication Strategy at Events Atlas First Anniversary “Tygaâ€

    Full text link
    Atlas Beach Fest is one of the popular beach clubs in the Canggu area and is known as the largest beach club in the world. Californian rapper Michael Ray Stevenson, known by his stage name Tyga (Thank You God Always), was invited to commemorate the first anniversary of Atlas Beach Fest on August 5, 2023. The promotion carried out by Atlas Beach Fest Bali in attracting public interest is evidenced by the number of spectators who reached 30,000 audiences. The activities carried out by Atlas in expanding marketing require the right and effective strategy. The purpose of this study is to review and provide an explanation related to the integrated communication strategy used by Atlas Beach Fest Bali in the Atlas First Anniversary "Tyga" event. This study uses a descriptive qualitative approach with a post-post-positivism paradigm. This study uses a purposive sampling technique to determine informants. Data were obtained from interviews, observations, and documentation. The results of this study show that 7 elements from the integrated marketing communication strategy (advertising, sales promotion, direct marketing, personal selling, public relation, event, and word of mouth) carried out by Atlas Beach Fest at the Atlas First Anniversary event ''Tyga'' is successful in an effort to win the competition of the entertainment industry in the Canggu area. Atlas Beach Fest must remain consistent in using events as part of its integrated marketing communications (IMC) strategy to become better known to the public and the entertainment world.Atlas Beach Fest merupakan salah satu beach club yang populer di kawasan Canggu dan dikenal sebagai beach club yang terbesar di dunia. Penyanyi rap asal California Amerika Serikat Michael Ray Stevenson atau yang dikenal dengan nama panggung Tyga (Thank You God Always), diundang untuk memperingati ulang tahun pertama Atlas Beach Fest pada 5 Agustus 2023. Promosi yang dilakukan oleh pihak Atlas Beach Fest Bali dalam menarik minat masyarakat dibuktikan dengan jumlah penonton yang mencapai 30.000 audiens. Kegiatan yang dilakukan oleh Atlas dalam memperluas pemasaran membutuhkan strategi yang tepat dan efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan memberikan penjelasan terkait strategi komunikasi terpadu yang digunakan oleh Atlas Beach Fest Bali dalam event Atlas First Anniversary â€Tygaâ€. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan paradigma post-postivisme. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan informan. Data diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 7 elemen dari strategi integrated marketing communication (iklan, promosi penjualan, penjualan perseorangan, humas dan publisitas, acara, dan pemasaran dari mulut ke mulut) yang dilakukan oleh Atlas Beach Fest pada event Atlas First Anniversary ‘’Tyga’’ berhasil dalam upaya memenangkan persaingan industri entertainment di kawasan Canggu. Atlas Beach Fest harus tetap konsisten dalam menggunakan event sebagai bagian dari strategi komunikasi pemasaran terpadu (IMC) agar lebih dikenal masyarakat dan dunia hiburan

    Representasi Resistensi Perlawanan Perempuan dalam Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya representasi stereotip perempuan dalam media, khususnya film, yang mengukuhkan budaya patriarki. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana film Tuhan Izinkan Aku Berdosa merepresentasikan perlawanan terhadap stereotip perempuan dalam konteks sosial budaya Indonesia. Teori semiotika Roland Barthes digunakan sebagai landasan teoritik untuk mengkaji tanda-tanda berupa denotasi, konotasi, dan mitos yang muncul dalam film serta bagaimana makna tersebut dikonstruksi dalam narasi visual. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semiotika, observasi non-partisipan terhadap adegan-adegan terpilih, dan studi pustaka. Penelitian ini menemukan bahwa film tersebut secara kuat menghadirkan simbol perlawanan terhadap kekerasan berbasis gender, otoritas patriarki, serta normalisasi pelecehan seksual. Melalui karakter Kiran, film menampilkan agen perempuan yang kritis, berani, dan mampu menantang sistem opresif. Hasil ini menunjukkan hubungan antara struktur kekuasaan patriarki dan representasi perempuan dalam media. Film ini tidak hanya mencerminkan ketimpangan gender, namun juga mendekonstruksi mitos sosial melalui pesan feminisme radikal dan feminisme gelombang ketiga, yang menjadi strategi komunikasi efektif dalam mendorong kesetaraan gender.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya representasi stereotipe perempuan dalam media, khususnya film, yang mengukuhkan budaya patriarki. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana film Tuhan Izinkan Aku Berdosa merepresentasikan perlawanan terhadap stereotipe perempuan dalam konteks sosial budaya Indonesia. Teori semiotika Roland Barthes digunakan sebagai landasan teoritik untuk mengkaji tanda-tanda berupa denotasi, konotasi, dan mitos yang muncul dalam film serta bagaimana makna tersebut dikonstruksi dalam narasi visual. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semiotika, observasi non-partisipan terhadap adegan-adegan terpilih, dan studi pustaka. Penelitian ini menemukan bahwa film tersebut secara kuat menghadirkan simbol perlawanan terhadap kekerasan berbasis gender, otoritas patriarki, serta normalisasi pelecehan seksual. Melalui karakter Kiran, film menampilkan agen perempuan yang kritis, berani, dan mampu menantang sistem opresif. Hasil ini menunjukkan hubungan antara struktur kekuasaan patriarki dan representasi perempuan dalam media. Film ini tidak hanya mencerminkan ketimpangan gender, namun juga mendekonstruksi mitos sosial melalui pesan feminisme radikal dan feminisme gelombang ketiga, yang menjadi strategi komunikasi efektif dalam mendorong kesetaraan gender

    Transformasi Gaya Komunikasi dan Strategi Kreatif dalam Bincang Online Inspiratif Transformasi Gaya Komunikasi dan Strategi Kreatif dalam Bincang Online Inspiratif (Kajian Longitudinal 2021–2025)

    No full text
    Perkembangan teknologi digital dan media sosial secara signifikan memengaruhi pola komunikasi di berbagai platform, termasuk program bincang online inspiratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi gaya komunikasi dan strategi kreatif yang diterapkan dalam produksi konten bincang online selama periode 2021 hingga 2025. Dengan menggunakan metode studi longitudinal dan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkombinasikan analisis konten terhadap episode-episode bincang online serta wawancara mendalam dengan para produser dan host. Teori komunikasi interpersonal dan teori inovasi media dijadikan kerangka untuk memahami perubahan gaya penyampaian dan kreativitas yang berkembang. Hasil penelitian mengungkapkan adanya evolusi signifikan dalam gaya komunikasi, dari pola penyampaian yang formal dan satu arah menjadi lebih interaktif, personal, dan responsif terhadap kebutuhan audiens digital. Strategi kreatif juga mengalami peningkatan dengan pemanfaatan teknologi multimedia, storytelling yang lebih autentik, serta integrasi feedback dari audiens untuk meningkatkan engagement. Studi ini menegaskan pentingnya adaptasi komunikasi yang dinamis dan inovatif dalam menghadapi perubahan digital agar program bincang online tetap relevan dan mampu menarik perhatian serta memberikan inspirasi secara efektif.Abstract The development of digital technology and social media has significantly influenced communication patterns across various platforms, including inspirational online talk shows. This study aims to examine the transformation of communication styles and creative strategies implemented in the production of online talk show content during the period from 2021 to 2025. Using a longitudinal study method combined with a qualitative approach, this research integrates content analysis of online talk show episodes and in-depth interviews with producers and hosts. Interpersonal communication theory and media innovation theory are used as frameworks to understand changes in delivery styles and evolving creativity. The findings reveal a significant evolution in communication styles, shifting from formal and one-way presentations to more interactive, personal, and responsive approaches tailored to digital audience needs. Creative strategies have also improved through the use of multimedia technology, more authentic storytelling, and the integration of audience feedback to increase engagement. This study emphasizes the importance of dynamic and innovative communication adaptation in responding to digital changes, ensuring that online talk shows remain relevant, attract attention, and effectively inspire. &nbsp

    Pemutusan Hubungan Kerja sebagai Akibat Digitalisasi dan Konvergensi Media di ANTV

    Full text link
    Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif diskriptif dengan metode yang digunakan studi kasus di ANTV. Teori yang digunakan adalah David Hesmondhalgh dan Sarah Baker dalam buku The Political Economy of Communications. Fokus penelitian adalah aspek ekonomi dan politik dalam media menurut pandangan tradisi budaya. Tujuan penelitian ialah menganalisa dan mengetahui dampak  terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) di ANTV. Temuan penelitian adalah, sistem digital yang diinisiasi pemerintah membuat ANTV di beberapa daerah tidak dapat diakses, sehingga banyak pengiklan menarik diri. Akibatnya, pendapatan Perusahaan menurun karena biaya produksi tetap bahkan cenderung tinggi. Untuk mengurangi beban biaya, perusahaan melakukan PHK sekitar 300 karyawan Divisi News. Faktor lain yang membuat terjadinya PHK adalah ANTV tidak siap mengantisipasi sistem digitalisasi, karena besarnya biaya untuk beralih ke sistem digital di tengah kondisi keuangan perusahaan yang kurang baik, serta adanya Pandemi Covid-19.The digital system initiated by the government made the ANTV TV spot in the regions unavailable, and for this reason, many advertisers withdrew, resulting in the company's income. To reduce the burden on the company, the company laid off a number of its employees, around 300 employees from the News division were laid off. There are factors that make the company lay off employees. This is because the digitalization system initiated by the government and ANTV are not ready to anticipate management and also because of the high cost of switching to a digital system while the company's finances are not good, and there are also factors from Covid-19. This study uses a qualitative descriptive approach and the method used is a case study at the Antv company. The theory used According to the cultural tradition view according to the theory of David Hesmondhalgh and Sarah Baker in the book The Political Economy of Communications

    Brand Awareness dan Electronic Word of Mouth (E-WOM) Sebagai Faktor yang mempengaruhi Keputusan Pembelian (Studi Kuasi Kuantitatif Komunikasi Pemasaran)

    No full text
    Blibli sebagai salah satu platform e-commerce berupaya memperkuat keputusan pembelian pelanggan melalui strategi brand awareness dan electronic word of mouth (e-WOM). Namun demikian, jumlah kunjungan Blibli masih berada di bawah pesaing utamanya seperti Shopee dan Tokopedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand awareness dan e-WOM terhadap keputusan pembelian konsumen di e-commerce Blibli. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuasi kuantitatif dengan basis komunikasi pemasaran. Data diperoleh melalui survei online terhadap 400 responden pengguna Blibli di wilayah Jabodetabek serta wawancara mendalam dengan tim digital marketing Blibli. Teknik analisis yang digunakan meliputi regresi linear berganda, uji t, dan uji f untuk mengukur hubungan serta pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand awareness dan e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan brand awareness sebagai variabel yang paling dominan. Temuan ini menegaskan bahwa citra merek yang kuat mampu meningkatkan keyakinan konsumen dalam mengambil keputusan pembelian. Sementara itu, analisis SWOT mengindikasikan bahwa Blibli unggul dalam layanan pelanggan, tetapi masih perlu mengoptimalkan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing di pasar. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengelola e-commerce, khususnya dalam memperkuat strategi komunikasi pemasaran berbasis digital, membangun brand awareness, serta mengoptimalkan e-WOM sebagai alat promosi yang efektif.Perkembangan e-commerce di Indonesia semakin pesat, dengan Blibli sebagai salah satu platform yang berusaha meningkatkan keputusan pembelian pelanggan melalui brand awareness dan electronic word of mouth (e-WOM). Meskipun Blibli telah menerapkan berbagai strategi pemasaran digital, jumlah kunjungannya masih berada di bawah pesaing utama seperti Shopee dan Tokopedia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand awareness dan e-WOM terhadap keputusan pembelian di e-commerce Blibli. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-kuantitatif dengan pendekatan komunikasi pemasaran. Data dikumpulkan melalui survey online terhadap 400 responden yang merupakan pengguna Blibli di Jabodetabek, serta wawancara dengan tim digital marketing Blibli. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, Uji T, Uji F untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand awareness dan e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan brand awareness sebagai variabel yang paling dominan. Selain itu, analisis SWOT mengidentifikasi bahwa Blibli memiliki keunggulan dalam layanan pelanggan, tetapi perlu meningkatkan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saingnya. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengelola e-commerce untuk memperkuat strategi komunikasi pemasaran berbasis digital guna meningkatkan brand awareness serta mengoptimalkan e-WOM sebagai alat promosi. Kata Kunci: Brand Awareness, E-WOM, Keputusan Pembelian, E-Commerce, Blibli. (xiii + 106 + lampiran)  Daftar Pustaka (1996-2024

    Konseptualisasi News Vodcast: Jurnalisme Baru untuk Khalayak Muda

    Full text link
    Podcasts incorporating video elements are emerging as a strategic content innovation among traditional media outlets, particularly as a means to engage younger audiences. The effectiveness of this format is exemplified by the success of the award-winning Bocor Alus Politik podcast, produced by Tempo. However, this trend presents a new challenge for academic inquiry, as existing conceptualizations of podcasts primarily assume an audio-based format, overlooking the production and consumption dynamics introduced by visual elements. This paper seeks to establish a new conceptual definition of the "news vodcast"—a news podcast incorporating video—by employing a conceptual paper methodology with a theory synthesis approach and a systematic literature review for data collection. Drawing on 52 scholarly sources from media studies and education, this study proposes that a news vodcast constitutes an audiovisual journalism product characterized by an informal and narrative journalism style, produced periodically and distributed as video-on-demand content via the internet and streaming platforms. This conceptual framework serves as the foundation for a research agenda that positions news vodcasts as a distinct journalistic format, separate from traditional audio-only podcasts.Munculnya produk jurnalisme baru berupa podcast dalam format video seperti seperti Bocor Alus Politik produksi Tempo diprediksi akan menjadi tren strategi konten oleh media tradisional untuk menjangkau khalayak muda. Namun meluasnya siniar berformat video ini memunculkan tantangan dalam kajian media secara akademik karena konsep siniar yang ada dibangun berdasarkan asumsi kekuatan format audio, sehingga tidak mendalami dinamika produksi, distribusi, dan konsumsi elemen audio visual. Penelitian ini bertujuan memformulasikan definisi konseptual news vodcast beserta asumsi produksi, distribusi, dan konsumi. Metode conceptual paper dengan desain sintesa teori, serta pengumpulan data menggunakan kajian literatur sistematis digunakan untuk mensintesa 52 literatur dari ranah kajian media dan bidang ilmu pendidikan. Berdasarkan hasil sintesa, definisi konseptual news vodcast atau vodcast berita adalah produk jurnalisme audiovisual dengan pendekatan jurnalisme yang informal dan naratif yang dibuat secara serial dan didistribusikan dalam bentuk video-on-demand melalui internet dan platform streamingâ€. Konseptualisasi news vodcast ini menjadi kontribusi dari penelitian ini untuk memungkinkan studi yang lebih komprehensif terhadap produk jurnalisme audiovisual baru ini dan penyusunan agenda riset terhadap news vodcast sebagai produk jurnalisme yang khas terpisah dari siniar audio sehingga dapat secara komprehensif dipelajari potensinya untuk menarik khalayak muda dan penggunaannya oleh media untuk membantu publik memahami informasi yang baru dan permasalahan yang kompleks

    Struktur Tiga Babak Sebagai Pendekatan Naratif dalam Penulisan Dokumenter "Sehelai Kain Harapan"

    Full text link
    Film dokumenter di Indonesia berkembang pesat sebagai medium penceritaan yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman emosional yang mendalam. Dalam produksi dokumenter, penulisan naskah menjadi elemen penting karena berperan dalam merancang alur narasi yang terstruktur, komunikatif, dan mampu menggugah penonton. Dokumenter “Sehelai Kain Harapan†mengangkat kisah para pengrajin batik difabel di Batik Griya Harapan Difabel, yang merepresentasikan proses berkarya sekaligus perjuangan dan harapan hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses kreatif scriptwriter dalam memetakan alur cerita dari pre-shoot script hingga post-shoot script dengan menggunakan metode kualitatif dan strategi analisis naratif. Teori struktur tiga babak  The Syd Field Paradigm, yaitu babak I (set-up), babak II (confrontation), dan babak III (resolution), digunakan sebagai pendekatan untuk menelaah keteraturan narasi dokumenter ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan struktur tiga babak berperan penting dalam membantu scriptwriter membangun alur yang jelas, runtut, dan dramatis. Setiap adegan dapat terhubung secara berkesinambungan sehingga pesan sosial yang diangkat mampu tersampaikan lebih kuat kepada penonton. Pendekatan ini tidak hanya mempertegas aspek kronologis, tetapi juga memperkaya dimensi emosional dokumenter, sehingga penonton dapat lebih terlibat dalam kisah para pengrajin batik difabel. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik penulisan naskah dokumenter, khususnya dalam memanfaatkan pendekatan naratif untuk menciptakan struktur cerita yang efektif dan menyentuh.Film dokumenter di Indonesia berkembang pesat sebagai medium penceritaan yang kuat dan emosional. Dalam pembuatan dokumenter yang baik, penulisan naskah menjadi salah satu unsur penting untuk keberhasilan penyampaian pesan dalam sebuah dokumenter. “Sehelai Kain Harapan†merupakan sebuah dokumenter singkat yang mengangkat kisah perjalanan serta proses para pengrajin batik difabel di Batik Griya Harapan Difabel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan strategi analisis naratif untuk mengkaji lebih dalam proses kreatif scriptwriter dalam memetakan plot cerita pada pre-shoot script ke setiap adegan pada post-shoot script dokumenter “Sehelai Kain Harapan†berdasarkan teori struktur tiga babak The Syd Field Paradigm yang mencakup babak I (set-up), babak II (confrontation), dan babak III (resolution) sebagai pendekatan naratif. Hasil menunjukkan bahwa penerapan struktur ini dapat membantu scriptwriter dalam menyusun narasi yang jelas, runtut, dan menarik secara emosional melalui penyampaian pesan dan makna yang lebih berkesinambungan antara adegan satu dengan adegan berikutnya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam praktik penulisan naskah dokumenter, khususnya dalam menggunakan pendekatan naratif untuk mengelola struktur cerita yang efektif dan kronologis namun tetap memiliki unsur dramatik dalam penyampaiannya

    103

    full texts

    128

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pewarta Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇