Scientific Journals of Fort De Kock University
Not a member yet
    1084 research outputs found

    Mother’s Satisfaction with Midwifery Services at Martubung Community Health Center, Indonesia: A Cross Sectional Study

    Full text link
    Background: Mortality in women during pregnancy and childbirth still becomes a major concern in many developing countries. Almost 95% of all maternal deaths occurred in low and lower middle-income countries, and most could have been preventedPurpose: to examine the determinants of mother’s satisfaction in midwifery services at the Martubung community health center in 2022.to examine the determinants of mother’s satisfaction in midwifery services at the Martubung community health center in 2022. Methods: This was a descriptive analytic research based on a cross sectional research design. The population was 314 patients including pregnant women, postpartum mothers and infants’ mothers who visited the health center from March to June 2022; 145 mothers served as research samples, selected through random sampling technique. A standardized questionnaire was administered to collect patients’ satisfactory about midwifery service. We used demographic characteristics and the satisfaction questionnaires. Bivariate and multivariate analyses were performed in data analysis. Results: The results showed that there were significant relationships between mothers’ satisfaction and the independent variables including tangible (p-value=0.00), reliability (p-value=0.00), responsiveness (p-value=0.00), assurance (p-value=0.00), and empathy (p-value=0.00) at Martubung health center. Meanwhile, the most dominant factor was reliability (97%). Conclusion: These findings suggest the necessity of mobile health services by visiting pregnant, postpartum and neonatal women and improving the quality of maternal and child health duties by participating in midwifery trainin

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN GANGGUAN JIWA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEMURUP KABUPATEN KERINCI

    Full text link
    Masalah Kesehatan jiwa merupakan masalah kesehatan yang serius dan terbesar selain penyakit generatif karena terus mengalami peningkatan dan membutuhkan proses penyembuhan yang panjang seperti penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Semurup tahun 2024.             Metode penelitian mixed methods, di wilayah kerja Puskesmas Semurup pada bulan februari-maret 2024, total sampel 100 pasien terdiri dari 50 pasien dengan diagnosa skizofrenia (kasus)  dan 50 pasien gangguan  jiwa ringan hingga depresi (kontrol) yang berobat ke Puskesmas Semurup dipilih secara purposive sampling. Instrumen kuesioner data demografi dan faktor gangguan jiwa, dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji chi-square dan multivariat dengan regresi logistik linear berganda. Penelitian kualitatif wawancara Indepth interview dengan pendekatan input, proses, output sebanyak 7 informan, diolah dengan  matriks triangulasi data.            Hasil penelitian kuantitatif, faktor yang berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa adalah genetik (p=0,000,OR=7,071), status lingkungan sosial masyarakat (p=0,012,OR=4,510),status ekonomi (p=0,148,OR=2,455), sedangkan yang tidak berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa adalah status perkawinan (p=0,148,OR=2,455). Hasil kualitatif sudah ada kebijakan, dana tersedia, tenaga masih kurang, dan sarana prasarana sudah ada masih diperlukan perbaikan.            Kesimpulan penelitian kuantitatif faktor penyebab gangguan jiwa adalah genetik, ekonomi dan lingkungan sosial dan yang  paling dominan berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa di Puskesmas Semurup tahun 2024 adalah lingkungan sosial masyarakat dengan nilai ((p=0,019,OR=3,882). Penelitian kualitatif belum maksimal pelaksanaan kegiatan dalam identifikasi, pengenalan tanda dan penyebab gangguan jiwa, diharapkan tenaga kesehatan lebih aktif dalam melakukan deteksi dini, edukasi, promosi kesehatan melalui program jiwa agar kasus gangguan jiwa diwilayah kerja puskesmas semurup bisa dikendalikan.  Kata Kunci : Gangguan jiwa, Genetik, Status pernikahan, Status ekonomi, Lingkungan sosial masyarakat.    

    PENGARUH HYPNOBIRTHING TERHADAP NYERI PERSALINAN PADA IBU BERSALIN INPARTU KALA I DI KPRI CITAMA CITAYAM TAHUN 2024

    Full text link
    The World Health Organization (WHO) records that around 830 women worldwide die every day due to complications related to pregnancy or childbirth, and as much as 99%.  The phenomenon in some healthcare facilities, many laboring mothers scream and feel confused facing the labor process they are experiencing, and generally, healthcare providers consider this to be a common experience for every laboring mother.  The purpose of this report is to determine the effect of Hypnobirthing on labor pain in parturient mothers in the first stage of labor at Citama Clinic.  This study uses the Quasi-Experimental method.  The population of this study consists of 40 pregnant women, and the sample size taken is above 20 because it is considered to approach a large number, which, if plotted, will approximate a normal curve.  The normal curve is an indication of the presence of a natural phenomenon that, in large numbers, will always form a normal curve.  The results of this study indicate that there is no significant difference between the experimental class and the control class before and after for patients who were not given hypnobirthing during the first stage of labor at Citama Clinic.  The recommendation from this researcher is that pregnant women should seek comprehensive information about childbirth, especially in facing the labor process with the hypnobirthing metho

    ANALISIS TIMBULAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RUMAH SAKIT X KOTA PADANG

    Full text link
    Limbah medis padat merupakan tantangan besar dalam pengelolaan lingkungan, khususnya di sektor kesehatan, yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan manusia dan lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren timbulan limbah medis padat di Rumah Sakit X Kota Padang selama periode 2019-2023, dengan mempertimbangkan hubungan jumlah pasien dan jenis pelayanan sebagai faktor yang memengaruhi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan analisis korelasi Pearson dan regresi linier untuk mengevaluasi hubungan antara variabel-variabel tersebut. Data primer diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara, sedangkan data sekunder berupa catatan rumah sakit. Hasil menunjukkan bahwa volume limbah medis meningkat signifikan setelah pandemi, seiring bertambahnya jumlah pasien dan layanan medis, dari 7.267 kg pada 2020 menjadi 20.475 kg pada 2023, dengan korelasi kuat antara jumlah pasien (r = 0,987) dan jenis pelayanan (r = 0,611) terhadap volume limbah. Kesimpulannya, pengelolaan limbah medis padat harus ditingkatkan dengan pendekatan terpadu dan teknologi ramah lingkungan untuk mendukung keberlanjutan serta pencapaian tujuan SDGs di bidang kesehatan dan lingkungan. Kata Kunci : Limbah Medis, Rumah Sakit, Jumlah Pasien, Pelayanan Medi

    UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT TB PARU DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS LIMA KAUM I KABUPATEN TANAH DATAR

    Full text link
    Tuberculosis is an infectious disease caused by Mycrobaterium Tubercolusis, one of the health problems in Indonesia, TB control is one of the commitments of the SDGs program. In Tanah Datar district in 2019 there was another increase to 460 cases while the working area of Health Center Lima Kaum I recorded 12 cases of tuberculosis in 2022. This type of research is descriptive analytical with a cross-sectional study approach. The population in this study was the entire population in the working area of Health Center Lima Kaum I, which was 31,307 people. Sampling used a proportional sampling technique with a sample size of 100 people who met the inclusion criteria. The independent variables are knowledge, motivation, family support and the dependent variable is efforts to prevent transmission of tuberculosis. The results of the study showed that there was a relationship between knowledge p value (0.001), family support p value (0.000) and motivation p value (0.004) with efforts to prevent transmission of tuberculosis. The conclusion is that family support plays the most important role in the implementation of efforts to prevent transmission of tuberculosis. It is hoped that officers will provide education to families who have not carried out TB preventio

    PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS VIDEO ANIMASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENGENALAN KESEHATAN REPRODUKSI

    Full text link
    Sistem pembelajaran Teacher Centered Learning yang proses belajar mengajar berpusat pada guru atau dosen, terlebih kurang dalam pemanfaatan media yang ternyata membuat siswa/mahasiswa pasif karena hanya mendengarkan sehingga kreativitas mereka kurang terpupuk atau bahkan cenderung tidak kreatif. Seiring berkembangnya teknologi, dunia pendidikan juga mengalami perubahan dan perkembangan di zaman yang serba teknologi ini. Saat ini pendidikan juga disiapkan untuk generasi muda agar mampu bertahan dan mampu beradaptasi pada dunia teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis animasi untuk Pengetahuan kesehatan remaja di Sekolah Menengah Atas 10 Padang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Subyek penelitian ini adalah seluruh peserta didik remaja diKelas X di SMA 10 Padang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket penilaian dalam bentuk Googleform. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif baik berupa data kualitatif dan kuantitatif dengan software SPSS versi 23.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis animasi untuk pengenalan Kesehatan Reproduksi Remaja menunjukkan hasil yang valid dengan nilai  rata-rata persentase yaitu 58,97%. Item evaluasi mahasiswa valid (r= 0,553) item tersebut reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha yaitu 0,807. Media interaktif berbasis animasi sebagai media pembelajaran pengenalan kesehatan reproduksi layak digunakan sebagai media pembelajaran

    PENGARUH PEMBERIAN ESSENTIAL OIL BAWANG MERAH TERHADAP SUHU TUBUH BAYI PASCA DEMAM IMUNISASI DPT

    Full text link
    Imunisasi yang wajib diberikan kepada bayi diantaranya adalah Diphtheria Pertusis Tetanus (DPT). Imunisasi ini menimbulkan demam. Penanganan demam dapat dilakukan secara farmakologis dan non farmakologis. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Apakah Esensial Oil Bawang Merah dapat Menurunkan Suhu Tubuh Bayi Pasca Demam Imunisasi DPT di wilayah kerja Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukitinggi Tahun 2024. Jenis penelitian ini Quasi Eksperimen dengan Desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februasi - April 2024, Di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukittinggi Tahun 2024 dengan populasi 1,664 bayi dan sampel 30 kelompok intervensi, 30 kelompok control positif dan 30 kelompok control negatif. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan one way anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mean dan standar deviasi suhu tubuh pada kelompok bayi dengan esensial oil bawang merah sebesar 36,73+0,179. Mean dan standar deviasi pada kelompok kontol positif sebesar 36,52+0,131. Mean dan standar deviasi pada kelompok kontrol negativ sebesar 36,92+0,158. Ada perbedaan yang signifikan suhu tubuh bayi saat demam pasca imunisasi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada kelompok intervensi, kelompok kontrol positif dan kelompok kontrol  negative dengan p = 0,000. Artinya ada pengaruh pada masing-masing kelompok. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pemberian esensial oil bawang merah dengan kelompok control positif dan control negative terhadap suhu tubuh bayi pasca demam imunisasi DPT di wilayah kerja puskesmas tigo baleh kota bukittinggi 2024. Maka dari itu diharapkan kepada semua pihak untuk dapat menerapkan terapi non farmakologi terhadap suhu tubuh pada bayiKata Kunci : Essential Oil Bawang Merah, Suhu Bayi, Demam, Imunisas

    GAZE STABILITY EXERCISE DAN SENAM THAI CHI BERPENGARUH TERHADAP KESEIMBANGAN LANSIA

    Full text link
    Abstract : Dynamic balance is the ability of people to move from one point or space to another by maintaining balance. Balance is a complex interaction of sensory systems (vestibular, visual, and somatosensory including propioceptors) and musculoskeletal (muscles, joints and other soft tissues) that are modified or regulated in the brain in response to changes in external and internal conditions. The purpose of this study was to determine The Effect of Gaze Stability Exercise and Thai Chi Gymnastics on Elderly Women on Increasing Dynamic Balance at JorongSimpang AA in 2020. It was Quasi-experimental design by using two groups pre and posttest design. The population was 20 respondents in 2020. By using purposive sampling technique, 10 samples were obtained. The data was collected by measuring before and after the intervention. The data was analyzed by computerization by using the Mann Whitney test. The results showed that the average dynamic balance of elderly women after giving Thai Chi Gymnastics was 30.6 and the average dynamic balance of elderly women after giving Gaze Stability Exercise and Thai Chi Gymnastics was 33.4. The results of statistical analysis showed that there were significant differences for the two groups with P value of 0.005 after 10 interventions. It can be concluded that giving Gaze Stability Exercise and Thai Gymnastics has an effect on increasing dynamic balance in elderly women in Jorong Simpang AA with an age range of 60-74 years.  ABSTRAK : Keseimbangan dinamis adalah kemampuan orang untuk bergerak dari satu titik atau ruang ke lain titik dengan mempertahankan keseimbangan. Keseimbangan merupakan interaksi yang kompleks dan integrasi atau interaksi sistem sensorik dan muskuloskeletal (otot, sendi dan jaringan lunak lain) yang dimodifikasi atau di atur dalam otak sebagai respon terhadap perubahan kondisi ekternal dan internal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Gaze Stability Exercise dan senam Thai Chi pada lansia perempuan terhadap peningkatan keseimbangan dinamis. Jenis penelitian ini adalah Quasi-eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pre dan post test design. Pengambilan sempel pada penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling sehingga didapatkan sempel sebanyak 10 orang. Pengumpulan data dengan cara perlakuan yang di ukur sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Pengolahan data hasil penelitian dilakukan secara komputerasi menggunakan uji Mann Whitney.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata keseimbangan dinamis lansia perempuan setelah pemberian Gaze Stability Exercise Dan Senam Thai Chi adalah 33,4. Hasil analisis statistic menujukkan terdapat perbedaan signifikan dengan Hasil P Value sebesar 0,005. Dapat disimpulkan bahwa pemberian Gaze Stability Exercise Dan Senam Thai berpengaruh untuk meningkatkan keseimbangan dinamis pada lansia perempuan di Jorong Simpang AA dengan rentang usia 60-74 tahun.Kata Kunci  : Keseimbangan Dinamis, Gaze Stability Exercise, Senam Thai Ch

    PENGARUH BENTUK CAVUS FOOT TERHADAP POLA JALAN PADA ANAK SDN 11 KOTO BESAR

    Full text link
    Kaki berfungsi sebagai penyokong berat badan dan sebagai pengungkit untuk memajukan tubuh sewaktu berjalan dan berlari. Arkus pedis memiliki fungsi untuk membantu efisien fungsi kaki. Arkus pedis terdiri dari normal foot, flat foot, dan cavus foot. Prevalensi kaki cavus di dunia dilaporkan 10%-25% dari populasi atau sama umum dengan kaki rata. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan bentuk arcus pedis (cavus foot) terhadap pola jalan pada anak. Desain penelitian ini adalah Quasi- eksperiment dengan pendekatan pretest-posttest group design. Populasi dalam penelitian ini siswa-siswi SD sebanyak 56 orang, sampel dalam penelitian ini adalah 10 orang anak yang memiliki arcus pedis normal foot dan 10 orang anak yang memiliki arcus pedis cavus foot. Teknik dalam pengambilan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling,yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan arcus pedis dan pemeriksaan pola jalan (stride length, step length, cadence, dan speed) pada anak didapatkan α 0,0005 artinya terdapat perbedaan pada pemeriksaan pola jalan step length, cadence, dan speed pada normal foot dan cavus foot dan α 0,102 artinya tidak terdapat perbedaan pola jalan stride length pada normal foot dan cavus foot. Normal foot memiliki nilai stride length, step  length,  cadence  dan  speed  yang  lebih  baik  daripada  cavus  foot  dan  terdapat perbedaan pola jalan step length, cadence dan speed pada anak. Untuk mencegah terjadinya kelainan pada arcus, anak dapat memakai alas kaki yang dimodifikasi agar lengkungan pada kaki anak tetap normal

    PERAN SERTA REMAJA DALAM PENCEGAHAN STUNTING

    Full text link
    Teenagers play an important role in preventing stunting, which is a condition of growth failure in children under five years old due to malnutrition and repeated infections. Activity method: This community service program targets teenagers and parents. The types of issues addressed in this program include the active role of adolescents in efforts to prevent stunting. The solution offered for this problem is outreach on stunting prevention efforts for adolescents. Results: Before the counseling is conducted, a pre-test is carried out to assess the level of knowledge of adolescents regarding the material to be presented, in this case, knowledge about efforts to prevent stunting in adolescents. After the counseling is provided, a post-test is conducted to assess the respondents' level of knowledge regarding the material after the activity is completed. Conclusion: There was an increase in respondents' knowledge from before listening to the presentation of the material to after listening to the presentatio

    970

    full texts

    1,084

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Scientific Journals of Fort De Kock University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇