Scientific Journals of Fort De Kock University
Not a member yet
    1084 research outputs found

    Can Indonesian Nurses Against Covid-19?

    Get PDF
    At the beginning of 2020, the world was shaken by the spread of new viruses, the new type of coronavirus (SARS-Cov-2), and the disease was called the Corona Virus Disease-2019 (COVID-19). As of 20 May 2020, In Indonesia were reported 19,189 cases with 1,242 deaths (CFR 6.47%) including nurses (55 health workers are death). There was a shocking lack of preparedness at hospitals in handling this, which puts nurses at particular risk. Nurses claimed to have difficulty getting PPE (Personal Protective Equipment). In addition, the cases of nurses who were stigmatized in their environment due to exposure to the COVID-19 were very widespread, even in the funeral process they were still rejected. Many things can be done to increase the ability of Indonesian nurses in their devotion when handling COVID-19. It can be from the nurses themselves, professional organization support, government support, and community support. The appreciation can also help them struggle to fight against COVID-19. In the future, when this pandemic is over, we need to appreciate what nurses have done for the world.Keywords: Nurses, against, covid-1

    FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TBC BTA (+) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UJUNG GADING KABUPATEN PASAMAN BARAT

    No full text
    Tubercolusis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tubercolusis.Dinas Kesehatan Pasaman Barat pada tahun 2014 ditemukan 569  penderita TB, BTA positif 408 kasus dan 75 kasus yang berada di wilayah kerja puskesmas Ujung Gading..Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh suspect BTA Positif dengan jumlah 3000 orang. Besar sampel  jumlah 97 responden secara  simple random sampling. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskemas Ujung Gading. dengan analisa data univariat dan bivariat.Hasil  51,5% responden memiliki perilaku kurang baik, 41,2 % responden memiliki luas ventilasi yang kurang baik, 45,4% responden memiliki kepadatan hunian kurang baik, 47,4% responden memiliki pendapatan rendah, dan 39,2% responden mengalami kejadian TBC BTA (+). Hasil analisa bivariat diketahui bahwa terdapat hubungan perilaku, luas ventilasi, kepadatan hunian dan pendapatan dengan kejadianTBC BTA (+)  di wilayah kerja Puskesmas Ujung Gading. Dapat di simpulkan bahwaada hubungan yang peling erat dengan kejadian TB paru adalah kepadatan hunian, Diharapkan kepada petugas memberikan penyuluhan suapaya masyarakat memampu menjaga sanitasi lingkungan rumah walupun jumlah penghuni lebih yng disebab kondisi ekonomi sehingga ketidak mampuan masyarakat memperluas area rumah

    EFEKTIVITAS SERBUK BIJI PEPAYA (CARICA PAPAYA L. ) SEBAGAI LARVASIDA AEDES AEGYPTI

    Get PDF
    Nyamuk Aedes aegypti adalah vektor utama demam berdarah. Aedes aegypti ditemukan di daerah tropis termasuk Indonesia. Pemberian insektisida kimia berulang kali pada serangga dapat menyebabkan resistensi dan penggunaannya dapat menimbulkan bahaya bagi manusia dan lingkungan. Solusinya dapat dicapai dengan menggunakan bahan alam berbasis bioinsektisida dengan menggunakan serbuk biji pepaya (Carica papaya). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas dengan variasi konsentrasi dan waktu menggunakan serbuk biji pepaya sebagai larvasida. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan post test only group design. Penelitian ini dilakukan dengan perbedaan konsentrasi dan waktu pengamatan serbuk biji pepaya dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium STIKes Fort De Kock Bukittinggi pada Juni 2019. Dari hasil pengujian diketahui angka mortalitas larva Aedes aegypti sebanyak 25 larva yang mati dengan pemberian serbuk biji pepaya konsentrasi 1 gram selama 18 jam. Dengan angka probit Lc50 yaitu 1,393 gram dan LC99 1,589 serbuk biji pepaya. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar konsentrasi maka lama waktu pengamatan maka semakin tinggi angka kematian larva Aedes aegypti. Diharapkan penggunaan serbuk biji pepaya sebagai larvasida alami dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari

    GAMBARAN KUALITAS PENILAIAN RUMAH SEHAT DIPERMUKIMAN WILAYAH RW 08 MEDOKAN SEMAMPIR SURABAYA

    Get PDF
    ABSTRACT A healthy house is a house that allows its residents to develop and foster physical, mental and social in the family, therefore the researcher aims to examine the description of the quality of the assessment of a healthy house in the RW 08 Medokan Semampir settlement, Surabaya. The method used in this research is descriptive quantitative to describe and explain a situation that exists in the research location. Based on the results of this study, it shows that those who meet the requirements for the type of wall and layout, do not meet the requirements for the type of roof, type of floor, type of lighting, which meet the requirements of sanitation facilities, types of clean water facilities, do not meet the requirements for facilities, conditions of trash bins, behavior of residents cleaning the house and page, showing qualified results. The components of the house are roof type, ventilation type, sanitation facilities, latrine facilities and waste water disposal facilities. The behavior of the occupants in disposing of the feces of infants and toddlers indicates that they do not meet the requirements. The conclusion in this study is that the results of the healthy home assessment show 7 components, facilities, eligible behavior, 8 components, facilities, and behavior that does not meet the requirements. Suggestions are that education and home inspections are expected to be carried out every three months from further health center sanitation workers. Keywords: Healthy House, Sanitation, Occupant Behavior  ABSTRAK Rumah sehat adalah rumah yang memungkinkan bagi penghuninya untuk mengembangkan dan membina fisik mental dan sosial didalam keluarga maka dari itu peneliti bertujuan untuk meneliti gambaran kualitas penilaian rumah sehat di permukiman RW 08 Medokan Semampir Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif deskriptif untuk menggambarkan dan mejelaskan suatu keadaan yang ada di lokasi penelitian. Bedasarkan hasil penelitian ini menujukan yang memenuhi syarat jenis dinding dan tata ruang, tidak memenuhi syarat jenis atap , jenis lantai, jenis pencahayaan, yang memenuhi syarat  sarana sanitasi, jenis sarana air bersih, tidak memenuhi syarat  sarana kondisi tempat sampah , perilaku penghuni membersikan rumah dan halaman, menujukan hasil memenuhi syarat. Komponen rumah jenis atap, jenis ventilasi, Sarana sanitasi, sarana jamban  sarana pembuangan air limbah. Perilaku penghuni membuang tinja bayi dan balita, menujukan tidak memenuhi syarat. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah dari hasil penilaian rumah sehat tersebut menujukan 7 komponen, sarana, perilaku memenuhi syarat, 8 komponen, sarana, perilaku tidak memenuhi syarat. saran diharapkan diadakan edukasi dan pengecekan rumah selama tiga bulan sekali dari petugas sanitasi puskesmas lebih lanjut. Kata kunci: Rumah Sehat, Sanitasi, Perilaku Penghun

    CHILDHOOD TUBERCULOSIS SERVICES IN BUNDA MEDICAL CENTRE PRIVATE SECONDARY LEVEL HOSPITAL

    Get PDF
    CHILDHOOD TUBERCULOSIS SERVICES IN BUNDA MEDICAL CENTRE PRIVATE SECONDARY LEVEL HOSPITALAbstrakLatar Belakang: Tuberkulosis (TB) pada anak berkontribusi sebesar 10% terhadap angka rawat inap pasien anak dan kematian anak di rumah sakit. RS Bunda Medical Citra sebagai layanan kesehatan tingkat lanjut ikut terlibat dalam penanganan TB anak di kota Padang yang dijamin oleh Jaminan Kesehatan Nasional.                   Tujuan: Mendeskripsikan profi lpasien TB anak di RS BMC pada era Jaminan Kesehatan Nasional. Metode: Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif retrospektif dengan menggunakan data seluruh pasien TB anak sejak Agustus 2017 sampai dengan Desember 2019. Sampel penelitian adalah semua data pada formulir TB 03. Data dianalisis menggunakan SPSS 23. Hasil: Kami mengumpulkan 152 data dari rekam medis pasien TB anak, 86 diantaranya adalah laki-laki (56,6%).Jumlah kelompok umur tertinggi adalah kelompok umur 0-1 tahun (26,9%). Pasien umumnya asimtomatik (31,3%) namun ada juga yang memiliki gejala seperti batuk kronis (20,4%). Terdapat 107 subjek (70,4%) dengan riwayat kontak tidak jelas. Uji tuberculin positif ditemukan pada sebagaian besar pasien (65,1%). Hasil rontgen dada yang paling banyak ditemukan adalah kalsifikasi, penebalan hilus, dan infiltrat. Berdasarkan data yang dimiliki, tidak terdapat kasus yang ditemukan dari pemeriksaan gen Xpert sputum. Mayoritas pasien didiagnosis sebagai tuberculosis paru. Sebanyak 42 pasien (27,6%) dinyatakan sembuh setelah menjalani pengobatan selama enam bulan dan 76 subjek (50%) memerlukan waktu pengobatan selama Sembilan bulan. Sebanyak 24 pasien (15,8%) dikategorikan sebagai pasien putus    berobat. Simpulan: Penelitian kami menunjuk kanbahwa TB pada anak di RS BMC Padang merupakan TB paru tanpa komplikasi yang sebagian besar terdiagnosis melalui gejala klinis, TST, dan rontgen thorax, namun belum terkonfirmasi secara bakteriologis.Kata kunci: rontgen thorax, tuberculosis anak, uji tuberkulin, kontak tuberkulosis AbstractBackground: Childhood TB caused more than 10% of pediatric hospital admissions and death.Bunda Medical Citra hospital as private secondary hospital level involved in management of childhood TB in Padang city and covered by National Health Insurance.Objective: To describe archives of childhood TB patients in BMC Hospital through National Health Insurance era.Methods:This retrospective descriptive study was carried out the data of all childhood TB patientssince August 2017 until December 2019. The samples were TB 03 forms. Data were analyzed by Statistical Package for the Social Science (SPSS) 23 software.Results:We collected 152 data from medical record, 86 of them were males (56.6%). The highest number of age group was 0-1years old (26.9%). Patients were common asymptomatic (31.3%) or had chronic cough as symptom (20.4%).There were 107 subjects (70.4%) that had unclear close contact. Positive tuberculin skin test has found in 65.1%. The most finding of chest X-ray was calcification, hilar thickness, and infiltrate. None cases through gen Xpert examination for sputum. Majority of patients were diagnosed as lung tuberculosis. There were 42 subjects (27.6%) who recovered for six months and 76 subjects (50%) required nine months for therapy. There were 24 subjects (15.8%) who categorized as loss contact patients.Conclusion: Our study showed that childhood TB in BMC private hospital were lung tuberculosis without complication, but most of them has been diagnosed through clinical symptoms, TST, and chest X-ray, no bacteriological confirmation. Keywords:chest X-ray, childhood tuberculosis, tuberculin skin test, tuberculosis contact

    SIRKULASI PULMONER

    Get PDF
    Sirkulasi pulmoner merupakan aliran darah dari jantung ke paru, kemudian kembali lagi ke jantung. Dibandingkan dengan sirkulasi sistemik, sirkulasi darah paru memiliki sifat berbeda, hal ini disebabkan karena adanya perbedaan anatomis, histologi, dan fungsi dari kedua sirkulasi. Sirkulasi pulmoner dimulai dari katup pulmonal pada ventrikel kanan dan mengalir hingga akhirnya masuk kembali ke pembuluh darah paru di dinding atrium kiri jantung. Arteri pulmonalis memperdarahi seluruh kapiler pada dinding alveoli dan membentuk permukaan paru yang luasnya dua pertiga luas lapangan tenis atau sekitar 70meter persegi. Arteri pulmonal memiliki dinding yang lebih tipis dibandingkan arteri sistemik. Struktur penampang yang terlibat dalam difusi oksigen dan karbon dioksida memiliki ketebalan 1/10 dari jarak penampang difusi dalam jaringan perifer. Regulasi aliran darah pulmonalis dipengaruhi oleh volume paru, heterogenitas dan resistensi vaskular. Resistensi vaskular pulmoner dapat dipengaruhi secara pasif seperti gravitasi, posisi tubuh, dan volume paru maupun secara aktif melalui pengaturan tonus otot polos pembuluh darah pulmoner

    PENGARUH MINUMAN JAHE TERHADAP PENGURANGAN EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN EMILIAWATI KARYA PENGGAWA PESISIR BARAT TAHUN 2021

    Get PDF
    Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang terjadi pada kehamilan muda. Emesis gravidarum dapat ditangani dengan tindakan pencegahan dan pengobatan secara tradisional salah satunya yaitu mengkonsumsi minuman jahe. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh minuman jahe terhadap pengurangan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama di praktik mandiri bidan Emiliawati Karya Penggawa. Subjek penelitian ini adalah ibu hamil trimester I di PMB Emiliawati Karya Penggawa tahun 2021. Penelitian ini menggunakan Jenis pendekatan Pretest-posttest Design without Control Group. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 20 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Instrument dalam penelitian ini yaitu lembar kuesioner Instrumen Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE) scoring system, lembar observasi serta SOP untuk pemberian minuman jahe. Uji Statistik yang digunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh pemberian minuman jahe terhadap pengurangan emesis gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di PMB Emiliawati Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2021 dengan nilai P-Value = 0,000.. Ibu hamil harus lebih mengetahui tanda dan gejala emesis gravidarum serta cara mengurangi gejala emesis gravidarum

    Survey Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Komplementer

    Get PDF
    Background: Complementary therapies that exist are one of the community's treatment options. Nurses can act as consultants to clients in choosing appropriate alternatives or help provide direct therapy. This survey aims to see a picture of public knowledge about complementary therapies. Methods: This study uses a descriptive analytic design to describe the public's knowledge about complementary therapy, which was conducted on 50 respondents using an online questionnaire. Result: The results obtained from 50 respondents 68% of respondents said they had known about complementary therapy and as many as 84% said they agreed if complementary therapy was combined with modern therapy. Conclusion: The development of complementary or alternative therapies has been extensive, including people who are involved in providing treatment because of the large number of health professionals and therapists involved in complementary therapies. Nurses as health professionals can participate in complementary therapy.Keywords: survey, knowledge, complementary therap

    Korelasi Karakteristik pasien Terhadap Penerimaan Diagnosa Kanker Payudara

    Get PDF
    Background : Cancer diagnosis is often a stressor for sufferers, especially if you have to undergo cancer treatment such as chemotherapy. The effects of these negative thoughts can cause problems both physically and psychologically which can worsen the patient's condition. Methods: The questionnaire used to see the Acceptance Of Illness Scale (AIS). The number of samples is 180 patients. Data analysis: proportion, chi square. Results: The results showed that 60.6% of the patients admitted to the West Sumatra Provincial Hospital were good. While the factors that affect the quality of life of patients are: Age (p = 0.006), education (p = 0.902), occupation (p = 0.006). Conclusion: Patient acceptance can be increased by optimizing the factors possessed by breast cancer sufferers. Suggestion: Further research on job variables is explained based on professional status.Keywords: Breast Cancer, Acceptance Stage, Acceptance Of Illnes

    Studi Kasus Pada Pasien Diabetes Melitus

    Get PDF
    Background: According to the International of Diabetic Federation there has been an increase in cases. The incidence of diabetes mellitus according to Riskesdas (2013) data increased from 1.1% in 2007 to 2.1% in 2013 from a total population of 250 million people. This research aims to carry out the process of standard nutritional care in care management clinical nutrition in diabetes millitus patients. Methods: This type of research is descriptive observational and uses purposive sampling method. Results: Patients were diagnosed with diabetes mellitus, the nutritional status of obese patients and the patient's diet was high in energy and fat. Conclusion: Based on the results of monitoring and evaluation on patients and the nutritional status of obese patients, intake before and after the intervention energy deficit is heavy, moderate protein deficit, good fat and carbohydrate deficit is heavy.Keywords: Nutritional Status, Patients, Diabetes Mellitu

    970

    full texts

    1,084

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Scientific Journals of Fort De Kock University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇