Scientific Journals of Fort De Kock University
Not a member yet
1084 research outputs found
Sort by
STUDI KASUS: NYERI KEPALA SEKUNDER EC SPACE OCCUPYING LESION INTRAKRANIAL (ASTROSITOMA DIFUS WHO GRADE II) POST KRANIOTOMI REMOVAL TUMOR
Abstrak Nyeri kepala merupakan salah satu tanda gejala khas pada pasien dengan tumor otak seperti astrositoma, kondisi tersebut disebabkan karena tekanan yang ditimbulkan oleh tumor terhadap jaringan disekitar otak atau oleh kondisi edema serebri yang menyebabkan tekanan intrakranial meningkat. Pengaturan posisi kepala merupakan salah satu intervensi keperawatan yang dapat digunakan pada masalah keperawatan nyeri kepala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu apakah ada pengaruh elevasi kepala 30 derajat terhadap penurunan intrakranial. Metode penelitian menggunakan mendekatan asuhan keperawatan. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa pemberian elevasi kepala 30 derajat selama sepuluh hari dapat menurnkan tekanan intrakranial sehingga perfusi serebral efektif dan nyeri kepala berkurang.Kata Kunci: Nyeri Kepala, Astrositoma, Posisi kepala, Perawat AbstractHeadache is one of the typical signs symptom in patients with brain tumors as Astrocytoma. It’s caused by the pressure from tumor in tissues around the brain or cerebral edema conditions that cause increased intracranial pressure. Head positioning is one of the nursing interventions that can be used in headache nursing problems. The study aim to determine whether there is an effect of 30 degree head elevation on intracranial reduction. The research method was a nursing care approach. The results of this study that giving a 30 degree head elevation for ten days can reduce intracranial pressure, so that cerebral perfusion was effective and headache was reduced.Keywords: Headache, Astrocytoma, Head positioning, Nurses
BIOMARKER YANG BERPERAN MENDETEKSI FRAILTY
AbstractPopulasi lanjut usia (lansia) di dunia termasuk di Indonesia semakin meningkat. Pada tahun 2020 diperkirakan terdapat sekitar 29 juta jiwa penduduk berusia 60 tahun ke atas di Indonesia (11.11 % dari total populasi) dengan usia harapan hidup (UHH) mencapai 73.6 tahun selama periode tahun 2020 – 2025 dan proporsi perempuan usia lanjut lebih besar dibanding lelaki (11.43 % vs 10.78 %). Proses menua dapat berujung pada ketercapaian successful aging, usual (normal) aging atau pathologic aging. Kaum usila dengan proses menua patologis memiliki risiko untuk menjadi usila yang frail. Frailty merupakan suatu sindrom biologis terkait usia, berupa penurunan kapasitas fisiologik dan daya tahan terhadap stresor akibat akumulasi penurunan berbagai sistem fisiologik tubuh. Prevalensi frailty sangat bervariasi antar studi. Prevalensi frailty pada orang dewasa yang tinggal di komunitas berusia 65 lebih memiliki rata-rata 10,7% (kisaran 4,0% -59,1%). Patofisiologi frailty yang kompleks membuat perkembangan biomarker untuk mendeteksi frailty saat ini memiliki peran penting. Biomarker sirkulasi yang diduga memiliki peranan pada frailty berhubungan dengan marker inflamasi (misalnya, C-reactive protein (CRP), IL6, dan tumor necrosis factor alpha [TNFα]), serum (misalnya, hemoglobin, albumin, produk oksidasi, dan antioksidan), hormon (misalnya, dehydroepiandrosterone [DHEA] sulfat, testosteron, vitamin D, paratiroid dan insulin-like growth factor-1 [IGF1]), metabolik (misal HbA1c) dan stem cell (% Cell Osteoprogenitor [% COP] dan Cell Osteoprogenitor Lamin A). Sebagian besar biomarker dianggap sebagai biomarker penuaan terlepas dari adanya frailty dan dapat ditemukan pada suatu kondisi tertentuKata kunci: Biomarker, frailt
APLIKASI PENGELOLAAN TABUNGAN BANK SAMPAH SISWA SD N 06 PULAI BERBASIS DEKSTOP
Sampah merupakan salah satu sumber masalah di Indonesia mulai kota-kota besar dan instansi pemerintahan yang sampai saat ini masih terus diupayakan untuk dikelola dengan baik. Penumpukan sampah-sampah sekolah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) belum dikelola dengan baik sehingga menemui kendala terkait lahan yang semakin sempit serta efek bau tidak sedap. Sekolah termasuk penghasil sampah perharinya, yang dapat menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu lingkungan sekitarnya. Dampaknya dapat menyebabkan sumber penyakit. Sekolah SD N 06 Pulai Anak Air mulai menerapkan system pengelolaan tabungan bank sampah dengan cara siswa dapat mengumpulkan sampah-sampah bekas yang dapat ditimbang dan diberi nilai uang. Petugas Sekolah/Guru BK melakukan pencatatan di buku secara manual sehingga menyebabkan data-data siswa tidak Terekap dengan baik, adanya data yang hilang dan redudansi data.tujuan penelitian ini agar lebih memudahkan petugas dalam proses pencatatan data/penginputan data siswa penabung sampah di sekolah. dengan metode Analisa System Development Life Cycle (SDLC) serta tekhnik pengumpulan data (observasi, wawancara, Studi kepustakaan) dengan metode ini perancangan aplikasi tabungan bank sampah siswa sekolah SD N 06 pulai dapat memudahkan penulis dalam perancangan aplikasi Tabungan bank sampah.Hasil penelitian dengan menggunakan aplikasi Pemograman Delphi7.0 sebagai Software aplikasi dalam merancangan system aplikasi Tabungan Bank Sampah siswa SD N 06 Pulai dapat memudahkan petugas dalam mengelola data tabungan sampah siswa dengan mudah dan data tersimpan dengan aman, efektif dan efisien serta diharapkan dapat mempermudah petugas dalam pembuatan laporan
ANALISIS LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI DEPO MEDROKSI PROGESTERON ASESTAT DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI
Depo Medroxy Progesterone Acetate (DMPA) is a contraceptive in the form of injections given every three months containing the hormone progestin. This contraceptive is given by injection in the buttocks/arm area. The purpose of this study was to determine the analysis of the duration of the use of Depo Medroxy Progesterone Acetate injectable contraception with and menstrual disorders in the Bungo area in 2020. The research design used was a descriptive analytical method with a cross sectional approach. The population includes all mothers who use DMPA injection family planning with a sample of 77 respondents. The sampling technique was simple random sampling. The data used are secondary data and primary data obtained from data obtained from the Bungo City area. Data analysis using square test. The results showed that the use of DMPA injectable contraception was under 1 year and 84.6% used DMPA injectable contraception for more than 1 year and 6.5% under 1 year and 88.3% for more than 1 year using DMPA injectable contraception experienced menstrual disorders. Based on the results of the study, it was concluded that there was an effect of the duration of the use of DMPA injection family planning with menstrual disorders. So it is recommended to be able to often provide counseling about family planning counseling, especially DMPA injections because it is in great demand by family planning acceptor
PENGARUH TERAPI MENULIS TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGELOLA EMOSI MARAH PADA REMAJA DI SMP NEGERI 8 BUKITTINGGI
Masa remaja sering disebut sebagai masa peralihan dari anak-anak menuju masa dewasa dengan berbagai tahap dan tugas perkembangan yang harus dicapai. Untuk mencegah terjadinya hal ini, maka remaja harus mempunyai kemampuan dalam mengelola emosi marahnya, disamping kemampuan ini cara yang juga dapat dilakukan adalah dengan pemberian psikoterapi kognitif berupa terapi menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi menulis terhadap peningkatan kemampuan mengelola emosi marah pada remaja di SMP Negeri 8 Bukittinggi tahun 2021. Desain penelitian ini menggunakan quasi experiment pre and post test without control. Penelitian ini telah dilakukan dari tanggal 25-30 juni 2021, dengan teknik sampling menggunakan purposive random sampling dengan besar sampel sebanyak 18 responden. Sedangkan teknik analisa data menggunakan uji paired sample t test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil rerata kemampuan mengelola emosi marah pada remaja mengalami peningkatan dari 91,61 menjadi 109,61 setelah diberikan terapi menulis. Hasil uji statistik didapatkan nilai t hitung> t tabel (10,270>2,110) dan nilai p-value 0,000 dimana (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh terapi menulis terhadap peningkatan kemampuan mengelola emosi marah pada remaja di SMP Negeri 8 Bukittinggi tahun 2021. Diharapkan kepada remaja untuk menerapkan terapi menulis dalam menyampaikan emosi marahnya. Dan untuk guru bimbingan konseling agar dapat menggunakan metode ini sebagai program konseling di sekolah pada remaja yang tidak mampu mengelola emosi marahnya, agar terminimalisirnya jumlah kasus perilaku agresif ataupun kenakalan remaja di sekolah ataupun di masyarakat
ANALISIS PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI EKSTRAK MAWAR (Rosa Centifolia Extract) DAN EKSTRAK LEMON (Citrus Limon Extract) TERHADAP TEKANAN DARAH WANITA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIGO BALEH KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2021
AbstractHypertension or increasing blood pressure is a silent killer because it does not have typical symptoms such as headaches, shortness of breath, heart palpitations, easy fatigue, ringing in the ears, nosebleeds, blurred vision caused by damage to the brain, eyes, heart and kidneys. The incidence of hypertension is higher as age increases (elderly). Natural remedies have existed since ancient times. One of them is rose extract aromatherapy and lemon extract which stimulates the thalamus and provides a calming, relaxing effect and it can reduce blood vessel vasoconstriction activity, thereby lowering blood pressure.The type of this research was quantitative with quasi-experimental research design by using pretest and posttest designs with control group. It was conducted in Tigo Baleh Community Health Center Work Area, Bukittinggion May–August 2021 on 60 hypertensive elderly. They had been chosen by purposive sampling technique. The data were analyzed by statistical test with paired test for the intervention group and Wilcoxon test for the control group.The results of this research showed that aromatherapy intervention group of rose and lemon extracts obtained p value = 0.000 (p <0.05) for systole and diastole. It means that there was an aromatherapy effect of rose and lemon extracts on blood pressure. Then, for the control group, p = 0.943 (p>0.05) for systolic and p = 0.796 (p>0.05) for diastolic means that there was no significant difference between systolic and diastolic blood pressure in the morning and evening measurements in the control group.From the research above, it can be concluded that rose and lemon extract aromatherapy has an effect on blood pressure in hypertensive elderly women. It is expected that Community Health Center to implement and provide aromatherapy counseling that can reduce the incidence of hypertension in elderly women in addition to providing hypertension drug therapy
THE INFLUENCE OF FAMILY-BASED SURVEILLANCE METHODS ON THE DISCOVERY OF SUSPECTED PULMONARY TUBERCULOSIS IN PADANG PARIAMAN DISTRICTS IN 2017
The discovery of suspect is one effort to cope with pulmonary tuberculosis. Active findings that have been done such as home visits, empowerment of cadres, and counseling has not been maximized. The problem in this study is whether the influence of family-based surveillance method to the discovery of suspect tuberculosis lung in padang pariaman district in 2017. This study aims to see the picture and the influence of independent variables on the dependent variable in Padang Pariaman district in 2017.This type of research is quantitative with pre experimental design research design conducted in December 2017 until the month of Januari 2018. The sample in this study is the head of the family in the village Pungguang Kasiak which amounted to 50 families head . The results of this study indicate that family-based surveillance methods have an effect on the discovery of suspected pulmonary tuberculosis because there is a difference between the number of suspects before and after family-based surveillance methods (mean = - 0,380). Therefore, the family is expected to play a more active role, and can be more concerned about the health of themselves and family members so that if you experience symptoms of pulmonary tuberculosis immediately checked into health service
ANALISIS UPAYA PENEMUAN KASUS TUBERKULOSIS ANAK DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA TAHUN 2019
Tuberkulosis (TB) anak merupakan penyakit yang menjadi permaslahan kesehatan baik ditingkat Global, Nasional, sampai ketingkat kabupaten/kota. Dampak tidak dilakukannya penemuan kasus TB pada anak, anak beresiko tertular kuman TB yang menyebabkan anak menjadi sakit TB. Jika tidak diobati maka anak akan mengalami TB berat yang menyebabkan tingginya angka kematian. Jika anak tidak mengalami gejala tetapi sudah terpapar kuman TB, akan berpotensi menjadi kasus TB laten yang berdampak menjadi sumber penularan baru ketika mereka dewasa. Tujuan penanggulangan TB adalah melindungi kesehatan masyarakat dari penularan TB agar kematian (mortalitias) akibat penyakit TB anak harus ditekan dengan meningkatkan penemuan pasien TB anak. Tujuan penelitian ini menganalisis upaya penemuan kasus TB anak di Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2019 dengan pendekatan sistem. Metode yang dipakai pada penelitian ini yaitu metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan capaian penemuan kasus TB anak di Kabupaten Lima Puluh Kota belum mencapai target, masih ada 33,4% (93 kasus) TB anak belum ditemukan disebkan oleh masih adanya tenaga pelaksana TB yang belum mendapatkan pelatihan tentang TB anak, belum adanya kebijakan tentang penanggulangan TB, pemanfaatan sarana penunjang belum maksimal, pelaksanaan investigasi kontak belum optimal. Hasil penelitian ini diharapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota membuat kebijakan dan alur pelaksanaan investigasi kontak yang melibatkan bidan desa, kader dan mantan penderita TB
KOORDINASI DAN DAYA INGAT ANAK TUNAGRAHITA RINGAN SETELAH PEMBERIAN BRAIN GYM
ABSTRACT: Growth and development of children are normal if it is as same as their developmental age. The number of children with special needs (Disability) in Indonesia from year to year is increasing. Based on data which was obtained from the Social Service of West Sumatra Province in 2009, there were 10,309 mental retarded. They were 5,872 mild mental retarded people. The purpose of this study was to look at the Effect of Brain Gym on Coordination and Memory of Mild Mental Retarded children. It was a Quasi Experiment with a one group pretest and posttest approach. The population was 36 disability children and 20 children with mental retardation. By using purposive sampling,10 children were chosen as the samples which met inclusion and exclusion criteria.The results showed that after 12 treatments were given the mean post coordination value = 2.60 and the mean post memory value = 5.00 and significant value (P-value) = 0.004 Ho rejected Ha accepted. It means that, there was an influence of brain gym on coordination and memory in children with mild mental retarded. In short, brain gym intervention is effective for mental retarded children in their coordination and memory. Therefore, brain gym application can improve coordination and memory in children with mild mental retardation.Keywords : Mild Mental Retardation, Coordination, Memory, Brain GymReferences : 27 (2009-2020) ABSTRAK: Pertumbuhan dan perkembangan anak tidak selalu normal sesuai dengan usia perkembangannya. Jumlah anak berkebutuhan khusus (ABK) di Indonesia dari tahun ketahun terus meningkat. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Tahun 2009,4 tercatat 10.309 orangcacat mental, yang terdiri dari 5.872 orang retardasi mental. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh Brain Gym terhadap koordinasi dan daya ingat pada anak Tunagrahita Ringan. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan pendekatan one group pretest and post test. Populasi dalam penelitian ini adalah anak disabilitas sebanyak 36 orang, anak Tunagrahita 20 orang dan sampel dalam penelitian ini adalah 10 orang anak yang mengalami Tunagrahita ringan. Teknik dalam pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling, yaitu sesuai dengan kriteria insklusi dan eksklusi denganuji T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan intervensi sebanyak 12 kali perlakuan didapatkan nilai mean post koordinasi = 2.60dannilai mean post dayaingat = 5.00 dan nilai signifikan (P-value) = 0.004 Ho ditolak Ha diterima yang berarti adanya Pengaruh Brain gym terhadap Koordinasi dan Daya Ingat pada anak Tunagrahita Ringan. Dapat disimpulkan bahwa intervensi Brain Gym sangat berpengaruh terhadap koordinasi dan daya ingat pada anak Tunagrahita Ringan. Oleh karena itu penerapan Brain Gym dikehidupan sehari-hari bisa membantu meningkatkan Koodinasi dan Daya Ingat pada anak Tunagrahita Ringan.KataKunci :TunagrahitaRingan, Koordinasi, DayaIngat, Brain GymDaftarPustaka : 27 (2009-2020
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PERNIKAHAN DINI DI KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG
Analysis of child marriage data in Indonesia records that more than 700 million women living today are married before reaching adulthood, the age of 18 years. Based on KUA data from Padang in the last 3 years, Koto Tangah District there was an increasing of teenagers who marry early. In 2017, there werefrom 67 to 423 young women getting early marriages in Koto Tangah Sub district from 1472 young women marriages in Padang. The type of study was qualitative with phenomenological approach. The data were collected through in-depth interviews. The selection of information used purposive sampling technique. There were 11 informants were chosen. They were 6 early couples married, 3 parents, 1 health worker and 1 officer in BKKBN office Padang. It was conducted on January-May 2019. The results of this study showed that the public perception of early marriage can be seen from internal factor (self-desire) and external factors (economy, low education, parents' concerns, promiscuity and pregnancy outside marriage). For some people, early marriage was considered as a normal. Then, the health workers had attempted to reduce the number of early marriages by holding youth integrated services post and BKKBN office staff with Generasi Berencana program for both schools and non-schools