Scientific Journals of Fort De Kock University
Not a member yet
1084 research outputs found
Sort by
EFEK LATIHAN PILATES DAN KINESIOTAPPING TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA KEHAMILAN TRIMESTER KE III
Abstract : Low back pain in pregnancy is a pregnancy problem that is a phenomenon in today's world. The incidence in various regions of Indonesia reaches 60-80% of low back pain caused by hormonal, musculoskeletal, and stress changes. This study aims to determine the effect of pilates and kinesiotapping exercises on reducing low back pain in the third trimester of pregnancy. This research method uses a quantitative method with a non-equivalent quasi-experimental design with one group pre-test and post-test design. The sample is 9 people using purposive sampling technique. This research instrument uses a visual analog scale. The study was conducted for 2 months. Data analysis used non-parametric analysis of the Wilcoxon test with abnormal data distribution. The results of the analysis showed that the average pain scale before Pilates and kinesiotapping was 5.89, the average pain scale after Pilates and kinesiotapping was 1.44, with p value = 0.006. It can be concluded that there is an effect of pilates and kinesiotapping exercises on reducing low back pain in the third trimester of pregnancy.Keywords: low back pain, third trimester of pregnancy, pilates, kinesiotapping Abstrak; Nyeri punggung bawah pada kehamilan merupakan masalah kehamilan yang menjadi fenomena di dunia saat ini. Angka kejadian diberbagai daerah indonesia mencapai 60 - 80% nyeri punggung bawah disebabkan oleh perubahan hormonal, musculoskeletal, dan stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek latihan pilates dan kinesiotapping terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada kehamilan trimester III. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan disain quasi eksperimen non-equivalent dengan one group pre test and post test design. Sampel berjumlah 9 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrument penelitian ini menggunakan visual analog scale. Penelitian dilakukan selama 2 bulan, Analisis data menggunakan anlisis non parametric uji wilcoxon dengan sebaran data tidak normal. Hasil analis menunjukkan rata-rata skala nyeri sebelum pemberian pilates dan kinesiotapping adalah 5,89, rata-rata skala nyeri sesudah pemberian pilates dan kinesiotapping adalah 1,44, dengan p value = 0,006. Dapat disimpulkan bahwa adanya efek latihan pilates dan kinesiotapping terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada kehamilan trimester III. Kata Kunci: nyeri punggung bawah, kehamilan trimester III, pilates, kinesiotapping
PENGARUH PAPARAN ASAP ROKOK TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID DAN KELAINAN HISTOPATOLOGI GLANDULA LAKRIMAL TIKUS PERCOBAAN
Introduction: Smoking is closely related to the increase in free radicals that cause damage to the lacrimal gland and inflammation of the corneal and conjunctival surfaces. Oxidative stress on the lacrimal gland causes inflammation of acinar cells. Immunohistochemical examination of the lacrimal glands of rats exposed to cigarette smoke showed an increase in CYP1A1 expression.Objective: To determine the effect of exposure to cigarette smoke on MDA levels and histopathology of the lacrimal gland in experimental ratsMethods: This study is an experimental study with a post-test-only design with a control group with the object of research being the Wistar white rat. This study consisted of two groups of samples with each group of 16 rats. Then MDA and histopathological examination of the lacrimal gland were performed. The research was conducted at the Laboratory of the Faculty of Pharmacy, Andalas University, the Anatomical Pathology Laboratory of Sitirahmah Hospital, Padang and the Biochemistry and Biomedical Laboratory of the Faculty of Medicine, Andalas University in July – September 2020.Results: From the results of the study, it appears that all rats exposed to cigarette smoke have histopathological abnormalities in the form of inflammatory cell infiltration accompanied by tissue damage and increased levels of MDA in the lacrimal gland. In the lacrimal glands of rats that were not exposed to cigarette smoke, there were normal histopathological features, but some were abnormal but without damage to tissue structures.Conclusion: The lacrimal glands of rats exposed to cigarette smoke have abnormal histopathological features accompanied by tissue structure damage and increased MDA levels. Keywords: lacrimal gland, cigarette smoke, MDA, histopathologyPendahuluan: Merokok berhubungan erat dengan meningkatnya radikal bebas yang menyebabkan kerusakan glandula lakrimal dan inflamasi permukaan kornea dan konjungtiva. Stres oksidatif pada glandula lakrimal menyebabkan inflamasi sel asinar. Pemeriksaan imunohistokimia glandula lakrimal tikus yang terpapar asap rokok menunjukkan peningkatan ekspresi CYP1A1.Tujuan: Mengetahui pengaruh paparan asap rokok terhadap kadar MDA dan histopatologi glandula lakrimal tikus percobaanMetode: Penelitian ini merupakan penelitian experimental dengan rancangan post test-only with control group dengan objek penelitian tikus putih Wistar. Penelitian ini terdapat dua kelompok sampel dengan masing-masing kelompok 16 ekor tikus. Kemudian dilakukan pemeriksaan MDA dan histopatologi glandula lakrimal . Penelitian dilakukan di Laboratorium Fakultas Farmasi Universitas Andalas, Laboratorium Patologi Anatomi RS Sitirahmah Padang dan Laboratorium Biokimia dan Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas pada bulan Juli – September 2020.Hasil: Dari hasil penelitian tampak bahwa semua tikus yang mendapatkan paparan asap rokok terdapat kelainan histopatologi berupa infiltrasi sel radang yang disertai dengan kerusakan jaringan dan peningkatan kadar MDA glandula lakrimalnya. Pada glandula lakrimal tikus yang tidak terpapar asap rokok terdapat gambaran histopatologi yang normal, namun sebagian abnormal tetapi tanpa kerusakan struktur jaringan.Kesimpulan: Glandula lakrimal tikus yang terpapar asap rokok mempunyai gambaran histopatologi abnormal yang disertai dengan kerusakan struktur jaringan dan peningkatan kadar MDAKata Kuci : Glandula lakrimal, Asap rokok, MDA, Histopatolog
EFFECT OF SOAKING ON FORMALIN CONCENTRATION
Formalin has banned its use as a food additive as stated in the Minister of Health of RI No.033 in 2012, but is still found to foodstuffs containing formalin. To reduce the impact of formalin, deformalinisasi needs to be done, such as immersion in hot water, or in water leri, and soaking and washing ,. This study aims to determine the difference of soaking and washing the concentration of formaldehyde in various foodstuffs. This study is a quasi-experimental, pretest-posttest design The object of research is to Tahu Tabing, salted Sepat fish, and tuna. This research was conducted with four treatment (15, 30, 45, and 60 minutes) for six times repetition. Data was analyzed using ANOVA. The results showed the largest decline formalin after soaking and washing for 60 minutes, decreased levels of formaldehyde in the Tahu of 31.22%, salted Sepat fish by 6.91%, and the tuna amounted to 2.70%. In statistics show there is a difference of soaking and washing the formaldehyde levels in foodstuffs
UJI POTENSI AROMATERAPI BAWANG MERAH (Allium cepa L.) TERHADAP KUMAN DI UDARA, SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN KOINFEKSI PENDERITA ISPA
Sebagian besar ISPA disebabkan oleh virus atau campuran infeksi virus-bakteri. Pencegahan koinfeksi oleh bakteri merupakan salah satu cara untuk menurunkan kematian akibat ISPA yang disebabkan oleh virus. Penggunaan terapi bawang merah berpotensi menawarkan pengobatan yang efektif untuk infeksi saluran pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh aromaterapi bawang merah (Allium cepa L.) terhadap jumlah angka kuman di udara. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan desain pretes-postest group design. Variabel bebas adalah aromaterapi bawang merah dan variabel terpengaruh adalah jumlah angka kuman di udara. Data hasil penelitian yang normal dan homogen (setelah diuji dengan uji Saphiro-Wilk dan uji Levene's) akan dianalisa dengan Repeated-Measures Analysis of Varians (ANOVA) dengan taraf kepercayaan 95% untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan pemberian aromaterapi bawang merah terhadap jumlah angka kuman di udara. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil uji Signifikansi Variabel angka kuman di udara dengan nilai p value 0,00. Ho ditolak, ada perbedaan signifikan rata – rata angka kuman di udara sebelum dan sesudah pendispersian aromaterapi bawang mera
GAMBARAN STRES KERJA PADA TENAGA PENDIDIK SELAMA MASA PANDEMI (STUDI PADA DOSEN FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA)
Pandemi Covid – 19 yang telah melanda Indonesia membuat banyak perusahaan terus melakukan adaptasi dengan kebijakan baru yang ditetapkan oleh pemerintah sendiri dengan tujuan untuk mengurangi penyebaran COVID-19 di tempat kerja. Beberapa kejadian ini menyebabkan timbulnya rasa kebosanan yang menyebabkan terjadinya stres kerja pada tenaga pendidik (dosen) dan tenaga pendidik yang bekerja dirumah. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan gambaran stres kerja pada tenaga pendidik selama masa pandemi (Studi pada dosen Fakultas Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya). Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan correlational research. Populasi yang digunakan seluruh tenaga pendidik Fakultas Kesehatan UNUSA 19 orang. Jumlah sampel seluruh tenaga pendidik Fakultas Kesehatan UNUSA berjumlah 19 orang menggunakan metode total sampling. Variabel penelitian ini adalah faktor individual (umur, jenis kelamin, status perkawinan, jumlah anak, konflik interpersonal, dan masalah keluarga) dan stres kerja. Instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner dan dianalisis menggunakan uji tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga pendidik Fakultas Kesehatan UNUSA berdasarkan karakteristik pekerja mengalami stres kategori rendah sebanyak (68,4%). Hasil berdasarkan masalah keluarga menunjukkan mengalami mengalami stres kategori rendah (52,6%). Hasil berdasarkan konflik interpersonal mengalami stres kategori rendah (52,6%). Kesimpulan dalam penelitian ini mayoritas tenaga pendidik Fakultas Kesehatan UNUSA berjenis kelamin perempuan, berusia 30-40 tahun, sudah menikah, memiliki anak sebanyak 1-2 anak, telah menjalani pekerjaan selama 3-5 tahun dan mengalami stres kerja kategori rendah. Saran yang diberikan adalah memberi penghargaan kepada tenaga pendidik yang mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik, mengadakan kegiatan refreshing, peneliti selanjutnya dapat menambah sampel penelitian
TATALAKSANA INFEKSI TB LATEN
Global TB Report melaporkan 7,1 juta kasus TB baru secara global pada tahun 2019. WHO melaporkan pada tahun 2016, seperempat penduduk dunia (1,7 milyar orang) telah terinfeksi M.TB melalui uji tuberculin dan pemeriksaan IGRA. Sebagian besar tidak bergejala, namun tetap memiliki risiko mengalami reaktivasi dan menjadi infeksius. Sekitar 90-95% orang terinfeksi M.TB akan menjadi infeksi TB laten (ITBL), sisanya 5-10% akan berkembang menjadi TB aktif. Sekitar 7-10 %. ITBL akan terjadi reaktifasi menjadi TB aktif. Penatalaksanaan ITBL merupakan suatu upaya untuk mencapai Zero TB pada tahun 2050. Secara global Asia memiliki proporsi ITBL yang tinggi, prevalensi tertinggi di Asia Tenggara sebesar 31% dan kawasan Pasifik Barat sebesar 28%, dibandingkan dengandikawasan dunia lainnya. ACHA (The American College Health Association) menyebutkan ITBL dapat didiagnosis dan diterapi jika hasil tes tuberkulin positif dan Interferon-Gamma Release Assays (IGRA) yang dikonfirmasi dengan hasil rontgen thoraks yang normal. Center of Disease Control (CDC) tahun 2020 merekomendasikan tiga regimen pengobatan pilihan (INH dan RPT sekali seminggu selama 3 bulan, Rifampisin 3-4 bulan dan INH dan Rifampisin selam 3-4 bulan) dan 2 alternatif pengobatan (INH selama 6 bulan dan INH selama 9 bulan). Sebelum pemberian terapi ITBL harus dipastikan terlebih dahulu pasien tidak menderita TB aktif.Kata kunci : TB laten, uji tuberculin, IGRA, tatalaksana ITB
UPAYA PENCEGAHAN DAMPAK KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP REMAJA PUTRI USIA 13-15 TAHUN DI SMPS PSM
Kekerasan seksual merupakan kejahatan yang universal. Kejahatan ini dapat ditemukan di seluruh dunia, pada tiap tingkatan masyarakat, tidak memandang usia maupun jenis kelamin Dampak negatif yang ditimbulkan oleh kekerasan seksual ini diantaranya adalah, dapat mengganggu kondisi fisik, mental, emosi, dan kesehatan bagi para korban. Arrikel ini mebahas menganai Upaya Pencegahan Dampak Kekerasan Seksual Terhadap remaja putri usia 13 - 15 tahun, serta meningkatkan program komunikasi informasi edukasi untuk meningkatkan pengetahuan remaja, meningkatkan peran serta keluarga untuk pendidikan agama lebih mendalam. penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif menggunakan metode ekspository, penelitian kualitatif dilakukan untuk menggali informasi dengan cara wawancara.hasil penelitian didaptkan Kegiatan bimbingan konseling merupakan salah satu bentuk upaya penyampaian informasi mengenai kekerasan seksual pada remaja dan dampaknya, sehingga remaja memahami upaya pencegahan yang dapat dilakukan
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KUANTITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER TIGA
Semakin tua usia kehamilan maka akan terjadi perubahan psikologis dan diperparah dengan kondisi fisik ibu diantaranya posisi tidur yang tidak nyaman, gerakan janin di malam hari yang dapat menyebabkan kualitas tidur ibu terganggu. Kurangnya kualitas tidur pada ibu hamil berdampak terhadap proses persalinan dan melahirkan, menurunkan interaksi antara ibu dan bayi atau ibu dan keluarga, juga berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi. Salah satu intervensi yang dilakukan oleh bidan untuk meningkatkan kualitas tidur pada klien adalah aromaterapi. Aromaterapi lavender memiliki manfaat sebagai analgesic dan sedative. Tujuan Penelitian ini untuk melihat Pengaruh Aromaterapi lavender terhadap kuantitas tidur Ibu hamil trimester III Di PMB Kota PadangPenelitian ini merupakan penelitian Quasi eksperiment dengan rancangan pretestpost test one group design. Penelitian ini dilakukan di PMB kota Padang pada bulan September 2021 sampai Januari 2022. Sampel pada penelitian ini ibu hamil trimester III yang berkunjung ke PMB nurhaida, Amd.Keb sebesar 30 orang Tekhnik analisa data bivariat yang digunakan adalah wilcoxon signen rank test menggunakan software pada tingkat kemaknaan p< 0,05. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh kuantitas tidur Ibu hamil trimester III setelah diberikan intervensi aromaterapi lavender, dengan hasil uji Wilcoxon p-value 0,001 yaitu p < 0,005.Kuantitas tidur ibu hamil trimester III dapat diperbaiki dengan aromaterapi lavender hal ini dibuktikan 21 orang dri 30 orang responden (70 %) terjadi perubahan kuantitas tidur.Aromaterapi Lavender ini direkomendasikan sebagai solusi untuk mengatasi gangguan tidur pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini dapat diterapkan pada pelayanan kesehatan sebagai asuhan kebidanan pada ibu hamil
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD)OLEH BIDAN
Early Breastfeeding Initiation has a positive impact on mothers and the baby itself.It has an important role in supporting the growth, health and survival of babies because it is rich in nutrients and antibodies. In 2017, in West Sumatra, there was 3.8% of Early Breastfeeding Initiation for an hour, less than 1 hour for about 45.5% and after the baby's born was around 50.7%. The purpose of this research was to find out some factors related to the implementation of early breastfeeding initiation by Midwives in BPM Community Health Center of Nilam Sari in Bukittinggi 2018. This type of research was qualitative research. The data were collected through in-depth interviews to 12 informants. They were 9 mothers and 3 midwives. The results of this research were obtained that in terms of input, the midw ife had good knowledge about Early Breastfeeding Initiation and they had a good attitude regarding Early Breastfeeding Initiation (IMD). From maternity mothers, they had lack of knowledge and attitude about Early Breastfeeding Initiation. Whereas, in terms of the process of the three dimensions studied, it had fulfilled patient expectations. There were 6 people said their babies were carried out early breastfeeding and 3 people said their babies were not carried out early breastfeedingbecause of certain things. In conclusion Early Breastfeeding Initiation had been carried out well in BPM Nilam Sari Health Center. It is suggested that the midwives improve services and quality to implement the Early Breastfeeding Initiation so that all officers can provide quality services. Keywords : Early Breastfeeding Initiation, Midwif
Gambaran Karakteristik Pasien Dengan Neuropati Diabetik Pada Diabetes Melitus Tipe 2
Background: Diabetic neuropathy is the most common microvascular complication of DM type 2 in diabetes mellitus patients, it is known that 50% of type 2 DM patients experience diabetic neuropathy. Symptoms that occur in diabetic neuropathy are paresthesia, hyperalgesia, burning, sharp pain, deduction of pain and temperature perception. If these symptoms are not prevented, the impact will increase the risk of complications such as injuries to the feet, ulcerations which can result in gangrenous wounds so that the after effects are at risk of amputation of the lower extremities. The aim of the study was to describe the incidence of diabetic neuropathy in patients with type 2 DM. Methods: This research was a descriptive research using purposive sampling technique with a total sample of 52 respondents. Results: The results showed that the most age of diabetic neuropathy patients was 46-55 years, there were 36 respondents (69.2%), the sex was mostly female, there were 46 respondents (88.5%), the duration of suffering from diabetes was 6-10 years, there were 38 respondents (73.1%), while the results of blood glucose levels at most <200 gr/dl there were 42 respondents (80.8%). Conclusion: In this study it was stated that diabetic neuropathy has characteristics, namely age> 46 years, often occurs in women, suffers from DM for ≥5 years and with glucose levels ≤200 mg/dl. It is expected that diabetic neuropathy patients can control blood glucose levels. Keywords: Diabetes mellitus, Diabetic neuropath