Scientific Journals of Fort De Kock University
Not a member yet
    1084 research outputs found

    MENGURANGI KECEMASAN PADA IBU HAMIL DENGAN TERAPI HIPNOTIS 5 JARI

    Get PDF
    Anxiety during pregnancy that is not treated seriously will have a physical and psychological impact on the mother or fetus. The impact of this anxiety can disrupt the uterine muscle contractions at the time of delivery, the continuation of the mother's psychological problems until after delivery, and the psychological condition of the baby which can also affect the baby. experiencing disturbances, and the interaction between mother and child is not well established. Another impact of anxiety is increasing pain during delivery, muscles become tense and the mother gets tired quickly, so there is a risk of prolonged labor. The fatal complication that can occur from this is maternal death. Ways to reduce anxiety levels can also be with hypnosis using the 5 finger technique. Individuals or clients are helped to change perceptions of anxiety, stress, tension and fear by accepting suggestions on the subconscious threshold or in a relaxed state by moving their fingers on command

    EDUKASI PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19

    Get PDF
    Covid-19 merupakan penyakit baru yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan pernafasan dan radang paru. Penyakit ini di sebabkan oleh infeksi Coronavirus Diases 2019. (Covid-19). Di SD Negeri 33 Koto Sani pengetahuan dan tindakan cuci tangan pakai sabun untuk pencegahan Covid-19 belum terlaksana dengan baik di karenakan di SD tersebut program UKS tidak berjalan dengan maksimal dan belum mendapatkan pendidikan kesehatan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah agar siswa dapat memahami, menerapkan perilaku cuci tangan  pakai sabun untuk pencegahan Covid-19. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan ceramah dan diskusi serta simulasi langsung dalam waktu 5 hari. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan 89,5% pengetahuan dan perilaku cuci tangan. Diharapkan setelah kegiatan ini, bagian UKS dapat melakukan rencana tindak lanjut dan melakukan edukasi secara terjadwal bagi siswa sekolah dasar

    ANALISIS CAPAIAN INDIKATOR KOTA LAYAK ANAK KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2022

    Get PDF
    Dalam rangka menuju Indonesia Layak Anak (IDOLA) Tahun 2030, pemerintah melalui Kementerian PPPA menyelenggarakan evaluasi KLA setiap tahunnya. Terdapat kelemahan-kelemahan Kota Bukittinggi dalam capaian indikator KLA pada tahun 2022 sehingga meraih peringkat nindya. Berdasarkan hal di atas penelitian ini bertujuan untuk menganalisis capaian indikator evaluasi KLA Bukittinggi tahun 2022.             Penelitian ini merupakan mix method study dengan desain penelitian sequential explanatory dengan sampel dan informannya adalah tim Gugus Tugas KLA Kota Bukittinggi. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis capaian indikator KLA Kota Bukittinggi yang terdiri dari substansi kelembagaan dan 5 (lima) Klaster Hak Anak. Pengumpulan data diperoleh dari data evaluasi mandiri KLA Kota dan  dengan melakukan wawancara mendalam pada informan, triangulasi dan telaah dokumen yang dilaksanakan pada Dinas P3APPKB Kota Bukittinggi pada bulan April s/d Agustus 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian indikator KLA Kota Bukittinggi berdasarkan evaluasi mandiri adalah 985,5 (peringkat KLA). Hasil penelitian kualitatif menunjukan bahwa terdapat kelemahan-kelemahan dalam evaluasi mandiri. Hasil ini sejalan dengan hasil evaluasi KLA Kementrian PPA sebesar 702 (peringkat Nindya). Berdasarkan hasil analisa SWOT dapat diperoleh  faktor-faktor internal yang dimiliki Kota Bukittinggi adalah regulasi yang jelas, komitmen, sumberdana, sumberdaya manusia dan kemitraan serta keterlibatan forum anak. Begitu juga dengan faktor eksternalnya seperti amanat nasional dan internasional, era globalisasi, kemajuan iptek dan pandemi covid-19. Yang pada akhirnya didapat empat kelompok alternatif strategi KLA Kota Bukittiggi. Berdasarkan hasil penelitian, teori yang ada dan analisis SWOT KLA, Kota Bukittinggi mempunyai peluang besar untuk memperoleh peringkat KLA. Oleh karena itu penting diciptakan   rencana strategi Kota Bukittinggi wujudkan Kota Layak Anak tahun 2023

    THE EFFECT OF THE USE OF BIRTH BALL ON PROGRESS OF LABOR WHEN I PHASE ACTIVE ON PRIMIPARA

    No full text
    Long labor is a contributor to maternal mortality in the world, based on the WHO in 2018, cases of prolonged labor were 289 per 100,000 live births. Birthball is a physical therapy ball to help the process of labor progress.The purpose of this study was to determine the effect of the effectiveness of using Birth Ball on the Progress of Childbirth during the Active Phase I in Primiparas at the Independent Practice of Midwife Ika Putri Ramadhani, M. Bioemd Tahun 2022. The research design was a pre-experimental static Group Comparison design. Statistical test with Independent T Test. The population of this study were primiparous mothers. The sample is 32 people. The results of the study on the use of birthballs showed that the average progress of labor was 288 minutes. The results of the statistical test, the significance value of 0.00, which means p <0.05, it can be concluded that there is a difference in the effectiveness of the use of birthball on the progress of labor in the active phase of the first stage in primiparas. The conclusion of this study is that the use of birth balls can affect the progress of labor and relaxation murottalal-qur'an music therapy can not affect the progress of the active phase of the first stage of labor. advice for health workers As input and consideration in the Midwife's Independent Practice in making plans to improve maternal care during childbirth. For Researchers Increase knowledge, skills and experience in the research process regarding the effect of using birthballs on the progress of the active phase of labor and being able to apply the knowledge that has been gained during education. For further researchers As a reference for further researchers and as a reference for midwives who assist in childbirth.Keywords: BirthBall, and Childbirth Progress

    ANALISIS FAKTOR PENATALAKSANAAN KEBUTUHAN TENAGA FUNGSIONAL BIDAN TERHADAP PELAYANAN KEBIDANAN DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN TAHUN 2021

    Get PDF
    Ketersediaan sumber daya manusia kesehatan sangat mempengaruhi keberhasilan pembangunan kesehatan. Pengadaan sumber daya manusia kesehatan bertujuan untuk menetapkan jumlah dan jenis tenaga yang sesuai dengan kebutuhan.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penatalaksanaan kebutuhan tenaga fungsional bidan terhadap pelayanan kebidanan di Kabupaten Padang Pariaman tahun 2021.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Metode penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional . Populasi dalam penelitian ini yaitu Bidan PNS yang bertugas di Puskesmas se-Kabupaten Padang Pariaman yaitu sebanyak 427 orang  dan Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 89 orang.Hasil  uji  chi-square  menunjukkan   pengadaan tenaga fungsional bidan terpenuhi (55,1%) dan  pengadaan tenaga fungsional bidan tidak terpenuhi ( 44,9%). penempatan tenaga fungsional bidan sesuai  (65,2%) dan  penempatan tenaga fungsional bidan tidak sesuai ( 34,8%). penggunaan tenaga fungsional bidan yang sesuai (61,8%) dan  penggunaan tenaga fungsional bidan yang tidak sesuai  ( 38,2%). pengembangan tenaga fungsional bidan ada peningkatan  (56,2%) dan  pengembangan tenaga fungsional bidan belum ada peningkatan ( 43,8%). pemeliharaan tenaga fungsional bidan baik  (70,0%) dan  pemeliharaan tenaga fungsional bidan tidak baik ( 29,2%). Terdapat hubungan yang bermakna antara, pengadaan, penempatan, penggunaan, pengembangan dan pemeliharan terhadap kualitas pelayanan kebidanan dengan p-value <0,05. Faktor yang paling dominan yang mempengaruhi penatalaksanaan kebutuhan tenaga fungsional bidan terhadap pelayanan kebidanan  adalah penggunaanPerencanaan kebutuhan tenaga fungsional bidan sudah di rencanakan dengan menggunakan aplikasi renbut. Pelaksanaan dari penatalaksanaan tenaga fungsional bidan tenaga sudah di tempatkan sesuai sk dan jenjang jabatan yang ada di sk, evaluasi pelaksanaan jabatan fungsional bidan sudah sesuai dengan menggunakan SKP masing masing tenaga.Kata Kunci          : Kebutuhan Tenaga Fungsional Bidan, Kualitas Pelayanan Kebidanan

    ANALISIS PRIORITAS MASALAH PENYAKIT MENULAR DI KOTA BUKITTINGGI

    Get PDF
    Sejumlah penyakit menular di Kota Bukittinggi masih menunjukkan peningkatan angka kasus maupun angka kematian. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis situasi masalah penyakit menular dan menetapkan prioritas masalah penyakit menular di Kota Bukittinggi. Penelitian ini adalah sebuah asesmen yang bersifat deskriptif. Penelitian yang dilakukan pada bulan Desember 2020-Maret 2021 ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menganalisis situasi penyakit menular melalui review dokumen Profil Kesehatan Kota Bukittinggi dan laporan Bidang Kesmas dan P2P Dinkes Kota Bukittinggi tahun 2016-2019. Pendekatan kualitatif berguna untuk menetapkan prioritas masalah penyakit menular yang dilakukan melalui wawancara mendalam dengan panel expert. Penyakit menular seperti TB, pneumonia, HIV/AIDS, diare, DBD, dan rabies masih menjadi masalah di Kota Bukittinggi. Berdasarkan hasil skoring, didapatkan pneumonia sebagai penyakit yang memiliki magnitude masalah yang paling luas. Jika dilihat dari keseriusan masalah, TB menempati urutan teratas sebagai penyakit dengan masalah yang paling serius. Walaupun begitu, TB bersama dengan malaria dianggap menjadi penyakit yang memiliki intervensi yang paling efektif. Sedangkan dari faktor kesetaraan, pneumonia menjadi penyakit yang paling tidak merata dan dari faktor pemosisian, rabies menjadi penyakit yang dianggap memiliki kapasitas yang paling rendah dalam hal kolaborasi dengan stakeholder. Secara keseluruhan, TB menjadi prioritas masalah penyakit menular di Kota Bukittinggi

    GAMBARAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU DALAM PENINGKATAN STATUS GIZI PADA BALITA BGM DI DESA TAMBAKSUMUR

    Get PDF
    Masalah gizi pada balita masih belum bisa teratasi dengan baik, salah satu faktor adalah pelayanan kesehatan. Desa Tambaksumur masih ditemukan 9 balita yang masuk dalam kategori berat badan dibawah garis merah. Maka dari itu perlunya keaktifan kader dalam menjalankan peran sehingga dapat memberikan peningkatan gizi. Tujuan penelitian ini yaitu menggambarkan keaktifan kader posyandu dalam peningkatan status gizi pada balita BGM .Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, sampel seluruh kader dari empat posyandu yakni posyandu dahlia, mawar, melati dan anggrek di Desa Tambaksumur, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah 21 orang yang diambil menggunakan metode purposive sampling.Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan keaktifan kader sebagai penggerak masyarakat dibidang kesehatan dalam upaya kesehatan sesuai kewenangannya sebagian besar responden (57%) aktif, sebagai penyuluh kesehatan kepada masayakat hampir seluruh responden (76%) cukup aktif dan sebagai pencatat kegiatan masyarakat di bidang kesehatan sebagian besar responden (71%) aktif dalam menajalankan perannya serta keaktifan kader dalam peningkatan status gizi pada balita sebgaian besar responden (63%) aktif.Kesimpulan penelitian ini adalah kader aktif dalam menjalankan peran sebagai penggerak masyarakat dalam upaya kesehatan sesuai kewenangannya, pencatat kegiatan masyarakat di bidang kesehatan dan peningkatan status gizi pada balita BGM, serta cukup aktif sebagai penyuluh kesehatan kepada masyarakat.Kata Kunci: Kata Kunci : Keaktifan, Peran kader posyandu, Status gizi. 

    AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KECEMASAN PASIEN COVID 19 DI KOTA BUKITTINGGI: MIX METHODE RESEARCH

    Get PDF
    Pasien covid-19 rentan mengalami gangguan psikologis berupa kecemasan, Kecemasan disebabkan oleh situasi yang tengah meliputi pasien, gangguan saluran pernafasan, berkurangnya kegiatan sosial, dan perasaan terhadap penolakan oleh masyarakat. Gejala yang muncul adalah kecemasan yang berimbas pada pola tidur pasien. Salah satu metode non farmakologis yang dapat digunakan yaitu menggunakan aromaterapi lavender. Aromaterapi bekerja dengan merangsang sel -sel saraf penciuman dan mempengaruhi kerja sistem limbik dengan meningkatkan perasaan positif dan rileks.Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh aromaterapi lavender terhadap kecemasan pasien covid 19 dan bagaimana pengalaman pasien covid dalam penggunaan aromaterapi lavender. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods dengan pendekatan desain equential   exploratory. Sampel pada penelitian ini 20 orang, diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan intrumen kecemasan HARS dan wawancara mendalam. Analisa data menggunakan Paired T Test dan analisa collaizi. Hasil penelitian didapatkan nilai mean difference   8.550 dengan nilai p value 0.000 artinya ada pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap kecemasan pasien covid 19, selain itu ditemukan beberapa tema utama yaitu keluhan fisik pasien covid 19 selama isolasi mandiri, respon psikososial yang dialami pasien covid 19 selama isolasi mandiri, Upaya pasien dalam penanganan covid 19 selama isolasi mandiri dan respon pasien covid 19 dalam pemberian aromaterapi lavender. Sehingga, aromaterapi lavender dapat dijadikan salah satu terapi komplementer tambahan pada penderita covid dan disarankan agar tenaga kesehatan menjadikan terapi ini sebagai salah satu intervensi meringankan kecemasan pasien covid 19

    PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PROTOKOL KESEHATAN SELAMA PANDEMI DI PUSKESMAS MANDIANGIN BUKITTINGGI

    Get PDF
    Covid-19 infection in pregnant women has a greater impact than the group of women who are not pregnant. The design of this research was quasi-experimental with Post-Test Only Non Equivalent Control Group Design approach. The population in the study were 235 pregnant women. Sampling using purposive sampling technique with a sample size of 32 people who were divided into 2 groups. Data collection using a knowledge questionnaire. Data analysis included univariate analysis and bivariate analysis using independent t-test. The results showed that the average post-test knowledge in the control group was 14.37 and the post-test knowledge average in the experimental group was 19.00. There was a difference in the average knowledge of pregnant women between the control group and the experimental group with an average difference of 4.625 and p value = 0.000. It can be concluded that health education using booklets has a significant effect on knowledge of pregnant women about health protocols

    PENGARUH PERBEDAAN SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN ASI PERAH TERHADAP KANDUNGAN ZAT MAKRONUTRIEN

    Get PDF
    Expressed breast milk is breast milk that is taken by expressing it from the breast to be stored and later given to the baby. A working mother, who still wants to give exclusive breastfeeding, will find it difficult to give her breast milk directly so that breast milk is given in the form of expressed milk. Basically, breast milk is sterile, but during storage at room temperature, the number of bacteria can increase and decrease the nutrients contained in breast milk. The nutritional components contained in breast milk are macronutrients such as protein, carbohydrates and fats. This study was a pure experimental study using post tes only group design. The purpose of this study was to examine the effect of differences in temperature and storage duration of Dairy Milk on the content of macronutrients (protein, carbohydrates, fat). The sample in this study were exclusively breastfeeding mothers for 3 to 6 months who were in the working area of the Nilam Sari Public Health Center, Bukittinggi City. Statistical test using One Way Annova test. The results of this study indicate that the levels of protein, carbohydrates, and fat in breast milk stored for 6 hours at room temperature 20-250C, for 7 days and 14 days in a freezer at a temperature of -150C experienced a significant decrease with a p value of 0.000 < 0.05. The conclusion of this study is that there is an effect of temperature and storage time of expressed breast milk on the content of macronutrients (protein, carbohydrates, fat). Therefore, breast milk should be given directly to the baby. However, for working mothers, the storage of expressed breast milk can still be done by taking into account the sterility of the breast milk container, the storage temperature and not repeating the storage. Keywords : Storage Temperature, Storage Duration, Macronutrient Of Breast Mil

    970

    full texts

    1,084

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Scientific Journals of Fort De Kock University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇