Scientific Journals of Fort De Kock University
Not a member yet
    1084 research outputs found

    PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI DALAM PENINGKATAN FUNGSI SEKSUAL DENGAN METODE LATIHAN SENAM SEKSIOLOGI DAN KEGEL EXERCISE PADA IBU MULTIPARA PASCA PERSALINAN PERVAGINA

    Get PDF
    The base of the pelvis is a complex of tissue that lies between peritoneum viseralis and the vulva skin, which plays a role in supporting viseralis’ organ s in the pelvis to remain in position and function normally resulting in reduced muscular underside of the pelvic base or pudendal nerve asa result of labor from the labor of the baby’s head on the vagina.Objektive: To determine the management of physiotherapy in increasing sexual function with the method of sexiology gymnastics and kegel exercise of mom multiport-natal pervaginas.Result: After 14 treatments, the results were obtained, there was an increase in pelvic floor muscle strength and an increase in female sexual function. Based on the graph of pelvic floor muscle strength as measured by a perineometer, it can be seen that the effect of giving exercise is from T0 6 mmHg, T6 16 mmGg, dan T14 30 mmHg. Then the graph of pelvic floor muscle strength as measured by vaginal palpation can be seen the effect of giving exercise, namely from T0 2, T6 3, dan T14 4. From the results of the graph of sexual function as easured by the FSFI questionnaire, it can be seen that there is an increase in the patient’s sexual function, namely T0 26,6 to T14 29,7.Conclusion: Sexiological Gymnastics and Kegel Exercise can increase the sexual function and elementary tenets of the pelvic floor muscle strength.Keywords: Sexual Function, Sexiology Exercise, and Kegel Exercis

    PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS PIRIFORMIS SYNDROME ; CASE STUDY

    No full text
    Piriformis syndrome adalah gangguan muskuloskeletal yang ditandai dengan nyeri di pinggul dan bokong, bahkan dapat merujuk ke punggung bawah dan paha akibat pemendekan atau kejang otot piriformis, menyebabkan kompresi saraf skiatik. Pada kasus Piriformis Syndrome Fisioterapi berperan aktif dalam usaha mengurangi nyeri, meningkatkan Lingkup Gerak Sendi (LGS) dan mengembalikan kemampuan fungsional aktifitas pasien guna meningkatkan kualitas hidup. Intervensi alat fisioterapi yang dapat dilakukan untuk memberikan terapi pada kasus ini adalah dengan modalitas Ultrasound, Transqutaneus Elecrtical Nerve Stimulation (TENS) dan Hold Relax Excercise.Penelitian ini bersifat studi kasus, mengangkat kasus pasien dan mengumpulkan data melalui proses fisioterapi. Modalitas yang diberikan adalah Ultrasound, Transqutaneus Elecrtical Nerve Stimulation (TENS) dan Hold Relax Excercise.Setelah dilakukan fisioterapi sebanyak enam kali didapatkan hasil adanya pengurangan rasa nyeri diam, tekan dan gerak, peningkatan kekuatan otot, peningkatan lingkup gerak sendi dan peningkatan kemampuan fungsional.Ultrasound, Transqutaneus Elecrtical Nerve Stimulation (TENS) dan Hold Relax Excercise yang diberikan pada pasien dapat mengurangi rasa nyeri diam, tekan dan gerak, peningkatan kekuatan, peningkatan lingkup gerak sendi dan peningkatan kemampuan fungsional.Kata Kunci : Piriformis Syndrome, Ultrasound, Transqutaneus Elecrtical Nerve Stimulation (TENS) dan Hold Relax Excercise

    RENDAHNYA CAKUPAN STBM DI PUSKESMAS TANJUNG BARU KABUPATEN TANAH DATAR

    Get PDF
    Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) adalah pendekatan yang digunakan untuk merubah perilaku hygiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat. Tujuannya untuk merubah perilaku masyarakat dan kondisi suatu komunitas tidak membuang air besar sembarangan dan menggali potensi yang ada dimasyarakat untuk membangun sarana sanitasi sendiri serta mengembangkan solidaritas sosial. Menggunakan metode pendekatan Bina suasana dengan cara pemicuan yang dilakukan yang diberikan kepada masyarakat Dusun Sungai Tuak, Jorong Kapuak Koto Panjang, Kecamatan Tanjung Baru, kabupaten Tanah Datar pada tanggal 15 November 2021. Hasil kegiatan yang diperoleh yaitu masih rendahnya program Kesehatan lingkungan terkait STBM di Puskesmas Tanjung Baru sehingga perlu dilakukan intervensi, Adapun intervensi yang dilakukan dengan cara pemicuan dan pembagian leaflet kepada masyarakat dengan hasil masyarakat terpicu untuk melakukan perubahan dan bertambahnya ilmu  pengetahuan masyarakat.

    PROMOSI KESEHATAN TENTANG POLA MAKAN YANG BAIK DALAM PENCEGAHAN STUNTING TAHUN 2023

    Get PDF
    Pendahuluan: Stunting pada anak disebabkan oleh beberapa faktor yang saling berhubungan di antaranya adalah faktor gizi yang terdapat pada makanan. Kualitas dan kuantitas asupan gizi pada makanan anak perlu mendapat perhatian oleh karena sering rendah akan zat gizi yang dibutuhkan guna menunjang pertumbuhan Metode: Kegiatan yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini berupa Promosi Kesehatan Tentang bina keluarga balita . Monitoring dan evaluasi diperoleh dari hasil observasi dan kuisioner yang diberikan kepada peserta. Hasil: Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan Pola Makan Yang Baik bagi balita Dalam Pencegahan Stunting  yaitu Ada pengaruh sebelum dan setelah dilakukan promosi kesehatan terhadap pengetahuan tentang pola makanan  yang baik bagi anak dengan   (ρ=0,000), dimana terdapat kenaikan pengetahuan masyarakat dari rata-rata 1,40 menjadi 1,70,. Kesimpulan: Kegiatan program pengabdian masyarakat “Pola Makan Yang Baik bagi balita Dalam Pencegahan Stunting”, berjalan dengan baik dan lancar. Ada pengaruh (ρ=0,000) Promosi Kesehatan Tentang b Pola Makan Yang Baik bagi balita Dalam Pencegahan Stunting

    RENDAHNYA PENDUDUK DENGAN SANITASI JAMBAN SEHAT DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS X KOTO I TANAH DATAR

    Get PDF
    Jamban adalah fasilitas pembuangan tinja. Jamban sehat harus dibangun, dimiliki, dan digunakan oleh keluarga dengan penempatan (didalam rumah atau di luar rumah) yang mudah dijangkau oleh penghuni rumahDari data kependudukan di wilayah kerja UPT Puskesmas X Koto 1 Tanah Datar tahun 2020 dari jumlah  4.176 KK penduduk yang menggunakan jamban sehat memiliki kesenjangan 27,6% dengan target 100%. (Data UPT Puskesmas X Koto 1 2020). Untuk menganalisis Manajemen pelayanan kesehatan masyarakat di UPT Puskesmas X Koto 1 serta  permasalahan atau dampak dari pelayanan tersebut yang dirasakan oleh mayarakat di wilayah kerja UPT Puskesmas X Koto 1. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah dengan metode wawancara. Berdasarkan hasil pengukuran Data Puskesmas X Koto 1 Tahun 2020 diperoleh bahwa dari lima permasalahan yang terdapat pada prioritas masalah dari setiap program puskesmas yang ada di Puskesmas X Koto 1, yang menjadi prioritas masalah adalah Masih rendahnya cakupan penduduk dengan sanitasi yang layak (jamban sehat) dengan GAP 27,6%.                Kegiatan intervensi yang di lakukan adalah kegiatan penyuluhan dan penyerahan media penyuluhan seperti leaflet, spanduk, dan video sanitasi jamban sehat dengan harapan media tersebut dapat digunakan oleh pihak puskesmas dalam meningkatkan tercapainya program sanitasi jamban sehat.

    RENDAHNYA CAKUPAN PENGOBATAN TB DI PUSKESMAS LIMA KAUM I TANAH DATAR

    Get PDF
    Tuberculosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan baisanya menyerang paru-paru kemudian menyerang ke semua bagian tubuh. WHO merekomendasikan obat kombinasi dosis tetap (KDT) untuk mengurangi risiko terjadinya TB resisten obat akibat monoterapi. Tujuan menganalisis manajemen pelayanan Kesehatan di Puskesmas serta mengaplikasikan kompetensi. Metode di Puskesmas Limo Kaum 1 wawancara pemegang program TB dan data sekunder. Hasil kegiatan melakukan penyuluhan, pembuatan leaflet dan banner, serta penampilan video edukasi ruang tunggu Puskesmas. Kesimpulan prioritas masalah Rendahnya Pengobatan TB yang mendapatkan pelayanan kesehatan dengan GAP 71,8%

    Online Learning pada Masa Pandemi Covid-19: A Literature Review

    Get PDF
    Studi literatur ini menyajikan analisis terhadap literatur yang ada tentang pembelajaran online pada masa pandemi Covid-19. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan perubahan signifikan yang terjadi dalam konteks pendidikan tinggi dan mengidentifikasi dampak, tantangan, serta manfaat yang terkait dengan penggunaan pembelajaran online. Melalui analisis literatur, ditemukan bahwa pandemi Covid-19 telah memaksa institusi pendidikan untuk beralih ke pembelajaran online sebagai respons terhadap social distancing dan lockdown. Beberapa studi menyoroti keuntungan dari pembelajaran online, seperti fleksibilitas waktu dan tempat, aksesibilitas yang ditingkatkan, dan inovasi teknologi pendidikan. Namun, juga ditemukan tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa dan pengajar, termasuk masalah konektivitas internet, kurangnya interaksi sosial, dan kesenjangan digital. Selain itu, studi-studi tersebut menyoroti pentingnya faktor-faktor seperti desain instruksional yang baik, pendekatan kolaboratif, dan dukungan teknis dalam mencapai efektivitas pembelajaran online. Penelitian juga mencermati perlunya pembangunan kapasitas pengajar dalam mengadaptasi metode pengajaran yang sesuai dengan pembelajaran online. Hasil studi literatur ini memberikan wawasan penting tentang peran dan implikasi pembelajaran online pada masa pandemi Covid-19. Temuan ini dapat digunakan sebagai dasar bagi institusi pendidikan untuk meningkatkan pengalaman pembelajaran online, mengatasi tantangan yang ada, dan memanfaatkan manfaat yang ditawarkan oleh metode pembelajaran ini

    THE EFFECT OF USING TYPES OF ATTRACTANTS TOWARD THE NUMBER OF AEGYPT EGGS CATCHED

    Get PDF
    Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. Berdasarkan dari data tiga tahun terakhir Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi ditemukan penderita Demam Berdarah Dengue sebanyak 380, tahun 2017 dengan kasus sebanyak 99 kasus, tahun 2018 sebanyak 106 kasus, tahun 2019 sebanyak 69 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas berbagai jenis atraktan sebagai perangkap telur nyamuk Aedes Aegypti.Penelitian bersifat eksperimental dengan variabel independen ekstrak rendaman jerami, ekstrak rendaman cabai merah segar, ekstrak fermentasi gula aren dan ragi, eksrak rendaman air gula dan variabel dependen nyamuk Aedes Aegypti sebanyak 500 ekor. penelitian ini menggunakan 4 atraktan dan 5 pengulangan selama 5 minggu pengamatan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai p=0,000 (p<α) yang memiliki arti bahwa terdapat perbedaan yang bermakna dari jumlah telur nyamuk aedes aegpti yang terperangkap antar jenis atraktan. Dari 4 atraktan yang paling efektif adalah ekstrak rendaman jerami dengan nilai rata-rata 84.20.Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, ekstrak rendaman jerami lebih efektif dibandingkan ekstrak gula aren dan ragi, ekstrak cabai merah, ekstrak rendaman air gula. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi masyarakat sebagai salah satu pengendalian vektor khususnya untuk memerangi nyamuk Aedes Aegypti.Kata Kunci     : Aedes Aegypti, Atraktan, Telur Nyamuk  ABSTRACT               Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. Berdasarkan data tiga tahun terakhir di Dinas Kesehatan Bukittinggi, ditemukan 380 penderita Demam Berdarah Dengue. Tahun 2017 ditemukan 99 kasus, tahun 2018 sebanyak 106 kasus, tahun 2019 sebanyak 69 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Penggunaan Berbagai Jenis Atraktan terhadap Jumlah Telur Nyamuk Aedes Aegypti yang Terjebak.               Penelitian ini bersifat eksperimental dengan variabel bebas ekstrak rendaman jerami, ekstrak rendaman cabai merah segar, ekstrak gula aren dan ragi fermentasi, ekstrak rendaman air gula dan variabel terikat nyamuk Aedes Aegypti sebanyak 500. Penelitian ini menggunakan 4 atraktan dan 5 kali pengulangan selama 5 minggu. pengamatan.Hasil penelitian menunjukkan p = 0,000 (p < α). Artinya terdapat perbedaan yang signifikan jumlah telur nyamuk Aedes aeges yang terperangkap antar jenis atraktan. Atraktan yang paling efektif adalah ekstrak rendaman jerami dengan nilai rata-rata 84,20.               Kesimpulannya, ekstrak rendaman jerami lebih efektif daripada yang lain. Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sebagai salah satu pengendalian vektor khususnya untuk memberantas nyamuk Aedes Aegypti. Kata Kunci : Aedes Aegypti, Pemikat, Telur Nyamu

    Studi Fenomenologi: Pengalaman Mahasiswa Praktik Klinik Pendidikan Profesi Ners Pada Masa Pandemi Covid-19

    Get PDF
    Background: The COVID-19 pandemic is still being felt by the world and Indonesia. The impact of the pandemic has also affected the education sector. Currently learning in Indonesia is conducted face-to-face, as well as the clinical practice of Nurse Professional Education. With changes in the situation raises its own constraints and challenges. The aim of the research is to explore the experiences of students practicing the clinical practice of Nurse Professional Education during the COVID-19 pandemic. Methods: This type of research is qualitative with a phenomenological approach. Total sample of 10 participants using purposive sampling technique. Data collection was carried out by in-depth interviews and data were analyzed using content analysis. Results: The results of the study obtained five themes, namely: (1) Feelings of fear and anxiety carrying out clinical practice, (2) Efforts to reduce the risk of being infected with COVID-19 during practice, (3) Violations in the use of PPE during practice, (4) Obstacles to guidance during a pandemic, and (5) Achievement of competencies that have not been optimal related to changes in methods and areas of clinical practice. Conclusion: The results of this study provide an overview of the need for educational institutions and practice areas to develop guidance methods and methods for carrying out clinical practice for Nurse Professional Education in a pandemic situation to increase student competency achievement.Keywords: Experience, clinical practice, nurse professional education, COVID-1

    Efektivitas Edukasi Pra-Kateterisasi terhadap Pengetahuan Pasien PJK yang akan Menjalani Tindakan Kateterisasi Jantung

    Get PDF
    Background: Cardiac catheterization was a common procedure in the management of patients with coronary heart disease, but this was still unknown among patients. It was impacted on fear, anxiety and high psychological stres when undergoing cardiac catheterization. The aim of this study was to identify the effectiveness of directly pre-catheterization education on increasing the knowledge of inpatients who will undergoing cardiac catheterization. Methods: This was a quasi-experiment with one group pretest-posttest research design. Total 41 patients with coronary heart disease who will undergoing cardiac catheterization participated in this study. Accidental sampling technique was used in this study. The education of pre-catheterization was given for 30 minutes and carried out 1 day before the patients undergoing the procedure. Knowledge of catheterization was measured using a pre-cardiac catheterization knowledge questionnaire. Data were analyzed using paired t-test. Results: The results showed that there was an effect of pre-catheterization education on the knowledge of patients who undergoing cardiac catheterization (p<0.001). Conclusion: Education is effective to increasing patients knowledge before undergoing catheterization and it is important for nurses to provide pre-catheterization education before the procedure in decresing fear, anxiety, stres and make the patients more cooperative.Keywords: education, pre-catheterization,  coronary heart disease

    970

    full texts

    1,084

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Scientific Journals of Fort De Kock University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇