Scientific Journals of Fort De Kock University
Not a member yet
1084 research outputs found
Sort by
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN CENGKEH (Syzigium aromaticum) SEBAGAI REPELLENT SEMPROT TERHADAP LALAT RUMAH (Musca domestica) TAHUN 2023
Lalat adalah vektor mekanis yang membawa bibit penyakit. Penyebaran lalat dapat diatasi dengan tanaman Cengkeh (Syzigium Aromaticum) sebagai insektisida hayati berpotensi mengendalikan vektor, baik untuk pemberantasan larva maupun lalat dewasa. Daya bunuh insektisida hayati berasal dari zat aktif eugenol yang dikandungnya. Tujuan penelitian ini untu menguji efektivitas ekstrak daun cengkeh (syzygium aromaticum) sebagai repellent semprot terhadap lalat rumah (musca domestica). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi experiment) dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pada percobaan ini terdapat 4 perlakuan yakni 4 macam konsentrasi ekstrak daun cengkeh 0% (kontrol), 15%, 20%, dan 25%. Kemudian dilakukan replikasi (pengulangan) sebanyak 3 kali. Uji efektivitas ekstrak dilakukan di Laboratorium Sentral Sains Terapan Universitas Fort De Kock Bukittinggi. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal Walis karena ada varian data yang tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata daya tolak ekstrak daun cengkeh sebagai repellent semprot terhadap lalat rumah (Musca domestica) pada konsentrasi 15% yaitu 31,11%, pada konsentrasi 20% yaitu 79,97% dan pada konsentrasi 25% yaitu 97,77%. Ada perbedaan jumlah lalat yang hinggap ke umpan disebabkan perbedaan perlakuan (konsentrasi 0%, 15%, 20% dan 25%) dengan nilai Asymp Sig. 0,016 < (α = 0,05). Daya tolak pada konsentrasi 25% memiliki efektivitas tertinggi yaitu 97,77% sebagai repellent semprot terhadap lalat rumah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun cengkeh (syzygium aromaticum) efektif sebagai repellent semprot terhadap lalat rumah (musca domestica). Sehingga dapat memanfaatkan daun cengkeh sebagai repellent anti lalat rumah karena aman, ekonomis dan ramah lingkungan
ANALISIS TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA PROFESI NERS ANGKATAN 17 UNIVERSITAS FORT DE KOCK YANG AKAN MELAKUKAN PRAKTEK KOMUNITAS TERHADAP PENULARAN COVID-19 DI ERA PENDEMI
Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) . Populasi dalam penelitian ini semua mahasiswa ners dengn jumlah 46 orang menggunakan metode total sampling dan untuk metode kualitatif menggunakan purpose sampling. Dari hasil penelitian secara kuantitatif ditemukan Tingkat kecemasan mahasiswa profesi ners mayoritas mengalami kecemasan sedang sebanyak 22 responden atau 47,8 % , responden yang mengalami kecemasan ringan sebanyak 18 atau 39,1 responden dan mahasiswa dengan kecemasan berat sebanyak 6 atau 1,3 responden dan masih ada responden dengan kecemasan tinggi dan digali melalui metode kualitatif dan mendapatkan 3 tema yaitu dampak psikologis mahasiswa yang akan melakukan praktek komunitas di era pendemi covid-19,Dampak fisiologis mahasiswa dan strategi koping mahasiswa yang akan melakukan praktek komunitas di era pendemi covid-19
PELAKSANAAN ULTRASOUND DAN CARPAL BONE MOBILIZATION PADA KASUS CARPAL TUNNEL SYNDROME DEXTRA : CASE STUDY
Abstrak Latar belakang : Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan pada tulang yang diakibatkan oleh gerakan dalam waktu lama secara berulang dengan posisi statis sehingga suplai darah ke pergelangan tangan, dan saraf terganggu. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh ultrasound (US) dan Carpal Bone Mobilization dalam menurunkan derajat nyeri, merelaksasikan otot, serta meningkatkan lingkup gerak sendi, pada penderita Carpal Tunnel Syndrome. Metode : penelitian menggunakan metode case study, Pada seorang pasien dengan umur 66 tahun, yang berprofesi sebagai pensiunan guru. Hasil : setelah dilakukan terapi sebanyak 6 kali menunjukkan bahwa pemberian US dapat mengurangi nyeri, dimana nyeri gerak yang awalnya 5 menjadi 3, dan nyeri tekan yang awalnya 4 menjadi 2. Dan pemberian Carpal Bone Mobilization dapat meningkatkan kekuatan otot fleksi dan radial deviasi yang awalnya 4 menjadi 5. Kesimpulan : Ultrasound dapat mengurangi nyeri dan Carpal Bone Mobilization dapat meningkatkan kekuatan otot pada Carpal Tunnel Syndrome. Kata kunci : Carpal Tunnel Syndrome (CTS) , ultrasound (US), Carpal Bone Mobilization AbstractBackground : Carpal Tunnel Syndrome (CTS) is a disorder of the bones caused by repeated movements for a long time in a static position so that the blood supply to the wrist, and nerves is disrupted. Objective: To determine the effect of ultrasound (US) and Carpal Bone Mobilization in reducing the degree of pain, relaxing muscles, and increasing the scope of motion of the joints, in patients with Carpal Tunnel Syndrome. Method: research using the case study method, In a patient with the age of 66 years, who works as a retired teacher. Results: after 6 times therapy showed that US administration can reduce pain, where motion pain from 5 to 3, and tenderness from 4 to 2. And the administration of Carpal Bone Mobilization can increase flexion muscle strength and radial deviation from 4 to 5. Conclusion: Ultrasound can reduce pain and carpal bone mobilization can increase muscle strengthKey words : Carpal Tunnel Syndrome (CTS) , ultrasound (US), Carpal Bone Mobilizatio
UPAYA MEMPERCEPAT KEMAJUAN PERSALINAN DENGAN BIMBINGAN GYM BALL PADA IBU BERSALIN
Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus ke dunia luar. Persalinan mencakup proses fisiologis yang memungkinkan serangkaian perubahan yang besar pada ibu untuk dapat melahirkan janinnya melalui jalan lahir. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui manfaat bimbingan gym ball untuk proses persalinan, sehingga ibu bersalin mau untuk dilakukan bimbingan gym ball. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Praktik Mandiri Bidan “N”, Kegiatan ini sebagai suatu kegiatan yang dipandang sangat penting untuk mempercepat kemjauan persalinan. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan didapatkan sebelum dilakukan Gymball dilakukan Pre test yaitu kegiatan menguji tingkat pengetahuan responden mengenai teknik gymball untuk ibu bersalin dan manfaat gymball untuk ibu bersalin. Setelah diberikan Bimbingan Gymball dilakukan Post test dengan kegiatan menguji tingkat pengetahuan responden mengenai materi setelah kegiatan selesai. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan responden dari sebelum mendengarkan paparan materi dengan pengetahuan responden setelah mendengarkan paparanyang disampaikan. Dilakukannya bimbingan gymball pada kala 1 berpengaruh terhadap kemajuan persalinan yang ditunjukkan dari berlangsung cepatnya pembukaan servik, penurunan kepala, efektif membantu merespon rasa sakit dan mengurangi lama persalinan kala I fase aktif
MANAJEMEN DIRI PASIEN GASTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUGUK PANJANG KOTA BUKITTINGGIMANAJEMEN DIRI PASIEN GASTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUGUK PANJANG KOTA BUKITTINGGI
Gastritis merupakan salah satu masalah kesehatan secara global, dimana menurut WHO 2019 tercatat sekitar 1,8 – 2,1 juta penderita gastritis di Indonesia. Begitu juga di wilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi yaitu temuan kasus gastritis di tahun 2024 adalah sebanyak 850 kasus dan angka ini merupakan temuan tertinggi di Kota Bukittinggi. Permasalahan umum yang terjadi pada penderita gastritis adalah kekambuhan penyakit yang sering dipicu karena ketidakdisiplinan responden dalam aplikatif self management. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran manajemen diri pada penderita gastritis di wilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh pasien gastritis yaitu sebanyak 850 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan besaran sampel sebanyak 48 responden. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuisioner. Analisis data meliputi analisis univariat yang dilakukan secara komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68,8% responden dengan manajemen diri pola makan sedang, 66,7% tidak atau telah berhenti merokok, 85,4% pengguna OAINS dan 83,3% dengan manajemen stress tinggi. Disimpulkan bahwa permasalahan manajemen diri pada penderita gastritis di wilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang adalah penggunaan OINS dan pola makan. Diharapkan kepada pihak petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan upaya edukasi tentang dampak penggunaan OAINS bagi penderita gastritis dan pentingnya kedisiplinan dalam mengatur pola makan untuk menghindari kekambuhan dan komplikasi dari gastritis
EVALUASI SISTEM SURVEILANS HIPERTENSI DI KOTA BOGOR TAHUN 2023
Hipertensi merupakan masalah penyakit tidak menular prioritas utama di Kota Bogor pada tahun 2022. Prevalensi hipertensi di Kota Bogor mengalami peningkatan dari 28,6% (2013) menjadi 41,01% (2018). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menilai kinerja sistem surveilans hipertensi di Kota Bogor. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Aspek yang dievaluasi mengacu pada pedoman WHO. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2023. Responden penelitian ini adalah petugas Penyakit Tidak Menular (PTM) Puskesmas yang berjumlah 25 orang dan kader Posbindu PTM yang berjumlah 25 orang. Penelitian ini menemukan bahwa sebanyak 36% petugas Puskesmas tidak melakukan analisis data surveilans hipertensi secara rutin. Aspek kesederhanaan sistem surveilans masih belum sederhana, seluruh petugas NCD di Puskesmas (100%) menyatakan terdapat lebih dari 1 jenis aplikasi pelaporan. Aspek akseptabilitas sistem surveilans belum dapat diterima oleh seluruh unit karena 48% kader melaporkan secara manual. Pada aspek timeline, 44% kader tidak tepat waktu dalam mengirimkan laporan. Sebanyak 88% responden menyatakan sistem surveilans berguna untuk menilai keberhasilan program. Kualitas sistem surveilans masih belum berjalan maksimal. Sehingga perlu adanya peningkatan kapasitas petugas dan kader dalam melaksanakan surveilans hipertensi, serta mendukung optimalisasi pelaksanaan sistem surveilans hipertensi
GAMBARAN MIKROBIOLOGI UDARA RUANG BERSALIN PRAKTIK BIDAN MANDIRI KOTA BENGKULU
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat melaporkan bahwa lebih dari 98.000 dari 17 kasus meninggal akibat infeksi nosokomial. Infeksi Nosokomial (Healthcare-Associated Infections-HAIs) merupakan infeksi pada pasien setelah mendapatkan perawatan medis atau fasilitas kesehatan lainnya selama > 48-72 jam. Pencemaran udara dalam ruang bersalin sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang tergolong zona berisiko sangat tinggi terhadap penularan penyakit. Studi ini bertujuan untuk pemeriksaan Angka Kuman Udara Pada Ruang Bersalin Praktik Bidan Mandiri Kota Bengkulu.Metode: Studi ini menggunakan desain deskriptif dengan pemeriksaan angka kuman di laboratorium mikrobiologi dengan metode Settled Plate atau Cawan Terbuka. Variabel luas ruangan dan luas pengukuran juga diukur dan dianalisis. Populasi adalah ruang bersalin praktek bidan mandiri kota Bengkulu. Sampel berjumlah 11 praktik bidan mandiri yang diperiksa ruang bersalin yang diambil secara random sampling. Pemeriksaan angka kuman udara ruang bersalin diambil pada 5 titik. Hasil : Angka kuman udara 4 ruang bersalin yang tidak memenuhi syarat 36% dan 7 ruang bersalin memenuhi syarat (64%) dari 11 ruang bersalin. Kesimpulan: Terdapat 36% ruang bersalin tidak memenuhi syarat. Disarankan selalu membuka jendela ruangan khususnya pagi hari.Kata Kunci : Angka kuman, kualitas udara, infeksi nosokomial, ruang bersali
PENGARUH INTENSITAS KEBISINGAN TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN PADA PEKERJA PENGGILINGAN PADI
Noise in the rice milling industry is around 88 dB, exceeding threshold value, making it a potential physical hazard that can cause hearing loss. This study aims to analyze the effect of noise intensity on hearing loss in rice mill workers. This research is an analytical observational study with a cross sectional research design. The sample are 32 workers and was selected using simple random sampling techniques. Data collection included interviews using a questionnaire, measuring noise intensity using a Sound Level Meter, and examining a tuning fork. Data were analyzed using logistic regression tests and presented in table and narrative form. Based on the research results, most workers are >40 years old with >5 years of service, have no history of illness and do not use ototoxic drugs. In addition, four of the five sampling points had noise intensities exceeding 85 dB. Bivariate results with a significant value of 0.05 show that age (p-value=0.014), length of service (p-value=0.028), and noise intensity (p-value=0.028) have a significant influence on workers' hearing loss. Meanwhile, history of illness (p-value=0.110), use of ototoxic drugs (p-value=0.950), and length of exposure (p-value=0.371) had no effect on workers' hearing loss. Suggestions for industry include installing dampers on machines to reduce noise, organizing work shifts, and providing ear protection for workers
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PUS (PASANGAN USIA SUBUR) DALAM PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2023
The low use of IUDs in the Bukittinggi City Health Center Work Area was recorded as still below the target for achieving IUD family planning acceptors. The general objective of this research is to determine the analysis of factors that influence PUS (Couples of Childbearing Age) in the selection of Intrauterine Contraceptives in the Bukittinggi City Health Center Work Area in 2023. The type of research used is analytical with a Cross Sectional approach. The population in this study were couples of childbearing age in the Bukittinggi City Health Center Working Area, totaling 78 people. Accidental Sampling sampling technique. Data analysis using univariate and bivariate analysis was tested with Chi Square. The research results were obtained from 78 respondents, 54 of whom had low education, 36 people with secondary education and 48 people who received sufficient information from health workers. There is a relationship between the level of education and the level of knowledge on the use of IUD contraceptives, while information or counseling from health workers has no relationship with the use of IUDs. It is hoped that health workers, especially midwives, will improve family planning counseling which can start from antenatal care. Apart from that, health workers choose the right method in providing health education and involve husbands in choosing contraceptives. Keywords : Education, Knowledge, Information, IU
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESIAPAN PSIKOLOGIS IBU HAMIL SEMESTER III DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI PMB NURHAIDA, AMd.Keb KOTA PADANG 2023
Indonesia terdapat 373.000.000 ibu hamil sedangkan yang mengalami kecemasan dalam menghadapi proses persalinan ada sebanyak 107.000.000 ibu hamil (28,7%). Menurut hasil penelitian (Heriani, 2016) sejak saat hamil, ibu sudah mengalami kecemasan.Kecemasan meningkat menjelang persalinan terutama pada trimester III. Pada ibu hamil trimester III umumnya mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan (52,5%) dan sisanya tidak mengalami kecemasan (47,5%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan dengan Kesiapan Psikologis Ibu Hamil Trimester III dalam Menghadapi Persalinan di Puskesmas Alai Padang. Metode penelitian cross sectional dengan Tehnik pengambilan sampel dilakukan secara Total Populasi. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-square. Penelitian ini dilakukan di PMB Nurhaida, Amd. Keb, yang telah dilakan dari bulan November 2023 s.d Januari 2024Hasil penelitian didapatkan bahwa :Ada hubungan informasi dengan kesiapan psikologis ibu hamil dalam menghadapi persalinan dimana nilai P- value=0,016 (P≤0,05), Ada hubungan dukungan suami dengan kesiapan psikologis ibu hamil dalam menghadapi persalinan dimana nilai P- value= 0,009 (P≤0,05), Ada hubungan pengalaman dengan kesiapan psikologis ibu hamil dalam menghadapi persalinan dimana nilai P- value=0,037(P≤0,05). Diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat memperhatikan psikologis ibu hamil trimester III yang akan menghadapi persalinan dengan memberikan asuhan kehamilan yang komprehensif. Selain itu tenaga kesehatan khususnya bidan dapat terus memberikan dukungan sehingga ibu hamil senan