Scientific Journals of Fort De Kock University
Not a member yet
1084 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH DAN DAMPAK LINGKUNGAN DI TEMPAT PENAMPUNGAN AKHIR (TPA) KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN 2024
According to the World Health Organization (WHO), waste refers to anything that is no longer used, needed, liked, or discarded by humans and does not occur naturally. Problems arising from waste include the loss of aesthetic value in the environment, leading to soil, water, and air pollution. The aim of this study is to analyze waste management and its environmental impacts in the landfill site of Sijunjung Regency in 2024. This qualitative research employed purposive sampling to select participants and conducted in-depth interviews. Twelve informants were studied in March at the landfill site of Sijunjung Regency. Based on the input for waste processing, several waste banks have been established and household-scale composting has been implemented in several villages. However, the final disposal of waste still relies on open dumping methods. Moreover, the environmental impact on the surrounding community is evident, as the odor from accumulated waste at the landfill site significantly disrupts the residents' sense of smell. In terms of output, the implementation of existing waste management practices is inadequate. The conclusion drawn from this research is that waste management at the landfill site of Sijunjung Regency is far from optimal, both in terms of input issues and process-related problems
PELVIC ROCKING EXERCISE DENGAN MEDIA GYM BALL UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III
Pain is a problem that often occurs in pregnancy, especially in the third trimester due to hormonal changes during pregnancy and affects the flexibility of ligament tissue, causing discomfort for pregnant women. This study aims to determine the Pelvic Rocking Exercise intervention using Gym Ball as a medium for back pain in third trimester pregnant women. The sample in this study was 10 respondents from third trimester pregnant women. The pain instrument uses the Visual Analogue Scale (VAS). The intervention was given 8 treatments. Pain evaluation was measured using VAS. The results of the research on providing Pelvic Rocking Exercise showed that the average before the intervention was 6.30 and after the intervention it decreased to 3.20, Pvalue=0.003, meaning that there was a decrease in the intensity of back pain by using Pelvic Rocking Exercise via Gym Ball media for pregnant women in the third trimester, therefore Pelvic Exercise Rocking via the Gym Ball media can be used as a non-pharmacological exercise to reduce pain in third trimester pregnant women.Keywords: Pelvic Rocking Exercise, Back Pain, Pregnant Women, Third Trimeste
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Dalam Merawat Anggota Keluarga Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)
Background: The problem often experienced by families of people with mental disorders (ODGJ) is increased anxiety in caring for them, such as tension, worry, fear, sleep disturbance, impaired intelligence, and depression. Family knowledge and attitudes towards ODGJ are considered important factors that can affect the level of family anxiety in caring for them. This study aims to examine the relationship between family knowledge and attitude towards the level of anxiety in caring for family members with mental disorders (ODGJ). Methods:This study used a quantitative method with a cross-sectional approach. Data were collected through questionnaires, namely knowledge referring to Maromon's research (2020), attitudes referring to Safitri's research (2022) and anxiety levels using the HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) questionnaire with a sample of 97 families who have members with ODGJ in the andalas puskemas area. Data analysis was performed using the Chi Square test. Results: The results obtained were more than half, namely 56 (57.7%) respondents had a mild level of anxiety, more than half, namely 54 (55.7%) respondents had low knowledge, more than half, namely 58 (58.9%) respondents had a negative attitude in caring for people with mental disorders (ODGJ). There is a relationship between knowledge (p = 0.000), attitude (p = 0.000) with family anxiety level in caring for ODGJ. Conclusion: It is expected that nurses at the health centre can provide health education on how to care for ODGJ at home and can help reduce their anxiety in daily care
LATIHAN PUSH UP DAN PULL UP TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT LENGAN PADA PEMAIN VOLI
ABSTRACTPower is a movement ability that is very important to support activities in every branch of sport. This power or explosive ability will determine good movement results. Power concerns the strength and speed of dynamic and explosive muscle contractions and involves the maximum expenditure of muscle strength in the shortest possible time. This study aims to determine the effect of push up and pull up exercises on increasing arm muscle power in volleyball players. This type of research is quantitative which uses a quasi-experimental research design. The sample collection technique uses the purposive sampling method. This type of research is a quasi experimental one group pre-post test design, this research was carried out 12 times with 1 rest per exercise for 10 samples. Increased arm muscle power is measured by performing a Service Test. The research results from giving push up and pull up exercises showed that the average arm muscle power before the intervention was 15.30 and after the intervention it increased to 19.90. The P value <a= (0.000) means that there is an influence on increasing arm muscle power. From the research results, it can be concluded that there is an influence before and after giving push up and pull up exercises on increasing arm muscle power in volleyball players.References: 27 (2011-2023)Keywords: Power, Push Up, Pull U
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEDOMAN GIZI SEIMBANG PANGAN LOKAL UNTUK MENGATASI STUNTING PADA TP PKK DANAU TELUK
Prevalensi stunting Kota Jambi berdasarkan laporan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2024 dalah 13,5%. Tahun 2024 Kecamatan Danau Teluk menjadi 1 dari 11 Kecamatan yang mendapatkan bantuan bahan tambahan pangan (telur dan beras) untuk mengatasi stunting dari tim satgas stunting BKKBN Kota Jambi. Di Tahun 2024, dilaporkan juga ditemukan 5 kasus balita stunting baru di Kecamatan Danau Teluk. TP-PKK memiliki sepuluh program utama sebagai pedoman kegiatannya dan diharapkan dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota. Keberadaan TP-PKK sangat penting sebagai penggerak kegiatan masyarakat di berbagai sektor, yaitu pertanian, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan di tingkat keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23-25 September 2024, bertempat di Ruang Aula Kantor Camat Danau Teluk. Diikuti oleh 30 orang yang terdiri dari anggota TP PKK dan pegawai kantor kecamatan. Metode kegiatan dilaksanakan beberapa tahap: pertama, penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman PGS-PL dan penemuan potensi produk pertanian lokal; kedua, pelatihan dan praktik penyusunan menu PGS-PL; ketiga, pendampingan penerapan menu PGS-PL dalam kehidupan sehari-hari. Dari hasil wawancara kelompok terarah diketahui bahwa pangan protein local yaitu ikan lambak, pengetahuan dan sikap TP-PKK terhadap PGS-PL meningkat dari pre-test 20 orang (65%) menjadi post-test 30 orang (100%), dan dilakukan pendampingan dalam penyusunan menu gizi seimbang berbahan baku ikan lambak. Disarankan pemberdayaan masyarakat melalui PGS-PL dapat diperkenalkan menyeluruh kepada semua kelompok masyarakat
PENYULUHAN TENTANG TEKNIK PENGOLAHAN TUMBUHAN OBAT DI PANTI ASUHAN HANIFA III KAMPUANG TILATANG KAMANG KABUPATEN AGAM
Teknik pengolahan tumbuhan obat merupakan proses yang melibatkan serangkaian langkah untuk menghasilkan produk yang dapat digunakan dalam pengobatan atau kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pendidikan kesehatan mengenai materi teknik pengolahan tumbuhan obat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan pada anak-anak pantia suhan sehingga dapat mengurangi angka kejadian berbagai jenis penyakit yang ada di panti asuhan. Hasil evaluasi kegiatan penyuluhan menunjukkan bahwa peserta memiliki nilai rata-rata pengetahuan yang baik, yaitu 88,5%.. Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa terdapat (45,5%) yang mendapatkan nilai kurang. Kesimpulan dari hasil ini adalah Kegiatan Penyuluhan Tentang Tentang Teknik Pengolahan Tumbuhan Obat dapat memberikan pengetahuan kepada anak-anak di Panti Asuhan Hanifa III Kampuang. Dari hasil evaluasi kegiatan tingkat pengetahuan anak-anak panti asuhan kategori baik sebanyak 88,5%dan kurang sebanyak 45,5%
INOVASI OLAHAN BUAH NANGKA MENJADI CUBADAK BATOKOK MAKANAN KHAS MINANG DI SUNGAI BATANG KABUPATEN AGAM
Jackfruit is generally used as a vegetable in almost all Indonesian kitchens. Processing also uses a lot of liquids such as water and coconut milk to process it. One of the foods tested in this study was cubadak shell, using liquid oil to process it and using a different method from processed jackfruit in general. This study aims to find out how to make cubadak batokok and to find out the response of the people of Sungai Batang, Agam Regency. The research method used is qualitative with descriptive analysis. The number of informants was 30 people. Data obtained by means of observation, interviews and questionnaires. This research was conducted by making organoleptic test samples with results > 50% of the informants liked Cubadak shells. From the results obtained, it can be interpreted that the people of Nagari Sungai Batang like processed coconut shells and have good opportunities to develop them. Keywords: Innovation, Typical Food, Cubadak Batoko
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KELAS IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN ANEMIA DI UPTD PUSKESMAS BATU HAMPAR KECAMATAN AKABILURU TAHUN 2024
Puskesmas Batu Hampar merupakan salah satu puskesmas yang berada di Kabupaten Lima Puluh Kota yang melaksanakan kelas ibu hamil sebagai salah satu programnya yaitu di bidang KIA. Berdasarkan data di puskesmas batu hampar pada tahun 2023 capaian program kelas ibu hamil sebesar 30,42% dari target 100%, hal ini menyebabkan kesehatan pada ibu hamil dengan kasus terbanyak yaitu kejadian anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi pelaksanaan program kelas ibu hamil di UPTD Puskesmas Batu Hampar Kec.Akabiluru Tahun 2024.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenalogi dengan informan sebanyak 11 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, telaah dokumen, dan observasi. Pengolahan data dengan mereduksi data, display data, verifikasi data.Hasil penelitian Evaluasi Pelaksanaan Program Kelas Ibu Hamil dalam Pencegahan Anemia diPuskesmas Batu Hampar Tahun 2024 belum efektif dikarenakan kuantitas SDM yang belum mencukupi pada pelaksanaan kelas ibu hamil, sarana dan prasarana yang belum mencukupi, sosialisasi yang belum maksimal dilakukan serta kurangnya partisipasi dari ibu hamil untuk mengikuti kelas ibu hamil apalagi ibu hamil yang bekerja.Dapat disimpulkan bahwa kegiatan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Batu Hampar sudah berjalan namun belum efektif dalam pelaksanaannya karena masih ditemukan kendala seperti kurangnya partisipasi dari ibu hamil untuk mengikuti kelas ibu hamil apalagi ibu hamil yang bekerja. Diharapkan untuk pelaksanaan kelas ibu hamil untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas program serta menambahkan sarana dan prasarana berupa matras dan media edukasi di setiap kelas ibu hamil
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYEMBUHAN LUKA POST OPERASI SECTIO CAESAREA
Operasi caesar merupakan metode operasi sebagai upaya terakhir, apabila persalinan normal dan upaya lainnya tidak dapat digunakan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan melalui Aliansi Global untuk Keselamatan Pasien bahwa dari 27 juta pasien bedah antara 2-5% infeksi luka operasi terjadi setiap tahunnya, dan 25% infeksi terjadi di fasilitas kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan mengetahui Faktor Yang Mempengaruhi Penyembuhan Luka Post Operasi Sectio Caesarea di Rumah Sakit Madina Kota Bukittinggi Tahun 2024. Metode yang digunakan deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 85 ibu post sectio caesarea. Teknik pengambilan sampel consecutive sampling dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara faktor status gizi dengan penyembuhan luka (p-value 0,078), ada hubungan yang bermakna antara faktor istirahat dengan penyembuhan luka (p-value 0,000), ada hubungan yang bermakna antara faktor mobilisasi dini dengan penyembuhan luka (p-value 0,039), dan tidak ada hubungan yang bermakna antara faktor perawatan luka dengan penyembuhan luka (p-value 0,078). Kesimpulannya dari 4 faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka post operasi SC di Rumah Sakit Madina Kota Bukittinggi terdapat 2 faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka yaitu faktor istirahat dengan nilai (p-value 0,000) dan mobilisasi dini dengan nilai (p-value 0,039), dan terdapat 2 faktor yang tidak mempengaruhi penyembuhan luka yaitu faktor status gizi dengan nilai (p-value 0,078) dan perawatan luka dengan nilai (p-value 0,078). Dengan adanya penelitian ini diharapkan agar responden mengetahui faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka caesar, dan diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi kesehatan mengenai faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka serta tanda-tanda infeksi pada luka sehingga penyembuhan luka pun baik secara optimal
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI NAGARI SIALANG KECAMATAN KAPUR IX KABUPATEN 50 KOTA TAHUN 2024
Stunting adalah masalah defisiensi gizi yang paling kritis secara global, stunting akibat dari multifactor. Menurut data Riskesdas tahun 2018 angka kejadian stunting sejumlah (31,24%), angka kejadian stunting di Kabupaten 50 Kota sejumlah 23% dan di Nagari Sialang ada 59 kasus stunting yang dialami balita. Penelitian ini memiliki tujuan agar bisa mengetahui analisis sanitasi lingkungan terhadap kejadian stunting. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah mixed method (metode campur) dengan menggunakan desain sequential explonatory. Penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 304 balita dengan sampel 75 responden. hasil penelitian sebagian besar dengan sanitasi tidak memenuhi syarat dengan jumlah 49 responden (65,3%) di Nagari Sialang Kecamatan Kapur IX Kabupaten 50 Kota. Kesimpulan ada hubungan sanitasi lingkungan (persediaan air bersih, tempat pembuangan sambah dan limbah dan pembuangan kotoran) dengan kejadian stunting pada balita di Nagari Sialang Kecamatan Kapur IX Kabupaten 50 Kota dengan p-value 0,002, hal ini terbukti belum tuntasnya intervensi terhadap jamban sehat. Saran peneliti untuk berikutnya adalah pentingnya penelitian dengan variabel atau faktor resiko yang berbeda dengan penelitian ini