Griya Jurnal UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
Not a member yet
    4412 research outputs found

    Analisis Kebijakan Publik (Study kasus kebijakan lulus BTA dan PPI di SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto)

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field riset) yang bersiifat kualitatif. Sasaranya adalah seluruh pihak yang terlibat dalam proses penetapan kebijakan, pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi wawancara dan dokumen. Analisis data, yang dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan dan dari makna tersebut ditarik kesimpulan dengan memaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa. Pertama, Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 3  Purwokerto dalam menetapan kebijakan lulus bertujuan meningkatan Baca, Tulis Al-Qur’an (BTA) dan Praktek Pengamalan Ibadah (PPI) bagi para siswanya. Kedua, Implemntasi kebijkan berjalan dengan baik karena dari pihak pengajar dan sekolah saling memberikan masukan . Ketiga, beberapa faktor pendukung dalam kebijakan diantarnya, para pengajar adalah seorang hafid dan hafidzah, kebijakan tersebut didukung penuh oleh wali  murid. Kemudian faktor penghambat, diantaranya Pertama, banyaknya lulusan dari sekolah umum yang kurang mengenal BTA dan PPT. Kedua,  waktunya terlalu singkat karena hanya diberi waktu 60 menit. Ketiga, Anggaran yang tidak mencukupi untuk mendanai program kebijakan agar lebih berkualitas.

    Implementasi Program Keluarga Sadar Iklim (KADARKIM) Oleh Kelompok Ibu Rumah Tangga (IRT) di Yayasan Wangsakerta

    No full text
    Implementasi program merupakan penerapan evaluasi program yang di rencanakan oleh Ibu Rumah Tangga (IRT) yang ikut serta dalam kelompok KADARKIM yang ada di Yayasan Wangsakerta tersebut, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pelaksanaan Program KADARKIM dalam meningkatkan kesadaran dan praktik ramah lingkungan di kalangan IRT di Yayasan Wangsakerta Cirebon. UMKM dan pemasaran tanaman menjadi program yang sering dilakukan oleh ibu ibu kadarkim yang ada di yayasan wangsakerta cirebon selain itu juga lingkungan hidup yang ada disekitar yayasan juga sangat terjaga terutama saat perubahan iklim saat ini.  Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui metode wawancara mendalam, penelitian ini menemukan bahwa dukungan keluarga, pelatihan yang berkelanjutan, dan ketersediaan informasi yang relevan merupakan faktor kunci keberhasilan program. Namun, kendala seperti keterbatasan waktu dan sumber daya menjadi tantangan tersendiri. Penelitian ini menyarankan perlunya pengembangan modul pelatihan yang lebih interaktif dan pemanfaatan teknologi informasi untuk mempermudah akses informasi bagi IRT

    Religiositas dalam Pengembangan Masyarakat

    No full text
    Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) memiliki potensi yang sangat besar untuk mewujudkan harapan para ahli pengembvangan masyarakat yang menyerukan agar aspek religiositas kembali diintegrasikan ke dalam disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat. Artikel ini berupaya mengkaji signifikansi religiositas dalam disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur (desk study),di mana data dikumpulkan dari berbagai literatur yang memaparkan sejarah awal praktik pengembangan masyarakat, signifikansi religiositas dan definisi serta aspek-aspek religiositas. Penelitian ini menemukan bahwa praktik pekerjaan sosial, termasuk pengembangan masyarakat, dibangun oleh komunitas religious dengan religiositas mereka. Namun, karena dorongan untuk “mengilmiahkan” disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat, maka aspek religiositas terpinggirkan darinya, dan muncul seruan dari para ahli untuk mengembalikan aspek religiositas tersebut pada disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat. Terkait seruan tersebut, penelitian ini menyatakan bahwa prodi PMI, dengan kata Islam yang tersemat di namanya,  seharusnya memiliki kemauan dan membangun kemampuan untuk berperan mengembalikan disiplin ilmu dan praktik pengembangan masyarakat ke khittahnya, yaitu dengan mengarusutamakan religiositas dalam kelembagaan, kurikulum dan sumber daya manusia prodi PMI

    Penguatan Nilai Ideologi Bangsa melalui Sekolah Pancasila di Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto

    No full text
    Kecenderungan inferioritas generasi muda semakin meningkat, ditandai dengan kekurangpercayaan diri terhadap budayanya sendiri. Pergaulan dan life style juga mengarah pada sikap individualis, materialis, hedonis, menggejolaknya politik identitas dan tidak jarang menujukkan pada perilaku yang amoral lainnya. Selain itu juga muncul pada konteks kebangsaan Indonesia yang mengakomodir pluralitas tersebut, tidak jarang memicu konflik dan perpecahan ditandai dengan muncul kelompok-kelompok kontra-Pancasila dengan dalih tidak sesuai dengan paham keagamaan yang dianut. Pesantren menjadi lembaga pendidikan Islam yang dinilai mampu membentuk santri dilandasi dengan nilai moralitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan penguatan nilai-nilai ideologi kebangsaan (Pancasila) kepada santri di Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto melalui program Sekolah Pancasila. Metode pelaksanaa PkM ini meliputi tahap persiapan yaitu workshop kerja dan studi literatur, tahap pelakansaanya meliputi studi dokumen, workshop, studi meja, FGD dan Sekolah Pancasila dan terakhir adalah tahap pelaporan. Adapun program pengabdian ini adalah untuk menguatkan nilai-nilai ideologi kebangsaan pada santri di Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto, sehingga memberikan penguatan santri dalam memahami dan menghayati nilai-nilai Pancasila sehingga dapat menjadi dasar dalam pola pikir dan berperilaku di dalam realitas kehidupan masyarakat yang beragam. &nbsp

    Preliminary Survey Results From a Medieval Islamic Settlement Site in Eastern Ethiopia: First Archaeological Insight from Fedis

    No full text
    Islam in Ethiopia has a profound impact as one of the streams of its long history. It has been present in the country for almost one and a half millennia. It was first introduced to Axum in northern Ethiopia in AD 615, also referred to as the ‘first hijra’, followed by the subsequent expansions to Shoa in central and eastern Ethiopia through Dahlak and Zeila ports since the 9th century AD. The main agents of these expansions were caravan traders and refugees. Coinciding with such intensified trade and the Islamisation process, eastern Africa witnessed the emergence and consolidation of several Muslim principalities, including in modern-day Ethiopia, from the 11th century AD onwards. Fedis, as one of those principalities within modern-day Ethiopia, was mentioned in Amde Seyon’s chronicle in the 14th century AD. However, Islamic history and archaeology in Ethiopia remain understudied until recently. As part of this negligence, Fedis site has never been studied until the completion of this research. Inspired by its historical mentions and an old map revealing several ruins of settlement sites south of Harar, the researchers conducted a preliminary survey of this particular site in 2021 and 2022. Accordingly, various remains were identified from Fedis that confirmed the site’s archaeological potential. During the fieldwork, ruins of an elaborate stone-built defensive wall, a succession of mosques, a stepwell, carnelian-made seal carved with Arabic text, beads of various kinds, storage pits of different sizes and burials were the findings explored, among many others. As confirmed from these findings, this pilot research sheds new and first archaeological insight into the medieval Islamic site of Fedis in eastern Ethiopia

    Kemegahan Arsitektur dan Keilmuwan Sains Masa 3 Khalifah Golden Age Abbasiyah

    No full text
    Islam sepanjang Sejarah pernah maju pada Dinasti Abbasiyah. Dinasti yang telah didirikan oleh Abu Abbas as-Saffah, memilki corak peradaban yang megah dari segi arsitektur dan ilmu pengetahuannya. Hal ini terlihat pada masa khalifah golden age Abbasiyah Abu Ja’far al-Manshur, Harun ar-Rasyid dan al-Makmun. Tujuan penelitian ini mengetahui kunci utama yang melatarbelakangi kemegahan arsitektur dan keilmuwan Abbasiyah masa khalifah 3 golden age. Metode penelitian ini adalah library research dan pengumpulan data dari buku, karya ilmiah, dan jurnal. Hasil penelitian menerangkan cara dan proses terbentuknya arsitektur penting di Baghdad diantaranya kota bundar, khazanah al-hikmah dan observatorium. Semua arsitektur ini menjadi fasilitas yang disediakan khalifah terhadap para ilmuwan untuk mengkaji dan mempelajari ilmu pengetahuan. Para khalifah tidak hanya menyediakan tempat yang lengkap untuk para ilmuwan, bahkan menggaji para ilmuwan terhadap penemuan dan karya yang dilakukan oleh mereka

    Potensi Situs Makam Ki Ageng Gribig sebagai Sumber Belajar Sejarah Lokal Peninggalan Peradaban Islam di Kota Malang

    No full text
    Situs sejarah lokal memiliki potensi luar biasa sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah. Pemanfaatan sumber belajar di lingkungan akan mendorong motivasi belajar siswa karena sifatnya yang kontekstual. Kota Malang memiliki latar belakang sejarah panjang dan menarik untuk dikaji karena terdapat persebaran situs-situs sejarah yang masih dapat ditemui sampai saat ini tak terkecuali situs sejarah Islam. Proses Islamisasi di Kota Malang, tentunya tak terlepas dari seorang tokoh yang diabadikan namanya oleh masyarakat sebagai Ki Ageng Gribig. Situs Makam Ki Ageng Gribig merupakan ikon Kota Malang yang masih eksis sampai saat ini. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji potensi Situs Makam Ki Ageng Gribig sebagai sumber belajar sejarah lokal peninggalan peradaban Islam di Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang bertujuan untuk menggali informasi terkait latar belakang sejarah Situs Makam Ki Ageng Gribig. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menganalisis potensi Situs Makam Ki Ageng Gribig. Keberadaan situs ini memiliki muatan-muatan edukasi yang berguna baik dalam lingkup masyarakat maupun pendidikan, yaitu nilai sejarah, nilai religi, nilai kerukunan, nilai karakter, dan nilai budaya. Situs Makam Ki Ageng Gribig selaras dengan pembelajaran sejarah Kurikulum Merdeka khususnya pada materi periode kerajaan Islam. Implementasinya dapat dilakukan berdasarkan tata laksana implementasi Kurikulum Merdeka. Potensi situs tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah lokal terutama dalam membangun sikap kesadaran sejarah

    Jejak Historis Peradaban Islam di Era Majapahit Mengungkap Tokoh-Tokoh Penyebar Islam di Kawasan Makam Troloyo

    No full text
    Artikel ini membahahas jejak historis peradaban Islam di Era Majapahit. Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan terbesar di Nusantara (Asia Tenggara). Proses Islamisasi di lingkungan kerajaan majapahit jelas tidak dilakukan oleh satu orang saja tetapi banyak tokoh-tokoh yang terlibat di dalamnya. Tokoh penting yang terlibat dalam pengembangan dakwah Islam di Majapahit mulai dari Syekh Jumadil Kubro, Tumenggung Satim, Syekh Abdul Qidir Assyini, Syeikh Maulana Sekhah, Syeikh Maulana Ibrahim. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian sejarah atau historiografi, yakni : Heuristik( Pengumpulan data), Verifikasi (Kritik), Interpretasi (penafsiran), dan Eksplanasi (hitoriografi). Penyebaran Islam dilakukan secara aman dan damai melalui pendekatan akulturasi kebudayaan dan Tasawuf oleh Walisongo seperti Syekh Jumadil Kubro. Proses penyebaran islam dilakukan secara bertahap melalui pendekatan akomodatif terhadap budaya setempat. Islam berhasil diterima melalui penyatuan ajaran agama baru dengan nilai-nilai budaya lokal yang telah ada. Terdapat tulisan arab dan makam tokoh Islam pada kompleks makam tersebut. Terdapat banyak inskripsi arab yang berada di nisan makam Troloyo yakni di makam Syekh Jumadil Kubro, Makam Telu, Petilsan Walisongo, Kubur Tandak, dan Makam Pitu. Nisan yang tertua berangka 1376 Masehi

    Break Even Point Analysis as A Profit Planning Tool at PT. Herbal Medicine and Pharmaceutical Industry Sido Muncul Tbk

    No full text
    One of the tools used in profit analysis planning is break even point analysis. Break even point analysis is an analysis to determine the break even point, namely the situation where a company does not make a profit and does not experience losses. This research aims to determine the level of break even point, contribution margin, margin of safety and profit targets achieved, as well as to find out whether the break even method is effectively used for profit planning. This research uses quantitative descriptive methods. The type and source of data used is secondary data in the form of the official financial report of PT Sido Muncul for the 2020-2022 period. The data analysis techniques used are break even point analysis, contribution margin, margin of safety and profit target. The results of this research show that the company\u27s condition is very good because it has exceeded the company\u27s break even point, so that the company makes a profit or profitability. The results of the margin of safety calculation also show that the safety limit of PT Industri Jamu and Farmasi Sido Muncul is classified as safe, because the sales figure has exceeded the calculated value of the margin safet

    Enhancing Students’ Independence of Learning: Problem-Based Learning Model Integrated with TaRL and CRT Strategies

    No full text
    The results of observations that have been made in class X E9 SMA Negeri 5 Purwokerto show that the problem that exists in Mathematics learning is the lack of student independence, many students do not carry out independent evaluations individually and according to their abilities. There are still students who lack awareness in preparing themselves before the learning process begins. This can be seen when the teacher starts learning activities, only a small number of students prepare themselves before the learning process begins. When students are given an assignment, they don\u27t do it straight away but still depend on their friends, for example, if they are given practice questions, they still look at their friends\u27 answers. Seeing this, learning is needed that actively involves students and can make students dare to try to use their own abilities in solving problems. Therefore, the author is interested in this research. Learning with the Problem Based Learning model accompanied by TaRL and CRT approaches in Probability material in class X E9 SMA Negeri 5 Purwokerto can increase the percentage of students\u27 learning independence from cycle I to cycle III by 39.6%

    619

    full texts

    4,412

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Griya Jurnal UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇