Griya Jurnal UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
Not a member yet
4412 research outputs found
Sort by
Pendayagunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Menyebarkan Informasi Koleksi Budaya Lokal Melalui Perpustakaan Digital Perpustakaan Universitas Lambung Mangkurat ( Studi Kasus Pasar Terapung Banjarmasin)
ABSTRAK
Pendayagunaan Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu faktor dalam melayani secara maksimal serta memuaskan kebutuhan informasi pengguna makin maju. Tujuan penelitian yaitu menyebarkan informasi koleksi digital khususnya budaya Kalimantan Selatan (Pasar Terapung Banjarmasin), melalui perpustakaan digital Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin dengan pendayagunaan artificial intelligence (AI).
Pendekatan penelitian yang dilakukan mempergunakan metode penelitian kualitatif serta sumber data memakai berupa data sekunder yang didapat dari sebagian jurnal nasional, artikel serta penelitian yang telah terbit yang berkaitan dengan tema yang dikaji penulis setelah dianalisis kedalam penulisan. Penelitian ini mempergunakan jenis penelitian studi literatur seperti model review yang diambil yaitu narrative review. Studi yang dipilih pada model narrative review merupakan analisis dan disimpulkan berdasarkan pengetahuan teori serta model yang ada pada penulis.
 
Pelatihan Pemasaran Sayur Hidroponik Berbasis Akad Syariah Bagi Kelompok Tani di Perkotaan: BAGI KELOMPOK TANI DI PERKOTAAN
Mitra adalah Kelompok Hidroponik Taman Solo (KHITAS), di kelurahan Cempaka Putih Timur,Jakarta Pusat yang diresmikan pada Agustus 2020. Tujuan dibentuknya KHITAS adalah sebagaipenyedia pangan bagi anggotanya di masa pandemi. KHITAS terus dikembangkankan dengan tujuan komersial, yakni sebagai sumber tambahan penghasilan bagi para anggotanya, mengingatproduk hidroponik memiliki keunggulan dalam hal rasa, daya tahan, dan aspek kesehatan. Pendirian KHITAS didukung oleh berbagai program CSR dari BUMN maupun swasta. Tim PKM Magister Manajemen, Universitas YARSI (MM, UY) juga terlibat dalam sinergi ini. Program yang telahdilakukan adalah pelatihan manajemen pasca panen dan program pelatihan pemasaran, sebagaipersiapan menuju tahap komersialisasi. Metode yang digunakan adalah pelatihan, penyuluhan,diskusi, musyawarah. Pada seluruh tahap kegiatan selalu diterapkan metode kemitraan antarapemerintah, CSR, dan partisipasi warga. Metode evaluasi dan monitoring dilakukan dengan carakunjungan, konsultasi, pendampingan. Garis besar strategi pemasaran sayur hidroponik bagipetani kota adalah edukasi dan iklan, penggunaan media sosial, pemilihan bibit berkualitas, pengadaan pembukuan secara disiplin, dukungan serta bantuan dari perusahaan besar, membangunkerja sama dengan hotel, restoran, dan berbagai toko
Idris Bidlisis Prefatory Poem to Hast Bihist VI: Editio Princeps and Translation
A historian of Kurdish origin, Idris Bidlisi (1457-1520), is undoubtedly one of the most important intellectuals in the Ottoman-Iranian borderland in the late-fifteenth and early-sixteenth centuries. Although his Persian and Arabic works have been the focus of long-standing historical debates, there are as yet few proper, in-depth textual and critical editions. This is particularly true regarding Bidlisis Persian history of the first eight Ottoman sultans called Hast Bihist (The Eight Paradises) and especially its unpublished Book VI. This paper provides an editio princeps of Bidlisis Arabic prefatory poem to Book VI and its English translation
The Effect of Interactive Multimedia-Based Discovery Learning on Students\u27 Ability to Understand Mathematical Concepts
This research was conducted based on the low ability to understand mathematical concepts of class VII students at MTs Al-Masruriyyah Baturraden. Researchers chose an interactive multimedia-based discovery learning learning model to address students\u27 ability to understand mathematical concepts. The aim of this research was to find out how it was implemented and whether there was an influence of interactive multimedia-based discovery learning on students\u27 ability to understand mathematical concepts. The type of research used is quantitative research using experimental methods. The population of this research was all class VII, totaling 60 students, with a sample of 19 students in class VII A, and 21 students in class VII C. Data collection methods were carried out by observation and tests. Data analysis techniques use normality tests, homogeneity tests, and t tests. Based on the results of the t test on the post test, a value of 0.001 < 0.05 was obtained, so H_1 was accepted. So it can be concluded that there is an influence between the interactive multimedia-based discovery learning model on the ability to understand mathematical concepts.
Keywords: Discovery Learning, Interactive Multimedia, Understand Mathematical Concepts
Transformasi Diri Berbasis Religius: Mengembangkan Kepercayaan Diri Melalui Pembacaan Asmaul Husna pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)
Abstract
People with Mental Disorders (ODGJ) undergoing rehabilitation require attention both psychologically and spiritually. OGDJ also needs to increase their self-confidence to face the negative stigma they receive. The aim is to explore religion-based self-transformation to develop self-confidence through reading Asmaul Husna for People with Mental Disorders (ODGJ). The research approach used is a qualitative approach. This type of research uses field research. This research was carried out at the Tirto Jiwo Psychosocial Rehabilitation Home, Purworejo. Data collection used in this research was interviews with managers and 2 ODGJ, observation, and documentation. The research results show that reading Asmaul Husna regularly can help heal mental disorders and increase self-confidence, good social interactions, helping each other, and feeling calm in the heart and mind. Reading Asmaul Husna also has the effect of strengthening the spirituality of ODGJ who are willing to slowly carry out religious services such as obligatory prayers. The obstacles and challenges that exist within the orphanage itself are inadequate facilities and inadequate management.
Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang menjalani rehabilitasi memerlukan perhatian baik secara psikologis maupun spiritual. OGDJ juga membutuhkan peningkatan kepercayaan diri untuk menghadapi stigma negatif yang diterima. Tujuan ini untuk mengeksplorasi transformasi diri berbasis religius untuk mengembangkan kepercayaan diri melalui pembacaan asmaul husna pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif; jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research). Penelitian ini dilaksanakan di Panti Rehabilitasi Psiko Sosial Tirto Jiwo Purworejo. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara kepada pengelola dan 2 ODGJ, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa dengan membaca Asmaul Husna secara rutin dapat membantu penyembuhan para pasien orang dengan gangguan jiwa serta meningkatnya rasa percaya diri, interaksi sosial yang baik, saling membantu, serta hati dan fikiran merasa tenang. Pembacaan Asmaul Husna juga berpengaruh untuk menguatkan spiritualitas ODGJ pelan-pelan mau menjalankan ibadah seperti sholat fardhu. Hambatan dan tantangan yang ada di dalam panti itu sendiri adalah fasilitas yang kurang dan pengurus yang juga kurang mencukupi
Agama dan Kesadaran Multikultural dalam Perspektif K.H.Abdurrahman Wahid
Penelitian ini bertujuan: pertama, mengidentifikasi alasan pentingnya kesadaran multikultural beragama; kedua, memetakan pemikiran K.H. Abdurrahman Wahid tentang kesadaran multikultural dalam beragama; dan, ketiga, menganalisis pengaruh pemikiran multikultural K.H.Abdurrahman Wahid bagi kehidupan beragama di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, yakni untuk menggambarkan pemikiran keagamaan KH. Abdurrahman Wahid tentang kesadaran multikulturalisme beragama. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: pertama, kesadaran multikultural beragama sangatlah penting bagi bangsa Indonesia akibat globalisasi yang melahirkan kompleksitas dan multiplisitas permasalahan dalam berbagai bidang kehidupan. Kedua, pemikiran Gus Dur tentang kesadaran multikultural beragama dilandasi pandangannya tentang multikulturalisme itu sendiri, yang diartikannya sebagai pengakuan terhadap heterogenitas budaya, etnik, ras, agama dan gender. Pemikiran multikultural Gus Dur ini dapat dilihat dari beberapa aspek: karakteristik multikulturalisme, pribumisasi Islam, hubungan agama dam negara, demokratisasi, prinsip-prinsip humanisme dan pluralitas masyarakat, dan hubungan antara agama dan budaya. Ketiga, pemikiran multikultural Gus Dur memiliki pengaruh besar bagi kehidupan beragama di Indonesia. Pemikiran Gus Dur tentang nilai-nilai multikultural berimplikasi terhadap terciptanya kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat Indonesia yang toleran, aman, adil, damai dan kasih sayang antar sesama
Analysis of the Problems of Gender Equality Before God
Gender inequality is not solely a social issue; it extends to economic, cultural, political, and scientific dimensions, often compounded by misinterpretations of religious texts. This research arises from the author’s concern regarding the marginalization of women, often perceived as second-class citizens in patriarchal societies. This concern is explored through the lens of gender equality issues depicted in the novel “Perempuan yang Memesan Takdir”. The study aims to analyze the novel and present descriptive findings on various forms of gender injustice, employing a religious perspective grounded in gender equality theory and the concept of mubadalah. The research adopts a content analysis method to interpret the findings within the novel. These findings are categorized into five forms of gender injustice: marginalization, subordination, stereotyping, violence, and the imposition of double workloads. The results reveal that gender inequality stems from three main factors: (1) power dynamics and social stratification that restrict women in multiple domains, (2) cultural and traditional practices that perpetuate patriarchal values, and (3) societal structures that hinder the realization of gender equality
Zakat Sebagai Pilar Utama Pemaknaan Keadilan Sosial
This article raises the theme of Zakat as the Main Pillar of Meaning of Social Justice using descriptive qualitative research methods. This research describes the concept of zakat in Islam, social justice in Islam, and the role of zakat as a tool for interpreting social justice. Research findings show that social justice is the main foundation in various legal and economic systems in many countries. The principle of zakat in Islam appears as a key element to achieve this goal. Zakat, as an obligation of Muslims, is not only a social charity, but is also integral to the Islamic economic system to create a fairer distribution of wealth. The importance of zakat is not limited to Muslim communities, but has universal relevance. Concepts such as social solidarity and collective responsibility for the common welfare that underlie zakat can be an inspiration for achieving social justice in various communities and nations. Involving the community in the principles of zakat is expected to create an environment where wealth and resources are distributed more evenly, giving all individuals better access to reach their full potential. Thus, zakat is not only a religious obligation, but also an important instrument for achieving common goals in realizing social justice throughout the world
Penyelesaian Problem Akad Istishna Berdasarkan Fatwa DSN-MUI Nomor 06/DSN-MUI/IV/2000 di UD Putra Ngetos Meubel
Terdapat kasus perselisihan dalam transaksi jual beli antara pelanggan dan pihak UD Putra Ngetos Meubel sebagai pemasok. Kasus ini melibatkan pemesanan meja kerja oleh seorang pelanggan, namun setelah barang diterima di rumahnya, terungkap bahwa ukuran meja tidak sesuai dengan pesanan awal. Ketidaksesuaian ukuran ini kemudian menjadi sumber konflik, menciptakan sengketa yang timbul dari perbedaan antara perjanjian awal dan barang yang diterima. Hal ini berdasarkan Fatwa DSN-MUI Nomor 06/DSN-MUI/IV/2000 bagaimana bentuk penyelesaian yang harusnya dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penyelesaiaan problem akad Istishna bedasarkan Fatwa DSN-MUI Nomor 06/DSN-MUI/IV/2000 di UD Putra Ngetos Meubel. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan padangan Fatwa DSN-MUI Nomor 06/DSN-MUI/IV/2000 bentuk penyelesaiannya ialah pihak pembeli yang tidak menerima hak atas pemesanan barang sebaiknya diselesaikan secara musyawarah kekeluargaan. Hal ini bertujuan untuk kemaslahatan bersama. Jika proses sengketa masih berkelanjutan, sebaiknya diselesaikan melalui persidangan melalui Badan Arbitrasi Syariah. Keputusan dari Badan Arbitrasi Syariah biasanya bersifat final dan mengikat kedua belah pihak, dan hukuman atau ganti rugi yang diberikan harus dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang ada
Interdisciplinary-Based Islamic Religious Education (PAI) Learning in Elementary Schools
Islamic Religious Education (PAI) is a weekly mandatory subject often taught through lectures, resulting in passive student engagement and a lack of creativity. This study explores an innovative interdisciplinary approach to PAI at Bustanul Ulum Islamic Elementary School, integrating it with subjects like natural and social sciences, civics, Indonesian language, and mathematics. The research employs a descriptive qualitative methodology, using interviews, observations, and documentation. Data analysis involves data reduction, presentation, and conclusion drawing. Findings show that the interdisciplinary approach makes PAI more engaging and meaningful, reducing student boredom. Effective implementation requires competent teachers and collaboration among subject teachers for integrationIslamic Religious Education (PAI) is a weekly mandatory subject often taught through lectures, resulting in passive student engagement and a lack of creativity. This study explores an innovative interdisciplinary approach to PAI at Bustanul Ulum Islamic Elementary School, integrating it with subjects like natural and social sciences, civics, Indonesian language, and mathematics. The research employs a descriptive qualitative methodology, using interviews, observations, and documentation. Data analysis involves data reduction, presentation, and conclusion drawing. Findings show that the interdisciplinary approach makes PAI more engaging and meaningful, reducing student boredom. Effective implementation requires competent teachers and collaboration among subject teachers for integratio