Griya Jurnal UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
Not a member yet
4412 research outputs found
Sort by
Teknologi Informasi Dalam Transformasi Penyiangan Koleksi: Dari Koleksi Tercetak Sampai Pada Koleksi Digital
This study aims to examine how information technology changes the practice of weeding collections, identify the challenges faced in the transformation process, and formulate strategic solutions that can be implemented by libraries. The method used in this study uses a literature study, namely a research method carried out by collecting, analyzing, and interpreting information or data obtained from various written sources, such as books, scientific articles, research reports, journals, theses, dissertations, official documents, and other literature sources that are relevant to the topic being studied. Based on the results of the study, it shows that the application of information technology has brought significant changes in the weeding process, starting from collecting, evaluating to filtering digital collections. In addition, the transformation in weeding collections can increase efficiency, accuracy, and accountability in weeding decision making
Strategi Pemberdayaan Komunitas dalam Mitigasi Demam Berdarah: Edukasi dan Monitoring Jentik Nyamuk di Kelurahan Mangunsari, Gunungpati
Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, denganpeningkatan kasus yang mengkhawatirkan pada tahun 2024. Kelurahan Mangunsari, Gunungpati,Kota Semarang, juga mengalami masalah serupa akibat kurangnya kesadaran masyarakat tentangkebersihan lingkungan dan pencegahan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Pengabdianmasyarakat ini bertujuan mengatasi masalah DBD melalui pemberdayaan masyarakat berbasispartisipasi aktif dalam pencegahan, dengan memberikan edukasi berkelanjutan tentang bahayaDBD, pentingnya kebersihan lingkungan, dan cara sederhana mencegah perkembangbiakannyamuk. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, melibatkan wargadari setiap RT. Metode meliputi koordinasi, pembagian tim, pengecekan jentik nyamuk, edukasi,serta evaluasi. Tim mengobservasi genangan air dan memberikan edukasi jika menemukan jentik.Pengecekan jentik memberikan gambaran nyata tentang risiko DBD di masyarakat. Hasilnya, 30%rumah yang diperiksa memiliki genangan air dengan jentik nyamuk. Respon masyarakat positif,menyambut tim dengan antusias dan berkomitmen melakukan pembersihan rutin. Kegiatan inidiharapkan menurunkan kasus DBD dan meningkatkan kualitas hidup melalui lingkungan yangsehat dan aman. Edukasi rutin, pembentukan kader pemantau jentik, dan pemantauan berkaladiperlukan agar perubahan perilaku masyarakat dapat dipertahankan dan diperluas, sehinggarisiko penyebaran DBD dapat ditekan secara berkelanjutan
Peningkatan Literasi Digital : Membangun Masyarakat yang Cerdas, Beragama dan Mandiri melalui Dasawisma RW 07 Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur
Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut masyarakat untuk memiliki literasi digitalyang memadai agar dapat berpartisipasi aktif dalam era digital. Namun, masih banyak warga,khususnya di Dasawisma RW 07 Kelurahan Kelapa Dua Wetan, yang memiliki keterbatasandalam memahami dan memanfaatkan teknologi secara optimal. Oleh karena itu, pengabdian inibertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat setempat guna membangun kecerdasandan kemandirian dalam menggunakan teknologi. Program ini dirancang untuk meningkatkanpemahaman masyarakat tentang penggunaan internet secara bijak, keamanan digital, sertapemanfaatan platform digital untuk produktivitas sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini jugabertujuan memberdayakan kelompok Dasawisma sebagai agen perubahan dalam mendorongliterasi digital di lingkungannya. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan,dan sosialisasi dengan pendekatan partisipatif. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif praktik langsung, dan diskusi kelompok. Peserta terdiri dari ibu-ibu Dasawisma dan wargaRW 07 yang dibagi dalam beberapa sesi pelatihan sesuai dengan tingkat pemahaman awal.Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai literasi digital, termasukcara mengidentifikasi hoaks, menggunakan aplikasi produktif, dan menjaga privasi data. Pesertajuga menjadi lebih percaya diri dalam memanfaatkan teknologi untuk kebutuhan sehari-hari,seperti berjualan online dan mengakses informasi resmi. Program pengabdian ini efektif dalammeningkatkan literasi digital masyarakat Dasawisma RW 07 Kelapa Dua Wetan. Dukunganberkelanjutan dari pemerintah dan stakeholder diperlukan agar kemampuan ini dapat terusberkembang, sehingga tercipta masyarakat yang cerdas dan mandiri di era digital
Analisis Historis Psnu Pagar Nusa Dalam Upaya Mempertahankan Seni Ilmu Bela Diri Di Banyumas (1991-2023)
Pagar Nusa, wadah organisasi pencak silat dibawah naungan Nahdlatul Ulama yang didirikan pada 1986. Salah satu daerah yang terdapat wadah tersebut ialah Banyumas. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisa sejarah PSNU Pagar Nusa di Banyumas dan upaya PSNU Pagar Nusa dalam mempertahankan seni ilmu bela diri di Banyumas. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan sosiologi. Kemudian, teori yang digunakan ialah struktural fungsional menurut Talcott Persons. Penelitian ini membahan tentang sejarah Pagar Nusa di Banyumas yang dimulai dari awal terlaksananya hingga menjadi dualisme kepengurusan. Dari awal pembentukan Pagar Nusa Banyumas 1991 yang ditetapkan pada 1992. Kemudian membahas tentang terjadinya keemasan Pagar Nusa Banyumas, membahas konflik dalam kepemimpinan Pagar Nusa Banyumas, dan beberapa kejuaraan yang diikuti oleh atlet Pagar Nusa Banyumas, hal ini menunjukkan tentang upaya pelestarian seni bela diri dalam Pagar Nusa Banyumas selain mengadakan pelatihan rutin
Islam Nusantara: Model Integrasi Islam Dan Budaya Lokal Serta Tantangan Yang Dihadapi
Islam Nusantara merupakan paradigma keislaman yang menekankan harmoni antara ajaran Islam dan budaya lokal di Indonesia. Paradigma ini lahir dari proses panjang akulturasi Islam dengan tradisi lokal yang menjadikannya model integrasi yang unik dalam diskursus keislaman global. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Islam Nusantara sebagai model integrasi Islam dan budaya lokal dengan menyoroti peluang yang dihadirkan serta tantangan yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur akademik terkait Islam Nusantara dan interaksinya dengan budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam Nusantara memiliki peluang besar untuk menjadi rujukan dalam menciptakan Islam yang inklusif dan moderat baik di tingkat nasional maupun global. Namun, tantangan berupa resistensi dari kelompok puritan, pengaruh modernisasi, dan minimnya literasi budaya masih menjadi hambatan dalam penguatan paradigma ini
Aceh Dalam Arus Keilmuan Islam Abad Ke-17: Dari Haramain Ke Dunia Melayu
Artikel ini membahas inisiasi dan peran aktif sultan dan ulama Aceh dalam membentuk serta mengembangkan jaringan keilmuan Islam yang terhubung secara global, khususnya pada masa Kesultanan Aceh Darussalam. Sejak awal Islamisasi di wilayah ini, institusi dayah telah berperan sebagai pusat pendidikan Islam yang menghasilkan ulama-ulama berpengaruh hingga ke berbagai penjuru Nusantara dan dunia Melayu. Hubungan dengan Timur Tengah diperkuat melalui kedatangan ulama asing, pengiriman pelajar ke Haramain, serta proses vernakularisasi literatur keagamaan ke dalam bahasa Melayu. Artikel ini juga menyoroti tradisi penulisan kitab dalam aksara Jawi, pengaruh pemikiran Persia, serta kontribusi para tokoh penting seperti al-Raniri dan al-Sinkili dalam pengembangan ilmu fikih, tasawuf, tafsir, dan sejarah. Melalui analisis ini, tulisan ini menegaskan bahwa Aceh menjadi episentrum keilmuan Islam di Asia Tenggara yang memainkan peranan penting dalam membentuk identitas keilmuan dan keberislaman dunia Melayu
Sastra Arab Sebagai Cermin Zaman: Kajian Historis Dari Masa Jahiliyah Hingga Puncak Peradaban Islam. : Arabic Literature
Sastra Arab merupakan refleksi paling otentik dari dinamika sosial, budaya, dan politik yang membentuk dunia Arab dari masa pra-Islam (Jahiliyah) hingga puncak peradaban Islam. Artikel ini mengkaji perkembangan historis sastra Arab dengan menyoroti pergeseran tema, bentuk, dan fungsi sastra dalam konteks perubahan masyarakat Arab. Pada nmasa Jahiliyah, puisi menjadi medium utama ekspresi identitas suku, kebanggaan, dan eksistensi kolektif. Memasuki era Islam, sastra mengalami transformasi besar seiring hadirnya Al-Qur’an yang tidak hanya mengubah struktur bahasa dan retorika, tetapi juga memperluas horizon intelektual masyarakat Arab. Puncaknya terjadi pada era Abbasiyah, di mana sastra berkembang menjadi wahana intelektualisme, kritik sosial, dan eksplorasi filsafat, seiring majunya pusat-pusat ilmu pengetahuan seperti Baghdad. Kajian ini menggunakan pendekatan historis-filosofis dan filologis untuk menunjukkan bahwa sastra Arab tidak hanya menjadi produk budaya, tetapi juga agen perubahan peradaban. Dengan melihat sastra sebagai cermin zaman, artikel ini menegaskan pentingnya memahami karya sastra sebagai bagian integral dari sejarah peradaban Islam
Peran Filsafat Pendidikan Islam dalam Membangun Pendidikan Karakter Siswa Kelas IV SD Negeri Ajibarang Wetan
This study aims to describe the role of Islamic educational philosophy in building the character education of fourth-grade students at SD Negeri Ajibarang Wetan. The background of this research arises from the growing need to strengthen character education in elementary schools amid increasingly complex moral and social challenges. Islamic educational philosophy is considered relevant because it emphasizes a balance between intellectual, emotional, and spiritual development rooted in the values of tawhid (divine unity), adab (ethics), and human responsibility as khalifah (steward) on earth. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through classroom observations, interviews with teachers, the principal, and students, as well as document analysis. The findings reveal that Islamic educational values have been effectively integrated into learning activities, school culture, and religious practices. Teachers implement the principles of ta’dib (moral education), uswah hasanah (exemplary conduct), and muhasabah (self-reflection) to shape students’ character. These practices have resulted in positive behavioral changes such as honesty, responsibility, discipline, and social care. However, the study also found that teachers’ understanding of the philosophical foundations of Islamic education varies, indicating the need for further professional development to strengthen conceptual and reflective competence. The implications of this study highlight the importance of systematically integrating Islamic educational philosophy within the Merdeka Curriculum to develop students who are morally upright, religiously aware, and intellectually balanced
Transformasi Digital dan Rasionalitas Ilmiah: Analisis Filosofis Terhadap Metode Pembelajaran Modern
Transformasi digital telah membawa dampak yang sangat signifikan dalam bidang pendidikan, memicu pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif, cepat, fleksibel, dan berorientasi pada teknologi. Namun, perubahan yang terjadi tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga menghadirkan tantangan yang cukup serius, baik dari segi epistemologis maupun etis. Artikel ini bertujuan untuk melakukan analisis kritis terhadap dinamika perubahan tersebut dengan menggunakan pendekatan filsafat ilmu, yang akan menyoroti aspek-aspek seperti rasionalitas ilmiah, validitas pengetahuan, serta integrasi nilai-nilai dalam proses pembelajaran. Dalam tulisan ini, penulis menggunakan metode studi pustaka (library research) untuk mengkaji kontribusi filsafat dalam memahami perkembangan paradigma keilmuan, yang dimulai dari era positivisme hingga menuju konstruktivisme digital. Selain itu, artikel ini juga mengeksplorasi cara-cara yang etis dan rasional dalam merancang metode pembelajaran yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sambil tetap menjaga keabsahan dan kebenaran ilmiah. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa banyak metode pembelajaran modern saat ini cenderung terjebak dalam pendekatan efisiensi instrumental, tanpa disertai dengan kedalaman reflektif yang diperlukan. Hal ini berisiko menyebabkan hilangnya orientasi nilai dan tujuan pendidikan yang seharusnya bersifat humanistik. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengadopsi pendekatan filosofis yang komprehensif guna menyeimbangkan antara aspek teknis dan etis dalam sistem pembelajaran yang berbasis digital. Artikel ini juga merekomendasikan perlunya adanya integrasi yang harmonis antara teknologi, rasionalitas ilmiah, dan tanggung jawab etis sebagai landasan untuk menciptakan transformasi pendidikan yang tidak hanya berkelanjutan tetapi juga bermakna. Dengan demikian, pendidikan dapat tetap relevan dan mampu memenuhi kebutuhan zaman, sekaligus mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan yang esensial
Community Economic Empowerment Through Baitul Maal Wat-Tamwil: A VOSviewer Bibliometric Study
This study aims to identify the developmental map of research on Community Economic Empowerment through Baitul Maal Wat Tamwil using a bibliometric analysis with VOSviewer. The research was conducted over a period of six months, from February 2025 to June 2025, by searching the OpenAlex website using the keyword Economic Empowerment. A total of 349 research articles were obtained. These articles were then analyzed descriptively, input into VOSviewer, and processed to visualize the mapping of topic and subject developments related to Economic Empowerment. The findings show that the number of publications on Economic Empowerment has increased significantly every month. Furthermore, based on the visualization results generated by VOSviewer, research on Economic Empowerment is divided into four clusters