Griya Jurnal UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
Not a member yet
    4412 research outputs found

    Reconsideration of Patriarchal Culture Through Balancing the Dual Roles of Rifa\u27iyah Women in Pekalongan

    No full text
    Rifa\u27iyah women in Pekalongan managed to break free from constraints of patriarchal culture, enabling them to actively participate in the public sphere. Over time, they have initiated changes in their understanding and interpretation of religion, adapting these to contemporary developments. Their courage and consistency in these efforts have facilitated evolutionary adaptability within the social and cultural systems of the Rifa\u27iyah community, ultimately realizing complete freedom for women in public activities. This study employs the historical research method, encompassing heuristics, criticism, interpretation, and historiography. The findings reveal, first, that Rifa\u27iyah women have driven societal change by challenging cultural norms through innovative interpretations of the Qur\u27an and Hadith. They also hold that their actions align with the teachings of K.H. Ahmad Rifa\u27i. Second, the social roles of Rifa\u27iyah women in Pekalongan include participation in the Wagean Islamic Study, establishing the UMRI organization, engaging in professional work, participating in activities outside the home, and being politically active. Moreover, Rifa\u27iyah women successfully balance dual roles by fulfilling their responsibilities as mothers and wives while collaborating with their husbands

    Muslim impulsive buying behavior via e-commerce in West Java

    No full text
    Indonesia is the world\u27s largest Muslim consumer, COVID-19 contributed to the rapidly growing percentage of Internet users and online shopping as well as the availability of an easy-to-access e-commerce platform that encourages user consumption. The act of consumers spontaneously purchasing products without consideration is known as impulsive buying behavior, even though Islam forbids excessive consumption and waste. As no policy governs consumption, this study is critical in providing a reference for policymakers. This study investigates the factors that influence Muslim consumers\u27 impulsive purchasing behavior when shopping on an e-commerce platform. The findings indicated a significant relationship between religiosity and attitudes. While attitudes, subjective norms, and perceived behavioral control impact impulse buying intentions, intentions significantly influence impulsive buying behavior. To prevent impulsive buying behavior, the government and NGOs must be involved in outreach and education to prevent impulsive buying behavior

    Skema Antifraud dan Audit Sharia Compliance dalam Mitigasi Risiko Fraud: Studi Pada Bank Syariah di Indonesia

    No full text
    Hingga pertengahan tahun 2024, bank syariah masih berhadapan dengan sejumlah resiko diantaranya fraud dan non performing finance (pembiayaan bermasalah). Fraud dapat dilakukan melalui dua sistem yaitu sistem digital banking dan pemberian pembiayaan. Beberapa penyebab fraud diantaranya adalah penyalahgunaan dana, manipulasi transaksi, budaya organisasi yang tidak sehat, kurangnya pengawasan dan pengendalian, rendahnya etika dan moral karyawan, serta adanya tekanan dari pihak manajemen. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan temuan tentang bagaimana kebijakan antifraud dan audit sharia compliance sebagai upaya pencegahan fraud pada bank syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan antifraud dapat dilakukan melalui 4 pilar, diantaranya adalah pencegahan, deteksi, investigasi, dan pemantauan. Sedangkan audit sharia compliance adalah melalui penguatan sistem pencatatan keuangan, kolaborasi Dewan Pengawas Syariah, unit kerja antifraud dan auditor syariah yang bersertifikat

    Menata Ulang Etika Ekonomi Islam di Luar Negeri: Konsep Zakat atas Penghasilan Profesi Menurut Yusuf al-Qaradawi dan Praktiknya di Kalangan Pekerja Migran Indonesia di Korea Selatan

    No full text
    This study examines the legal status of zakat on professional income earned by Indonesian migrant workers in South Korea, based on the views of Yusuf al-Qaradawi. It evaluates the applicability of his perspective to the practice of zakat in this context. Using a descriptive-analytical approach, the research is based on field data obtained through observation and structured interviews. The findings show that professional income is subject to zakat if workers meet the legal and religious requirements. The income is classified as al-mal al-mustafad al-amalah, meaning earnings derived from wages or salaries through professional work. Furthermore, the average monthly income of these workers exceeds the nisab threshold when compared to the regional minimum wage, thus fulfilling the obligation for zakat. Yusuf al-Qaradawi’s interpretation remains relevant, as he draws an analogy between zakat on professional income and zakat on monetary assets, underscoring its necessity among migrant workers.Problema yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana hukum zakat profesi PMI Korea Selatan menurut Yusuf al-Qardawi dan bagaimana relevansi pemikiran Yusuf al-Qardawi terhadap pelaksanaan zakat profesi tenaga kerja Indonesia (PMI) di Korea Selatan. Jenis penelitian ini termasuk kategori penelitian lapangan (field research) dengan metode analisis data deskriptif analitik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum zakat profesi PMI Korea Selatan adalah wajib, bagi PMI yang telah memenuhi syarat wajib dan syarat sah zakat. Penghasilan PMI tergolong jenis al-mal al-mustafad al-amalah yakni penghasilan yang diperoleh dalam bentuk upah atau gaji atas pekerjaan tertentu yang menurut Yusuf al-Qardawi harus dikeluarkan zakatnya. Penghasilan PMI Korea Selatan per bulan sesuai UMR telah mencapai nisab zakat pertanian (524 kg beras). Pemikiran Yusuf al-Qardawi sangat relevan untuk diterapkan pada zakat penghasilan PMI Korea Selatan sebagai zakat penghasilan yang dianalogikan dengan zakat uang

    ANALISIS EFEKTIVITAS KEMUDAHAN PENGGUNAAN MOBILE BANKING MUAMALAT DIN (DIGITAL ISLAMIC NETWORK) PADA GENERATION Z (ZOOMER) (STUDI KASUS BANK MUAMALAT KCP SERDANG)

    No full text
    This study aims to evaluate the usability and user satisfaction of the Muamalat DIN Mobile Banking application among Generation Z, a cohort widely recognized as digital natives. The primary focus lies in assessing the effectiveness of the application’s features in addressing the demands of digital Islamic banking transactions. Employing a descriptive qualitative approach, data were gathered through in-depth interviews, field observations, and document analysis. The findings indicate that the application demonstrates a high level of user-friendliness, ensures transaction security, and adheres to the principles of Shariah-compliant finance. Nonetheless, to sustain user engagement and strengthen loyalty among younger generations, continuous enhancement of features and service quality emerges as a strategic imperativePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kegunaan aplikasi Muamalat DIN di kalangan Generasi Z yang dikenal sebagai digital natives. Penelitian ini mengkaji perspektif dan kepuasan Generasi Z atas fitur-fitur aplikasi. Penelitian ini mengkaji efektivitas aplikasi Muamalat DIN dalam memenuhi kebutuhan transaksi perbankan Islam. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif, dengan menggunakan data yang dikumpulkan dari wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi pendukung untuk mendukung kesimpulan penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Muamalat DIN Mobile banking berhasil memfasilitasi kesederhanaan penggunaan, memastikan keamanan, dan mematuhi norma-norma syariah. Untuk mempertahankan minat penggunaan berkelanjutan, aplikasi ini harus terus meningkatkan kemampuan saat ini dan memastikan kebahagiaan pelanggan yang berkelanjutan

    DINAMIKA PENERJEMAHAN AL-QURAN: Polemik Karya Terjemah Al-Quran HB Jassin dan Tarjamah Tafsiriyah Al-Quran Muhammad Thalib

    No full text
    Tulisan ini mengkaji tentang penerjemahan al-Qur’an di Indonesia yang menjadi penanda adanya interaksi umat Islam di Indonesia dengan Kitab Sucinya yang tidak terbatas pada membaca dan mengkajinya dalam lafaz asli, yaitu bahasa Arab. Seperti halnya tafsir al-Qur’an yang penuh dengan dinamika, penerjemahan al-Qur’an pun menyentuh ranah polemik yang menyeret perhatian para penganutnya dari kalangan yang berbeda-beda. Polemik yang dimaksud dapat ditemukan di antara bangunan sejarah penerjemahan yang panjang. Dalam kajian ini, penulis memilih dua polemik penerjemahan yang pernah muncul, yaitu “Al-Qur’an Bacaan Mulia†dan “Al-Qur’an Berwajah Puisi†karya HB Jassin dan “Tarjamah Tafsiriyah Al-Qur’an†Muhammad Thalib. Keduanya memiliki wajah yang sangat berbeda, yang pertama, dengan berpegang pada paradigma etika dan estetika secara bebas mengutamakan keindahan kalimat dan kedalaman makna yang syarat akan nuansa sastra. Sedangkan yang kedua, melalui paradigma teologis mendasarkan terjemahnya atas tafsir-tafsir Al-Qur’an sehingga menghasilkan terjemah yang sangat hati-hati, terbatas akan makna dan kandungannya

    Konseptualisasi Ajaran Tasawuf Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar

    No full text
    Buya Hamka merupakan salah satu pendakwah dan sekaligus mufassir yang menyebarkan dakwahnya lewat pengajaran tasawuf modern, yang mana tasawuf modern ini merupakan terobosan baru di antara tasawuf yang dikembangkan para sufi. Buya Hamka juga memiliki sebuah karya fenomenal yaitu tafsir Al-Azhar, yang terdapat juga pengajaran tasawuf modern didalam tafsirnya. Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran Hamka secara konseptualisasi yang bersinergi dengan dakwah sufistik dalam penerapan dakwah Islam praktis. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan analisis konten, yaitu penulis berupaya untuk mengkaji dan menganalisa apakah ada keterkitan antara ayat-ayat sufistik didalam tafsir Al-Azhar dan ayat-ayat tasawuf yang beliau kutip dalam ceramahnya. Adapun hasil temuan dari kajian ini adalah, bahwa dalam tafsir Al-Azhar Buya Hamka lebih banyak menjelaskan makna isyarahnya, sedangkan tafsir oral Buya Hamka dala, ceramahnya terlihat berbeda, hal ini terlihat dari ayat-ayat yang ditafsirkan secara oral didalam ceramah tasawuf Buya Hamka, beliau mengutip ayat Al-Quran dan menjelaskan makna dari ayat tersebut sesuai dengan makna lahiriyahnya, yang mana terlihat bahwa tafsir oral Buya Hamka dalam ceramahnya terkesan berdiri sendiri tanpa mendasari dengan tafsir tulis Buya Hamka yaitu Tafsir Al-Azhar

    Nilai Nilai Moderasi Beragama Dalam Kurikulum Al Islam, Kemuhammadiyahan Dan Bahasa Arab (Ismuba) Tingkat Madrasah Ibtidaiyyah

    No full text
    Abstract   This study focuses on identifying and analyzing the values of religious moderation integrated into the Al-Islam, Kemuhammadiyahan, and Arabic Language (ISMUBA) curriculum at the Madrasah Ibtidaiyyah level. The aim of this research is to examine how the values of religious moderation are implemented and taught through the ISMUBA curriculum, as well as their impact on students’ understanding of interfaith harmony. The research employs a descriptive qualitative method with a case study approach, involving observation, interviews, and document analysis. The findings indicate that the ISMUBA curriculum effectively incorporates the values of religious moderation, although its implementation in the field still requires improvement. This study offers recommendations for developing a more inclusive and adaptive curriculum in response to the religious and social dynamics in Indonesia. Keywords: Religious Moderation Values, ISMUBA Curriculum, Madrasah Ibtidaiyyah Education Abstrak   Penelitian ini terfokus pada identifikasi dan analisis nilai-nilai moderasi beragama yang diintegrasikan dalam kurikulum Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA) di tingkat Madrasah Ibtidaiyyah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai moderasi beragama diterapkan dan diajarkan melalui kurikulum ISMUBA, serta dampaknya terhadap pemahaman siswa tentang kerukunan antarumat beragama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum ISMUBA secara efektif menyisipkan nilai-nilai moderasi beragama, namun implementasi di lapangan masih memerlukan penyempurnaan. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengembangan kurikulum yang lebih inklusif dan adaptif terhadap dinamika sosial keagamaan di Indonesia. Kata Kunci : Nilai-Nilai Moderasi Beragama, Kurikulum ISMUBA, Pendidikan Madrasah Ibtidaiyya

    Peran Pendidikan Pesantren pada Perubahan Sosial Masyarakat di Dusun Karangtengah Wetan Kecamatan Sumbang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peran pendidikan pesantren pada perubahan sosial di Dusun Karagtengah Wetan, RT 08/RW 03, Desa Banteran, Kecamatan Sumabng. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan yaitu studi penelitian yang dilakukan atau dikerjakan di lapangan. Penelitian lapangan berfokus terhadap realisasi kehidupan sosial masyarakat secara langsung. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tujuan awal pendirian pesantren untuk memberikan pendidikan dengan jalur non formal. Dengan bentuk pengkajian kitab kuning dengan tingkat dasar dan seni yang berkembang di kalangan masyarakat muslim Nusantara yang beraliran Ahlussunnah wa al-Jama’ah, seperti tahlilan, manaqiban, mauludan, istighosah, mujahadah, dan wirid. Dari berbagai sumber yang didapat dan dipelajari, menghasilkan pemahaman bahwa pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan. Peran penting pendidikan dalam kehidupan dan perubahan sosial adalah untuk membekali dan mempersiapkan anak untuk menghadapi atau mengatasi berbagai permasalahan yang akan terjadi akibat perubahan sosial. Sehingga upaya yang dilakukan di Dusun Karangtengah Wetan menitipkan anak-anaknya untuk menimba ilmu agama dalam lembaga pesantren. Dalam penyediaan pendidikan pesantren merupakan hal yang penting bagi kehidupan masyarakat untuk memberikan dampak perubahan sosial dimasa depa

    Dinamika Pemerolehan Bahasa Arab Sebagai Bahasa Kedua Dalam Proses Pembelajaran Bahasa Arab Perspektif Psikolinguistik

    No full text
    The Importance of Examining the Dynamics of Arabic Language Acquisition as a Second Language by Students of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang lies in its integral role in their academic and spiritual development. Understanding the factors that influence the process of acquiring Arabic provides valuable insights into the challenges students face in mastering the language. This study aims toanalyze the dynamics of Arabic Language Acquisition as a Second Language among students of the Arabic Language Education Department at UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Moreover, this research also reflects the initiatives undertaken by students to overcome their limitations in Arabic knowledge and skills. Using a qualitative approach with a descriptive method and employing fieldresearch, data were collected through observation and interviews. The primary data sources involved the participation of students and the head of the Arabic Language Education Department as stakeholders in policy implementation, while secondary data were obtained from documentation and relevant journals. The research findings indicate that there are three opportunities that can be utilizedby students in the process of acquiring Arabic as a second language, namely: (1) Enrichment of curriculum materials, (2) Utilization of the learning environment, and (3) Academic support. On the other hand, the challenges faced by students include: (1) Language interference, (2) Significant differences between the first and second languages, and (3) Diverse educational backgrounds of the students. This study also illustrates three steps taken by students to overcome their shortcomings in Arabic knowledge and skills, namely: (1) Actively participating in Arabic study group activities, (2) Joining campus-based Semi-Autonomous Language Organizations (BSO), and (3) Seeking additional support through private Arabic lessons outside the campus environment.Pentingnya mengkaji dinamika pemerolehan bahasa Arab sebagai bahasa kedua oleh mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terletak pada aspek integralnya terhadap perkembangan akademik dan spiritual mereka. Pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi proses pemerolehan bahasa Arab memberikan pandangan berharga terkait kendala mahasiswa dalam menguasai bahasa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pemerolehan Bahasa Arab sebagai Bahasa Kedua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Selain itu, penelitian ini juga mencerminkan inisiatif yang diambil mahasiswa untuk mengatasi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan Bahasa Arab mereka. Dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif dan menggunakan jenis penelitian lapangan, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Sumber data primer melibatkan partisipasi mahasiswa dan pemimpin Program Studi Pendidikan Bahasa Arab sebagai pihak yang memiliki peran dalam kebijakan, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumentasi dan jurnal terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga peluang yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dalam proses pemerolehan Bahasa Arab sebagai bahasa kedua, yakni: (1) Pengayaan materi kurikulum, (2) Pemanfaatan lingkungan pembelajaran, dan (3) Dukungan akademik. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa melibatkan: (1) Adanya interferensi bahasa, (2) Perbedaan signifikan antara Bahasa Pertama dan Bahasa Kedua, dan (3) Keberagaman latar belakang pendidikan mahasiswa. Penelitian ini juga menggambarkan tiga langkah yang diambil oleh mahasiswa untuk mengatasi ketertinggalan dalam pengetahuan dan keterampilan berbahasa Arab, yaitu: (1) Aktif mengikuti kegiatan belajar kelompok Bahasa Arab, (2) Mengikuti kegiatan Badan Semi Organisasi (BSO) kebahasaan di kampus, dan (3) Mencari dukungan tambahan melalui les privat Bahasa Arab di luar lingkungan kampus

    619

    full texts

    4,412

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Griya Jurnal UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇