Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, UKURAN PERUSAHAAN DAN REPUTASI KANTOR AKUNTAN PUBLIK TERHADAP KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN
This study aims to determine the effect of profitability, leverage, firm size and
reputation public accounting firm on the timeliness financial reporting. This research
uses secondary data by consumer cyclicals companies listed on Indonesia Stock
Exchange (IDX) for year 2021-2023. Samples obtained in this research was 294
consumer cyclicals companies audited financial statements which was chosen by
purposive sampling. The analytical data method that used in this research is logistic
regression using SPSS. The result of this research indicates that leverage, firm size
and public accounting firm have no effect on the timeliness financial reporting.
Meanwhile, profitability has a positive effect on the timeliness financial reporting.
Keywords: profitability, leverage, firm size, reputation public accounting firm,
timeliness financial reporting.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh profitabilitas, leverage,
ukuran perusahaan dan reputasi kantor akuntan publik terhadap ketepatan waktu
pelaporan keuangan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari perusahaan
consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2021-2023.
Sampel yang diperoleh dalam penelitian ini adalah 294 laporan keuangan tahunan
auditan perusahaan consumer cyclicals yang dipilih melalui purposive sampling.
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi logistik
menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa leverage, ukuran
perusahaan dan reputasi kantor akuntan publik tidak berpengaruh terhadap ketepatan
waktu pelaporan keuangan. Sementara profitabilitas berpengaruh positif terhadap
ketepatan waktu pelaporan keuangan.
Kata Kunci: profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, reputasi kantor akuntan
publik, ketepatan waktu pelaporan keuangan
PENGARUH SKEPTISISME PROFESIONAL AUDITOR TERHADAP AUDIT REPORT LAG (STUDI EMPIRIS PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK PROVINSI DKI JAKARTA)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak dari skeptisisme profesional
terhadap audit report lag. Audit report lag diartikan sebagai periode waktu yang
diperlukan auditor untuk menyelesaikan dan menerbitkan laporan audit setelah
tanggal laporan keuangan perusahaan. Skeptisisme profesional, yang
mencerminkan sikap kritis serta kehati-hatian auditor dalam mengevaluasi bukti
audit, dianggap memiliki pengaruh terhadap lamanya waktu penyusunan laporan
audit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei, dengan
pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada auditor yang bekerja di
wilayah DKI Jakarta. Analisis regresi digunakan untuk menguji hubungan antara
skeptisisme profesional dan audit report lag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
terdapat pengaruh positif yang signifikan antara tingkat skeptisisme profesional
dengan audit report lag, yang berarti semakin tinggi tingkat skeptisisme
profesional, semakin lama waktu yang dibutuhkan auditor untuk menyelesaikan
laporan audit. Temuan ini memberikan kontribusi dalam memahami faktor-faktor
yang memengaruhi durasi proses audit serta pentingnya sikap skeptis dalam
meningkatkan kualitas audit, meskipun berpotensi memperpanjang waktu
penyelesaian audit.
Kata Kunci: Skeptisisme Profesional, Audit Report Lag, Auditor
This study aims to examine the impact of professional skepticism on audit report
lag. Audit report lag is defined as the time interval between the date of the
company’s financial statements and the issuance of the audit report. Professional
skepticism, which reflects the auditor's critical and cautious attitude in evaluating
audit evidence, is believed to influence the duration of the audit report
preparation. The research method employed in this study is a survey, with data
collected through questionnaires distributed to auditors working in the DKI
Jakarta area. Regression analysis is used to test the relationship between
professional skepticism and audit report lag. The results indicate a significant
positive impact of professional skepticism on audit report lag, meaning that
higher levels of professional skepticism are associated with longer time required
by auditors to complete the audit report. This finding contributes to the
understanding of factors affecting the duration of the audit process and highlights
the importance of skepticism in improving audit quality, although it may lead to a
longer audit completion time.
Keywords: Professional Skepticism, Audit Report Lag, Audito
PENCEGAHAN FRAUD DI SEKTOR PUBLIK: PERAN AUDIT INTERNAL
Fraud berdampak serius pada keuangan dan reputasi lembaga publik, sehingga
penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meminimalkan risiko insiden
fraud. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi efektivitas peran
audit internal dalam mencegah fraud di sektor publik. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian mengidentifikasi
beberapa faktor penyebab penipuan di sektor publik, antara lain tekanan keuangan, gaya
hidup yang diinginkan, masalah perjudian, tekanan dari lingkungan keluarga,
ketidakpuasan terhadap perusahaan, dan kesombongan. Faktor-faktor ini dapat
menciptakan insentif untuk terlibat dalam perilaku penipuan. Selain itu, keberhasilan
manajemen risiko dalam mengelola risiko fraud bergantung pada penerapan pengendalian
internal yang efektif, pemantauan yang ketat, dan budaya organisasi yang mendukung
integritas. Peran auditor internal sangat penting dalam mencegah kecurangan dengan
mengidentifikasi potensi risiko, menguji efektivitas pengendalian internal, dan
menciptakan lingkungan kerja yang transparan. Auditor internal juga berperan dalam
menghilangkan penyebab kecurangan, menciptakan budaya yang menghargai kejujuran,
menerapkan proses pemantauan yang efektif, dan membangun dasar akuntabilitas dan
transparansi dalam administrasi pemerintah daerah.
Kata Kunci: Pencegahan, Penipuan, Sektor Publik, Audit Internal, Manajemen Risiko,
Pemerintah
Fraud has a serious impact on the finances and reputation of public institutions, so it
is important to identify factors that can minimize the risk of fraud incidents. This research
aims to analyze and evaluate the effectiveness of the role of internal audit in preventing
fraud in the public sector. This research uses a qualitative approach with descriptive
methods. The research results identified several factors that cause fraud in the public
sector, including financial pressure, desired lifestyle, gambling problems, pressure from
the family environment, dissatisfaction with the company, and arrogance. These factors
can create incentives to engage in fraudulent behavior. In addition, the success of risk
management in managing fraud risk depends on the implementation of effective internal
controls, strict monitoring, and an organizational culture that supports integrity. The role
of internal auditors is crucial in preventing fraud by identifying potential risks, testing the
effectiveness of internal controls, and creating a transparent work environment. Internal
auditors also play a role in eliminating the causes of fraud, creating a culture that values
honesty, implementing an effective monitoring process, and building a basis for
accountability and transparency in the administration of local government.
KEYWORDS: Prevention, Fraud, Public Sector, Internal Audit, Risk Management,
Governmen
ANALISIS UPAYA PEMERINTAH KABUPATEN GORONTALO UTARA DAN BPK PERWAKILAN PROVINSI GORONTALO DALAM PERCEPATAN PENYELESAIAN TINDAK LANJUT REKOMENDASI HASIL PEMERIKSAAN (TLRHP) BPK
TLRHP BPK wajib dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah untuk
menyelesaikan rekomendasi BPK pada Laporan Hasil Pemeriksaan. Pemerintah
Kabupaten Gorontalo Utara memiliki persentase penyelesaian TLRHP terendah di
Provinsi Gorontalo namun pada tahun 2023 mendapatkan progres penyelesaian
TLRHP tertinggi di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kendala
dan permasalahan yang dihadapi dalam penyelesaian TLRHP oleh Pemerintah
Kabupaten Gorontalo Utara dan upaya percepatan penyelesaian TLRHP. Selain upaya
dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, tujuan penelitian ini untuk
mengidentifikasi upaya percepatan penyelesaian TLRHP yang dilakukan oleh BPK
Perwakilan Provinsi Gorontalo. Penelitian dilakukan dengan mengambil data primer
yang dihimpun dari wawancara terhadap responden dari pihak Inspektorat Kabupaten
Gorontalo Utara dan BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo sedangkan data sekunder
berasal dari Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Daerah (IHPD) dan Laporan Pemantauan
TLRHP Kabupaten Gorontalo Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya
percepatan penyelesaian TLRHP BPK dilakukan oleh kedua pihak yaitu Pemerintah
Kabupaten Gorontalo Utara dan BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo. Upaya yang
dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara diantaranya (1) Meningkatkan
komitmen penyelesaian TLRHP melalui Inspektorat Daerah; (2) Melakukan pemetaan
atas rekomendasi BPK (3) Mengoptimalkan MP-TGR. Adapun upaya dukungan dari
BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo dalam mendukung percepatan penyelesaian
TLRHP adalah sebagai berikut (1) Mengoptimalkan SIPTL; (2) Membuka jalur
konsultasi dan diskusi percepatan TLRHP; (3) Inventarisasi TLRHP; (4)
Berkoordinasi dengan Inspektorat; (5) TLRHP sebagai indikator penilaian kinerja
satker; (6) Pemberian apresiasi; dan (7) Berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum
(APH) dan instansi lain di wilayah Provinsi Gorontalo.
Kata Kunci : tindak lanjut, upaya percepatan, kendala, rekomendasi, TLRHP
The implementation of the BPK Follow-Up Audit Report (TLRHP) is mandatory for
Regional Governments to address the recommendations provided in the BPK Audit
Results Report. The Government of North Gorontalo Regency had the lowest
percentage of TLRHP completion in Gorontalo Province; however, in 2023, it
achieved the highest progress in TLRHP completion within the province. This study
aims to examine the challenges and issues faced by the North Gorontalo Regency
Government in resolving the TLRHP, as well as the efforts to accelerate its completion.
In addition to the efforts of the North Gorontalo Regency Government, the research
seeks to identify the measures taken by the BPK Representative Office in Gorontalo
Province to expedite TLRHP completion. The research utilized primary data collected
through interviews with respondents from the North Gorontalo Regency Inspectorate
and the BPK Representative Office in Gorontalo Province, while secondary data was
derived from the Regional Audit Summary (IHPD) and the TLRHP Monitoring Report
for North Gorontalo Regency. The findings reveal that efforts to accelerate TLRHP
completion were carried out by both the North Gorontalo Regency Government and
the BPK Representative Office in Gorontalo Province. Efforts by the North Gorontalo
Regency Government include: (1) Enhancing commitment to TLRHP resolution
through the Regional Inspectorate, (2) Mapping BPK recommendations, and (3)
Optimizing the MP-TGR mechanism. Meanwhile, the support initiatives from the BPK
Representative Office in Gorontalo Province include (1) Optimizing the SIPTL, (2)
Establishing consultation and discussion channels for TLRHP acceleration, (3)
Conducting TLRHP inventory, (4) Coordinating with the Inspectorate, (5) Utilizing
TLRHP as a performance evaluation indicator for work units, (6) Providing
recognition and appreciation, and (7) Coordinating with law enforcement agencies
(APH) and other relevant institutions in Gorontalo Province.
Keywords: follow-up, acceleration efforts, challenges, recommendations, TLRH
ANALISIS MANAJEMEN KAS UNTUK MENJAGA LIKUIDITAS KEUANGAN PADA PEMERINTAH KABUPATEN SIAK TAHUN 2021-2023
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kas untuk menjagalikuiditas keuangan. Penelitian dilakukan pada Pemerintah Kabupaten Siak di SiakSri Indrapura. Sampel yang diambil adalah 3 tahun data laporan keuangan yaitutahun 2021 sampai dengan 2023. Sumber data yang digunakan dalam penelitian iniadalah data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan
metode dokumentasi. Metode analisis data adalah analisis deskriptif kuantitatif,yaitu dengan menganalisis manajemen kas untuk mengetahui kemampuan
pemerintah daerah dalam menjaga likuiditasnya melalui data laporan keuangan,kemudian mengunakan analisis rasio likuiditas yang terdiri dari current ratio, quick
ratio, dan cash ratio. Hasil analisis menunjukan bahwa manajemen kas Pemerintah
Kabupaten Siak sudah cukup baik karena pemerintah daerah dapat memenuhi
kewajibannya selama tiga periode tersebut.
Kata Kunci: Manajemen Kas, Likuiditas
This research aims to analyze cash management to maintain financial liquidity. The
research was conducted at the Siak Regency Government in Siak Sri Indrapura.
The sample taken was 3 years of financial report data, namely 2021 to 2023. The
data source used in this research is secondary data. The data collection technique
was carried out using the documentation method. The data analysis method is
quantitative descriptive analysis, namely by analyzing cash management to
determine the regional government's ability to maintain liquidity through financial
report data, then using liquidity ratio analysis consisting of current ratio, quick
ratio and cash ratio. The results of the analysis show that the cash management of
the Siak Regency Government is quite good because the regional government was
able to fulfill its obligations during the three periods.
Keywords: Cash Management, Liquidit
PENGARUH KOMPETENSI, PENGALAMAN DAN ETIKA AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT (STUDI EMPIRIS PADA KAP DI AREA JAKARTA)
Profesi akuntan publik bertanggung jawab untuk menaikkan tingkat keandalan
laporan keuangan perusahaan, sehingga pengguna laporan keuangan memperoleh
informasi keuangan yang andal sebagai dasar pengambilan keputusan
Tujuan penelitian ini adalah menganalis pengaruh kompetensi, pengalaman dan
etika profesi auditor terhadap kualitas audit Akuntan Publik di Kantor Akuntan
Publik di Jakarta. Tehnik Analisa data menggunakan SEMPLS
Hasil penelitian menunjukkan Kompetensi auditor berpengaruh terhadap kualitas
audit karena auditor berpartisipasi aktif dalam pelatihan untuk mendapatkan
pembaruan pengetahuan yang dibutuhkan dalam bisnis, Pengalaman Auditor
berpengaruh terhadap kualitas audit auditor terlibat dalam banyak tugas
menganalisa dan menyusun laporan audit selama pekerjaan, Etika Auditor
berpengaruh terhadap kualitas audit karena auditor menjaga independensi dalam
pikiran dan tindakan saat melakukan audit
Kata kunci : kompetensi, pengalaman, etika, kualitas audit
The public accounting profession is responsible for increasing the level of
reliability of the company's financial statements, so that users of financial
statements obtain reliable financial information as a basis for decision making
This study aims to analyze the influence of competence, experience and ethics of
the auditor profession on the audit quality of Public Accountants at Public
Accounting Firms in Jakarta. Data analysis techniques using SEMPLS
The study results show that auditor competence affects audit quality because
auditors actively participate in training to obtain knowledge updates needed in
business. Auditor experience affects audit quality. Auditors are involved in many
tasks of analyzing and preparing audit reports during work. Auditor ethics have an
effect on audit quality because auditors maintain independence in thought and
action when conducting audits.
Keywords: competence, experience, ethics, audit qualit
ANALISIS RASIO SOLVABILITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA SEKTOR KONSTRUKSI YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2021 SAMPAI DENGAN TAHUN 2023
Perusahaan konstruksi merupakan sektor perusahaan yang mendukung
pertumbuhan ekonomi Indonesia, menjalankan proyek-proyek yang sedang
berjalan, terutama ketika Indonesia sedang aktif membangun konstruksi negara.
Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor konstruksi yang terdaftar di BEI
tahun 2021 sampai dengan tahun 2023 dengan tujuan untuk mengetahui kinerja
keuangan perusahaan yang berguna bagi pihak internal perusahaan maupun pihak
eksternal perusahaan. Metode sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah
purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan analisis rasio keuangan yaitu
rasio solvabilitas. Pengujian data dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS
Statistic 27. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa solvabilitas berpengaruh
negatif terhadap kinerja keuangan.
Kata Kunci: rasio, solvabilitas, konstruksi, kinerja keuangan
Construction companies are a sector of companies that support Indonesia's
economic growth, running ongoing projects, especially when Indonesia is actively
building state construction. This research was conducted at construction sector
companies listed on the IDX from 2021 to 2023 with the aim of knowing the
company's financial performance which is useful for both internal and external
parties of the company. The sampling method used in this study was purposive
sampling. The analysis was carried out using financial ratio analysis, namely the
solvency ratio. Data testing was carried out using the SPSS Statistic 27 application.
This study shows the results that solvency has a negative effect on financial
performance.
Keywords: ratios, solvency, construction, financial performanc
ANALISA PERSPEKTIF IMPLEMENTASI COSO ERM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR: STUDI KASUS PT ALCOMEX INDO
Penerapan pengendalian internal PT Alcomex Indo, Perusahaan Manufaktur
Ekstrusi Aluminium berdasarkan sudut pandang COSO ERM. Penelitian ini
menemukan adanya penerapan pengendalian yang masih belum terpenuhi dengan baik
terutama pada penetapan tujuan pada siklus pengeluaran yang belum menerapkan
penganggaran sehingga penilaian kinerja pada siklus pengeluaran belum bisa
diterapkan dengan baik.
Kata Kunci: COSO ERM, Siklus Pendapatan, Siklus Pengeluaran, Siklus Produksi,
Manufaktur
Internal control implementation of PT Alcomex Indo, a manufacturing
company focused on aluminium extrusion based on COSO ERM perspective. This
research conclude that the internal control of objective settings in the expenditure
cycle is not fully implemented and stated that there is no budgeting system which
resulted in the lack of performance evaluation in the expenditure cycle.
Keywords: COSO ERM, Revenue Cycle, Expenditure Cycle, Production Cycle,
Manufactur
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE DAN FIRM SIZE TERHADAP FINANCIAL PERFORMANCE PADA PERUSAHAAN BUMN DI INDONESIA
Riset ini menyelidiki pengaruh ukuran perusahaan dan tata kelola perusahaan kepada kinerja
keuangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia. Dengan memakai pendekatan
kuantitatif, data dikumpulkan dari 13 BUMN selama tiga periode, menghasilkan total sampel
ada 39 observasi. Hasil penelitian memperlihatkan yaitu ukuran dewan direksi berdampak
negatif kepada kinerja keuangan, sementara independensi dewan dan kepemilikan dewan
berdampak positif secara signifikan. Selain itu, ukuran perusahaan memengaruhi negatif
kepada kinerja keuangan. Temuan ini mengindikasikan yaitu BUMN perlu mempertimbangkan
pengurangan ukuran dewan direksi, meningkatkan independensi dewan melalui penunjukan
direktur independen, dan meningkatkan kepemilikan dewan. Selain itu, efisiensi operasional
perlu diperhatikan untuk mengurangi inefisiensi. Penelitian selanjutnya disarankan untuk
memperluas ukuran sampel dan periode penelitian serta memasukkan variabel tambahan seperti
Economic Value Added (EVA) guna memberikan analisis yang lebih komprehensif.
Kata Kunci: Ukuran Perusahaan, Tata Kelola Perusahaan, Kinerja Keuangan, BUMN
This research looks at how SOEs in Indonesia do financially and how factors like company size
and corporate governance play a role. Thirteen state-owned enterprises (SOEs) were surveyed
three times using a quantitative methodology, yielding a total of thirty-nine observations. Board
size has a detrimental impact on financial performance, according to the research. On the other
hand, board independence and board ownership have strong beneficial benefits. In addition,
financial performance is impacted adversely by the size of the business. These results suggest
that SOEs should consider reducing board size, increasing board independence through the
inclusion of independent directors, and enhancing board ownership. Furthermore, operational
inefficiencies should be addressed to improve overall performance. Future research should
expand the sample size and study period while incorporating additional variables such as
Economic Value Added (EVA) to provide a more comprehensive analysis.
Keywords: Firm Size, Corporate Governance, Financial Performance, SO