Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
KONTEN BERBASIS USP SEBAGAI STRATEGI KOMUNIKASI UNTUK MEMENANGKAN PERSAINGAN PEMASARAN (STUDI PADA AKUN INSTAGRAM @ADIANDFRIENDSORGANIZER)
ABSTRAK
(A) DHEA AMELIA/ 915210041
(B) KONTEN BERBASIS USP SEBAGAI STRATEGI KOMUNIKASI UNTUK
MEMENANGKAN PERSAINGAN PEMASARAN (STUDI PADA AKUN
INSTAGRAM @ADIANDFRIENDSORGANIZER)
(C) XVII +103 hlm, Tahun 2024, gambar 4, Lampiran 10
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konten berbasis unique selling
point sebagai strategi komunikasi pemasaran dalam memenangkan persaingan pemasaran
di industri wedding organizer, dengan studi kasus pada akun Instagram
@adiandfriendsorganizer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara Adi &
Friends Wedding Organizer dalam memformulasikan Unique Selling Proposition dalam
konten marketing melalui akun instagram @adiandfriendsorganizer. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Pengumpulan
data dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi non-partisipatif,
dokumen analisis serta studi kepustakaan. Dengan menganalisis jenis – jenis konten yang
di unggah di Instagram @adiandfriendsorganizer dan berfokus pada cara Adi & Friends
Wedding Organizer dalam mengkomunikasikan USP melalui konten yang konsisten untuk
menarik audiens dan membedakan Adi & Friends dari kompetitor di industri yang sama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan USP dalam setiap konten yang diunggah
di Instagram efektif dalam memperkuat identitas merek, meningkatkan kesadaran merek
dan membangun keterlibatan audiens yang lebih tinggi. Dengan strategi komunikasi
berbasis USP yang konsisten, @adiandfriendsorganizer berhasil membangun posisi yang
lebih kuat di pasar, memperkuat loyalitas pelanggan, dan memperoleh keunggulan yang
kompetitif dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Kata Kunci: Unique Selling Proposition, Strategi Komunikasi Pemasaran,
Konten Wedding Organizer, Instagram
(E) DAFTAR PUSTAKA: 23 (buku), 1 (jurnal), 1 (Artikel Web)
(F) NIGAR PANDRIANTO S.SOS., M.S
POLA KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DALAM MEMBANGUN KEMBALI STABILITAS KEPERCAYAAN HUBUNGAN PASCA PERSELINGKUHAN
ABSTRAK
(A) SALSABILLA CAMELLIA / 915210044
(B) POLA KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DALAM MEMBANGUN KEMBALI
STABILITAS KEPERCAYAAN HUBUNGAN PASCA PERSELINGKUHAN
(C) xvii + 77 hlm, Tahun 2024, tabel 0, gambar 3, lampiran 4
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Perselingkuhan merupakan salah satu tantangan terbesar yang
dihadapi pasangan dalam hubungan romantis, termasuk mereka yang masih
dalam fase berpacaran. Pola komunikasi antarpribadi yang digunakan oleh
pasangan menjadi faktor kunci dalam menentukan apakah hubungan dapat
dipulihkan atau tidak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola
komunikasi antarpribadi oleh pasangan dalam proses membangun kembali
kepercayaan setelah perselingkuhan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini
yakni teori komunikasi antarpribadi dan teori penetrasi sosial serta terkait
perselingkuhan dan konsep berpacaran. Penelitian ini menggunakan
pendekatan penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengumpulan
data dilakukan dengan metode wawancara mendalam, observasi dan
dokumentasi serta analisis data yang digunakan adalah teknik coding terbuka
(open coding). Untuk memastikan kebenaran data yang didapat dalam
penelitian ini, peneliti menggunakan teknik keabsahan data triangulasi sumber
data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi yang
terbentuk dalam membangun kembali stabilitas kepercayaan pada hubungan
yang bertahan setelah perselingkuhan bergantung pada keterbukaan, kejujuran,
dan kesediaan kedua pihak untuk berkomunikasi secara mendalam. Pola
komunikasi yang berkembang pasca-perselingkuhan cenderung lebih serius dan
terarah pada penyelesaian masalah serta penguatan hubungan. Hal ini
menunjukkan bahwa meskipun perselingkuhan merupakan ujian berat,
hubungan dapat bertahan jika kedua pihak berkomitmen untuk membangun
kembali kepercayaan melalui komunikasi yang jujur dan saling mendukung.
Kata Kunci: Perselingkuhan, Berpacaran, Kepercayaan Hubungan, Komunikasi
Antarpribadi, Teori Penetrasi Sosial
(E) DAFTAR PUSTAKA: 12 (buku), 35 (jurnal), 1 (website)
(F) DR. RIRIS LOISA, M.SI
MANAJEMEN MEDIA SOSIAL DALAM MEMBANGUN CITRA PEMERINTAH KOTA (STUDI KASUS PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @HUMAS_KOTA_TANGERANG)
ABSTRAK
(A) ERZA ODELIA MANIERY
(B) MANAJEMEN MEDIA SOSIAL DALAM MEMBANGUN CITRA
PEMERINTAH KOTA (STUDI KASUS PADA MEDIA SOSIAL
INSTAGRAM @HUMAS_KOTA_TANGERANG)
(C) xix + 95 hlm, Tahun 2024, tabel 3, gambar 3, Lampiran 8
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Sebagai pelayan publik, pemerintah harus memberikan informasi
secara akurat dan efisien. Oleh karena itu, media sosial penting bagi pemerintah
daerah untuk berkomunikasi dengan masyarakat setempat. Komunikasi publik
melalui media sosial mempunyai banyak manfaat. Tidak hanya sebagai media
informasi tetapi juga untuk membangun citra pemerintah. Penulisan ini
berfokus pada komunikasi publik yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang
untuk membangun image yang baik melalui Instagram. Khususnya bagaimana
pengelolaan Instagram @humas_kota_tangerang diterapkan dalam
membangun citra pemerintah daerah. Penulisan ini juga sebagai evaluasi
akademis terhadap komunikasi publik di pemerintah daerah yang penting untuk
mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. Penulisan dilakukan dengan
pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Pengumpulan
data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada penanggung jawab
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintahan Kota Tangerang,
analis publikasi, dan pakar pengelolaan media sosial. Pengumpulan data juga
dilakukan dengan teknik observasi non partisipan, serta analisis dokumentasi
konten yang dipublikasikan. Hasil penulisan ini diharapkan dapat
menggambarkan bagaimana pengelolaan media sosial berkontribusi terhadap
pembentukan citra pemerintah, khususnya dalam rangka membangun
transparansi, kepercayaan masyarakat, dan partisipasi masyarakat melalui
media sosial sebagai ruang dialog. Dengan demikian, temuan penulisan ini
nantinya dapat memberikan rekomendasi akademis bagi kajian pengelolaan
media sosial, serta rekomendasi praktis bagi pemerintah daerah untuk
mengoptimalkan strategi komunikasi melalui media sosial guna mendorong
pelayanan publik yang inklusif dan partisipatif.
Kata Kunci: Pengelolaan Media Sosial, Komunikasi Publik, Citra Pemerintah.
(E) DAFTAR PUSTAKA: 13 buku, 21 jurnal
(F) DR. RIRIS LOISA, M.SI
STRATEGI TIM AMB DISKOMINFOTIK DKJ DALAM MENGIDENTIFIKASI ISU NEGATIF
ABSTRAK
(A) SYLVIA HERMAN/NIM
(B) STRATEGI TIM AMB DISKOMINFOTIK DKJ DALAM
MENGIDENTIFIKASI ISU NEGATIF
(C) xvii+82 hlm, Tahun 2024, 6 tabel, 10 gambar, 11 Lampiran
(D) Public Relations
Abstrak: Sebagai kota besar, DKJ sering menjadi pusat berbagai isu yang
kompleks dan beragam. Untuk mengatasi hal ini, Diskominfotik DKJ
memanfaatkan media monitoring sebagai alat untuk mengidentifikasi isu
negatif yang berkembang di wilayahnya. Penelitian ini berfokus pada strategi
yang diterapkan Tim AMB Diskominfotik DKJ dalam mendeteksi isu negatif
dari pemberitaan media. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus
digunakan dalam penelitian ini, dengan data diperoleh melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah Tim AMB
Diskominfotik DKJ, sementara objeknya adalah strategi yang mereka laukan
dalam mengidentifikasi isu negatif. Hail penelitian menunjukkan bahwa Tim
AMB Diskominfotik DKJ mengidentifikasi isu negatif dengan menerapkan
suatu strategi meliputi media monitoring, dan analisis sentimen. Dengan
melakukan pemantauan media secara rutin menggunakan berbagai platform
baik media online maupun media cetak, Tim AMB dapat secara cepat
menemukan isu-isu yang beredar di media. Strategi yang mereka terapkan
dengan melakukan identifikasi isu sejak dini tersebut mengurangi potensi krisis
yang dapat merusak citra Pemprov DKJ. Dengan komunikasi organisasi yang
terstruktur, meliputi empat aliran komunikasi, turut mempercepat penyampaian
informasi dan memastikan respons yang tepat terhadap isu yang sedang
berkembang.
Kata Kunci : Strategi, Media Monitoring, Analisis Sentimen, Isu Negatif
(E) DAFTAR PUSTAKA: 12 buku, 30 Jurnal
(F) Dr. Moehammad Gafar Yoedtadi, M.Si
ANALISIS PENCARIAN INFORMASI GEN Z: PERALIHAN DARI GOOGLE KE MEDIA SOSIAL
ABSTRAK
(A) NOLA NURHABIBAH/915210086
(B) ANALISIS PENCARIAN INFORMASI GEN Z: PERALIHAN DARI GOOGLE
KE MEDIA SOSIAL
(C) xvi+ 78hlm, Tahun 2024, tabel 2, gambar 6, Lampiran 3
(D) JURNALISTIK
Abstrak: Di masa lalu akses untuk mendapatkan informasi cukup terbatas
karena hanya menghandalkan media cetak saja, sekarang bisa dengan
mudahnya diakses melalui media digital dengan bantuan jaringan
internet. Data-data menunjukan adanya pergeseran google yang
sebelumnya menjadi platform teratas untuk mencari informasi yang
kedepannya mungkin akan tergantikan oleh media sosial ataupun media
lainnya. Peneletian bertujuan untuk mengetahui apa motivasi dari Gen Z
yang mulai beralih mencari informasi dari google ke media sosial. Dalam
penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis
tematik. Hasil menunjukkan bahwa kecenderungan Gen Z yang menyukai
visual yang menarik, akses yang mudah, serta keinginan untuk bisa
mengikuti tren menjadi alasan utama gen z beralih menggunakan media
sosial sebagai mesin pencari. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan
gen z memiliki pola pencarian informasi yang unik dan adaptif di era
digital
Kata Kunci: Peralihan, Pencarian Informasi, Generasi Z
(E) DAFTAR PUSTAKA: 13(buku), 14(jurnal)
(F) FARID S.S., M.Si
PENGARUH MOTIF PENGGUNAAN INSTAGRAM @NARASI.TV TERHADAP KEPUASAN GENERASI Z DALAM MENDAPATKAN INFORMASI
ABSTRAK
(A)HANNA MARGARETH / 915210137
(B) PENGARUH MOTIF PENGGUNAAN INSTAGRAM @NARASI.TV
TERHADAP KEPUASAN GENERASI Z DALAM MENDAPATKAN
INFORMASI
(C) xv+ 83 hlm, Tahun 2024, tabel 24, gambar 4, Lampiran 8
(D)JURNALISTIK
Abstrak: Media sosial merupakan suatu wadah untuk mencari informasi melalui
media online dan menjalin komunikasi jarak jauh dengan orang lain. Media sosial
dirancang untuk mempermudah interaksi sosial yang bersifat dua arah. Instagram
menjadi media sosial yang digemari oleh masyarakat karena memiliki beragam fitur
yang mampu menunjang untuk penyampaian informasi kepada pengguna. Generasi
Z adalah salah satu generasi yang mengandalkan media sosial sebagai sumber
pemenuhan kebutuhan informasi. Narasi TV merupakan salah satu akun yang turut
aktif dalam penyebaran informasi melalui media khususnya Instagram dan berita
yang dibagikan telah disesuaikan untuk mampu menjangkau Generasi Z. Sesuai
dengan asumsi dasar dari teori Uses and Gratification bahwa pengguna dianggap
aktif dan mereka menggunakan media untuk memenuhi kebutuhannya. Oleh sebab
itu, dari banyaknya informasi yang tersaji di dalam media sosial sebagai pengguna
secara sadar dapat memilih media mana yang tepat untuk dijadikan sumber
informasi demi memenuhi kepuasan. Tujuan dilakukannya penelitian tersebut
untuk mengetahui pengaruh motif penggunaan media sosial @narasi.tv terhadap
kepuasan Generasi Z dalam mendapatkan informasi. Penelitian tersebut
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei menggunakan
kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah Generasi Z yang pernah mengakses
akun Instagram Narasi.tv untuk mendapatkan informasi dengan jumlah sampel
sebanyak 100 responden yang didapat melalui perhitungan menggunakan rumus
Lemeshow. Melalui hasil analisis yang telah dilakukan dalam penelitian ini
menunjukkan bahwa motif informasi menjadi alasan utama penggunaan media
sosial khususnya Instagram sebagai sumber pemenuhan kepuasan individu dalam
mendapatkan informasi.
Kata Kunci: Sosial Media, Motif, Kepuasan, Instagram
(E) DAFTAR PUSTAKA: 3 buku, 37 jurnal
(F) Dr. Riris Loisa, M.Si
(G)Lydia Irena, S.I.Kom., M.S
POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MEMPERTAHANKAN PACARAN JARAK JAUH MELALUI MEDIA WHATSAPP (Studi Pada Mahasiswa Kedinasan Politeknik Ilmu Permasyarakatan Kota Tangerang)
ABSTRAK
A. GISELA ANASTASIA NATHALI/915210138
B. POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM
MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN ROMANTIS LONG DISTANCE
RELATIONSHIP MELALUI MEDIA WHATSAPP (Studi Pada Mahasiswa
Kedinasan Politeknik Ilmu Permasyarakatan Kota Tangerang)
C. xviii+178 hlm, Tahun 2024, gambar 7, Lampiran 12
D. PUBLIC RELATION
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pola komunikasi
interpersonal dalam mempertahankan hubungan romantis long distance relationship
pada mahasiswa kedinasan Politeknik Ilmu Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui dan mendeskripsikan pola komunikasi interpersonal dalam
mempertahankan hubungan pacarana jarak jauh pada mahasiswa kedinasan
Politeknik Ilmu Permasyarakatan kota Tangerang melalui media WhatsApp. Teoriteori yang digunakan adalah teori komunikasi interpersonal dan pola komunikasi.
Dalam proses pengumpulan data, peneliti melakukan observasi mengamati media
sosial informan, melakukan wawancara mendalam dengan 3 pasang informan serta
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pola komunikasi yang terjadi pada
mahasiswa kedinasan dan pasangannya melalui 3 tahap yaitu pola sekunder, pola
linear dan pola sirkular. Pola sekunder dalam hal ini yaitu mahasiswa kedinasan
sangat bergantung pada teknologi. Fitur video call pada aplikasi seperti WhatsApp
menjadi jembatan utama untuk menjaga kedekatan Tahap berikutnya linear, cara
mahasiswa kedinasan dalam menyelesaikan masalah dengan pasangannya berbedabeda. Terakhir di tahap Sirkular selain komunikasi yang baik, faktor seperti
keterbukaan, sikap positif, dukungan, kesetaraan, dan empati menjadi dasar
perkembangan hubungan informan. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode studi kasus. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa dua dari tiga
pasangan informan menggunakan pola komunikasi sirkular. Pola komunikasi ini
terbentuk karena adanya umpan balik atau feedback yang terus-menerus dalam
berinteraksi.
Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, hubungan, pola komunikasi, media
sosial
E. DAFTAR PUSTAKA: 1 (buku), 21 (jurnal)
F. SEPTIA WINDUWATI,S.SOS.,
M.SI
PENGARUH KONTEN EDUKATIF MALAKA PROJECT DI TIKTOK TERHADAP CARA BERPIKIR KRITIS GENERASI Z DI JAKARTA
ABSTRAK
(A) THOMMY / 915210141
(B) PENGARUH KONTEN EDUKATIF MALAKA PROJECT DI TIKTOK
TERHADAP CARA BERPIKIR KRITIS GENERASI Z DI JAKARTA
(C) xvii + 89hlm, Tahun 2024, tabel 19, gambar 4, lampiran 13
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten edukatif
Malaka Project di TikTok terhadap cara berpikir kritis Generasi Z di Jakarta. Metode
yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode Pendekatan kuantitatif dengan studi
kasus digunakan, melibatkan 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling.
Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan SPSS
25, mencakup uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, serta uji hipotesis. Hasil
menunjukkan bahwa konten edukatif memiliki pengaruh signifikan terhadap
kemampuan berpikir kritis Generasi Z, terutama dalam klarifikasi informasi dan
pengambilan keputusan. Penelitian ini menyoroti pentingnya konten edukatif dalam
membangun pemikiran kritis generasi muda.
Kata Kunci: Konten Edukatif, Tiktok, Berpikir Kritis
(E) DAFTAR PUSTAKA: 7 (buku), 14 (jurnal)
(F) AHMAD JUNAIDI, S.S., M.Si
STRATEGI REDAKSI BIRO PEMBERITAAN PARLEMEN DALAM MENJAGA CITRA DPR RI DI KALA PERGANTIAN MASA PEMERINTAHAN
ABSTRAK
(A) Rio Ferdinand/915210143
(B) STRATEGI REDAKSI BIRO PEMBERITAAN PARLEMEN DALAM MENJAGA
CITRA DPR RI DI KALA PERGANTIAN MASA PEMERINTAHAN
(C) Xvii + 61 hlm, Tahun 2024, table 1, gambar 16, Lampiran 3
(D) Jurnalistik
Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu strategi redaksi yang digunakan oleh
Biro Pemberitaan Parlemen DPR RI dalam menjaga dan meningkatkan citra DPR
RI selama masa pergantian pemerintahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dan metode deskriptif, pada penelitian ini pengumpulan data dilakukan
melalui proses wawancara mendalam dengan redaktur dan reporter serta observasi
di media sosial resmi DPR RI. Hasil dari penelitian ini adalah Biro Pemberitaan
Parlemen memanfaatkan teori Agenda Setting dan teori Propaganda untuk
mengarahkan dan membentuk opini publik melalui pemberitaan yang berfokus
pada isu-isu strategis dan capaian positif DPR RI. Media sosial seperti Instagram
dan TikTok menjadi salah satu platform utama dalam penyebaran informasi, dan
juga disertai dengan kerja sama dengan media eksternal untuk memperluas
jangkauan. Penelitian ini juga menyoroti tantangan utama yaitu berita bohong dan
misinformasi yang diatasi dengan penyampaian informasi secara cepat dan netral,
Evaluasi keberhasilan dilakukan secara rutin melalui survei kepuasan, analisis
keterlibatan masyarakat di media sosial, dan kecepatan penayangan berita.
Penelitian ini memberikan wawasan bagi instansi pemerintahan lain dalam strategi
pemberitaan dan manajemen citra
Kata Kunci: strategi redaksi, parlemen, media sosial, Agenda Setting
(E) DAFTAR PUSTAKA: 4 buku, 17 jurnal
vi
(F) Farid S.S., M.Si
EFEKTIVITAS USER- GENERATED CONTENT (UGC) TERHADAP MINAT PEMBELIAN PRODUK SKINCARE AVOSKIN
ABSTRAK
(A) Michael Eason Doli Siregar
(B) Efektivitas User-Generated Content (UGC) Terhadap Minat Pembelian Produk
Skincare Avoskin
(C) Periklanan
(D) XV + 79 hlm, Tahun 2024, table (13), gambar (5), Lampiran (1)
(E) BIDANG KONSENTRASI
User-Generated Content (UGC) telah menjadi salah satu strategi pemasaran
digital yang populer, terutama di era media sosial. UGC mengacu pada konten
yang dibuat oleh pengguna atau konsumen suatu produk dan dibagikan di
platform digital, yang sering kali dianggap lebih autentik dan terpercaya
dibandingkan iklan tradisional. TikTok, sebagai salah satu platform media
sosial terkemuka, menyediakan ruang bagi UGC untuk berkembang melalui
video kreatif dan interaktif yang mampu menarik perhatian audiens dalam
waktu singkat.Penelitian ini mengevaluasi pengaruh efektivitas iklan berbasis
User-Generated Content (UGC) di TikTok terhadap minat pembelian produk
skincare Avoskin. Dengan menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan
melalui kuesioner daring dari 100 responden. Data dianalisis menggunakan anakisis
regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa efektivitas UGC, yang diukur
melalui dimensi seperti Attraction, Relevance, Engagement, Credibility, dan
Call to Action, berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian, dengan
kontribusi sebesar 50,6% berdasarkan uji koefisien determinasi (R²). Faktorfaktor utama yang memengaruhi adalah daya tarik visual, relevansi konten, dan
ajakan bertindak yang efektif. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi
strategi pemasaran digital melalui UGC untuk meningkatkan daya tarik dan
keterlibatan konsumen terhadap merek.
Kata Kunci: TikTok, User-Generated Content, minat pembelian, skincare.
(F) DAFTAR PUSTAKA: 20 (buku), 21 (jurnal)
(G)Ahmad Junaidi, S.S., M.