Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
Perancangan dashboard untuk prediksi segmentasi pelanggan pada PT Panorama Aplikasi Nusantara
PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, TOTAL ASSET TURNOVER, DAN NET PROFIT MARGIN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA SEKTOR CONSUMER NON CYCLICAL YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2021-2023
This study aims to obtain evidence in the form of the influence of the debt ratio, total
asset turnover, and net profit margin on profit growth. Companies listed on the IDX
during the period 2021-2023. Using the purposive sampling method and data
containing 118 or equivalent to 53 companies. The technique in this study uses multiple
regression analysis assisted by the IBM SPSS Statistics program version 30.0.0.0 and
Microsoft Excel Workbook. The results of this study state that the debt ratio and total
asset turnover both have no effect on profit growth and have a negative relationship.
Meanwhile, in this study the net profit margin has an effect on profit growth with a
negative relationship. The implication of this study is that the use of a good debt ratio
and maximum utilization of assets and the calculation of the correct net profit margin
can increase profit growth in equivalent companies so that it will provide a good signal
for potential investors.
Kata Kunci: Profit Growth (PG), Debt to Equity Ratio (DER), Total Asset
Turnover (TAT), Net Profit Margin (NPM)
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti yang berupa pengaruh terhadap rasio
utang, perputaran aset total, dan margin laba bersih pada pertumbuhan laba. Perusahaan
yang terdaftar di BEI selama periode 2021-2023. Dengan menggunakan metode
purposive sampling dan menggunakan data yang berisi 118 atau setara dengan 53
perusahaan.Teknik pada penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda yang
dibantu dengan program IBM SPSS Statistic versi 30.0.0.0 dan Microsoft Excel
Workbook. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa rasio utang dan perputaran aset total
keduanya tidak memiliki pengaruh pada pertumbuhan laba serta memiliki hubungan
negatif. Sementara itu, pada penelitian ini margin laba bersih memiliki pengaruh pada
pertumbuhan laba dengan hubungan negatif. Implikasi dari penelitian ini adalah
penggunaan rasio utang yang baik serta pemanfaatan aset secara maksimal dan
perhitungan margin laba bersih yang tepat dapat meningkatkan pertumbuhan laba di
perusahaan sehingga dapat memberikan sinyal yang baik bagi calon investor.
Keywords: Profit Growth (PG), Debt to Equity Ratio (DER), Total Asset
Turnover (TAT), Net Profit Margin (NPM
TAX REVIEW ATAS PAJAK PERTAMBAHAN NILAI TAHUN 2023 PADA PT XYZ
Abstrak : Tujuan penelitian ini yaitu guna memahami tax review pada PT XYZ
atas perhitungan, penyetoran, dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai. Metode
analisis data yang dipakai yaitu analisis deskriptif melalui pendekatan kualitatif.
Jenis data yang dipakai adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Penelitian ini
memakai sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa PT XYZ telah menerapkan perhitungan yang tepat. Namun, masih
ditemukan keterlambatan dalam pelaporan SPT Masa PPN yang dilaksanakan
oleh PT XYZ. Maka dari itu, PT XYZ dikenakan sanksi administrasi atas
keterlambatan pelaporan dan termasuk ke kategori perusahaan under comply.
Kata Kunci : Pajak Pertambahan Nilai, Tax Review, Kepatuhan Wajib Pajak
Abstract: The reason of this research is to understand the tax review at PT XYZ
for the calculation, deposit, and reporting of Value Added Tax. The data analysis
method used is descriptive analysis through a qualitative approach. The types of
data used are qualitative data and quantitative data. This study uses primary and
secondary data sources. The outcome of this research designate that PT XYZ
already made the right calculations. Nevertheless,, there are still overdue in
reporting the VAT Periodic Tax Returns carried out by PT XYZ. Therefore, PT
XYZ is subject to administrative sanctions for late reporting and is included in the
category of under-comply companies.
Keywords : Value Added Tax, Tax Review, Tax Complianc
PENGARUH OPINI AUDIT, TEMUAN AUDIT, DAN TRANSPARANSI TERHADAP TINGKAT KORUPSI PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh opini audit, temuan audit, dan
transparansi terhadap tingkat korupsi pemerintah daerah di Indonesia. Latar
belakangnya adalah desentralisasi fiskal yang meningkatkan kemandirian daerah
namun juga risiko korupsi, sebagaimana tercermin dari skor CPI Indonesia yang
rendah. Data sekunder dari laporan audit BPK dan keterbukaan informasi dianalisis
menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa hanya temuan
audit yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat korupsi, sementara opini audit
dan transparansi tidak signifikan. Diperlukan pengawasan dan tindak lanjut yang
lebih tegas terhadap temuan audit untuk menekan korupsi.
Kata Kunci: Opini Audit, Temuan Audit, Transparansi, Korupsi, Pemerintah
Daerah
This study aims to analyze the effect of audit opinion, audit findings, and
transparency on the level of corruption in local governments in Indonesia. The
background of the study is fiscal decentralization, which increases regional
financial independence but also the risk of corruption, as reflected in Indonesia’s
low CPI score. Secondary data from audit reports by the Audit Board of Indonesia
and public information disclosure were analyzed using multiple linear regression.
The results show that only audit findings have a significant effect on the level of
corruption, while audit opinion and transparency are not statistically significant.
Stronger oversight and follow-up actions on audit findings are needed to reduce
corruption.
Keywords: Audit Opinion, Audit Findings, Transparency, Corruption, Local
Governmen
PENGARUH MANAJEMEN LABA DAN TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN DENGAN PENGUNGKAPAN CSR SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh manajemen laba dan tata kelola
perusahaan terhadap kinerja keuangan perusahaan dengan CSR sebagai variabel
moderasi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik
pengambilan sampel yang didasarkan dengan kriteria tertentu atau tujuan tertentu.
Sehingga sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 37 perusahaan
dengan periode 2020, 2021, 2022. Sampel yang digunakan yaitu 17 perusahaan
dari industri energi, 16 perusahaan dari industri infrastruktur, dan 4 perusahaan
dari industri properti. Metode analisis yang diterapkan pada penelitian ini adalah
Moderated Regression Analysis (MRA) yang dibantu dengan software IBM SPSS
versi 25. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa manajemen laba (DAC)
berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja keuangan (ROA), tata kelola
perusahaan (Board Size & Board independence) tidak berpengaruh terhadap
kinerja keuangan (ROA), dan CSR tidak dapat memoderasi pengaruh antara
manajemen laba dan tata kelola perusahaan terhadap kinerja keuangan.
Kata Kunci: Manajemen laba, Tata kelola perusahaan, Return On Asset,
Corporate social Responsibility
This research was conducted to examine the effect of earnings management and
corporate governance on the financial performance of companies, with CSR as a
moderating variable. The study used purposive sampling, a sampling technique
based on specific criteria or objectives. Thus, the sample used in this research
consisted of 37 companies over the period of 2020, 2021, and 2022. The sample
comprised 17 companies from the energy industry, 16 companies from the
infrastructure industry, and 4 companies from the property industry. . The
analysis method applied in this study is moderated regression analysis (MRA)
assisted by IMB SPSS version 25. The results of this research indicate that
earnings management (DAC) has a significant positive effect on financial
performance (ROA), corporate governance (Board Size & Board Independence)
does not affect financial performance (ROA), and CSR cannot moderate the effect
between earnings management and corporate governance on financial
performance.
Keywords: Earnings Management, Corporate Governance, Return on Assets,
Corporate Social Responsibilit
Analisis Rekonsiliasi Fiskal Pada Laporan Keuangan PT. XYZ Untuk Tahun Pajak 2023
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekonsiliasi fiskal yang telah dihitung pada
laporan keuangan PT. XYZ pada tahun 2023. Faktor-faktor yang dianalisis mencakup
laporan laba rugi, neraca, dan perhitungan pajak penghasilan PT.XYZ tahun 2023, dengan
fokus pada perhitungan pajak penghasilan PT.XYZ periode 2023. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif dengan data primer berupa laporan keuangang PT.XYZ
yang didapatkan dari sumber pertama
Penjatuhan Pidana Mati Pada Pelaku Tindak Pidana Narkotika Golongan 1 Dalam Bentuk Tanaman (Ganja) Studi Putusan 838/Pid.Sus/2020/Pn Jkt.Brt
Pidana mati merupakan salah satu hukuman yang sudah dijalani dari ratusan tahun lalu. Pidana mati ini merupakan klasifikasi hukuman yang tertinggi dari semua jenis hukuman yang ada di dunia. Pidana mati ini merupakan salah satu pidana yang masih diperdebatkan sampai sekarang, karena pidana mati bertolak belakang dengan adanya hak asasi manusia yang di negara Indonesia menjungjung tinggi hak asasi manusia sebagai dasar atau pedoman bagi manusia untuk hidup. Dalam hukum pidana penjatuhan pidana mati hanya diberikan kepada beberapa jenis kejahatan saja, salah satunya adalah kejahatan narkotika yang pengaturan hukumannya diatur dalam Undang-undang Narkotika (UU No 35 Tahun 2009). Hakim dalam memberikan penjatuhan pidana membutuhkan banyak pertimbangan agar dalam memberikan hukuman yang diberikan tersebut terlihat seimbang dan adil
Efektivitas Ketentuan Pasal 2 UU No 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Terhadap Perkawinan Beda Agama Di Indonesia
Perkawinan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, di Indonesia memiliki syarat sah suatu perkawinan yaitu pada Pasal (2) UUP yang mengisyratkan bahwa perkawinan harus sesuai dengan syarat agamanya masing – masing, yang memiliki makna bahwa perkawinan harus sesuai dengan syarat dari agama yang dianut pasangan dan juga sesuai dengan agama yang diakui di Indonesia. Setiap agama di Indonesia memiliki syarat masing – masing terhadap sah nya suatu perkawinan sehingga secara tidak langsung perkawinan harus dilaksanakan dengan pasangan seagama, setelah itu perkawinan tersebut akan dianggap sah. Tetapi faktanya di Indonesia perkawinan beda agama sedang marak terjadi, hal ini didasarkan dengan fakta bahwa perkawinan beda agama meningkat setiap tahun nya. Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana efektivitas Pasal 2 UUP terhadap perkawinan beda agama dan akibat hukum dari perkawinan beda agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ketentuan Pasal 2 UU Nomor 1 Tahun 1974 terhadap perkawinan beda agama di Indonesia. Metode yang digunakan di penulisan bersifat penelitian Hukum Empiris atau sosiologis menggunakan pendekatan Yuridis Sosiologis berdasarkan studi kasus, peraturan perundang – undangan, dan beberapa bahan hukum lainnya. Sumber data penelitian ini adalah putusan pengadilan, wawancara, peraturan perundang – undangan. Pasal 2 UU Nomor 1 Tahun 1974 memberikan dasar hukum yang penting, tetapi diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas implementasinya. Langkah-langkah yang dapat diambil termasuk meningkatkan kesadaran hukum, memperkuat penegakan hukum, dan meningkatkan perlindungan terhadap hak-hak individu dalam perkawinan beda agama, serta pemerintah harus memperhatikan Undang – Undang tersebut karena Pasal tersebut dirasa sudah kurang efektif untuk ketentuan di era globalisasi
Analisis Yuridis Tanggung Jawab Rumah Sakit Atas Tindakan Medis Yang Melawan Hukum (Studi Putusan Nomor 120/Pdt.G/2019/PN.Ckr)
Dalam dunia medis masa kini, hubungan antara mereka-mereka yang pantas memberikan pertolongan medis (tenaga medis) dengan mereka-mereka yang membutuhkan pertolongan medis (pasien) bersifat transaksional yang mana hubungan tersebut umumnya tertuang dalam suatu perjanjian terapeutik. Perjanjian tersebut memberikan wewenang kepada mereka-mereka yang pantas memberikan pertolongan medis atau tenaga medis untuk melaksanakan atau melakukan suatu pelayanan atau tindakan medis berdasarkan keahliannya, Namun menjadi suatu masalah apabila seorang tenaga medis profesional melakukan suatu tindakan medis yang melebihi atau di luar wewenang yang diberikan sebagaimana tercantum dalam perjanjian terkait. Peristiwa seperti ini menyebabkan suatu tindakan legal menjadi perbuatan melawan hukum. Rumah Sakit sebagai fasilitas atau tempat di mana mereka bekerja di bawah naungannya tidak lepas dari suatu pertanggungjawaban. Pada umumnya pun pasien tidak mengetahui dan tidak memahami apa yang tertulis dalam perjanjian terapeutik dikarenakan berada di luar bidang keahliannya sehingga sulit untuk menentukan apakah suatu tindakan medis merupakan perbuatan melawan hukum atau bukan
Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi Ilegal Dengan Pendekatan Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009
Praktik aborsi, meskipun dilarang secara hukum kecuali dalam kasus tertentu seperti kedaruratan medis atau akibat pemerkosaan, tetap dilakukan dengan berbagai alasan yang meliputi ketidakmampuan merawat anak, masalah sosial, atau tekanan dari pasangan. Kehamilan yang tidak diinginkan juga sering kali mengarah pada dua pilihan sulit: mempertahankan kehamilan yang tidak direncanakan atau melakukan aborsi. Di Indonesia, hukum aborsi diatur dalam Undang-Undang Kesehatan tahun 2009 dengan pengecualian tertentu, termasuk untuk kasus kehamilan akibat perkosaan atau jika membahayakan kesehatan ibu. Namun, implementasinya masih menimbulkan masalah, termasuk adanya aborsi ilegal yang dilakukan tanpa pengawasan medis yang memadai. Penelitian ini menjawab bagaimana sanksi terhadap pelaku aborsi ilegal dan menyertakan analisis yuridis dari Putusan Nomor 169/Pid.Sus/2021/Pn Bau. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan untuk mengkaji peraturan yang ada dan memberikan gambaran terhadap implementasinya di apangan. Penelitian ini menitikberatkan pokok dari Putusan Nomor 169/Pid.Sus/2021/Pn Bau yaitu terkait permasalahan seputar kehamilan yang tidak diinginkan dan praktik aborsi di Indonesia, dimana terdakwa didakwa dalam bentuk surat dakwaan tunggal melanggar pasal 194 jo pasal 75 ayat (1), Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan jo pasal 55 ayat (1) KUHP. Hasilnya, terdakwa dianggap melanggar Undang- undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHPidana. Majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama enam bulan dan denda sejumlah Rp50.000.000,00 (lima puluh juta Rupiah), dengan opsi pidana kurungan jika denda tidak dibayar