Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
Hubungan Forgiveness dan Psychological Well-Being pada Mahasiswa yang Pernah Mengalami Putus Cinta
Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk melihat hubungan forgiveness dan psychological well-being pada mahasiswa yang pernah mengalami putus cinta. Psychological Well-Being adalah tujuan utama manusia yang ditandai dengan kebutuhan untuk merasa lebih baik secara psikologis dan terkait dengan perasaan individu tentang aktivitas sehari-hari dan pengungkapan perasaan pribadi (Reynolds, 2001). Forgiveness merupakan perubahan sikap perilaku dalam membuat keputusan untuk tidak balas dendam dan memilih untuk memaafkan atau berdamai dengan orang yang telah menyakitinya McCullough (2000). Penelitisn ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini melibatkan 151 responden terdiri atas 69 laki-laki dan 82 perempuan yang tersebar diseluruh indonesia. Alat ukur yang digunakan adalah alat ukur Ryff’s Psychological Well-being scales yang disusun oleh Ryff’s (1989), Alat ukur kedua menggunakan trait forgiveness merupakan alat ukur yang disusun oleh Berry dan Worthington (2001)
PENGARUH LOCUS OF CONTROL DAN FINANCIAL SELF-EFFICACY TERHADAP FINANCIAL MANAGEMENT BEHAVIOR PADA MAHASISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh locus of control dan financial self-efficacy terhadap financial management behavior pada mahasiswa. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yang diolah dengan Partial Least Square (PLS) dengan software SmartPLS Versi 3.2.9. Teknik pengambilan sampel menggunakan non- probability sampling dan teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 92 responden mahasiswa yang berdomisili di Jawa Barat dan pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form. Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) locus of control memiliki pengaruh signifikan terhadap financial management behavior pada mahasiswa yang berdomisili di Jawa Barat, (2) financial self-efficacy memiliki pengaruh signifikan terhadap financial management behavior pada mahasiswa yang berdomisili di Jawa Barat
PENGARUH MOTIVASI KERJA, STRES KERJA, DAN PERILAKU KEWARGAAN ORGANISASIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT PHARINDO LABORATORIES DI JAKARTA SELATAN
Sumber daya manusia merupakan salah satu bagian terpenting dan dapat menjadi kunci kesuksesan bagi organisasi dalam bidang apapun. Dalam suatu organisasi harus meningkatkan kepuasan kerja karyawan dengan berfokus pada variabel motivasi kerja, stres kerja, dan perilaku kewargaan organisasional. Dengan rendahnya kepuasan kerja karyawan dalam perusahaan maka akan berisiko munculnya stres kerja yang dirasakan oleh karyawan, sehingga akan membuat karyawan tidak termotivasi dalam bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, stres kerja, dan perilaku kewargaan organisasional terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Pharindo Laboratories di Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan data primer dengan menyebarkan kuesioner kepada seluruh karyawan PT Pharindo Laboratories dengan jumlah sampel sebanyak 55 responden dengan menggunakan purposive sampling. Metode analisis data dalam penelitian ini dikerjakan secara kuantitatif dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM), yang diolah dengan bantuan Software SmartPLS versi 3.3.3. Hasil penelitian ini menunjukkan motivasi kerja dan perilaku kewargaan organisasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Pharindo Laboratories, stres kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Hasil penelitian ini
diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi karyawan di PT Pharindo Laboratories dan dapat memberikan masukan kepada perusahaan PT Pharindo Laboratories untuk memperhatikan kepuasan kerja karyawannya melalui motivasi kerja, stres kerja, dan perilaku kewargaan organisasional
Studi kelayakan pembangunan perumahan maya residence muktiwari Cibitung, kabupaten Bekasi
Rumah merupakan salah satu kebutuhan primer bagi manusia yang digunakan sebagai tempat tinggal. Perumahan Maya Residence Muktiwari merupakan perumahan yang baru dikembangkan di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Perumahan Maya Residence Muktiwari berlokasi pada kawasan hunian yang sudah ada banyak perumahan – perumahan lainnya yang sudah dibangun terlebih dahulu. Dengan banyaknya perumahan – perumahan yang sudah dibangun terlebih dahulu atau kompetitor, penulis ingin melakukan studi kelayakan terhadap Perumahan Maya Residence Muktiwari. Tujuan dilakukannya studi kelayakan ini untuk mengetahui potensi dan kendala dari Perumahan Maya Residence Muktwiari secara kondisi fisik, peraturan yang berlaku, kondisi pasar, dan finansial dari pengembang. Analisis kelayakan dilakukan berdasarkan data analisis pada analisis lokasi dan tapak, analisis legalitas, analisis pasar, dan analisis investasi. Dengan dilakukannya studi kelayakan ini, diharapkan penulis dapat memberikan masukan atau rekomendasi terhadap pemilik proyek berupa rekomendasi kelayakan agar proyek pembangunan perumahan ini dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat. Kata kunci: Perumahan, Pasar Properti, Studi Kelayakan, Investas
Ethylene oxide (EtO)
One of the chemical agents which being used in industrialization. The major use of the ethylene oxide (its derivate product) is the production of solvents, antifreeze, textiles, detergents, adhesives, polyurethane foam, and pharmaceuticals. Smaller amounts are present in fumigants, sterilants for spices and cosmetics, as well as during hospital sterilization of medical equipment.1 EtO was first prepared in 1859 by Wurtz using potassium hydroxide solution to eliminate hydrochloric acid from ethylene chlorohydrin. The chlorohydrin process developed from Wurtz’s discovery and industrial production of EtO began in 1914. The direct catalytic oxidation of ethylene, discovered in 1931 by Lefort, has gradually superseded the chlorohydrin process. Currently, Ethylene oxide is produced by direct oxidation of ethylene with air or oxygen. Virtually all Ethylene oxide produced is further reacted to derivative products. Its most important derivative is ethylene glycol, which is used for the manufacture of polyester and in automotive antifreeze. Other Ethylene oxide derivatives include surfactants, solvents, amines and poly(ethylene) glycols. EtO also has several direct uses, including use as a sterilant and the treatment of spices and other foodstuffs. United States production of Ethylene oxide in 2004 was 8,315 million (8.3 billion) pounds, according to National Petrochemical & Refiners Association’s (NPRA) Petrochemical Surveys 4 Quarter 2003, highlighting its role as an important industrial chemical.2 Ethylene oxide is a colorless, odorless gas but can smelled like sweet etheric odor, which is both flammable and highly reactive. Most importantly, It can’t smelled until reaches levels that can cause serious harm to human health (NIOSH, 1989).3 EtO is irritating to the respiratory tract, skin, and eyes. Inhalation is the most common route of EtO exposure and high concentrations may cause coughing, dizziness, drowsiness, headache, nausea, sore throat, and vomiting. Repeated or prolonged contact may cause skin sensitization. Eye contact may cause redness, pain, or blurred vision. EtO is a human carcinogen.4 So we must make sure whether the level of ethylene oxide in the workers’ body beyond the limit level or not. the level of ethylene oxide in human body can be measured by biological monitoring.
Problem statement
Ethylene oxide will risk to human health but there is some ways to measure EtO in human body.
Objective
The objective of these paper are : To provide general information about ethylene oxide
Analisis modifikasi improved concecutive modal pushover (icmp) terhadap nonlinear time history dan pushover dalam model bangunan 2-d multi storey
Metode modifikasi Improved Concecutive Modal Pushover (ICMP) diusulkan untuk meningkatkan Pushover konvensional dalam memperkirakan tuntutan gempa pada bangunan tinggi. ICMP menyumbang sifat struktural inelastik dan interaksi antara mode getaran. Perpindahan kenaikan diatap bangunan yang digunakan dalam setiap tahap analisis pushover dimodifikasi berdasarkan pada kontribusi perpindahan masing-masing mode. Kinerja prosedur Modifikasi ICMP yang diusulkan diverifikasi terhadap berbagai macam variasi mode untuk menentukan lateral force dari berbagai kondisi bangunan. Hasil yang diperoleh dari prosedur modifikasi ICMP dibandingkan dengan hasil dari Nonlinear Response History Analysis (NLHRA), analisis pushover konvensional, dan analisis ICMP. Perbandingan menunjukkan kelebihan modifikasi ICMP variasi S1 (100% M) S2 (90%M1 + 10%M2) S3 (80%M1+20%M3), lebih mendekati dibandingkan proposi ICMP sebelumnya yang menggunakan 100% partisipasi mode 1, 2, dan 3. Hasil modifikasi ICMP juga memberikan hasil yang baik dengan rentang underestimate dibawah, terhadap ICMP pada konteks respons displacement tidak lebih dari 30%. Kata kunci: modal pushover, improved concecutive modal pushover, interaksi antara mode, seismic demand, bangunan tingg
Hubungan penentuan tarif electronic road pricing dengan kinerja jalan
Electronic Road Pricing (ERP) adalah cara untuk meningkatkan biaya penggunaan kendaraan pribadi dimana pengguna kendaraan pribadi dikenakan biaya untuk melintasi jalan dan diharapkan beralih menggunakan transportasi umum. Sistem ERP biasanya menggunakan kombinasi sensor dan kamera untuk mendeteksi lalu lintas kendaraan di jalan seperti In-Vehicle Unit untuk mengumpulkan biaya secara otomatis. Responden dalam penelitian ini beraktivitas dari pukul 06.00 - 18.00 WIB dan berjumlah kurang lebih sebanyak 100 orang. Pengumpulan data akan dilakukan dengan menggunakan kuesioner melalui Google Form. Mengetahui bagaimana sistem tarif Electronic Road Pricing (ERP) di kota DKI Jakarta. Penelitian ini akan membahas peraturan dan kebijakan apa saja mengenai tarif yang akan diterapkan pada Electronic Road Pricing (ERP) di kota DKI Jakarta, mengetahui hubungan antara pelayanan dan tarif. Kata Kunci : Electronic Road Pricing, ERP, tarif, sistem tari
Analisis kendala dalam penerapan green building di Jakarta
Konsep green building adalah salah satu cara untuk mengatasi pemanasan global. Di Indonesia jumlah bangunan yang menerapkan konsep green building masih sangat sedikit. Pemerintah sudah membuat beberapa peraturan yang berkaitan dengan konsep green building, namun masih terdapat tantangan seperti kurangnya informasi, kurangnya insentif keuangan dan program kesadaran oleh pemerintah dan otoritas terkait lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatanhambatan yang dihadapi dalam penerapan green building di Indonesia khususnya di DKI Jakarta, sehingga dapat diketahui kendala mana yang menjadi dasar dalam pengembangan green building di Indonesia. Kuesioner untuk penelitian ini disebar ke konsultan dan developer yang ada di Jakarta. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 6 faktor yang menjadi kendala, yaitu; regulasi, pemerintah, finansial, teknis, teknologi, dan pendidikan. 3 peringkat indikator tertinggi yang menjadi kendala dalam penerapan green building di Jakarta adalah dalam pelaksanaan dibutuhkan sertifikasi bagi tenaga ahli sebagai bukti bahwa SDM tersebut ahli dalam bidangnya, Green Building memiliki risiko keuangan yang besar, dan Green Building menghabiskan banyak biaya Kata kunci; Green Building, Pemanasan Global, Kendal
Dampak durasi pengisian baterai pada mobil listrik terhadap minat calon pembeli
Mobil listrik merupakan transportasi dengan bahan bakar jenis baru yang sedang hangat diperbincangkan oleh masyarakat, dengan menaik nya harga bahan bakar fosil, membuat masyarakat memilih beralih ke mobil listrik guna lebih hemat dan ramah lingkungan. Mobil listrik sendiri memiliki banyak kelebihan untuk lingkungan selain tidak mengeluarkan polusi udara, mobil listrik juga tidak mengeluarkan polusi suara, yang mana mobil listrik sangat kedap dan tidak mengeluarkan suara. Namun, Charger pada mobil listrik merupakan salah satu hal utama agar mobil listrik bisa digunakan, charger digunakan untuk mengisi daya mobil listrik. Untuk mengisi daya baterai mobil listrik dibutuhkan waktu yang cenderung lama hingga baterai terisi dengan penuh. Maka dari itu penelitian ini akan melakukan analisis dengan meninjau pengetahuan masyarakat terhadap mobil listrik dan bagaimana persepsi masyarakat terhadap waktu pengisian daya yang lama pada mobil listrik. Serta menjelaskan pengaruh usia, jenis kelamin, pekerjaan, domisili, pengeluaran bulanan untuk mobil, intensitas penggunaan mobil, serta pemerintah terhadap dampak durasi pengisian baterai yang lama pada mobil listrik terhadap minat calon pembeli. Penulis menggunakan metode survei berupa kuesioner daring sebagai sarana pengumpulan data penelitian. Pengujian penelitian ini menggunakan metode One Sample T-Test dalam pengujian instrument penelitian serta dilanjutkan dengan Independent Sample T-Test untuk menguji hubungan antara dua populasi yang tidak saling berhubungan. Berdasarkan hasil analisis, dapat diketahui bahwa mayoritas masyarakat tetap ingin membeli mobil listrik walaupun durasi pengisian baterai atau daya yang lama. Kata Kunci : Mobil Listrik, Charger, Baterai, polusi, Pemerinta