Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
    43693 research outputs found

    Perbedaan Faktor Perilaku Pembelian Consumer Goods secara Online Ditinjau berdasarkan Aspek Demografi

    No full text
    Berdasarkan Hierarki Kebutuhan Maslow, manusia memiliki serangkaian kebutuhan yang harus dipenuhi, dan yang pertama adalah kebutuhan fisiologis. Oleh karena itu, manusia melakukan transaksi dari konsumen ke produsen untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Terjadinya pandemi COVID-19 menyebabkan pertumbuhan e-commerce semakin meningkat, tetapi di sisi lain, toko-toko konvensional mulai tutup secara bertahap. Transformasi dari transaksi tatap muka ke layar tentu saja menyebabkan perubahan pada cara konsumen dalam mengambil keputusan pembelian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami perbedaan faktor yang memengaruhi perilaku pembelian konsumen secara online berdasarkan aspek demografi ketika membeli consumer goods. Penelitian ini menggunakan pengukuran Consumer Buying Behavior Online dalam bentuk survei dengan lima skala Likert dengan tujuh dimensi, yaitu: (1) kebutuhan akan rekreasi, (2) masalah keamanan, (3) pencarian informasi, (4) iklan dan promosi, (5) kenyamanan, (6) atribut situs web, dan (7) jejaring sosial. Partisipan dalam penelitian ini adalah mereka yang berada di usia 18-56 tahun yang memiliki pengalaman berbelanja online. Terdapat total partisipan sebanyak 307 orang dalam penelitian ini. Penelitian ini menemukan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan yang memengaruhi faktor perilaku pembelian consumer goods secara online jika ditinjau dari jenis kelamin (p = 0.664 > 0.05) dan pendapatan (p = 0.093 > 0.05). Namun jika dianalisis lebih dalam, dimensi Atribut Situs Web (p = 0.034 < 0.05) dan Jejaring Sosial (p = 0.015 < 0.05) menggambarkan perbedaan faktor perilaku pembelian yang signifikan jika dilihat berdasarkan jenis kelamin. Selain itu, terdapat faktor perbedaan perilaku pembelian online yang signifikan jika dilihat dari pengelompokkan usia (p = 0.031 < 0.05) dan pendidikan terakhir (p = 0.000 < 0.05). Usia yang lebih tua cenderung enggan untuk berbagi informasi pribadi dan ragu untuk melakukan pembayaran online. Jika ditinjau berdasarkan pendidikan terakhir, semakin tinggi pendidikan yang dimiliki individu, maka semakin dalam mereka membutuhkan detail informasi terkait barang yang ingin dibeli

    Perlindungan Hukum Bagi Debitur Atas Pelaksanaan Lelang Tanah (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor: 507 K/Pdt/2021)

    No full text
    Penelitian ini mengeksplorasi aspek perlindungan hukum terhadap debitur, khususnya dalam konteks lelang yang dilakukan tanpa itikad baik dan hak debitur sebagai ahli waris dalam pembatalan pelaksanaan lelang yang dilakukan dengan perbuatan melawan hukum. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif untuk mengkaji permasalahan tersebut, dengan fokus pada kasus Mahkamah Agung Nomor 507 K/Pdt/2021. Ditemukan bahwa pentingnya pemeriksaan dan validasi proses lelang untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Kasus ini juga menyoroti perlunya penafsiran hukum yang adil dan berbasis bukti untuk menjamin perlindungan hak-hak debitur, khususnya dalam situasi di mana mereka bertindak sebagai ahli waris. Kesimpulan penelitian menekankan pada pentingnya penegakan hukum dan keadilan sosial dalam melindungi hak-hak individu, serta perlunya perlindungan hukum yang efektif melalui pendekatan preventif dan represif dalam konteks hubungan keperdataan di Indonesia

    Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang Saham Publik Akibat Penghapusan Pencatatan Emiten (Studi Kasus: PT Cakra Mineral Tbk. (CKRA))

    No full text
    Perseroan yang telah menjadi perseroan terbuka memiliki beberapa tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban yang wajib dimilikinya sebagai perseroan terbuka. Salah satu kewajiban perseroan terbuka merupakan kewajiban keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia sebagai pengawas kegiatan pasar modal. Kewajiban keterbukaan informasi tersebut bertujuan untuk melindungi para pemegang saham dari kerugian atas aktivitas perusahaan yang kurang sehat. Apabila suatu perusahaan tidak memenuhi kewajibannya sebagai perseroan terbuka maka perusahaan tersebut dapat dikenakan sanksi-sanksi. Bentuk sanksi yang dapat dikenakan kepada perusahaan yang melanggar ketentuan-ketentuan kewajibannya merupakan peringatan, denda, suspensi penjualan efek, hingga penghapusan pencatatan efek secara paksa. Pada saat perusahaan dikenakan sanksi, salah satu pihak yang paling dirugikan merupakan para pemegang saham yang telah membeli saham di perusahaan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini akan membahas mengenai perlindungan hukum beserta dengan tanggung jawab perusahaan terhadap pemegang saham publik pada saat terjadinya penghapusan pencatatan secara paksa. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif dengan pendekatan undang-undang. Tanggung jawab oleh perusahaan yang diberikan merupakan pembelian kembali saham sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Perlindungan hukum yang diberikan merupakan perlindungan hukum secara represif dan preventif (mitigasi) melalui prospektus beserta Undang-Undang yang berkenaan dengan Pasar Modal dan pemegang saham

    Akibat Hukum Alasan Yang Meringankan dalam Pertimbangan Hukum Hakim Terhadap Amar Putusan (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 3287K/Pid.Sus/2019)

    No full text
    Final dari proses peradilan adalah putusan. Hakim dalam memutus perkara tentu saja harus menyertakan pertimbangan-pertimbangan yang menjadi alasan dibuatnya amar putusan tersebut. Dalam memutus perkara, hakim wajib menggali dan mempertimbangkan alasan yang meringankan serta memberatkan sebagaimana amanat UU Kekuasaan Kehakiman dan KUHAP, sebab keduanya akan sangat berpengaruh pada sanksi yang nantinya akan diberikan oleh hakim. Praktik di lapangan ternyata tidak sejalan dengan norma hukum, seperti halnya Putusan Mahkamah Agung Nomor 3287 K/Pid.Sus/2019., yang menguatkan Putusan PN dan PT Medan. Putusan PN Medan memutus bersalah Terdakwa Fransen dan pidana penjara lebih ringan dari Tuntutan PU, namun tidak menyertakan alasan peringanan di dalam pertimbangannya, justru yang muncul adalah alasan pemberatan. Dalam memutus perkara, hakim wajib menyertakan pertimbangan hukum yang menjadi alasan dari amar putusannya (ratio decidendi) sebagaimana amanat KUHAP dan UU Kekuasaan Kehakiman. Putusan MA No. 3287 K/Pid.Sus/2019., yang memperkuat Putusan PN dan PT Medan, menjatuhkan pidana penjara yang lebih ringan dari tuntutan PU, tanpa menyertakan alasan peringanannya. Justru yang dimunculkan majelis adalah alasan yang memberatkan. Harusnya putusan PN ini dapat dibatalkan oleh putusan PT. Sebab tidak ada alasan hukum yang kuat karena hukumnya lebih ringan. Tetapi putusan PT malah menguatkan. Putusan kasasi Mahkamah Agung yang lebih tinggi, harusnya lebih diharapkan untuk dibatalkan putusan PN ini, ternyata tidak dibatalkan juga. Semua instrumen sudah digunakan, maka putusannya tidak bisa dibatalkan karena putusan ini telah sampai pada putusan kasasi. Tentu putusan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, melanggar hukum dan cacat secara materiil, serta tidak bisa dijadikan sebagai Yurisprudensi yang merupakan amanat dari Pasal 8 ayat (2) UU Kekuasaan Kehakiman

    Studi Komparatif Mengenai Regulasi Surrogate Mother Di Indonesia Dengan Negara Inggris, Denmark, Dan Belgia

    No full text
    Perjanjian sewa Rahim (surrogate mother) adalah perjanjian seorang wanita yang mengikatkan dirinya dengan pihak lain (suami istri) untuk mengandung dan melahirkan anak tersebut. Di Indonesia surrogate mother belum memiliki dasar hukum yang pasti mengenai pelaksanaannya sehingga memunculkan masalah – masalah dalam melakukan pejanjiannya. Surrogate mother bukan merupakan Upaya kehamilah di luar cara alamiah yang diatur dalam Undang – undang Kesehatan dan Peraturan Menteri Kesehatan, serta dianggap tidak memenuhi syarat dalam melakukan perjanjian. Penelitian ini merupakan suatu studi hukum normatif yang secara cermat mengevaluasi dan menganalisis sumber-sumber hukum. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi berbagai aspek hukum terkait ibu pengganti, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di negara-negara lain Hasil penenlitian ini menyimpulkan bahwa surrogate mother belum dapat dilakukan di Indonesia karena bertentangan dengan konstitusi. Dari segi perbandingan hukum, penelitian ini juga mencatat bahwa beberapa negara yang melegalkan ibu pengganti pada dasarnya mengacu pada prinsip hak-hak sipi

    Perancangan sistem kontrol interaktif pada linier pneumatik pick & place transfer unit dengan menggunakan human-machine interface (hmi) (TM - 1359)

    No full text
    Skripsi ini menyajikan pendekatan inovatif terhadap desain otomasi sistem Logic Controller (PLC) yang dapat diprogram pick-and-place, mengintegrasikan Human Machine Interface (HMI) untuk meningkatkan kontrol dan efisiensi. Integrasi PLC dan HMI ini dapat menghasilkan hubungan yang saling menguntungkan dan berkontribusi signifikan terhadap output industri. Dengan memanfaatkan keunggulan kedua teknologi ini, operator dapat memperoleh pengetahuan sistem yang komprehensif dan melakukan perbaikan, pemeliharaan, dan diagnostik secara instan. Latar belakang ini menyoroti meningkatnya permintaan akan solusi otomasi di lingkungan industri untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi tenaga kerja manual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang HMI untuk sistem Pick and Place yang memanfaatkan teknologi PLC dan mengimplementasikan kontrol yang mudah digunakan dan intuitif. Metode yang digunakan melibatkan pengintegrasian teknik pemrograman PLC dengan pengembangan HMI, memastikan komunikasi dan interaksi yang lancar antara pengguna dan sistem. Hasil menunjukkan keberhasilan penerapan sistem Pick and Place otomatis, yang menunjukkan penanganan objek secara tepat dengan intervensi manusia yang minimal. Kesimpulannya menekankan pentingnya menggabungkan HMI dalam sistem otomasi berbasis PLC, memfasilitasi pemantauan, pemecahan masalah, dan pengoperasian yang mudah. Penelitian ini berkontribusi terhadap kemajuan teknologi otomasi industri, menawarkan solusi tangguh untuk operasi pengambilan dan penempatan dengan peningkatan efisiensi dan pengalaman pengguna

    Analisis simulasi kekuatan & kekokohan rangka multli speed pneumatic linier transfer system pick-and-place menggunakan metode fea (TM - 1365)

    No full text
    Di era modern ini, otomasi adalah salah satu industri yang berkembang pesat dengan tujuan meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan presisi. Tantangan dalam otomasi untuk mencapai keseimbangan yang ideal antara kecepatan, akurasi, dan efisiensi energi masih menjadi perhatian utama. Dengan adanya pendekatan simulasi komputer, dapat disimulasikan perilaku sistem secara virtual sebelum implementasi fisik, sehingga lebih efisien dan efektif dalam merancang sebuah alat. Penelitian yang berfokus pada analisis simulasi kekuatan rangka multi-speed pneumatic linear transfer system pickand-place menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA) menjadi sangat relevan. Finite Element Analysis (FEA) adalah salah satu metode simulasi yang telah terbukti menjadi alat yang efektif dalam menganalisis struktur kompleks dengan tingkat detail yang tinggi. Fokus dari penelitian ini adalah untuk menganalisis simulasi kekuatan dan kekokohan rangka untuk menahan beban dalam keadaan static saat rodless cylinder sumbu Z berada pada posisi awal, tengah, dan akhir. Serta kekuatan dan kekokohan struktur rangka saat melakukan proses pick-and-place, yaitu dalam keadaan dynamic. Material aluminium dan mild steel yang digunakan pada rangka alat terbukti kuat dalam menahan beban static dan dynamic, sehingga rangka mesin aman dan mempunyai safety factor yang tinggi

    Analisis keausan dan temperatur mata pahat keramik alumina pada pembubutan cast iron (TM - 1370)

    No full text
    Pembubutan adalah proses pembentukan logam untuk menghasilkan komponen mesin yang berbentuk silinder yang dilakukan dengan menggunakan mesin bubut. Besi tuang merupakan salah satu material yang memiliki sifat keras dan getas namun rapuh, oleh karena itu diperlukan jenis mata pahat yang lebih keras dan tangguh. Salah satu jenis mata pahat yang memiliki kekerasan dan ketahanan terhadap temperatur tinggi adalah keramik berbahan dasar alumina. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa mata pahat keramik alumina dengan menentukan tingkat keausan yang terjadi dengan berbagai variabel pemotongan pada pembubutan besi cor. Percobaan dilakukan dengan menggunakan mesin bubut konvensional sedangkan pahat yang digunakan adalah pahat keramik berbahan dasar alumina dengan proses pembubutan kering tanpa pendingin. Parameter pemotongan yang digunakan adalah kecepatan potong: 141.3 m/menit, 222.9 m/menit, 351.6 m/menit, Putaran spindel: 450 r/min, 710 r/min, 1120 r/min, Kedalaman Potong: 0.05 mm, Hantaran: 0.1 mm/putaran, 0.16 mm/putaran. Proses pembubutan dilakukan dengan rentang waktu 5 menit dan kemudian akan diukur temperaturenya dan nilai keausan pahat (Vb) ditetapkan sebesar 0.3 mm. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pada kecepatan potong 141.3 mm/menit, diperoleh bahwa keausan terlama pada 35 menit dengan nilai Vb 0.33 mm pada hantaran 0.1 mm/putaran dan temperature 139.5 ᵒC. Pada Vc 222.9 mm/menit, keausan pahat terlama ada di 20 menit dengan nilai Vb 0.35 mm pada hantaran 0.1 mm/putaran dan temperature 168.8 ᵒC. Pada Vc 351.6 keausan terlama mata pahat ada di 15 menit dengan nilai Vb 0.32 mm pada hantaran 0.1 mm/putaran dan temperature 182 ᵒC

    Perancangan media promosi air minum Nano Hexagonal Alkakua (DKV - 3024)

    No full text
    Air minum merupakan kebutuhan pokok yang penting bagi manusia karena sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air. Air minum dipercaya mampu mengendalikan kadar gula darah dan mencegah terjadinya dehidrasi. Selain perlu memperhatikan jumlah konsumsi air per hari, manusia juga perlu mengetahui jenis-jenis air minum yang dikonsumsi terutama Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Setiap perusahaan air minum tentunya mempunyai segmentasi tersendiri yang dapat dilihat dari segi harga dan kualitas, salah satunya adalah merek Alkakua. Alkakua merupakan air minum nano hexagonal yang menggabungkan enam teknologi dan sudah teruji dapat meningkatkan imun tubuh. Setelah penulis melakukan wawancara dengan salah satu anggota tim pemasaran, kendala Alkakua saat ini ialah bagaimana cara menyampaikan edukasi ke masyarakat tentang keunggulan Alkakua. Perancangan ini dilaksanakan untuk menyebarkan awareness pada masyarakat mengenai Alkakua. Target audience dari perancangan ini adalah anak-anak muda atau generasi z yang sudah memasuki dunia kerja, yaitu usia 20-26 tahun. Dalam perancangan ini penulis akan mengumpulkan data dan informasi melalui studi pustaka, observasi, serta wawancara. Penulis akan merancang media promosi bagi Alkakua dalam bentuk cetak, yaitu banner, poster, dan display rak produk, serta merchandise yang akan dibagikan ke member atau pembelian bundling

    Perancangan video edukasi kesehatan gigi dan mulut untuk klinik Pratama Griya Kasih Indah (DKV - 3034)

    No full text
    Status kesehatan gigi dan mulut adalah derajat atau tingkat kesehatan gigi dan mulut yang meliputi jaringan keras dan lunak di dalam rongga mulut. Namun, Status Kesehatan Gigi dan mulut merupakan masalah kesehatan di Indonesia yang belum mendapat prioritas tinggi. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menyatakan 57,6% warga Indonsia terkena masalah kesehatan gigi dan mulut dan proporsi terbesar masalah gigi di Indonesia adalah gigi rusak/berlubang/sakit (45,3%). Dari, angka tersebut mayoritas yang terkena masalah gigi dan mulut ada di rentang usia 30-40 tahun. Hal ini terjadi karena minimnya pengetahuan seputar kesehatan gigi dan mulut. Klinik Pratama Griya Kasih Indah selaku yayasan kesehatan memerlukan sebuah video edukasi dalam membantu proses pelaksanaan bakti sosial sebagai salah satu media untuk memberi informasi kepada khayalak sasaran. Dengan tujuan agar meningkatkan kesadaran orang dewasa seputar pentingnya kesehatan gigi dan mulut. Khalayak sasaran dari perancangan ini adalah orang dewasa dengan rentang usia 25-30 tahun yang memiliki keinginan untuk merawat kesehatan giginya dan orang dewasa yang masih memiliki pemikiran bahwa penyakit gigi adalah hal yang sepele. Proses perancangan menggunakan proses 3P yaitu, Praproduksi, Produksi, dan Pascaproduksi. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah video edukasi berdurasi 1-3 menit yang berisi tips dari dokter serta jawaban dari pertanyaan yang khalayak sasaran sering konsultasikan ke dokter gigi ketika melakukan perawatan

    0

    full texts

    43,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇