Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
PEMANFAATAN E-TAX SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA SEMARANG
Sektor penerimaan keuangan di Indonesia salah satu pokok utamanya bersumber dari
pungutan pajak. Kota Semarang sebagai salah satu epicentrum aktivitas ekonomi di
provinsi Jawa Tengah, memiliki potensi yang besar dalam penerimaan pajak khususnya
pajak daerah dan retribusi daerah. Pada pelaksanaannya terdapat permasalahan salah
satunya ketidak-jujuran yang dilakukan Wajib Pajak dalam penghitungan serta pelaporan
pajak. Menanggapi hal tersebut Bapenda Kota Semarang meluncurkan alat electronic tax
berupa tapping box yang berfungsi untuk me-monitoring transaksi Pajak Daerah
khususnya di hotel, tempat hiburan, kafe, restoran, dan tempat parkir yang ada di Kota
Semarang, dengan harapan pelaksanaan hal tersebut mampu meningkatkan efektifitas
penerimaan pajak di Kota Semarang.
Kata Kunci: Pajak Daerah, E-Tax (Tapping Box), Efektifitas Penerimaan Pajak
The financial revenue sector in Indonesia is primarily sourced from tax collections.
Semarang, as one of the epicenters of economic activity in Central Java province, has
significant potential for revenue, especially from local taxes and regional levies.
However, there are issues in its implementation, one of which is the dishonesty exhibited
by taxpayers in calculating and reporting taxes. In response to this, the Semarang City
Revenue Agency (Bapenda) has launched an electronic tax tool in from of tapping box,
designed to monitor local tax transactions, particularly in hotels, entertainment venues,
cafes, restaurants, and parking places in Semarang.
Keywords: Local Tax, E-Tax (Tapping Box), Effectiveness of Tax Revenu
FENOMENA PEMEKARAN DAERAH DI SULAWESI TENGGARA: MENGUKUR KONDISI KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA INDUK DAN DAERAH PEMEKARANNYA
Regional expansion occurred quite massively after the enactment of Law Number 22
of 1999 concerning Local Government, including in Southeast Sulawesi Province.
Southeast Sulawesi Province was established in 1964 with four regencies, and by
2014, there had been the expansion of 13 regencies/cities. This study asseses the
financial conditions of the parent and newly formed regencies/cities in Southeast
Sulawesi Province from 2019 to 2023, using assessment indicators that include
regional dependency, fiscal indenpendency, as well as income share and income
growth, presented in a quadrant of local capacity distribution. The study shows that
the parent and newly formed regencies/cities in Southeast Sulawesi have a very high
dependency on external parties, especially the central government, unable to fund
their activities independently without relying on external assistance, are able to
finance 8.85% to 33.45% of their expenditures and other basic obligations, and have
continuously growing revenues from 2019 to 2023, indicating positive economic
prospects for the future.
Keywords: Regional Expansion, Regional Dependence, Fiscal Independence, Income
Share, Income Growth
Pemekaran daerah terjadi cukup masif setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 22
Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, termasuk di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Provinsi Sulawesi Tenggara dibentuk tahun 1964 dengan empat kabupaten, kemudian
sampai tahun 2014 telah terdapat pemekaran 13 kabupaten/kota. Penelitian ini
mengukur kondisi keuangan pemerintah kabupaten/kota induk dan pemekarannya di
wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2019-2023 dengan indikator pengukuran
meliputi ketergantungan daerah, kemandirian fiskal, serta income share dan income
growth yang disajikan dalam kuadran sebaran kemampuan daerah. Penelitian ini
menunjukkan bahwa kabupaten/kota induk dan pemekaran di Sulawesi Tenggara
memiliki ketergantungan sangat tinggi terhadap pihak luar khususnya pemerintah
pusat, belum mampu mendanai kegiatan mereka secara mandiri tanpa bergantung pada
bantuan eksternal, memiliki kemampuan membiayai 8,85% s.d. 33,45% belanja dan
kewajiban pokok lainnya, serta memiliki pendapatan yang terus-menerus bertumbuh
dari tahun 2019-2023 dan menunjukkan prospek ekonomi di masa mendatang.
Kata Kunci: Pemekaran Daerah, Ketergantungan Daerah, Kemandirian Fiskal,
Income Share, Income Growt
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN SEKTOR TRANSPORTASI DAN LOGISTIK YANG TERDAFTAR DI BEI SELAMA PERIODE PANDEMI COVID-19
Penelitian ini menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi strukturr modal
selama pandemi Covid-19, suatu periode yang penuh ketidakpastian ekonomi
yang belum pernah terjadi dan menyebabkan tekanan keuangan bagi bisnis secara
global. Penelitian ini berkontribusi terhadap kemajuan pengetahuan tentang teori
stuktur modal dalam kondisi krisis. Kami memanfaatkan perusahaan transportasi
dan logistic yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020-2023 sebagai
sampel kami untuk menganalisa faktor pengaruh seperti profitability, tangibility
dan firm size. Dalam penelitian ini, kami menggunakan aplikasi Eviews 13
sebagai alat pengolah data. Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa
profitability memiliki pengaruh negatif signifikan pada struktur modal perusahaan.
Sedangkan tangibility memiliki pengaruh positif signifikan pada struktur modal
perusahaan. Perusahaan dalam industri serupa diharapkan untuk
mempertimbangkan temuan ini dalam menentukan struktur modalnya.
Kata Kunci : Struktur modal, Covid-19, Profitability, Firm Size, Tangibility
This study investigates capital structure determinants during the COVID-19
pandemic, a period marked by unprecedented economic uncertainty and financial
strain for businesses globally. This study contributes to the advances our
knowledge of capital structure theory in crisis contexts. We utilize transportation
and logistics companies registered in the Indonesia Stock Exchange between
2020-2023 as our sample to analyse the influence of factors such as profitability,
tangibility and firm size on capital structure decisions. In this study, data
processing was performed utilizing the Eviews 13 programme. The findings upon
this study reveal that profitability have a significant negative influence to an
entity’s Capital Structure. While tangibility have a significant positive influence to
an entity’s Capital Structure. Companies in the same industry are advised to take
these findings of this study into account when evaluating its capital structure.
Keywords: Capital structure, COVID-19, Profitability, Firm Size, Tangibilit
“Analisis Kesiapan Kantor Akuntan Publik Dalam Menerapkan Standar Manajemen Mutu 1 (SMM 1) Berdasarkan Pedoman IAPI” (Studi pada KAP Nexia KPS)
Standar Manajemen Mutu 1 (SMM 1) merupakan standar yang akan ditetapkan oleh
Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) sebagai pedoman untuk memastikan bahwa
Kantor Akuntan Publik (KAP) memberikan jasa yang sesuai dengan kualitas yang
ditentukan. Implementasi standar ini penting untuk memperkuat dan meningkatkan
manajemen mutu serta kepercayaan publik terhadap hasil audit yang dihasilkan oleh
KAP.
Analisis ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan KAP dalam menerapkan SMM 1
berdasarkan pedoman yang dikeluarkan oleh IAPI, dengan fokus pada aspek-aspek
kunci seperti pendekatan berbasis risiko, kepemimpinan, teknologi, sumber daya
manusia, dan sistem internal yang ada.
Kata kunci : Audit, Manajemen Mutu
Quality Management Standard 1 (QMS 1) is a standard that will be set by the
Indonesian Institute of Public Accountants (IAPI) as a guideline to ensure that PublicAccounting Firms (KAP) provide services that are in accordance with the specifiedquality. The implementation of this standard is important to strengthen and improvequality management and public trust in the audit results produced by KAP.
This analysis aims to evaluate the readiness of KAP in implementing QMS 1 based onthe guidelines issued by IAPI, with a focus on key aspects such as a risk-basedapproach, leadership, technology, human resources, and existing internal systems.
Keywords : Audit, Quality Managemen
GAYA PENULISAN PARAGRAF PENEKANAN SUATU HAL DAN PARAGRAF HAL LAIN DALAM LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN BPK STUDI EMPIRIS PADA BPK PERWAKILAN PROVINSI SUMATERA UTARA
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan bagaimana gaya penulisan yang
diterapkan dalam paragraf penekanan suatu hal dan paragraf hal lain pada Laporan
Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Penelitian ini menggunakan sampel LHP BPK yang diterbitkan oleh BPK Perwakilan
Provinsi Sumatera Utara. Data sampel diperoleh melalui permintaan dokumen melaui
Pusat Informasi dan Komunikasi BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara. Analisis
data menggunakan rumus perhitungan jumlah karakter (length) pada aplikasi
Microsoft Excel dan Gunning Fog Index, yaitu Flesch Reading Ease Test
(Readablility). Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat penyajian informasi oleh
Pemeriksa khususnya paragraf PSH dan PHL dalam LHP BPK RI yang menggunakan
kalimat panjang dan tingkat keterbacaan dengan level rendah (college graduate level).
Namun tentu saja terdapat keterbatasan dalam penelitian ini dimana gaya penulisan
Pemeriksa dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak secara langsung terkait
dengan model penelitian ini.
Kata Kunci: Penekanan Suatu Hal; Paragraf Hal Lain, LHP; BPK R
DAMPAK ESG TERHADAP NILAI PERUSAHAAN: STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN INDONESIA DAN SINGAPORE
Environmental, Social, and Governance (ESG) adalah konsep yang mengedepankan
kegiatan pembangunan, investasi, dan bisnis yang berkelanjutan sesuai dengan tigakriteria tersebut yaitu lingkungan, sosial, serta tata kelola. Semakin tingginya tuntutan
perhatian terhadap ESG dalam isu keberlanjutan memicu pertanyaan, apakahperusahaan yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, sosial dan tata keloladapat meningkatkan nilai perusahaan mereka. Penelitian ini bertujuan untukmemperoleh bukti empiris bagaimana kinerja ESG akan mempengaruhi nilaiperusahaan terutama di negara Indonesia dan Singapore. Penelitian inimengembangkan penelitian terdahulu dengan menganalisis per masing-masing pilarESG dan mempertimbangkan perbedaan perilaku antar industri dan negara sehingga
dapat memberikan bukti empiris dengan lebih komprehensif. Populasi dalampenelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia danSingapore tahun 2015 hingga tahun 2022. Sampel yang diperoleh dalam penelitian inidengan menggunakan metode purposive sampling yang menghasilkan 82 sampelperusahaan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi
berganda yang menunjukkan bahwa kinerja ESG dapat meningkatkan nilai
perusahaan. Selanjutnya, pengaruh kinerja ESG terhadap nilai perusahaan tidak
berbeda antar industri, namun berbeda antar negara, dimana dampak kinerja ESGterhadap nilai perusahaan lebih tinggi di Indonesia dibandingkan dengan Singapore.
Kata Kunci: ESG, Industri, Nilai Perusahaan
Environmental, Social, and Governance (ESG) is a concept that prioritizes sustainable
development, investment, and business activities in accordance with these three
criteria, namely environmental, social, and governance. The increasing demand for
attention to ESG in sustainability issues raises the question of whether companies that
have concerns about the environment, social and governance can increase the value
of their firms. This study aims to obtain empirical evidence of how ESG performance
will affect firm value, especially in Indonesia and Singapore. This study builds on
previous research by analyzing each ESG pillar and considering behavioral
differences between industries and countries so that it can provide empirical evidence
more comprehensively. The population in this study is companies listed on the
Indonesia and Singapore Stock Exchanges from 2015 to 2022. The sample obtained in
this study was using the purposive sampling method which produced 82 company
samples. Hypothesis testing was carried out using multiple regression analysis which
showed that ESG performance can increase the firm's value. Furthermore, the effect
of ESG performance on firm value does not differ between industries, but differs
between countries where the impact of ESG performance on firm value is higher in
Indonesia compared to Singapore.
Keywords: ESG, Industry, Firm Valu
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA CV PANCA KARYA MAKMUR DI BOGOR
Abstract: This study examines the impact of work motivation and transformational leadership on employee performance at CV Panca Karya Makmur in Bogor. The research surveyed a sample of 125 employees selected through a total sampling method, with data collected via questionnaires and analyzed using SmartPLS with a quantitative approach. The findings reveal that work motivation and transformational leadership significantly enhance employee performance. Furthermore, motivation, positively affects work transformational leadership, which subsequently leads to improved employee performance.
Keywords : Work motivation, Transformational leadership, Employee
Abstrak: Penelitian ini mengkaji dampak motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan di CV Panca Karya Makmur di Bogor. Penelitian ini mensurvei sampel sebanyak 125 karyawan yang dipilih melalui metode total sampling, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SmartPLS dengan pendekatan kuantitatif, Temuan penelitian mengungkapkan bahwa motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional secara signifikan meningkatkan kinerja karyawan. , yang selanjutnya mengarah pada peningkatan kinerja karyawan.
Kata Kunci : Motivasi kerja, Kepemimpinan transformasional, Kinerja karyawa
DETERMINAN YANG MEMENGARUHI GREEN PURCHASE INTENTION PRODUK MUSTIKA RATU DI JAKARTA
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari posisi merek hijau, sikap,
kepedulian terhadap lingkungan, dan pemahaman tentang merek hijau terhadap niat membeli konsumen. Pada penelitian ini populasi yang berkonstribusi merupakan para penggunan produk Mustika Ratu yang berwilayah di Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kuantitaf. Melakukan penyebaran kuesioner secara online melalui aplikasi google form dan berhasil mengumpulkan responden sebanyak 212 orang. Tetapi sampel yang digunakan untuk diteliti hanya sebanyak 201 sampel, karena sisanya sebanyak 11 responden tidak memenuhi kriteria. Penelitian ini menerapkan nonprobability sampling dengan metode purposive sampling. Hasil sampel yang telah dikumpulkan lalu di analisis dengan menggunakan aplikasi Smart PLS 4 dengan model Partial Least Square Structural Equation Model (PLS-SEM). Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa keempat variabel eksogen, yaitu posisi merek hijau, sikap, kepedulian terhadap lingkungan, dan pemahaman tentang merek hijau berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap niat beli para konsumen
Kata Kunci: Posisi Merek Hijau, Sikap, Kepedulian terhadap Lingkungan, Pemahaman tentang Merek Hijau, Niat Membeli.
Abstract:
This study aims to analyze the effect of green brand positioning, attitudes, environmental concern, and green brand knowledge on green consumer purchase intentions. In this study, the contributing population is users of Mustika Ratu products in the Jakarta area. This research is a descriptive quantitative method. Distributed questionnaires online through the google form application and managed to collect 212 respondents. But the sample used for research was only
201 samples, because the remaining 11 respondents did not meet the criteria. This research uses nonprobability sampling with purposive sampling method. The sample results that have been collected are then analyzed using the Smart PLS 4 application with the Partial Least Square Structural Equation Model (PLS-SEM) model. The results of the analysis show that the four exogenous variables, namely green brand positioning, attitude, environmental concern, and green brand knowledge have a positive and significant effect on green consumers' purchase intentions
Keywords: Green Brand Positioning, Attitudes, Environmental Concern, Green Brand Knowledge, Green Purchase Intention
LINGKUNGAN KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN
Abstract:
This study aims to analyze the effect of work environment and leadership style on employee performance at PT Primajasa Perdanaraya Utama, a transportation company facing the challenges of competition in the era of globalization. With the background that employee performance is a key factor in determining the success of the company, this study identifies two main problems: non-optimal work environment conditions and a less inspiring leadership style. The methodology used was quantitative research with a survey design, where data was collected through questionnaires distributed to 100 employees. The results of the analysis show that work environment has no significant positive influence on employee performance (t-statistics = 1.245; p-value = 0.213), while leadership style has a significant positive influence (t-statistics = 12.250; p-value = 0.000). Thus, this study concludes that although work environment contributes to performance, effective leadership style has a more significant impact. Suggestions for companies are to create a more supportive work environment as well as to improve managers' leadership skills. This study contributes to the understanding of the factors that influence employee performance and can be used as a reference for further research by expanding variables and samples.
Keywords: Work Environment, Leadership Style , Employee Performance
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan di PT Primajasa Perdanaraya Utama, sebuah perusahaan transportasi yang menghadapi tantangan kompetisi di era globalisasi. Dengan latar belakang bahwa kinerja karyawan merupakan faktor kunci dalam menentukan keberhasilan perusahaan, penelitian ini mengidentifikasi dua masalah utama: kondisi lingkungan kerja yang tidak optimal dan gaya kepemimpinan yang kurang inspiratif. Metodologi yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 karyawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa lingkungan kerja tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan (t-statistics = 1,245; p-value = 0,213), sedangkan gaya kepemimpinan memiliki pengaruh positif yang signifikan (t- statistics = 12,250; p-value = 0,000). Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun lingkungan kerja berkontribusi terhadap kinerja, gaya kepemimpinan yang efektif memiliki dampak yang lebih signifikan. Saran untuk perusahaan adalah menciptakan lingkungan kerja yang lebih mendukung serta meningkatkan keterampilan kepemimpinan manajer. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan dan dapat digunakan sebagai referensi untuk penelitian lebih lanjut dengan memperluas variabel dan sampel.
Kata Kunci : Lingkungan Kerja , Gaya Kepemimpinan , Kinerja Karyawa
PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN, MOTIVASI WIRAUSAHA, DAN KETERAMPILAN WIRAUSAHA TERHADAP KEBERHASILAN USAHA PADA UMKM KULINER TAMAN MENTENG JAKARTA PUSAT
Abstract:
This research aims to analyze the influence of entrepreneurial knowledge, entrepreneurial motivation and entrepreneurial skills on the success of Micro, Small and Medium Enterprises in Taman Menteng, Central Jakarta. The sample used in this research was 74 Micro, Small and Medium Enterprises. The data collection technique in this research uses primary data by distributing questionnaires in the form of Google Form to Taman Menteng MSMEs and analyzing them using Partial Least Square (PLS) which is supported by the SmartPLS 4.0.9.5 2023 application. The research results show that 1) entrepreneurial knowledge has not been proven to have a positive effect on business success. 2) Entrepreneurial motivation has been proven to have no positive effect on business success. 3) entrepreneurial skills have been proven to have a positive effect on business success.
Keywords: Entrepreneurship Knowledge, Entrepreneurial Motivation, Entrepreneurial Skills and Business Success.
Abstrak:
Penelitian ini bertujan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan kewirausahaan, motivasi wirausaha, dan keterampilan wirausaha terhadap keberhasilan usaha UMKM Taman Menteng Jakarta Pusat. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 74 UMKM. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dengan cara membagikan kuesioner dalam bentuk Google Form kepada pelaku UMKM Taman Menteng dan dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) yang didukung oleh aplikasi SmartPLS 4.0.9.5 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pengetahuan kewirausahaan terbukti tidak berpengaruh positif terhadap keberhasilan usaha. 2)motivasi wirausaha terbukti tidak berpengaruh positif terhadap keberhasilan usaha. 3) keterampilan wirausaha terbukti berpengaruh positif terhadap keberhasilan usaha.
Kata Kunci: Pengetahuan Kewirausahaan, Motivasi Wirausaha, Keterampilan Wirausaha dan Keberhasilan Usaha