Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
Gambaran Organizational Citizenship Behavior Manager Di Perusahaan X
Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan Organizational Citizenship Behavior (OCB) Manager pada PT X. PT X bergerak di bidang otomotif mobil lelang. OCB adalah kontribusi individu yang mendalam dan melebihi tuntutan peran di tempat kerja dan dampaknya terhadap penilaian kinerja. OCB ini melibatkan beberapa perilaku antara lain perilaku menolong orang lain, bersikap menjadi sukarelawan untuk tugas tambahan, mematuhi aturan dan prosedur di tempat kerja. Penelitian ini melibatkan tiga orang pegawai tetap PT X yang berusia 23-30 tahun yang menduduki posisi Finance Manager, HR Manager dan Operational Manager. Metode penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OCB Manager PT X. Pada aspek altruism, partisipan menunjukkan perilaku membantu rekan kerja yang sedang mengalami kesulitan dalam tugas organisasi dan masalah pribadi. Pada aspek courtesy, partisipan menunjukkan perilaku yang bertujuan untuk mencegah munculnya masalah. Pada aspek civic virtue, partisipan menunjukkan perilaku yang mengindikasikan tanggung jawab pada kehidupan organisasi. Pada aspek conscientiousness, partisipan menunjukkan perilaku dimensi kepribadian yang berhubungan dengan kehati-hatian seseorang dalam bertindak. Pada aspek sportsmanship, partisipan menunjukkan perilaku mentoleransi ketidaknyamanan yang diharapkan dan bekerja tanpa mengeluh. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ketiga manager tersebut memiliki keunikan nya sendiri, seperti pada HR Manager tingkat altruism nya lebih tinggi dibanding yang lain
Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dengan Psychological Well-Being pada Mahasiswa Perantau
Mahasiswa perantau seringkali menghadapi berbagai tantangan baru terkait dengan perbedaan yang ada di lingkungan baru. Berbagai masalah yang dihadapi seperti kesulitan beradaptasi, adanya tekanan akademik, perasaan loneliness dan homesickness dapat berdampak pada psychological well-being mereka. Dalam konteks tersebut, dukungan sosial terutama dari keluarga merupakan faktor yang sangat berkontribusi terhadap tingkat psychological well-being mahasiswa perantau Adanya dukungan sosial keluarga dapat meningkatkan motivasi pada mahasiswa perantau, sehingga pencapaian dalam akademik juga dapat lebih maksimal. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah, untuk melihat apakah terdapat hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan psychological well-being pada mahasiswa perantau. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan metode nonprobability dengan teknik purposive sampling. Partisipan penelitian ini berjumlah 399 mahasiswa perantau yang menempuh studi di universitas yang da di Jabodetabek dengan rentang usia 18-25 tahun. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur psychological well-being adalah Ryff Psychological Well-Being Scales (RPWBS), dan untuk mengukur dukungan sosial keluarga menggunakan alat ukur Perceived Social Support from-Family (PSS-Fa). Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa, terdapat hubungan yang positif antara dukungan sosial keluarga dengan psychological well-being, dengan nilai r = 596** dan nilai p = <0.001. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, semakin tinggi dukungan sosial keluarga maka semakin tinggi psychological well-being, begitupun sebaliknya
Studi Validitas Isi Alat Ukur Tanggung Jawab Sosial Multidimensional
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian validitas isi alat ukur Multidimensional Social Responsibility Scale (MSRS). MSRS terdiri dari empat dimensi, yaitu: (a) interpersonal (14 butir), (b) komunitas (10 butir), (c) negara (13 butir), dan (d) lingkungan (7 butir). Pengujian validitas isi dilakukan oleh lima orang pakar menggunakan metode item-level Content Validity Index (I-CVI). Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 44 butir terdapat 40 butir yang relevan/sesuai untuk mengukur tanggung jawab sosial. Hasil pengujian validitas isi, dapat menjadi salah satu informasi psikometris yang dibutuhkan dalam studi pengembangan MSRS selanjutnya
Peran Self-Control terhadap Prokrastinasi Akademik (Studi pada Mahasiswa di Wilayah Jabodetabek)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran self-control terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa di wilayah Jabodetabek. Self-control, yang didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk mengendalikan pikiran, emosi, dan perilaku, diduga memiliki peran signifikan dalam mengurangi kecenderungan prokrastinasi akademik. Prokrastinasi akademik yaitu perilaku menunda pelaksanaan aktivitas akademik telah menjadi fenomena umum di Jabodetabek dan berpotensi berdampak buruk pada kualitas akademik mahasiswa maupun lembaga pendidikan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian kuantitatif non-eksperimen yang melibatkan 140 mahasiswa dari berbagai universitas di Jabodetabek, dengan usia rata-rata 21.07 tahun (SD = 1.04) dan mayoritas partisipan perempuan (71.4%). Pengumpulan data partisipan dilakukan menggunakan dua instrumen utama yaitu Brief Self-Control Scale (BSCS) dan Academic Procrastination Scale-Short Form (APS-S). Hasil menunjukkan bahwa self-control dapat memprediksi penurunan prokrastinasi akademik. Temuan ini bermanfaat untuk memberikan wawasan terkait perlunya meningkatkan self-control dalam mengatasi permasalahan prokrastinasi akademik
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN CONSUMER NON-CYCLICAL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2023
Tujuan dilaksanakannya riset ini ialah guna menyelidiki dampak kinerja keuangan,
yang dilakukan pengukuran memakai rasio keuangan profitabilitas, likuiditas,
solvabilitas serta rasio aktivitas, terkait opini audit dengan asumsi going concern
dalam industri bergerak di bidang konsumen non-siklus yang tercantum pada BEI
pada tahun 2021 hingga tahun 2023. Riset ini menerapkan teknik kuantitatif melalui
penggunaan data sekunder sebagai sumber data penelitian. Sampel dilakukan
penyeleksian melalui penerapan metode purposive sampling terhadap populasi yang
memenuhi syarat yang telah ditentukan sebelumnya. Jumlah sampel yang terpilih
adalah sebesar 264 sampel dari 88 perusahaan konsumen non-siklus. Adapun model
regresi yang dipakai ialah analisis regresi logistik berkenaan variabel dependen
yang diteliti bersifat dikotomik. Kemudian, pengelolaan data dilaksanakan memakai
program statistika SPSS versi 26. Berlandaskan atas hasil riset tersebut, dapat
diketahui jika kinerja keuangan yang diproksikan oleh cash ratio serta debt-to-asset
ratio yang hanya mempunyai dampak terhadap pemberian opini audit going
concern pada suatu perusahaan.
Kata Kunci: opini audit going concern, likuiditas, profitabilitas, solvabilitas,
rasio aktivitas.
The aim of this study is to ascertain how financial performance—as determined by the
profitability, liquidity, solvency, and activity ratios—affects audit opinions with the
presumption of going concern in non-cyclical consumer industry companies that are
listed on the Indonesia Stock Exchange between 2021 and 2023. This study uses
secondary data as a source of research data and employs a quantitative methodology.
Purposive sampling was used to choose the sample from a population that satisfied the
predetermined criteria. A total of 264 samples from 88 non-cyclical consumer companies
were chosen. Given that the dependent variable under study is dichotomous, logistic
regression analysis is the regression model that is employed. The statistical software
SPSS version 26 is then used to manage the data. The findings of this study demonstrate
that the cash ratio and debt-to-asset ratio, which serve as proxies for financial success,
only affect a company's ability to obtain going concern audit opinion.
Keywords: going concern audit opinion, liquidity, profitability, leverage, activity
rati
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN KEPATUHAN KEPADA PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN TERHADAP OPINI AUDIT LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI WILAYAH RIAU TAHUN 2021-2023
An audit opinion is an auditor's professional statement regarding the fairness of the
financial information presented in a financial report based on the following criteria
including: (i) compliance with laws and regulations, and (ii) effectiveness of the internal
control system. This study aims to analyze and find empirical evidence related to internal\ud
control system and compliance with laws and regulations on audit opinions on regional
government financial reports. This research was carried out in all local governments in
the Riau region during 2021-2023. The sample consisted of 39 audit reports from the Riau
Province Representative Financial Audit Agency on 13 Regional Government Financial
Reports for 2021-2023. The sample was determined using total sampling as the population
was less than 100. Data analysis was conducted using a multiple linear regression model
with the SPSS application. The study results indicate that: 1) internal control system has
no significant effect to audit opinion of regional government financial reports; and 2)
compliance with legislation has no significant effect to audit opinion of regional
government financial reports.
Key Words: Internal Control System, Compliance with Legislation, Audit Opinion of
Regional Government Financial Reports
Opini audit merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi
keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada kriteria antara
lain: (i) kepatuhan kepada peraturan perundang-undangan, dan (ii) efektivitas sistem
pengendalian intern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan bukti
empiris terkait sistem pengendalian intern dan kepatuhan kepada peraturan perundangundangan
terhadap opini audit laporan keuangan pemerintah daerah. Penelitian ini
dilaksanakan pada seluruh pemerintah daerah di wilayah Riau selama tahun 2021-2023.
Sampel penelitian adalah 39 Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan
Perwakilan Provinsi Riau atas 13 Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 20212023.
Penentuan
sampel
menggunakan
total
sampling
karena
jumlah
populasi
kurang
dari
100.
Data
dianalisis
menggunakan
model
analisis
linear
berganda
dengan
aplikasi
SPSS.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa: 1) Sistem pengendalian intern tidak berpengaruh
signifikan terhadap opini audit laporan keuangan pemerintah daerah; dan 2) Kepatuhan
kepada peraturan perundang-undangan tidak berpengaruh signifikan terhadap opini audit
laporan keuangan pemerintah daerah.
Kata Kunci: Sistem Pengendalian Intern, Kepatuhan Kepada Peraturan Perundangundangan,
Opini
Audit
Laporan
Keuangan
Pemerintah
Daera
Internal Consistency Reliability Alat Ukur Multidimensional Social Responsibility Scale (MSRS)
Tanggung jawab sosial (social responsibility) merupakan komitmen individu untuk berpartisipasi dalam memberikan manfaat kepada masyarakat dan lingkungan. Riset ini bertujuan untuk mendapatkan internal consistency reliability pada alat ukur MSRS (Multidimensional Social Responsibility Scale). Jumlah partisipan dalam riset ini adalah 223, dengan 72 laki-laki dan 151 perempuan, berusia rata-rata 20.88 tahun (SD = 3.54). Hasil riset menunjukkan bahwa alat ukur MSRS memiliki internal consistency reliability yang tergolong baik, meliputi 0.715 (interpersonal), 0.847 (komunitas/organisasi), 0.730 (negara), dan 0.723 (lingkungan). Hasil CFA juga menunjukkan terdapat 41 butir MSRS yang konsisten (fit) dalam mengukur konsep tanggung jawab sosial pada masing- masing butir, χ2 /df (N = 223) = 2.429; sedikit lebih dari 2.0 yang masih mewakili kecocokan yang memadai (Hou et al., 2004). GFI = 0.951; NFI = 0.901; TLI = 0.0.958 (semua melewati 0.90 atau yang menunjukkan bahwa model pengukuran MSRS memiliki kecocokan (fit)); serta didukung oleh skor RMSEA = 0.068, lebih rendah dari batas 0.08 dan mendekati 0.05 sehingga menunjukkan kecocokan yang baik (Hou et al., 2004). Hasil menunjukkan bahwa alat ukur MSRS dapat digunakan secara efektif dalam penelitian maupun aplikasi praktis untuk menilai berbagai aspek tanggung jawab sosial, termasuk tanggung jawab interpersonal, komunitas/organisasi, negara, dan lingkungan
Gambaran PERMA pada Lansia yang Melaksanakan Kegiatan Hortikultura
Peningkatan jumlah lansia di Indonesia menimbulkan tantangan dalam aspek sosial, ekonomi, dan kesehatan, termasuk penurunan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kegiatan hortikultura dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia melalui pendekatan model PERMA (Positive Emotion, Engagement, Relationships, Meaning, dan Accomplishment) yang dikembangkan oleh Martin Seligman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk memahami pengalaman subjektif lansia yang rutin terlibat dalam kegiatan hortikultura selama minimal enam bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan hortikultura memberikan manfaat pada lima dimensi PERMA. Lansia melaporkan peningkatan emosi positif dari kepuasan merawat tanaman, keterlibatan penuh dalam aktivitas yang memunculkan pengalaman flow, penguatan hubungan sosial melalui interaksi dengan komunitas berkebun, perasaan makna hidup melalui kontribusi pada lingkungan, serta pencapaian pribadi dari keberhasilan merawat tanaman. Faktor-faktor seperti dukungan sosial, intensitas keterlibatan, dan kondisi fisik lansia turut memengaruhi keberhasilan kegiatan hortikultura. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya hortikultura sebagai intervensi berbasis aktivitas untuk meningkatkan kesejahteraan lansia. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk pengembangan program komunitas dan kebijakan yang mendukung keterlibatan lansia dalam kegiatan yang bermakna
PENGARUH TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA BUMN NON-KEUANGAN TAHUN 2020 - 2023
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tata kelola perusahaan terhadap
nilai perusahaan pada BUMN non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) selama periode 2020-2023. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi
proporsi dewan komisaris independen, kepemilikan institusional, dan ukuran komite
audit, sedangkan variabel dependen adalah Price to Book Value (PBV). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa proporsi dewan komisaris independen tidak memiliki
pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan kepemilikan institusional
memiliki pengaruh negatif signifikan. Sebaliknya, ukuran komite audit menunjukkan
pengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Dengan nilai Adjusted R-Square
sebesar 8.8%, model ini mampu menjelaskan sebagian kecil variabilitas nilai
perusahaan, mengindikasikan perlunya mempertimbangkan variabel lain dalam
penelitian serupa di masa depan. Penelitian ini menyoroti pentingnya peran komite
audit dalam meningkatkan kepercayaan investor, namun juga menunjukkan adanya
tantangan dalam efektivitas tata kelola perusahaan di BUMN non-keuangan..
Kata Kunci: BUMN, tata kelola perusahaan, nilai perusahaan,Price to Book Value.
This study aims to analyze the impact of corporate governance on firm value in stateowned
enterprises (SOEs) in the non-financial sector listed on the Indonesia Stock
Exchange (IDX) from 2020 to 2023. The independent variables in this study include
the proportion of independent commissioners, institutional ownership, and audit
committee size, while the dependent variable is Price to Book Value (PBV). The results
indicate that the proportion of independent commissioners has no significant effect on
firm value, while institutional ownership has a significant negative impact.
Conversely, audit committee size has a significant positive influence on firm value.
With an Adjusted R-Square value of 8.8%, the model explains a small portion of the
variability in firm value, suggesting the need to include additional variables in future
research. This study highlights the critical role of the audit committee in enhancing
investor confidence but also underscores the challenges in the effectiveness of
corporate governance in non-financial SOEs.
Keywords: SOEs, corporate governance, firm value, Price to Book Value
ANALISIS FRAUD HEXAGON DALAM MENDETEKSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN PADA BADAN USAHA MILIK NEGARA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2021 – 2023
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis fraud hexagon yang
digambarkan melalui target keuangan, kerja sama dengan proyek pemerintah, pergantian
direksi, kualitas auditor eksternal, pergantian auditor, dan dualism position dalam
mendeteksi indikasi permasalahan laporan keuangan berupa manipulasi atau kecurangan.
Penelitian ini dilakukan pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia tahun 2021 – 2023 dengan pemilihan sampel secara purposive. Hasil
penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor fraud hexagon yang digambarkan melalui
target keuangan, kerja sama dengan proyek pemerintah, pergantian direksi, kualitas
auditor eksternal, pergantian auditor, dan dualism position memiliki pengaruh positif
dalam mendeteksi indikasi permasalahan laporan keuangan.
Kata Kunci : Fraud Hexagon, Indikasi Kecurangan Laporan Keuangan.
The objective of this study is to analyze the fraud hexagon described through
financial targets, cooperation with government projects, changes in directors, external
auditor quality, auditors changes, and dualism position on indications of financial
statement fraud. This study was conducted at State-Owned Enterprises (SOE) listed on
the Indonesia Stock Exchange in 2021 - 2023 with purposive sample selection. The study
results show that the fraud hexagon factors described through financial targets,
cooperation with government projects, changes in directors, external auditor quality,
auditors changes, and dualism position on indications of financial statement fraud have
positive effects.
Keywords: Fraud Hexagon, Indications of financial statement fraud