Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
GAYA KOMUNIKASI SUSTER YUNIOR DALAM KONGREGASI SCMM
ABSTRAK
(A) FATIMA ASNI SOARES (915200174)
(B) GAYA KOMUNIKASI SUSTER YUNIOR DALAM KONGREGASI
SCMM
(C) xix + 84 hlm, Tahun 2024, tabel 4, gambar 14, Lampiran 2
(D) JURNALISTIK
Abstrak: Seorang suster wajib memiliki kepribadian dan gaya komunikasi yang
baik. Hal ini tidak hanya membangun komunikasi dan relasi yang positif tetapi
juga memudahkan proses pelayanan dimana seorang suster diutus. Namun
perbedaan usia, budaya bisa menyebabkan konflik, maka komunikasi sangat
penting untuk di latih sejak dini dalam masa pembinaan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengidentifikasi gaya komunikasi para Suster Yunior SCMM dalam
kehidup sehari-hari. Penelitian ini menggunakan Metode pendekatan kualitatif,
teknik pengelolaan data mengunakan teknik observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Informan utama adalah dua suster Yunior dari kongregasi SCMM.
Hasilnya penelitian ini menunjukkan enam gaya komunikasi yang digunakan para
suster Yunior SCMM yaitu : gaya komunikasi Dramatic, Animated, Open,
Relaxed, Attentive, Impression Leaving dan Friendly. Gaya komunikasi tersebut
memfasilitasi interaksi efektif dalam kehidupan suster yunior didalam kongregasi.
Gaya komunikasi Dramatic dan Animated digunakan para suster dalam
menyampaikan ajaran, sedangkan gaya komunikasi Open dan Relaxed digunakan
untuk membangun hubungan yang santai dan terbuka. Sedangkan gaya
komunikasi Attentive menunjukkan perhatian dan dukungan bagi suster yang
sedang berduka atau sedang putus asa, dan gaya komunikasi Impression Leaving
dan Friendly meninggalkan kesan positif.
Kata Kunci: Gaya komunikasi, Suster Yunior,Kongregasi SCMM
(E) DAFTAR PUSTAKA: 16 (2014-2024) (buku), 11 (jurnal), 5 sumber online
(F) Doddy Salman S.H.,
M.
KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM MEMPERTAHANKAN CITRA PERUSAHAAN
ABSTRAK
(A)DENNYS PRASETIO/915210007
(B) KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM MEMPERTAHANKAN CITRA
PERUSAHAAN
(C) xvi+ 93 hlm, Tahun 2024, table 1, gambar 14, Lampiran 43.
(D)PUBLIC RELATIONS
Abstrak:
Selain menyediakan barang dan jasa yang berkualitas tinggi, perusahaan harus
memprioritaskan taktik komunikasi yang efektif dalam dunia korporat yang
semakin kompetitif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti penggunaan
komunikasi persuasif oleh perusahaan dalam upaya mempertahankan persepsi
publik yang baik. Kemampuan untuk mempengaruhi atau membimbing orang
dikenal sebagai komunikasi persuasif, dan reputasi perusahaan merupakan sumber
daya yang penting bagi pertumbuhan dan kelangsungan hidup perusahaan dalam
industri yang sangat kompetitif. Penulis penelitian ini menggabungkan
metodologi studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di
sebuah distributor es krim. Wawancara mendalam dengan eksekutif bisnis dan
anggota staf serta observasi lapangan digunakan untuk mengumpulkan data.
Selain itu, data wawancara dilewatkan melalui prosedur pengkodean. Temuan
penelitian ini mencakup elemen persuasif yang diterapkan oleh bisnis, strategi
komunikasi persuasif yang diterapkan oleh bisnis, dan-yang terpenting-bagaimana
bisnis mengadaptasi penggunaan komunikasi persuasif kepada pemangku
kepentingan yang ingin dibujuk. Menemukan keadaan para pemangku
kepentingan adalah langkah pertama dalam persuasi dan komunikasi persuasif,
yang digunakan untuk menjaga reputasi perusahaan.
Kata Kunci: Komunikasi Persuasif, Citra, Citra Perusahaan, Wawancara
(E) DAFTAR PUSTAKA: 3 (buku), 20 (jurnal)
(F) Dr. Riris Loisa, M.S
PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI REMAJA MELALUI DRAMA KOREA (STUDI PADA PENONTON DRAMA KOREA LOVE NEXT DOOR)
ABSTRAK
(A)TIARA PRISCILIA/915210018
(B) PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI REMAJA MELALUI DRAMA
KOREA (STUDI PADA PENONTON DRAMA KOREA LOVE NEXT
DOOR)
(C)xv+61 hlm, Tahun 2024, table 4, gambar 5, Lampiran 4
(D) JURNALISTIK
Abstrak: Identitas diri adalah situasi atau konsep pengenalan diri, mencari tujuan
dan memegang nilai dan keyakinan diri. Identitas diri merupakan satu hal yang
fundamental pada pembentukan identitas diri terutama pada remaja. Remaja
merupakan perkembangan seseorang yang masih ditandai dengan kelabilan dalam
pencarian jati diri. Remaja akan menyerap berbagai sumber dan informasi dari
internet seperti pada drama Korea. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pembentukan identitas diri remaja melalui drama Korea dengan menggunakan teori
interaksi simbolik sebagai landasan utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pemahaman pesan drama Korea Love Next Door melalui narasi dan interaksi karakter
berpotensi mendorong rasa percaya diri, keterbukaan komunikasi, empati, dan
fleksibilitas remaja dalam merencanakan masa depan serta membentuk identitas diri.
Hal ini terlihat dari cara remaja memahami pesan pada drama dan menerapkannya
dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pengambilan keputusan dan menjalin
hubungan sosial di masyarakat.
Kata Kunci: Interaksi Simbolik, Identitas diri, Remaja
(E) DAFTAR PUSTAKA: 2 (buku), 34.(jurnal), 3 (web)
(F) Lusia Savitri Setyo Utami, S.Sos., M.S
MAKNA PESAN DALAM MUSIK SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI (SEMIOTIKA PADA LAGU “YOU RAISE ME UP”)
ABSTRAK
(A) GIVEN YUDHO TITALEY / 915210026
(B) MAKNA PESAN DALAM MUSIK SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI
(SEMIOTIKA PADA LAGU “YOU RAISE ME UP”)
(C) 18 + 70 hlm, Tahun 2024, 10 tabel, 5 gambar, 4 lampiran
(D) PUBLIC RELATIONS
Musik atau lagu adalah salah satu bentuk media komunikasi karena sering bersentuhan
dengan manusia, dan terdapat pesan di dalamnya yang dapat disampaikan melalui lirik
atau teks. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui atau mengungkap
makna pesan yang terdapat dalam lirik lagu “You Raise Me Up” oleh Josh Groban.
Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika Roland
Barthes untuk dapat mengkaji makna denotasi, konotasi, dan mitos atau pemahaman
ideologis dari lagu ini, Dari hasil analisis, diperoleh hasil yaitu, analisis makna denotasi
dan konotasi yang memperlihatkan dan menggambarkan kondisi seseorang pada saat
terpuruk dan membutuhkan kekuatan emosional Selain itu, pada analisis mitos
menunjukan sebuah dorongan spiritual atau supranatural yang bersifat universal dan
relevan terhadap lintas budaya dan tradisi. Simbol-simbol yang terdapat dalam teks
relevan dengan mitologi-mitologi kuno seperti Yunani, Romawi, dan Nordik.
Kata Kunci: Semiotika, Makna, Musik, Lirik Lagu, Komunikasi
(E) DAFTAR PUSTAKA: 16 (buku), 13 (jurnal)
(F) Dr. Riris Loisa, M.S
KESENJANGAN SOSIAL KELUARGA DI KOREA SELATAN MENURUT ORANG INDONESIA (SEMIOTIKA SAUSSURE PADA SERIAL QUEEN OF TEARS)
ABSTRAK
(A)MELYANNA/915210048
(B) Kesenjangan Sosial Keluarga Di Korea Selatan Menurut Orang Indonesia
(Semiotika Saussure Pada Serial Queen of Tears)
(C)xxi, 77 hlm, Tahun 2024, 6 tabel, 6 gambar, 5 Lampiran, 1 Bagan
(D)PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Kepopuleran drama Korea dikalangan masyarakat Indonesia.
Penelitian ini untuk megetahui: Representasi kesenjangan sosial antar dua
keluarga di Korea Selatan dalam serial Queen of Tears. Elemen signifier dan
signified tentang kesenjangan sosial dalam serial Queen of Tears. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan menjelaskan atau mendeskripsikan
adegan yang menggunakan dialog terjemahan dalam bahasa Indonesia. Subjek
penelitian yaitu serial Queen of Tears dan objek penelitian yaitu representasi
kesenjangan sosial. Kesenjangan sosial dalam penelitian ini dianalisis
menggunakan indikator letak geografis, pendapatan, atau ekonomi, dan kualitas
sumber daya manusia. Metode pengumpulan data menggunakan data primer
dan data sekunder. Peneliti mewawancarai warga Korea Selatan dan satu
sosiolog sebagai triangulator. Teknik analisis data menggunakan kajian
semiotika Ferdinand De Saussure yang terdiri dari signifier dan signified serta
tahapan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan
kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi
kesenjangan sosial antar dua keluarga di Korea Selatan dalam serial Queen of
Tears ditampilkan melalui indikator perbedaan letak geografis, pendapatan atau
ekonomi, dan kualitas sumber daya manusia. Kelas sosial atas memiliki akses
yang lebih baik dalam berbagai bidang, sedangkan kelas sosial bawah memiliki
keterbatasan akses terhadap fasilitas pemerintah, memperoleh kebutuhan bahan
pokok dan pendidikan. Analisis pada elemen signifier dan signified
menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang kontras antara dua keluarga
tersebut yang menunjukkan adanya kesenjangan dalam serial Queen of Tears.
Kata Kunci: Kesenjangan sosial, Korea Selatan, serial Queen of Tears,
semiotika Saussure.
(E) DAFTAR PUSTAKA: 5 buku, 5 internet, 47 jurnal
Gregorius Genep Sukendro S.Sos., M.Si
STRATEGI PUBLIC RELATIONS BNI DALAM MEMPROMOSIKAN APLIKASI WONDR BY BNI KEPADA MASYARAKAT
ABSTRAK
(A)Jonathan Aldo Vieri Iskandar
(B) STRATEGI PUBLIC RELATIONS BNI DALAM MEMPROMOSIKAN
APLIKASI WONDR BY BNI KEPADA MASYARAKAT
(C)XVIII+ 71 halaman, Tahun 2024, 1 tabel, 38 gambar, 5 Lampiran
(D)Public Relation
Abstrak:
Persaingan ketat di sektor perbankan digital menuntut perusahaan untuk
menerapkan strategi promosi untuk mempromosikan aplikasi Wondr by BNI. BNI
memanfaatkan Public Relations untuk mempromosikan aplikasi Wondr by BNI
sebagai solusi keuangan digital yang inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode studi kasus, dan menggunakan wawancara mendalam,
observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Public
Relations BNI menggunakan strategi yang cocok seperti sponsorship, penyelenggaraan
acara, relasi media, dan publikasi yang disesuaikan dengan target pasar. Strategi ini
didukung oleh komunikasi internal yang konsisten dan pendekatan berbasis kebutuhan
pelanggan (customer-centric). Selain itu, Public Relations BNI juga berperan dalam
membangun kepercayaan publik melalui pesan yang relevan dan kampanye yang
terencana. Kolaborasi antarunit organisasi menjadi elemen kunci keberhasilan promosi
ini, menghasilkan peningkatan kesadaran merek dan adopsi aplikasi di pasar yang
kompetitif. Temuan ini dapat menjadi panduan strategis bagi perusahaan lain dalam
memasarkan inovasi digital dengan memanfaatkan Public Relations perusahaannya.
Kata Kunci: Public Relations, Strategi Promosi, Wondr by BNI
(E) DAFTAR PUSTAKA: (buku), (jurnal)
(F) Dr. Moehammad Gafar Yoedtadi, M.Si
PENGARUH KONTEN “NARASI DAILY” DI INSTAGRAM NARASI NEWSROOM TERHADAP PERSEPSI GEN Z MENGENAI DIABETES
ABSTRAK
(A) OLIVIA WIDJAJA/915210062
(B) PENGARUH KONTEN “NARASI DAILY” DI INSTAGRAM NARASI
NEWSROOM TERHADAP PERSEPSI GEN Z MENGENAI DIABETES
(C) xvi + 55 hlm, Tahun 2024, tabel 10, gambar 6, Lampiran 5
(D) PUBLIC RELATION
Abstrak: Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara Generasi Z
dalam mengakses informasi, termasuk informasi kesehatan seperti diabetes.
Media sosial kini menjadi platform yang efektif dalam menyampaikan pesan
kesehatan melalui konten yang informatif, menarik dan mudah diakses oleh
audiens yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
konten Narasi Daily di Instagram Narasi Newsroom terhadap persepsi Generasi
Z mengenai diabetes. Dalam penelitian ini, digunakan teori respons kognitif
untuk mengukur hubungan antara terpaan konten dengan dimensi persepsi,
yaitu kesadaran, pemahaman dan tindakan. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif melalui kuesioner untuk mengumpulkan data. Populasi
penelitian ini adalah pengikut akun Narasi Newsroom yang pernah melihat
konten Narasi Daily mengenai diabetes, dengan sampel berjumlah 100
responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Narasi Daily memiliki
pengaruh signifikan terhadap persepsi Generasi Z. Konten yang diteliti berhasil
meningkatkan kesadaran Generasi Z mengenai pentingnya pola hidup sehat,
serta memperdalam pemahaman audiens terhadap diabetes. Perubahan tindakan
preventif memerlukan pesan yang lebih intensif dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Generasi Z, Media Sosial, Persepsi, Respons Kognitif
(E) DAFTAR PUSTAKA: 6 Sumber Buku, 26 Sumber Jurnal
(F) DODDY SALMAN S.H., M.Si
ANALISIS FENOMENA PARASOSIAL DAN KETERTARIKAN EMOSIONAL PENGGEMAR DI ERA DIGITAL (STUDI PADA PENGGEMAR SEVENTEEN DI PLATFORM WEVERSE)
ABSTRAK
(A) LECIA FERNANDA XIANG/915210084
(B) ANALISIS FENOMENA PARASOSIAL DAN KETERTARIKAN
EMOSIONAL PENGGEMAR DI ERA DIGITAL (STUDI PADA
PENGGEMAR SEVENTEEN DI PLATFORM WEVERSE)
(C) 60+42hlm, Tahun 2024, tabel 3, gambar 10, Lampiran 4
(D) PERIKLANAN
(E) Abstrak: Di era digital, proses komunikasi dapat dilakukan secara virtual dan sarana
yang sering kali dipakai adalah media sosial. Di media sosial pengguna dapat
mengakses berbagai informasi dan salah satu topik yang disukai adalah mengenai
figur publik. Melalui media sosial, penggemar dapat mengikuti idolanya dan mencari
tahu informasi terbaru mengenai kegiatannya. Fenomena dimana penggemar
merasakan perasasan kedekatan dalam diri penggemar dengan idolanya disebut
sebagai fenomena parasosial. Dari interaksi dan hubungan parasosial dapat
menimbulkan perasaan ketertarikan emosional pada penggemar berdampak pada cara
mereka berperilaku dan memandang idolanya. Penelitian ini menggunakan landasan
konsep komunikasi massa, budaya populer, dan fenomena parasosial. Penelitian ini
bertujuan menganalisis fenomena parasosial dan ketertarikan emosional penggemar
SEVENTEEN di platform Weverse. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dan metode fenomenologi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa
interaksi di platform digital seperti Weverse, melalui konten yang mengandung pesan
personal telah membentuk rasa intimasi yang mendukung hubungan parasosial dan
ketertarikan emosional penggemar. Selain itu, fenomena parasosial dan ketertarikan
emosional dapat berkontribusi pada cara penggemar membangun hubungan di
kehidupan nyata.
Kata Kunci: Parasosial, Ketertarikan Emosional, Weverse, Penggemar
(F) DAFTAR PUSTAKA: 3(buku),45(jurnal), 5(skripsi/thesis), 2 (website)
(G) Lusia Savitri Setyo Utami, S.Sos.,M.S
PERAN INTERAKSI SIMBOLIK DALAM LIVE STREAMING YANG DILAKUKAN OLEH HOST GEN Z DALAM TIKTOK LIVE UNTUK MENJUAL PRODUK
ABSTRAK
(Dr. Muhammad Adi Pribadi, S.E., M.I.B., M.Com., C.PR)
5
(A) SILVIA LUKMANTO/915210089
(B) PERAN INTERAKSI SIMBOLIK DALAM LIVE STREAMING YANG
DILAKUKAN OLEH HOST GEN Z DALAM TIKTOK LIVE UNTUK
MENJUAL PRODUK
(C) 16+132hlm, Tahun 2024, tabel 1, gambar 6, Lampiran 4
(D) ADVERTISING
Abstrak: Kemajuan teknologi digital dan media sosial telah mengubah
interaksi antara bisnis dan konsumen, dengan live streaming di TikTok
menjadi alat pemasaran yang efektif. Generasi Z, yang akrab dengan
teknologi dan bahasa gaul, memainkan peran krusial sebagai host live
streaming. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran interaksi simbolik
yang dilakukan oleh host Gen Z dalam TikTok Live untuk menjual produk.
Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini
melibatkan wawancara mendalam dengan lima host TikTok Live dari Gen
Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi kasual dan
penggunaan simbol non-verbal seperti emoji dan stiker meningkatkan
keterikatan emosional antara host dan audiens. Strategi seperti penawaran
promo dan testimoni audiens juga memperkuat keputusan pembelian.
Kesimpulannya, interaksi simbolik yang efektif oleh host Gen Z dalam live
streaming TikTok dapat meningkatkan kepercayaan, loyalitas, dan
penjualan konsumen. Penelitian ini memberikan wawasan strategis bagi
bisnis dalam memanfaatkan karakteristik unik Gen Z untuk
meningkatkan engagement dan penjualan melalui live streaming.
Kata Kunci: Host Gen Z, Live Streaming, Engagement, Gaya Komunikasi
(E) DAFTAR PUSTAKA: 1 (buku), 23 (jurnal)
(F) Dr. Muhammad Adi Pribadi, S.E., M.I.B., M.Com
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL SCENIC APPAREL DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MEREK PRODUK KAOS OVERSIZE
ABSTRAK
(A) KATHERINE OU / 915210100
(B) STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL SCENIC APPAREL
DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MEREK PRODUK KAOS
OVERSIZE
(C) xvii + 99 hlm, Tahun 2024, tabel 0, gambar 9, lampiran 3
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Penerapan strategi komunikasi yang baik dan tepat oleh suatu
perusahaan dapat meningkatkan penjualan, sehingga dengan begitu, tujuan dari
suatu organisasi atau perusahaan akan tercapai sesuai yang ditargetkan. Terus
berjalannya pengembangan kecanggihan teknologi dunia dari masa ke masa
mendorong adanya revolusi digital yang memberikan pengaruh signifikan
terhadap berbagai aspek pemasaran bisnis. Sebagai bisnis yang dimulai dari
skala kecil, Scenic Apparel memulai penjualannya melalui platform online
seperti toko e-commerce atau media sosial.Penelitian ini bertujuan untuk untuk
meneliti bagaimana strategi pemasaran digital yang dilakukan oleh Scenic
Apparel dalam meningkatkan kesadaran merek produk pakaian oversize. Teori
yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori komunikasi pemasaran serta
terkait pemasaran digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian
kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan
metode wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi serta analisis data
yang digunakan adalah teknik Miles & Huberman. Untuk memastikan
kebenaran data yang didapat dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik
keabsahan data triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
melalui penggunaan media sosial dan promosi berbasis digital, Scenic Apparel
dapat berinteraksi langsung dengan konsumen, menciptakan pengalaman
berbelanja yang menyenangkan, serta membangun hubungan emosional yang
kuat. Dengan fokus pada desain inovatif dan keberlanjutan, perusahaan berhasil
membedakan dirinya dari pesaing, meningkatkan kesadaran merek, dan
menciptakan kesetiaan konsumen yang tinggi.
Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, Strategi, Pemasaran Digital, Scenic
Apparel
(E) DAFTAR PUSTAKA: 12 (buku), 35 (jurnal), 1 (website)
(F) DODDY SALMAN, S.H., M.SI