Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
PENGARUH LIVE STREAMING, INFLUENCER MARKETING DAN BRAND AWARENESS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SKINTIFIC PADA PLATFORM TIKTOK
(A) Erick Pratama (115189202)
(B) PENGARUH LIVE STREAMING, INFLUENCER MARKETING DAN BRAND
AWARENESS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SKITIFIC
PADA PLATFORM TIKTOK
(C) 61 Halaman
(D) MANAJEMEN PEMASARAN
(E) Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh live streaming,
influencer marketing, dan brand awareness terhadap keputusan pembelian produk
Skintific di platform TikTok. Desain penelitian yang digunakan adalah metode
kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dipublikasikan
secara digital. Pengambilan sampel menggunakan metode nonprobability sampling
dengan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 110 responden
yang merupakan konsumen aktif produk Skintific dan pengguna TikTok.Pengumpulan
data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner melalui link digital. Analisis data
menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modelling (PLS-SEM)
dengan menggunakan software SmartPLS versi 4.1.0.8.Hasil penelitian menunjukkan
bahwa influencer marketing dan brand awareness mempengaruhi keputusan pembelian
secara positif dan signifikan. dibandingkan live streaming dalam memengaruhi
keputusan pembelian.
(F) Pendidikan Kewirausahaan, Jenis Kelamin, Umur, Latar Belakang Keluarga, Niat
Wirausaha
(G) Referensi (1991-2024)
(H) Dra. Rodhiah, M.M
PENGARUH KEPRIBADIAN DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA/I UNIVERSITAS TARUMANAGARA
Abstrak:
In Indonesia, entrepreneurship continues to be developed to overcome the high unemployment rate, especially among the younger generation. Students, as part of the educated generation, have great potential to become entrepreneurs who contribute to economic growth. The aim is to find out whether there is an influence of personality on interest in entrepreneurship and whether there is an influence of family environment on interest in entrepreneurship. The sample used in this research was 100 Tarumanagara University student respondents. The sampling technique used was non-probability sampling with a purposive sampling method. Overall’s the results of this research are first, Personality influences the Entrepreneurial Interest of Tarumanagara University students.
Abstrak:
Di Indonesia, kewirausahaan terus dikembangkan guna mengatasi tingginya angka pengangguran, terutama di kalangan generasi muda. Mahasiswa, sebagai bagian generasi terdidik, memiliki potensi besar untuk menjadi wirausahawan yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Tujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Kepribadian terhadap Minat Berwirausaha dan apakah terdapat pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Minat Berwirausaha. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 100 responden mahasiswa Universitas Tarumanagara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu non-probability sampling dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Secara keseluruhan hasil dari penelitian ini yaitu yang pertama, Kepribadian berpengaruh terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa/i Universitas Tarumanagara. Kedua, Lingkungan Keluarga berpengaruh terhadapa Minat Berwirausah Mahasiswa/i Universitas Tarumanagara
Pengaruh budaya organisasi, motivasi kerja, dan gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja karyawan PT ID EXPRESS
This study aims to analyze the influence of organizational culture, work motivation, and leadership style on employee job satisfaction. This study uses a quantitative approach with a survey method through a questionnaire distributed to 105 employees as a sample. The independent variables explained include organizational culture, work motivation, and leadership style, while the dependent variable is employee job satisfaction.
The results of the study indicate that organizational culture, work motivation, and leadership style have a significant influence on employee job satisfaction. A supportive organizational culture, high work motivation, and an effective leadership style can increase employee job satisfaction. These findings provide the importance of increasing job satisfaction through the development of organizational culture, increasing motivation, and implementing an appropriate leadership style.
This study is expected to be a reference for further research and provide practical benefits for companies in managing their employees to achieve organizational goals optimally.
Keywords: Organizational Culture, Work Motivation, Leadership Style, Job Satisfaction
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi, motivasi kerja, dan gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 105 karyawan sebagai sampel. Variabel independen yang dianalisis meliputi budaya organisasi, motivasi kerja, dan gaya kepemimpinan, sementara variabel dependen adalah kepuasan kerja karyawan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi, motivasi kerja, dan gaya kepemimpinan memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Budaya organisasi yang mendukung, motivasi kerja yang tinggi, serta gaya kepemimpinan yang efektif dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi untuk meningkatkan kepuasan kerja melalui pengembangan budaya organisasi, peningkatan motivasi, dan penerapan gaya kepemimpinan yang sesuai.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian lanjutan serta memberikan manfaat praktis bagi perusahaan dalam mengelola karyawannya untuk mencapai tujuan organisasi secara optimal.
Kata Kunci : Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, Gaya Kepemimpinan, Kepuasan Kerja
Perancangan dashboard interaktif untuk monitoring dan optimalisasi produk pada CV. Sin Hoat
Pengaruh perceived quality dan e-wom terhadap purchase intention pada produk glad2glow yang dimediasi oleh brand trust
Abstract:
This study aims to analyze the effect of perceived quality and electronic word of mouth (e-WOM) on purchase intention for Glad2Glow products, with brand trust as a mediating variable. The research adopts a quantitative approach, collecting data through an online questionnaire distributed via Google Forms. A total of 200 respondents were selected using purposive sampling. The collected data were analyzed using SmartPLS software. The results indicate that e-WOM significantly influences purchase intention and brand trust, while perceived quality does not have a significant effect on either variable. Brand trust is proven to mediate the relationship between perceived quality and purchase intention but does not mediate the relationship between e-WOM and purchase intention.
Keywords: Perceived Quality, e-WOM, Purchase Intention, Brand Trust
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived quality dan electronic word of mouth (e-WOM) terhadap purchase intention pada produk Glad2Glow, dengan brand trust sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner online yang disebarkan menggunakan Google Form. Sebanyak 200 responden dipilih melalui metode purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan software SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-WOM berpengaruh signifikan terhadap purchase intention dan brand trust, sementara perceived quality tidak berpengaruh signifikan terhadap kedua variabel tersebut. Brand trust terbukti memediasi hubungan antara perceived quality dan purchase intention, namun tidak memediasi hubungan antara e-WOM dan purchase intention.
Kata Kunci: Perceived Quality, e-WOM, Purchase Intention, Brand Trus
PENGARUH ENGAGING LEADERSHIP DAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP KETERIKATAN KERJA KARYAWAN PT. XYZ DENGAN DIMEDIASI KEPUASAN KERJA
Pesatnya persaingan industri membuat banyak perusahaan kesulitan
mempertahankan keberlangsungan bisnis. Penelitian ini bertujuan mengetahui
pengaruh engaging leadership dan perceived organizational support terhadap
keterikatan kerja karyawan di PT. XYZ, dengan dimediasi kepuasan kerja.
Penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif dengan purposive sampling,
melibatkan 197 responden dengan masa kerja di atas enam bulan. Analisis
menggunakan SmartPLS dan menunjukkan engaging leadership berpengaruh
signifikan terhadap keterikatan dan kepuasan kerja, perceived organizational
support hanya signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja terbukti
berpengaruh signifikan terhadap keterikatan kerja, dan memediasi pengaruh kedua
variabel tersebut. Hasil penelitian menemukan implikasi pentingnya meningkatkan
pelatihan engaging leadership dan memperkuat dukungan organisasi, sehingga
mampu meningkatkan kepuasan dan keterikatan kerja karyawan demi
keberlangsungan dan pertumbuhan perusahaan dalam bertahan menghadapi
persaingan industri.
Kata Kunci: Engaging Leadership, Perceived Organizational Support, Kepuasan
Kerja, Keterikatan Kerja.
The intense competition within the industry presents significant challenges for
companies to sustain their operations. This study examines the impact of engaging
leadership and perceived organizational support on employee work engagement at
the PT. XYZ, with job satisfaction as a mediator. Using a descriptive quantitative
approach and purposive sampling, the research involved 197 respondents with over
six months of tenure. Analysis with SmartPLS revealed that engaging leadership
significantly influences work engagement and job satisfaction, while perceived
organizational support affects only job satisfaction. Job satisfaction significantly
predicts work engagement and mediates the relationship between both variables.
These findings emphasize the importance of enhancing leadership programs and
organizational support to improve employee satisfaction and engagement, ensuring
business sustainability.
Keywords: Engaging Leadership, Perceived Organizational Support, Job
Satisfaction, Work Engagement
PENGARUH HEDONISME, PROMOSI PENJUALAN, DAN MATERIALISME TERHADAP PERILAKU PEMBELIAN IMPULSIF PENGGUNA SPAYLATER DI JAKARTA DENGAN EMOSI POSITIF SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
(A) Janice Atalie Leow 115210276
(B) The Influence of Hedonism, Sales Promotion, Materialism on Impulsive Buying of SPayLater Users in Jakarta with Positive Emotions as Mediating Variable
(C) Xv + 117 pages, 22 tables, 13 pictures, 6 attachments
(D) Marketing
(E) Abstract: Paylater is a fintech service feature that allows consumers to make purchases now and pay in installments later. Data were collected from 202 SPayLater users residing in Jakarta, using a non-probability method with purposive sampling technique and cross-sectional surveys conducted via the Google Forms platform. Data analysis was performed using Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4 software. The results indicate that hedonism and materialism have a positive influence on impulsive buying, with positive emotions playing a significant mediating role. The findings also show that, although sales promotions do not directly affect impulsive buying, they influence impulsive buying indirectly through the mediation of positive emotions.
(F) Keywords: hedonism, sales promotion, materialism, positive emotion, impulsive buying, SPayLater.
(G) Reference: 46 (1975-2024) (H) Dr. Keni, S.E., M.M.
(A) Janice Atalie Leow 115210276
(B) Pengaruh Hedonisme, Promosi Penjualan, dan Materialisme terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Pengguna SPayLater di Jakarta dengan Emosi Positif sebagai Variabel Mediasi
(C) Xv + 117 halaman, 22 tabel, 13 gambar, 6 lampiran
(D) Pemasaran
(E) Abstrak: Paylater adalah fitur layanan fintech yang memungkinkan konsumen untuk melakukan pembelian sekarang dan membayar secara cicilan di kemudian hari. Sebanyak 202 pengguna SPayLater yang berdomisili di Jakarta berpartisipasi dalam penelitian ini menggunakan metode non-probability dengan teknik purposive sampling dan survei cross- sectional melalui platform Google Forms. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS- SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hedonisme, dan materialisme berpengaruh positif terhadap pembelian impulsif, dengan emosi positif berperan sebagai mediator yang signifikan. Temuan ini juga menunjukkan bahwa meskipun promosi penjualan tidak berpengaruh langsung terhadap pembelian impulsif, promosi tersebut mempengaruhi pembelian impulsif secara tidak langsung melalui mediasi emosi positif.
(F) Kata kunci: hedonisme, promosi penjualan, materialisme, emosi positif, pembelian impulsif, SPayLater.
(G) Daftar Pustaka: 46 (1975-2024) (H) Dr. Keni, S.E., M.M
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI KENCAN ONLINE BUMBLE TERHADAP PERILAKU KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI KALANGAN GENERASI Z
ABSTRAK
(A) VANYA ADELIA SYARIF/915200081
(B) PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI KENCAN ONLINE BUMBLE
TERHADAP PERILAKU KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI
KALANGAN GENERASI Z
(C) xxi+110 hlm, Tahun 2024, tabel 42, gambar 2, Lampiran 6
(D) PUBLIC RELATION
Maraknya pengguna aplikasi kencan online membuat aplikasi – aplikasi yang
beredar semakin digemari, setiap aplikasi memiliki keunikan masing – masing yang
menjadi daya tarik seperti halnya aplikasi kencan online Bumble, Bumble memiliki
ciri khas yang belum dilakukan oleh aplikasi aplikasi lainnya yaitu membuat
aplikasi kencan yang ramah untuk pengguna wanita. Maraknya pengguna aplikasi
kencan online ini dapat mempengaruhi cara penggunanya terhadap perilaku
komunikasi interpersonal yang penggunanya jalani. Oleh karena itu peneliti
memilih topik Pengaruh Penggunaan Aplikasi Kencan online Bumble Terhadap
Perilaku Komunikasi Interpersonal Di Kalangan Generasi Z, dengan menggunakan
Teori Komunikasi Interpersonal. Konsep yang digunakan yaitu pengungkapan diri
dan interaksi dan Perilaku Komunikasi Interpersonal. Pendekatan yang digunakan
yaitu kuantitatif. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling.
Metode pengambilan data melalui kuesioner. Total responden dalam penelitian
berjumlah 30 responden untuk pre-test dan 100 responden untuk post-test Populasi
penelitian yaitu pengguna Aplikasi Kencan online Bumble di Generasi Z yang
datanya di dapatkan dari forbeshealth, businessofapps, dan databoks. Koefisien
regresi variabel Perilaku Komunikasi Interpersonal sebesar 0,610: artinya jika
pengungkapan diri dan interaksi (X) mengalami kenaikan 1, maka Perilaku
Komunikasi Interpersonal (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,610, semakin
naik pengungkapan diri dan interaksi (X) maka semakin meningkat perilaku
komunikasi interpersonal. Dengan demikian dapat ditarik sebuah kesimpulan
bahwa Penggunaan Aplikasi Kencan online Bumble cukup mempengaruhi Perilaku
Komunikasi Interpersonal.
Kata Kunci: Bumble, Komunikasi Interpersonal, Generasi Z
(E) DAFTAR PUSTAKA: 10 (buku), 16 (Jurnal), 3 (Sumber Online), 3 (Skripsi)
Farid S.S., M.S