Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
Studi Komparatif Mengenai Regulasi Surrogate Mother di Indonesia dengan Negara Inggris, Denmark dan Belgia
Perjanjian sewa Rahim (surrogate mother) adalah perjanjian seorang wanita yang mengikatkan dirinya dengan pihak lain (suami istri) untuk mengandung dan melahirkan anak tersebut. Di Indonesia surrogate mother belum memiliki dasar hukum yang pasti mengenai pelaksanaannya sehingga memunculkan masalah – masalah dalam melakukan pejanjiannya. Surrogate mother bukan merupakan Upaya kehamilah di luar cara alamiah yang diatur dalam Undang – undang Kesehatan dan Peraturan Menteri Kesehatan, serta dianggap tidak memenuhi syarat dalam melakukan perjanjian. Penelitian ini merupakan suatu studi hukum normatif yang secara cermat mengevaluasi dan menganalisis sumber-sumber hukum. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi berbagai aspek hukum terkait ibu pengganti, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di negara-negara lain Hasil penenlitian ini menyimpulkan bahwa surrogate mother belum dapat dilakukan di Indonesia karena bertentangan dengan konstitusi. Dari segi perbandingan hukum, penelitian ini juga mencatat bahwa beberapa negara yang melegalkan ibu pengganti pada dasarnya mengacu pada prinsip hak-hak sipi
ANALISIS PERENCANAAN AUDIT LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN STANDAR PROFESIONAL AKUNTAN PUBLIK (STUDI KASUS PADA KAP DRS. CHAERONI & REKAN)
Abstrak : Maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor apa saja yang
menyebabkan kantor akuntan publik membuat perencanaan audit atas laporan keuangan.
Studi kasus penelitian ini adalah Kantor Akuntan Publik Drs. Chaeroni & Rekan (“KAP”).
KAP tersebut telah mempunyai standar dalam perencanaan audit laporan keuangan pada
setiap Perusahaan yang menjadi clientnya. Hal ini menjadi dasar penulis untuk menguji
perencanaan laporan keuangan tersebut apakah sudah sesuai dengan standar perencanaan
yang telah ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Publik selaku asosiasi penunjang kantor
akuntan publik
ANALISIS KINERJA TINDAK LANJUT AUDIT: PERBANDINGAN SEBELUM DAN SELAMA IMPLEMENTASI APLIKASI SIPTL
Studi ini mengkaji dampak sistem SIPTL terhadap kinerja pemerintah daerah di
Indonesia dalam menindaklanjuti rekomendasi audit. Menggunakan pendekatan kuasieksperimental,
penelitian ini membandingkan data kinerja tindak lanjut sebelum
(2015-2016) dan setelah (2017-2023) implementasi SIPTL. Uji t-sampel berpasangan
mengungkapkan peningkatan yang signifikan dalam volume dan kepatuhan tindak
lanjut, serta pengurangan yang signifikan pada rekomendasi yang belum terselesaikan
selama periode SIPTL. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem SIPTL telah
meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses audit, mendorong tata kelola yang lebih
baik dan akuntabilitas. Studi ini menyoroti potensi platform digital seperti SIPTL
untuk merampingkan pengawasan sektor publik dan mengurangi penyimpangan
keuangan, menawarkan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dan pengembang
sistem. Dengan memberikan bukti empiris tentang dampak berkelanjutan SIPTL
terhadap tata kelola, penelitian ini berkontribusi pada diskusi yang lebih luas tentang
pemanfaatan sistem informasi untuk meningkatkan akuntabilitas sektor publik.
Kata Kunci: sistem SIPTL, kinerja tindak lanjut audit, pemerintah daerah; desain
kuasi-eksperimental; tata kelola dan akuntabilitas; pengawasan sektor publik.
This study examines the impact of the SIPTL system on the performance of local
governments in Indonesia in addressing audit recommendations. Using a quasiexperimental
approach, the research compares follow-up performance data before
(2015-2016) and after (2017-2023) the SIPTL implementation. Paired sample t-tests
reveal substantial improvements in the volume and compliance of follow-up actions,
along with a significant reduction in unresolved recommendations during the SIPTL
period. These findings indicate that the SIPTL system has enhanced the efficiency and
effectiveness of audit processes, promoting better governance and accountability. The
study highlights the potential of digital platforms like SIPTL to streamline public
sector oversight and reduce financial irregularities, offering valuable insights for
policymakers and system developers. By providing empirical evidence of SIPTL’s
sustained impact on governance, this research contributes to the broader discourse on
leveraging information systems for improved public sector accountability.
Keywords: SIPTL system; audit follow-up performance; local governments; quasiexperimental
design;
governance
and accountability;
public
sector
oversight
PENGARUH KARAKTERISTIK KOMITE AUDIT, UKURAN PERUSAHAAN DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP KUALITAS AUDIT SERTA IMPLIKASINYA PADA KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN : STUDI PADA PERUSAHAAN SAWIT YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2020-2023
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik komite audit, ukuran
perusahaan, struktur kepemilikan, dan kualitas audit terhadap kinerja keuangan perusahaan pada
perusahaan sawit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020-2023. Kinerja
keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE). Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda untuk
menguji hubungan antar variabel. Sampel penelitian terdiri dari 40 perusahaan sawit yang terdaftar
di BEI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rapat komite audit, ukuran perusahaan, dan struktur
kepemilikan berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, yang pada gilirannya berpengaruh
positif terhadap kinerja keuangan perusahaan. Kualitas audit ditemukan memiliki dampak yang
signifikan terhadap ROA dan ROE perusahaan. Temuan ini mendukung pentingnya peran
pengawasan oleh komite audit, pengelolaan ukuran perusahaan yang efisien, serta pengaruh positif
kepemilikan institusional dalam meningkatkan kinerja keuangan. Secara praktis, hasil penelitian
ini memberikan implikasi bagi perusahaan sawit untuk meningkatkan tata kelola perusahaan yang
baik dan kualitas audit sebagai bagian dari strategi peningkatan kinerja keuangan yang
berkelanjutan.
Kata kunci: Komite Audit, Ukuran Perusahaan, Struktur Kepemilikan, Kualitas Audit, Kinerja
Keuangan, Bursa Efek Indonesia, Perusahaan Sawit.
This study aims to analyse the impact of audit committee characteristics, firm size, ownership
structure, and audit quality on the financial performance of palm oil companies listed on the
Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2020 to 2023. Financial performance is measured using
Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE). This research adopts a quantitative approach
with multiple linear regression analysis techniques to examine the relationships between variables.
The research sample consists of 40 palm oil companies listed on the IDX. The results of the study
show that audit committee meetings, firm size, and ownership structure significantly influence
audit quality, which in turn positively affects the company's financial performance. Audit quality
is found to have a significant impact on the company's ROA and ROE. These findings support the
importance of the oversight role of the audit committee, efficient management of firm size, and the
positive influence of institutional ownership in enhancing financial performance. Practically, the
findings of this study imply that palm oil companies should improve good corporate governance
and audit quality as part of a strategy to enhance sustainable financial performance.
Keywords: Audit Committee, Firm Size, Ownership Structure, Audit Quality, Financial
Performance, Indonesia Stock Exchange, Palm Oil Companies
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TIDAK TERSAJINYA SELURUH NILAI KERUGIAN DAERAH PADA LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI WILAYAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Berdasarkan IHPD Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2020 s.d. 2023, nilai kerugian
di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami peningkatan sebesar 5,96%.
Kerugian tersebut belum sepenuhnya ditetapkan, dengan capaian penetapan hanya
sebesar 3,77%. Kerugian dapat dilakukan pengakuan setelah memperoleh verifikasi
dari TPKD maupun penetapan berdasarkan SKTJM, SKP2KS, dan SKP2K. Penyajian
nilai kerugian pada laporan keuangan menjadi hal yang penting bagi pemangku
kepentingan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat penyajian nilai kerugian
daerah pada laporan keuangan pemerintah daerah. Metode yang digunakan adalah
deskriptif kuantitatif dengan mengambil data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa rendahnya tingkat penyelesaian, penetapan, dan penyajian nilai kerugian daerah
yang berpotensi pada hilangnya hak tuntutan ganti rugi karena daluwarsa kerugian,
sebagian besar disebabkan oleh MPPKD, TPKD, dan PPKD yang belum optimal
dalam melaksanakan tugasnya untuk menyelesaikan proses kerugian daerah.
Kata kunci : Kerugian Daerah, Tuntutan Ganti Rugi, Daluwarsa Kerugian
Based on the IHPD of Southeast Sulawesi Province from 2020 to 2023, the value oflosses in the Southeast Sulawesi Province area has increased by 5.96%. These losses
have not been fully recognized, with a determination achievement of only 3.77%.Losses can be recognized after obtaining verification from TPKD or determinationbased on SKTJM, SKP2KS, and SKP2K. The presentation of the value of losses in thefinancial statements is important for stakeholders in decision making. This study aimsto analyze the factors that influence the low level of presentation of the value of
regional losses in local government financial statements. The method used isdescriptive quantitative by taking secondary data. The results showed that the low level
of settlement, determination, and presentation of the value of regional losses, whichhas the potential to lose the right to claim compensation due to the expiration of losses,
was largely due to MPPKD, TPKD, and PPKD who were not optimal in carrying outtheir duties to complete the regional loss process.
Keywords: Regional Loss, Claim for Compensation, Loss Expiratio
ANALISA KEAKURATAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN TERHADAP LAPORAN AUDIT (STUDI KASUS PT ASURANSI JIWASRAYA DAN PT SNP FINANCE)
Penulisan ini adalah penelitian pustaka (library research) bertujuan untuk menelaah
dan menganalisa menelaah berbagai riset ilmiah dan literatur yang sudah ada terkait
dengan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kualitas audit dalam setiap
perikatan audit, untuk kemudian dibuktikan apakah faktor-faktor yang menyebabkan
buruknya kualitas audit ini ada dalam kasus-kasus kecurangan laporan keuangan yang
ada di Indonesia. Jika ada faktor atau kondisi baru yang belum dilakukan riset empiris
sebelumnya yang menyebabkan terjadinya kasus fraud laporan keuangan dari
perusahaan-perusahaan ini, faktor-faktor ini dapat menjadi literature gap atau bahan
penelitian untuk studi-studi empiris di masa depan terkait kualitas audit. Hasil telaah
dan analisa menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa pengelolaan sejumlah bisnis
yang disponsori pemerintah dan perusahaan yang menyelenggarakan bisnis
pembiayaan diduga tidak menerapkan etika profesi dengan baik karena telah
merugikan pemangku kepentingan atas keuntungan yang diklaimnya dan masyarakat
atas pelayanan yang masih belum dapat mereka peroleh, dan kompetensi dan
independensi berpengaruh positif terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi
kecurangan melalui skeptisisme profesional.
Kata Kunci: Laporan Keuangan, Auditor, Kualitas Audit
This paper is a library research aimed at examining various scientific research and
literature related to the factors influencing audit quality in each audit engagement, to
subsequently prove whether the factors causing poor audit quality exist in cases of
financial report fraud in Indonesia. If there are new factors or conditions that haven't
been empirically researched before, contributing to the occurrence of financial report
fraud cases in these companies, these factors could represent a literature gap or
material for future empirical studies related to audit quality. The findings and analysis
indicate that the management of several government-sponsored businesses and
companies that carry out financing businesses are suspected of not implementing good
business ethics, as they have caused harm to stakeholders by claiming profits and yet
failing to provide the expected services to the community. Competence and
independence have a positive influence on auditors' ability to detect fraud through
professional skepticism.
Keywords: Financial Statements, Auditor, Audit Qualit
Tinjauan Tindak Pidana Pungutan Liar Oleh Aparat Penegak Hukum Berdasarkan Teori Sistem Hukum (Studi Kasus Pungutan Liar Pegawai Kpk Jakarta)
Tindak pidana korupsi adalah satu di antara berbagai tindak pidana yang paling sering terjadi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berperan untuk menghapuskan seluruh bentuk tindak pidana korupsi yang ada di Indonesia termasuk pungli. Namun, sayangnya kembali terjadi kasus pungutan liar oleh pegawai rutan yang ada di lembaga KPK. Kita tahu pegawai KPK sebagai penegak hukum seharusnya bertugas memberantas korupsi namun dalam hal ini malah melakukan tindak pidana pungli. Pertanggungjawaban pidana berupa sanksi pidana sangatlah diperlukan agar masyarakat lainnya pun bisa mendapatkan kesejahteraan tak pandang jabatan yang dimilikinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah peraturan perundang-undangan terkait tindak pidana pungli sudah efektif dalam menekan angka pungli di Indonesia berdasarkan teori sistem hukum, kemudian untuk mengetahui apa solusi terbaik yang dapat dilaksanakan terkait menekan angka pungli yang dilakukan oleh penegak hukum. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa perlu adanya peningkatan serta revisi atas substansi, struktur, dan budaya hukum kita. Kemudian kedua bahwa solusi atas disahkannya RUU Perampasan Aset menjadi efektif karena ada mekanisme baru didalamnya yakni berupa NCBAF. Maka, dengan revisi serta peningkatan ketiga sistem hukum serta pengesahan RUU Perampasan Aset akan efektif untuk memberantas tindak pidana pungli di kemudian hari
ANALISIS FAKTOR PROFITABILITAS, LEVERAGE DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN PERIODE SEBELUM DAN SELAMA COVID-19 PADA PERUSAHAAN INDUSTRI PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Pandemi telah mempengaruhi setiap aspek ekonomi termasuk pertumbuhan perusahaan yang tibatiba
terhenti dan situasi tampaknya perlahan-lahan kembali normal. Dampak keuangan yang
disebabkan oleh Covid-19 terhadap kelangsungan usaha dan pelaporan keuangan dapat menjadi
signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sebelum dan selama Covid-19 pada
Perusahaan Indonesia di sektor industri pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang
dilihat melalui profitabilitas dan leverage dan ukuran perusahaan. Penelitian ini menggunakan data
sekunder yang diambil dari website Bursa Efek Indonesia yang diambil dengan menggunakan
purposive sampling.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas, leverage dan ukuran perusahaan secara
simultan berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern. Secara parsial,
profitabilitas berpengaruh dengan arah negatif terhadap penerimaan opini audit going concern
dan ukuran perusahaan berpengaruh dengan arah positif terhadap penerimaan opini audit going
concern sedangkan leverage tidak berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern.
Kata Kunci: Profitabilitas, Leverage, Ukuran Perusahaan, Opini Audit Going Concern
The pandemic has affected every aspect of the economy including corporate growth which has come
to a sudden halt and the situation seems to be slowly returning to normal. The financial impact
caused by Covid-19 on business continuity and financial reporting can be significant. This study
aims to determine the impact before and after Covid-19 on Indonesian companies in the mining
industry sector listed on the Indonesia Stock Exchange as seen through profitability, leverage and
Company’s Size. This study uses secondary data taken from the Indonesia Stock Exchange website
which is taken using purposive sampling.
The results of this study indicate that the profitability, leverage and company’s size simultaneously
influence the acceptance of going concern audit opinion. Partially, profitability have a negative effect on
going concern audit opinion and company’s size have a positive effect on going concern audit opinion
while leverage has no effect on going concern audit opinion.
Keyword: Profitability, Leverage, Enitity Size, Going Concern Audit Opinio
PENGARUH AUDIT GOING CONCERN DAN AKUNTABILITAS KEUANGAN: TERHADAP LAPORAN KEUANGAN DAN PENGUNGKAPAN (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFACTURING)
Peristiwa Covid19 yang terjadi pada awal tahun 2020 yang membuat ekonomi Indonesia danbahkan dunia mengalami kelumpuhan, dimana Perusahaan banyak sekali mengalamipenurunan pendapatan yang berpengaruh pada going concern Perusahaan dan tentu juga
memepengaruh ketepatan Perusahaan yang berhubungan dengan akuntabilitas keuangan dalamtata kelola Perusahaan. Hal ini menjadi dasar penulis untuk mengetahui Going concernPerusahaan dan akuntabilitas keuangan, Penelitian ini, “Pengaruh Audit Going Concern DanAkuntabilitas Keuangan: Terhadap Laporan Keuangan dan Pengungkapan (Studi Empiris padaPerusahaan Manufacturing). Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan menggunakan programanalisis data SPSS, yang menggunakan data sekunder di berupa laporan tahunan Perusahaanyang tersedia dalam website Bursa Efek Indonesia.
Kata Kunci: Going Concern, Akuntabilitas Keuangan, dan Laporan Keuangan dan
Pengungkapan
The Covid19 incident that occurred in early 2020 which made the Indonesian economy and
even the world experience paralysis, where many companies experienced a decrease in revenue
which affected the company's going concern and of course also affected the company's
accuracy related to financial accountability in corporate governance. This is the basis for the
author to find out the Company's Going concern and financial accountability, this study, “The
Effect of Going Concern Audit and Financial Accountability: Against Financial Statements
and Disclosures (Empirical Study on Manufacturing Companies). This research is quantitative
using the SPSS data analysis program, which uses secondary data in the form of the Company's
annual report available on the Indonesia Stock Exchange website.
Keywords: Going Concern, Financial Accountability, and Financial Statements and
Disclosures
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH PEMERINTAH KOTA PEKANBARU TAHUN 2019-2023
Otonomi daerah dan desentralisasi fiskal telah memberikan dampak yang
signifikan terhadap pemerintahan Indonesia. Otonomi daerah dapat meningkatkan daya
saing dengan mendorong demokrasi, kesetaraan, dan keadilan serta mengakui
keterampilan dan aset lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja
keuangan daerah Pemerintah Kota Pekanbaru. Metodologi yang digunakan adalah
penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data deskriptif kuantitatif yang
digunakan adalah Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, Rasio
Keselarasan, Rasio Pertumbuhan, dan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan daerah Kota Pekanbaru yang diukur
dengan Rasio Efektivitas PAD masih belum efektif dengan rata-rata efektivitas sebesar
75,71%. Rasio efisiensi keuangan daerah masih belum efisien meskipun memiliki ratarata
sebesar 334,22%. Berdasarkan Rasio Keselarasan, Pemerintah Kota Pekanbaru
menghabiskan rata-rata 82,91% anggarannya untuk kegiatan operasional, dengan
16,38% dialokasikan untuk belanja modal. Rasio Pertumbuhan meningkat negatif pada
tahun 2020 akibat rendahnya belanja modal, berkurangnya pendapatan asli daerah,
PAD, serta beban operasional. Dengan rasio rata-rata 44,73%, RKKD tergolong
rendah, yang mencerminkan struktur hubungan konsultatif.
Kata kunci: Rasio Efisiensi, Keserasian, Pertumbuhan, dan Kemandirian
Regional autonomy and fiscal decentralization have had a significant impact on governance
in Indonesia. Regional autonomy can enhance competitiveness by promoting democracy,
equality, and justice, while recognizing local skills and assets. This study aims to evaluate
the financial performance of the Pekanbaru City Government. The methodology used is
descriptive quantitative research. The quantitative descriptive data analysis techniques
employed include the PAD Effectiveness Ratio, Financial Efficiency Ratio, Alignment Ratio,
Growth Ratio, and Regional Financial Independence Ratio (RKKD). The findings indicate
that the financial performance of Pekanbaru City, as measured by the PAD Effectiveness
Ratio, remains ineffective, with an average effectiveness of 75.71%. The financial efficiency
ratio is also inefficient, with an average of 334.22%. Based on the Alignment Ratio, the
Pekanbaru City Government spends an average of 82.91% of its budget on operational
activities, while only 16.38% is allocated for capital expenditures. The Growth Ratio
showed negative growth in 2020 due to low capital expenditures, reduced local revenue
(PAD), and operational costs. With an average ratio of 44.73%, the RKKD is categorized
as low, reflecting a consultative relationship structure.
Keywords: Efficiency Ratio, Compatibility Ratio, Growth Ratio, and Independence Rati