Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
    43693 research outputs found

    EFEKTIVITAS PENDETEKSIAN FRAUD MENGGUNAKAN DECHOW F-SCORE DALAM INDUSTRI PERBANKAN DAN FINANSIAL DI INDONESIA TAHUN 2022 S.D. 2023

    No full text
    This research aims to determine the effectiveness of the Dechow F-Score, along with its constituent variables, in detecting the presence of fraud within a company in a given year. The data utilized consists of annual reports from financial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2012 to 2023. Samples were selected using purposive sampling, resulting in a total sample of 96 companies. Data was processed using IBM SPSS Statistics 27. The results of this study indicate that the Dechow F-Score is effective in detecting fraud. Specifically, the RSST Accrual variable and Change in Receivables have a significant and positive effect on fraud. Conversely, the variables Percentage of Soft Assets and Change in Cash Sales do not have a significant effect on fraud. Meanwhile, the Change in ROA variable has a significant and negative effect on fraud. Keywords: Fraudulent Financial Reporting, Dechow F-Score, Discriminant Analyisis Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Dechow F-Score beserta variabel pembentuknya, dalam mendeteksi adanya fraud dalam suatu perusahaan di tahun tertentu. Data yang digunakan adalah data laporan tahunan dari perusahaan sektor keuangan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia periode tahun 2012 s.d. 2023. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga total sampel perusahaan adalah 96 perusahaan. Data diolah menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistic 27. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa Dechow F-Score efektif dalam mendeteksi adanya fraud. Sedangkan variabel RSST Accrual dan Perubahan Receivables berpengaruh signifikan dan positif terhadap fraud. Variabel Presentase Soft Assets dan Perubahan Cash Sales tidak berpengaruh signifikan terhadap fraud. Sedangkan variabel Perubahan ROA berpengaruh signifikan dan negatif terhadap fraud. Kata Kunci: Fraudulent Financial Reporting, Dechow F-Score, Analisis Diskrimina

    PENGARUH KOMITE AUDIT, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DAN KOMISARIS INDEPENDEN TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh komite audit, kepemilikan institusional, dan komisaris independen terhadap praktik manajemen laba pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2023. Sampel penelitian terdiri dari 57 perusahaan energi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel manajemen laba diukur menggunakan Modified Jones Model, sedangkan variabel independen dievaluasi melalui indeks dan rasio. Data dianalisis menggunakan regresi berganda data panel dengan aplikasi Eviews 12. Hasil analisis data menunjukkan bahwa komite audit berpengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba, kepemilikan institusional berpengaruh positif signifikan, sedangkan komisaris independen berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan tata kelola perusahaan secara substantif, khususnya melalui peran aktif investor institusional dan peningkatan independensi serta kompetensi dewan komisaris. Kata kunci: komite audit, kepemilikan institusional, komisaris independen, manajemen laba, sektor energi. This study aims to examine the influence of audit committees, institutional ownership, and independent commissioners on earnings management practices in energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2019– 2023 period. The research sample consists of 57 energy companies selected through purposive sampling. Earnings management is measured using the Modified Jones Model, while the independent variables are assessed using indices and ratios. The data were analyzed using panel data multiple regression with EViews 12 software. The results indicate that the audit committee has a significant negative effect on earnings management, institutional ownership has a significant positive effect, while the independent commissioners have a negative but statistically insignificant effect. These findings underscore the need to strengthen corporate governance substantively, particularly by enhancing the active role of institutional investors and improving the independence and competence of board members. Keywords: audit committee, institutional ownership, independent commissioners, earnings management, energy sector

    Pengaruh waduk teluk gong terhadap banjir di kelurahan pejagalan (TS - 2629)

    No full text
    Banjir merupakan masalah yang sering terjadi di Jakarta saat curah hujan tinggi. Banjir merugikan warga sekitar baik kerugian secara materil, kesehatan, maupun kerugian lainnya. Salah satu upaya yang dilakukan dalam pencegahan banjir adalah menggunakan waduk yang berfungsi sebagai kolam detensi untuk menampung air sementara agar tidak terjadi banjir di suatu daerah sebelum air dipindahkan ke tempat lain. Oleh karena itu, dibutuhkan saluran drainase dengan kapasitas yang memadai dan waduk yang memiliki kapasitas yang cukup. Waduk berperan sebagai kolam detensi untuk menampung air sementara sebelum dibuang ke tempat lain sebelum terjadi banjir. Studi ini berfokus pada analisis hidrologi dan analisis hidraulika pada Waduk Teluk Gong, Jakarta Utara. Perhitungan debit banjir rencana menggunakan metode Soil Conservation Service. Hasil analisis menunjukan bahwa saluran PHB A Raya Teluk Gong membutuhkan pelebaran atau pembangunan tanggul di sekitar saluran untuk menahan debit banjir rencana periode ulang 5 dan 10 tahun. Kapasitas Waduk Teluk Gong dapat menampung hujan pada periode ulang 2 tahun dan berkemungkinan besar meluap pada periode ulang 5 dan 10 tahun. Kata kunci: banjir, saluran drainase, Waduk Teluk Gong

    Pengaruh kedalaman pengangkuran secara analisis teoritis dan aturan praktis terhadap kuat tarik angkur adhesif pada jarak tepi kritis (TS - 2647)

    No full text
    Seiring dengan perkembangan waktu, teknologi dan material pada dunia konstruksi juga terus mengalami perkembangan. Salah satunya adalah angkur pasca pasang adhesif. Angkur pasca pasang adhesif adalah angkur yang dimasukkan ke dalam beton yang sudah mengeras dengan memanfaatkan bahan perekat untuk membentuk ikatan antara perekat dengan permukaan beton dan perekat dengan elemen pengikat yang dapat berupa besi tulangan baja. Waktu curing yang relatif cepat dan fleksibilitas pemasangan menjadi keunggulan dari angkur pasca pasang adhesif. Faktor yang berpengaruh terhadap kuat tarik angkur antara lain kedalaman penanaman angkur dan jarak tepi angkur. SNI 2847:2019 telah mengatur mengenai panjang penyaluran tulangan dan jarak tepi angkur. Akan tetapi, fakta yang terjadi di lapangan tidak selalu sesuai dengan aturan yang berlaku. Perkembangan teknologi produk angkur adhesif yang semakin maju juga dapat mempengaruhi metode pengaplikasian angkur di lapangan. Hilti adalah salah satu produsen beragam bahan adhesif yang digunakan untuk angkur. Penelitian ini menggunakan bahan adhesif Hilti HIT-RE 500 V3 dan besi tulangan kelas 420B merk Baja Perkasa Sentosa dengan ukuran diameter 13 mm dan 16 mm. Pada penelitian ini dilakukan pengujian tarik terhadap angkur pasca pasang adhesif yang dipasang pada beton kuat rencana 40 MPa dengan kedalaman penanaman berdasarkan aturan praktis di lapangan (10db) dan analisis teoritis pada jarak tepi kritis sebesar 40 mm. Dari hasil pengujian, diperoleh rasio kapasitas kuat tarik pengangkuran (kedalaman 10db) dibanding penyaluran (kedalaman sesuai SNI 2847:2019 Pasal 25.4.2.1) untuk angkur berdiameter 13 mm sebesar 0,7324 dan untuk angkur berdiameter 16 mm sebesar 0,7374. Kata kunci: Angkur Pasca Pasang Adhesif, Angkur Adhesif, Kedalaman Penanaman, Kapasitas Tari

    Analisis kepuasan penumpang terhadap pelayanan bus Transjakarta di halte Tanjung Duren (TS - 2652)

    No full text
    Seperti yang terlihat di DKI Jakarta, Indonesia telah mengalami peningkatan populasi yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir. TransJakarta adalah sistem transportasi umum yang beroperasi di Jakarta yang berbasis bus rapid transit (BRT). Transportasi umum seperti Bus TransJakarta sangat penting untuk mobilitas yang efektif di kota-kota besar. Untuk meningkatkan layanan transportasi publik, penting untuk memahami tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan. Dalam penelitian ini, kami melakukan survei ke penumpang Bus TransJakarta Halte Tanjung Duren. Karena banyaknya kawasan bisnis di sekitar halte, penumpang didominasi oleh pekerja kantoran, pedagang, dan orang-orang yang melakukan aktivitas harian di sekitarnya. Penelitian ini ditulis menggunakan literatur dan metode kuantitatif. Data yang diperoleh mencakup aspek-aspek seperti frekuensi penggunaan, rute yang sering digunakan, waktu perjalanan, tingkat kepuasan, serta faktorfaktor yang mempengaruhi keputusan pengguna dalam memilih Bus TransJakarta. Dapat disimpulkan bahwa responden puas terhadap fasilitas yang disediakan. Kata kunci: TransJakarta, tingkat kepuasan, fasilitas, penumpang, pelayana

    Studi distribusi tegangan secara manual, 1:2 dan boussinesq dalam tanah pada kelompok tiang bor dengan perangkat lunak metode elemen hingga (TS - 2660)

    No full text
    Distribusi tegangan dalam tanah terjadi akibat adanya beban di permukaan tanah dan tergantung pada beban per satuan luas dimana fondasi berada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan distribusi tegangan yang terjadi di dalam tanah pada fondasi kelompok tiang bor menggunakan metode manual dan metode elemen hingga menggunakan aplikasi komputer dengan berbagai variasi jenis tanah. Analisis penelitian ini menggunakan 2 (dua) metode, yaitu metode perhitungan manual dengan teori penyebaran 1:2 dan metode elemen hingga menggunakan aplikasi komputer

    Pengaruh gradasi ukuran butiran kasar tanah pada contoh tanah terhadap nilai kuat tekan (TS - 2667)

    No full text
    Dalam domain konstruksi, tanah memegang peran yang sangat penting sebagai salah satu pendukung beban pada bangunan, memastikan kestabilan, keamanan, dan ketahanan pada bangunan. Di Indonesia, lahan sangat terbatas karena itu pembangunan semakin mendesak, yang mengakibatkan pembangunan konstruksi seting dilakukan di atas tanah lempung dan lanau. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisa tanah di daerah Tangerang, Banten. Dengan tujuan menentukan nilai kuat tekan tanah dan kadar air optimum dengan berbagai variasi ukuran butir halus. Pelaksanaan pengujian yang digunakan melibatkan uji kompaksi dan Unconfined Compression Test pada laboratorium. Proses kompaksi digunakan untuk mencari nilai kepadatan dan kadar air optimum, sementara Unconfined Compression Test digunakan untuk menentukan kuat tekan tanah. Variasi presentase ukuran butir menjadi parameter utama dalam penelitian ini. Hasil analisa diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai tentang sifat-sifat mekanis tanah di daerah tersebut, dan memungkinkan perencanaan konstruksi yang lebih tepat dan efektif. Penelitian ini tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga menyoroti tantangan konstruksi di tengah keterbatasan lahan yang semakin menjadi masalah di Indonesia

    Hubungan Self-esteem dengan Tingkat Stres Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

    No full text
    Mahasiswa kedokteran sering mengalami tingkat stres yang tinggi dalam pendidikan mereka, yang dapat berdampak pada kesehatan mental mereka, yang mengarah pada kondisi seperti depresi dan kecemasan, serta kesehatan fisik mereka. Stres akademik di kalangan mahasiswa kedokteran dapat dikaitkan dengan self-esteem. Hubungan antara self-esteem dan tingkat stres di kalangan mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara belum banyak diketahui, sehingga mendorong dilakukannya penelitian ini. Penelitian analitik ini menggunakan desain cross-sectional dan menggunakan total sampling. Responden terdiri dari 305 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Perceived Stress Scale (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) untuk mengukur tingkat self-esteem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki self-esteem tingkat sedang dan stres tingkat sedang. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara self-esteem dan tingkat stres, dengan uji statistik chi-square yang menghasilkan nilai p-value sebesar 0,001

    Analisis Terhadap Perlindungan Merek Terdaftar pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dari Persamaan Merek Pada Pokoknya

    No full text
    HKI merupakan singkatan dari Hak Kekayaan Intelektual, mewakili konsep kekayaan atas hasil karya intelektual dalam hukum Anglo Saxon dan Kontinental. Fokus utama adalah pada merek sebagai bagian dari HKI, dengan peran pentingnya dalam perdagangan dan fungsi-fungsinya, seperti indikator sumber dan kualitas. Dalam konteks di Indonesia, pendaftaran merek dan mekanisme perlindungannya melalui UU No. 20 Tahun 2016 menjadi esesi, mengatasi isu-isu seperti persamaan merek pada pokoknya dan tantangannya di era globalisasi. Penelitian ini menganalisis kriteria Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dalam menilai persamaan merek dan mengevaluasi kepastian hukum dalam melindungi merek terdaftar dari persamaan merek. Penelitian ini adalah penelitian normatif dengan melakukan wawancara kepada beberapa narasumber dengan spesifikasi deskriptif-analitis, menggunakan data primer dan sekunder. Pendekatan ini meliputi perundang-undangan, kasus, dan konseptual. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk memahami konteks dan makna hukum. DJKI mengacu kepada Pasal 20 dan 21 UU Merek 2016 untuk menilai persamaan merek berdasarkan kriteria hukum, moralitas, dan komersialitas. Perlindungan merek di Indonesia melalui DJKI menekankan kepastian hukum. Evolusi hukum merek mencakup regulasi sejak zaman penjajahan, hingga UU terbaru Tahun 2016. Pendaftaran merek memberikan hak eksklusif, mencegah persamaan merek, dan memfasilitasi tindakan hukum. Namun, tantangan seperti persamaan merek pada pokoknya menuntut peningkatan pemahaman, konsistensi, dan integrasi teknologi untuk perlindungan yang efektif. Berdasarkan analisis, DJKI memiliki tolak ukur jelas untuk persamaan merek, memastikan objektivitas dan keadilan dalam pendaftaran. Namun, tantangan seperti subjektivitas pemeriksa dan ketidakpastian hukum memerlukan inovasi. Diperlukan pendidikan konsisten untuk pemeriksa, konsistensi informasi, penerapan AI, dan peraturan yang lebih rinci

    0

    full texts

    43,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇