Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
    43693 research outputs found

    Pemalsuan Akta Kuasa Menjual Yang Dibuat Oleh Pejabat Umum Notaris Dalam Jual Beli Tanpa Adanya Persetujuan Pemilik Sertifikat (Studi Kasus Perkara Nomor : 1209 K/Pid/2022

    No full text
    Notaris adalah suatu jabatan kepercayaan yang diberikan oleh Undang- undang dan masyarakat. Dalam menjalankan jabatannya Notaris dituntut tanggung jawab terhadap akta yang dibuatnya. Namun terkadang masih terdapat Notaris yang tidak menjalankan kewenangannya serta melakukan sesuatu yang dilarang oleh Undang-Undang Jabatan Notaris. Tidak dipungkiri bahwa pihak Notaris juga dapat sebagai salah satu pihak yang terlibat dan turut serta terhadap tindak pidana sehingga menimbulkan konsekuensi hukum dan menyebabkan kerugian seperti halnya dalam tindak pidana pemalsuan akta yang dibuatnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana konsekuensi hukum dan status hukum Notaris tersebut setelah melakukan pembuatan akta kuasa menjual dengan memasukkan keterangan palsu kedalam akta tersebut dan bagaimana perlindungan hukum bagi pemilik sertifikat yang tanahnya dijual tanpa persetujuan akibat adanya pemalsuan akta kuasa menjual. Metode penelitian tesis ini menggunakan yuridis normatif dengan pendekatan secara statute approach, dan conceptual approach. Hasil penelitian ini adalah perbuatan Notaris tersebut terbukti dan bertanggung jawab atas perbuatannya melakukan pemalsuan tanda tangan dalam Akta Kuasa Menjual, dan sudah sepatutnya Notaris tersebut tersebut dikenakan sanksi kode etik Notaris mengenai pemberhentian dengan tidak hormat dikarenakan telah memenuhi unsur yang terkandung pada pasal 13 Undang-Undang Jabatan Notaris sebagaimana jika Notaris dihukum dengan ancaman pidana 5 (lima) tahun dapat langsung dilakukan pemberhentian dengan tidak hormat oleh Menteri. Selanjutnya perlindungan hukum bagi pihak yang dirugikan dapat mengajukan gugatan secara perdata untuk meminta ganti rugi dan agar akta kuasa menjual tersebut dibatalkan serta mengajukan gugatan ke PTUN serta ke BPN terkait dengan pembatalan sertifkat yang terlah beralih namanya

    PENGARUH PROFITABILITAS, STRUKTUR MODAL DAN LIKUIDITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti secara empiris mengenai pengaruh profitabilitas, struktur modal dan likuiditas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023. Penelitian ini menggunakan 19 perusahaan infrastruktur yang telah diseleksi menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengolahan data menggunakan analisis regresi berganda yang dibantu oleh Software SPSS dan Microsoft Excel. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa profitabilitas, struktur modal dan likuiditas memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan profitabilitas, struktur modal dan likuiditas untuk meningkatkan nilai perusahaan yang akan memberikan sinyal yang baik bagi investor. Kata Kunci : Nilai Perusahaan, Profitabilitas, Struktur Modal, Likuiditas The purpose of this study is to obtain empirical evidence regarding the effect of profitability, capital structure and liquidity on firm value in infrastructure companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2019-2023. This study used 19 infrastructure companies that were selected using a purposive sampling method. Data processing techniques use multiple regression analysis assisted by Software SPSS and Microsoft Excel. The results showed that profitability, capital structure and liquidity had a positive and significant effect on firm value. Liquidity does not have a significant effect on firm value. The implication of this research is the need to increase profitability, capital structure and liquidity to increase firm value which will provide good signals for investors. Keywords: Firm Value, Profitability, Capital Structure, Liquidit

    TRANSISI SPM 1 MENJADI SMM 1 – KELEBIHAN DAN TANTANGAN DALAM PENERAPAN: STUDI KASUS DI INDONESIA

    No full text
    Untuk meningkatkan kualitas audit di Indonesia, Institut Akuntan Publik Indonesia telah menyelesaikan penyusunan materi terkait Standar Manajemen Mutu (SMM) 1. Standar ini berhubungan dengan pengelolaan kualitas untuk Kantor Akuntan Publik yang menjalankan tugas audit atau reviu terhadap laporan keuangan, serta perikatan asurans lainnya. Standar ini akan mulai efektif berlaku pada 31 Desember 2025. SMM 1 adalah penyempurnaan dari standar yang saat ini sedang digunakan, yaitu Standar Pengendalian Mutu (SPM) 1. SMM 1 adalah standar yang merujuk pada International Standard on Quality Management 1 sebagaimana diatur dalam "Handbook of International Quality Control, Auditing, Review, Other Assurance and Related Services Pronouncements" yang dipublikasikan oleh The International Auditing and Assurance Standards Board (IAASB) – International Federation of Accountants (IFAC). Untuk memahami transisi dari SPM 1 ke SMM 1 pada pelaksanaan audit di Indonesia, maka analisa penelitian ini menggunakan metode Qualitative Comparative Analysis (QCA). Dengan menggunakan metode QCA, pemeriksaan komparasi dilakukan terhadap kedua standar tersebut. Hasil dari analisa tersebut tidak terbatas pada manfaat dari penerapan SMM 1 tetapi juga memperhatikan tantangan dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan perspektif bagi kantor akuntan publik di Indonesia, yang dapat membantu untuk menyesuaikan dengan standar manajemen mutu internasional. Kata Kunci: SPM 1, SMM 1, mutu audit To improve the quality of audits in Indonesia, the Indonesian Institute of Public Accountants has completed the preparation of materials related to Quality Management Standard (SMM) 1. This standard pertains to quality management for Public Accounting Firms that conduct audit engagements or financial statement reviews, as well as other assurance engagements. This standard will come into effect on December 31, 2025. SMM 1 is a revision of the current standard, namely Quality Control Standard (SPM) 1. SMM 1 is a standard that refers to the International Standard on Quality Management 1 as regulated in the "Handbook of International Quality Control, Auditing, Review, Other Assurance and Related Services Pronouncements" published by The International Auditing and Assurance Standards Board (IAASB) – International Federation of Accountants (IFAC). To understand the transition from SPM 1 to SMM 1 in the implementation of audits in Indonesia, this research analysis uses the Qualitative Comparative Analysis (QCA) method. By using the QCA method, a comparative examination is carried out on the two standards. The results of the analysis are not limited to the benefits of implementing SMM 1 but also pay attention to the challenges in its implementation. This study aims to provide a perspective for public accounting firms in Indonesia, which can help to adjust to international quality management standards. Keywords: ISQC 1, ISQM 1, audit qualit

    The Influence Of The Exchange Rate, Interest Rates, Indonesian Coal Price Reference (HBA) And World Oil prices On The Firm’s Value Of Coal mining firms traded On The IDX In 2018-2023

    No full text
    This study aims to analyze the impact of exchange rates, interest rates, coal benchmark prices, and oil prices on the firm value of coal companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2018-2023. Using a quantitative approach and multiple linear regression analysis, this research evaluates the effect on firm value. The analysis results indicate that exchange rate have a significant effect on firm value, while interest rates, coal benchmark and oil prices with firm value. Based on these findings, it is recommended that coal companies focus more on risk management related to fluctuations in exchange rates to enhance firm value. Keywords: Exchange rate, Interest, HBA, Oil Price, Firm Valu

    ANALISIS PROSEDUR PEMERIKSAAN BELANJA TIDAK TERDUGA PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN X TAHUN ANGGARAN 2023

    No full text
    Regional financial management will influence the achievement of regional economic goals that support the realization of good governance. As a form of transparency and accountability in financial management at the regional level, regional governments are required to prepare Regional Government Financial Reports (LKPD) as a form of accountability for the implementation of the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD). In the implementation phase of the audit of LKPD, BPK applies several testing procedures designed to ensure the reliability, compliance and completeness of financial reports. This research aims to explain the audit procedures and the results of implementing these procedures on Unexpected Expenditures in the Financial Reports of the Regional Government of Regency X in the 2023. Based on the results of the implementation of the procedure it is known that the administration of unpredictable expenditure in the Regional Government of Regency X in the 2023 has not been orderly. Keywords: unexpected expenditure, audit procedures, Regional Government Financial Reports Pengelolaan keuangan daerah akan mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomidaerah yang mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance). Sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan di tingkat daerah, pemerintah daerah diwajibkan menyusun LaporanKeuangan Pemerintah Daerah (LKPD) sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dalam tahap pelaksanaan pemeriksaan atas LKPD, BPK menerapkan beberapa prosedur pengujian yang dirancang untuk memastikan keandalan, kepatuhan, dan kelengkapan laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan prosedur pemeriksaan dan hasildari pelaksanaan prosedur tersebut pada Belanja Tidak Terduga pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten X Tahun Anggaran 2023. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa terdapat delapan langkah yang dilaksanakan dalam melakukan pemeriksaan atas Belanja Tidak Terduga pada Laporan Keuangan Pemerintah DaerahKabupaten X Tahun Anggaran 2023. Berdasarkan hasil pelaksanaan prosedur tersebut diketahui bahwa penatausahaan Belanja Tidak Terduga pada Pemerintah DaerahKabupaten X Tahun Anggaran 2023 belum tertib. Kata Kunci: belanja tidak terduga, prosedur pemeriksaan, Laporan Keuangan Pemerintah Daera

    Perlindungan Hukum Terhadap Pkerja Tidak Tertentu Yang Tidak Dibayarkan Upah Berdasarkan Undang – Undang Nomor 13 Tahun 2003 ( Studi Kasus : Nomor 76/Pdt.Sus-PHI/2023/PN.Jkt. Pst

    No full text
    Upah adalah suatu prestasi penting dalam perjanjian kerja antara pekerja dan pemberi kerja. Pemberi kerja harus melaksanakan prestasinya yaitu memberikan upah kepada pekerja dengan tepat waktu dan harus sesuai dengan perjanjian kerja. Perselisihan hak upah dapat diselesaikan antara keduabelah pihak secara kekeluargaan, apabila tidak menemukan jalan keluar maka dapat dilakukan dengan cara mediasi hubungan industrial dengan ditengahi oleh seorang mediator atau lebih, setelah dilakukan mediasi dan adanya kesepakatan maka mediator tersebut akan memberikan surat anjuran yang harus dilaksanakan oleh para pihak. Apabila salah satu pihak menolak anjuran tersebut maka pihak lainnya dapat mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial di Pengadilan Negeri setempat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah membahas mengenai perlindungan hukum terhadap pekerja yang tidak dibayarkan upahnyha oleh perusahaan dan membahas mengenai pertimbangan hakim dalam putusan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis – normatif dengan pendekatan undang – undang dan pendekatan kasus. Analisis data dilakukan secara kualitatif. Dalam penelitian ini menemukan bahwa pertimbangan hakim belum selaras dengan Undang – Undang Tentang Ketenagakerjaan sehingga dapat dikatakan merugikan sebagaian hak upah dari karyawan. Perusahaan wajib melaksanakan prestasinya memberikan upah kepada pekerja sesuai dengan yang disepakati oleh perusahaan dan pekerja

    FRAUD DALAM KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA (KUHP)

    No full text

    PROSEDUR PEMERIKSAAN BELANJA PEGAWAI PADA LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN X TAHUN ANGGARAN 2023

    No full text
    To ensure transparency and accountability, Regional Governments are required to produce Financial Report of Regional Government. BPK audit these statements, including a close look at Personnel Expenditure. Because Personnel Expenditure is complex and sensitive, errors in this area are common audit findings. This study aims to explain the audit procedures used to audit Personnel Expenditure in the 2023 Financial Report of Regional Government X and to present the findings of the audit. The result of the study shows that there are 21 steps taken in conducting an audit of Personnel Expenditures in the Financial Report of the Regional Government of Regency X in the 2023. Based on the results of implementing these procedures, it is known that the administration of Employee Expenditures in the Regional Government of Regency X in the 2023 is not yet orderly. Keywords: personnel expenditure, audit procedure, financial report of regional government Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas Pemerintah Daerah wajib menyusun Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Salah satu bentuk dari pemeriksaan keuangan yang dilaksanakan oleh BPK adalah Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Dalam tahap pelaksanaan pemeriksaan dilakukan prosedur pengujian. Pengelolaan belanja pegawai menjadi titik rawan dalam pengelolaan keuangan karena sifatnya yang sangat sensitif dan kompleks. Ketidaktelitian dalam pengelolaan bagian ini seringkali menjadi temuan berulang dalam pemeriksaan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan prosedur pemeriksaan dan hasil dari pelaksanaan prosedur tersebut pada Belanja Pegawai yang disajikan dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten X Tahun Anggaran 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 21 langkah yang dilaksanakan dalam melakukan pemeriksaan atas Belanja Pegawai pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten X Tahun Anggaran 2023. Berdasarkan hasil pelaksanaan prosedur tersebut diketahui bahwa penatausahaan Belanja Pegawai pada Pemerintah Daerah Kabupaten X Tahun Anggaran 2023 belum tertib. Kata Kunci: belanja pegawai, prosedur pemeriksaan, laporan keuangan pemerintah daera

    ANALISA KURS SUKU BUNGA USD DENGAN TEORI PARITAS

    No full text
    Teori paritas suku bunga merupakan salah satu konsep fundamental dalam memahami dinamika nilai tukar mata uang. Teori ini menjelaskan hubungan antara perbedaan suku bunga di dua negara dengan pergerakan kurs mata uang. Sederhananya, perbedaan suku bunga akan mendorong aliran modal dari negara dengan suku bunga rendah ke negara dengan suku bunga tinggi, sehingga mempengaruhi nilai tukar mata uang kedua negara. Namun, perlu diingat bahwa teori paritas suku bunga hanyalah salah satu dari beberapa faktor yang mempengaruhi nilai tukar. Faktor lain seperti inflasi, ekspektasi pasar, dan kondisi ekonomi juga memainkan peran penting. Bagi investor, pemahaman tentang paritas suku bunga sangat penting dalam membuat keputusan investasi lintas negara. Teori ini membantu investor untuk memperkirakan pergerakan nilai tukar di masa depan dan mengelola risiko akibat fluktuasi kurs. Dengan membandingkan suku bunga di berbagai negara dan mempertimbangkan kurs spot dan forward, investor dapat membuat keputusan yang lebih informatif tentang alokasi aset

    PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS PELAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (STUDI KASUS SKPD PEMERINTAH KOTA DUMAI)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1). Pengaruh pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas pelaporan keuangan pemerintah daerah, 2). Pengaruh sistem pengendalian internal terhadap kualitas pelaporan keuangan pemerintah daerah. Populasi dalam penelitian ini adalah bagian akuntansi/penatausahaan keuangan pada SKPD di lingkungan pemerintah kota Dumai. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari responden melalui penyebaran kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis dalam bentuk uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara simultan variable pemanfaatan teknologi informasi dan Sistem pengendalian internal berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas pelaporan keuangan pemerintah daerah hal ini dibuktikan dari hasil uji simultan (Uji F). Secara parsial menunjukan hasil pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh posistf namun tidak signifikan sedangkan Sistem pengendalian internal berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas pelaporan keuangan pemerintah daerah hal ini dibuktikan dari uji parsial (Uji t). Hasil dari penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang pemanfaatan teknologi dan sistem pengendalian internal dalam kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Kata Kunci : Kualitas pelaporan keuangan pemerintah daerah, pemanfaatan teknologi informasi, sistem pengendalian internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1). Pengaruh pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas pelaporan keuangan pemerintah daerah, 2). Pengaruh sistem pengendalian internal terhadap kualitas pelaporan keuangan pemerintah daerah. Populasi dalam penelitian ini adalah bagian akuntansi/penatausahaan keuangan pada SKPD di lingkungan pemerintah kota Dumai. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari responden melalui penyebaran kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis dalam bentuk uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara simultan variable pemanfaatan teknologi informasi dan Sistem pengendalian internal berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas pelaporan keuangan pemerintah daerah hal ini dibuktikan dari hasil uji simultan (Uji F). Secara parsial menunjukan hasil pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh posistf namun tidak signifikan sedangkan Sistem pengendalian internal berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas pelaporan keuangan pemerintah daerah hal ini dibuktikan dari uji parsial (Uji t). Hasil dari penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang pemanfaatan teknologi dan sistem pengendalian internal dalam kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Kata Kunci : Kualitas pelaporan keuangan pemerintah daerah, pemanfaatan teknologi informasi, sistem pengendalian internal. This research aims to find out: 1). The influence of the use of information technology on the quality of local government financial reporting, 2). The influence of the internal control system on the quality of local government financial reporting. The population in this research is the accounting/financial administration section of the SKPD within the Dumai city government. The data used is primary data obtained from respondents through distributing questionnaires. The data analysis used is in the form of a multiple linear regression test. The results of the research show that, simultaneously, the variable utilization of information technology and the internal control system has a significant positive effect on the quality of regional government financial reporting, this is proven by the results of the simultaneous test (F Test). Partially, it shows that the results of the use of information technology have a positive but not significant effect, while the internal control system has a significant positive effect on the quality of local government financial reporting, this is proven by the partial test (t test). The results of the study are expected to provide an understanding of the use of technology and internal control systems in the quality of Local Government Financial Statements. Keyword : Quality of local government financial reporting, utilization information technology, internal control system

    0

    full texts

    43,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇