Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
    43693 research outputs found

    Perancangan komunikasi visual melalui video animasi untuk edukasi penyakit diabetes (DKV - 3069)

    No full text
    Diabetes merupakan penyakit yang termasuk dalam kategori penyakit kronis berbahaya. WHO juga menyatakan penyakit diabetes berada di peringkat ke 3 sebagai penyebab kematian di Indonesia pada tahun 2019. Data dari IDF mendapati jumlah penderita diabetes pada 2021 di Indonesia meningkat dalam 10 tahun terakhir. Ini menandakan bahwa penderita diabetes terus meningkat setiap tahunnya. Penyakit diabetes ini tidak hanya menyerang orang tua tetapi juga kalangan muda dan anak-anak. Golongan dewasa muda apalagi yang mempunyai sedentary lifestyle bisa lebih berisiko untuk terkena diabetes. Maka dari itu perlu adanya perancangan komunikasi visual yang baik sebagai upaya edukasi mengenai penyakit diabetes. Tujuan dibuatnya video animasi ini adalah untuk membantu sebagai media edukasi baik bagi dewasa muda beserta orang tua dan anaknya mengenai pencegahan penyakit diabetes. Metode perancangan yang digunakan adalah metode design thinking. Dengan disediakannya komunikasi visual dalam bentuk video animasi, diharapkan media ini mampu menyampaikan edukasi yang efektif dan mudah dimengerti. Penggunaan video animasi sebagai media edukasi pencegahan diabetes menjadi hal yang menarik karena masih belum banyak tersedia dan jarangnya ditemukan penggunaan media video animasi di Indonesia. Media ini juga bisa menjadi efektif karena diunggah di media sosial sehingga dapat juga didistribusikan ke sekolah bahkan daerah dan bisa mencapai kalangan yang lebih luas dari target sasaran seperti orang tua

    Hubungan Attachment Orang Tua dan Teman Sebaya dengan Loneliness pada Dewasa Muda Pengguna Aplikasi Kencan Online

    No full text
    Aplikasi kencan online dikembangkan untuk membantu individu mengatasi masalah hubungan interpersonal, khususnya rasa kesepian. Kesepian berpotensi menimbulkan berbagai masalah psikologis seperti depresi hingga upaya bunuh diri. Kesepian biasanya diawali dengan adanya keterbatasan attachment dengan orang tua dan teman sebaya. Penelitian ini diarahkan untuk menemukan ada tidaknya hubungan pengguna aplikasi kencan online dengan attachment orang tua dan teman sebaya. Penelitian ini melibatkan 200 responden, untuk mengidentifikasi tingkat kesepian yang dialami individu. Hasilnya menunjukkan bahwa sebanyak 189 orang (94,5%) yang menggunakan aplikasi kencan online adalah mereka yang memiliki tingkat kesepian sedang menuju tinggi. Dalam jumlah responden didapati 115 orang (57,5%) adalah mereka yang menggunakannya guna memperluas jejaring sosial atau mencari pertemanan, dan 85 orang (42,5%) untuk hal lainnya. Dilakukan kajian pada responden menggunakan alat ukur Inventory of Parents and Peer Attachment Revised (IPPA- R) dan University of California Los Angeles Version 3 (UCLA). Uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan negatif dan signifikan antara attachment ayah dan loneliness (r = -0,252 dan p = 0,00 <0,01), attachment ibu dan loneliness (r = -0,202 dan p = 0,00 <0,01), attachment teman sebaya dan loneliness (r = -0,419 dan p = 0,00 <0,01). Dengan demikian diperoleh gambaran bahwa mereka yang menggunakan aplikasi kencan online adalah mereka yang memiliki kategori kesepian sedang – tinggi dan didominasi untuk alasan mencari pertemanan. Rasa kesepian tersebut berkorelasi negatif dengan attachment dengan orang tua dan teman sebaya. Sehingga ditemukan bahwa rasa kesepian pada mereka memotivasi untuk menggunakan aplikasi kencan online akibat adanya keterbatasan kelekatan dengan ayah, ibu, dan teman sebaya

    Pelaksanaan Diversi Pada Tindak Pidana Kasus Narkotika Terhadap Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum. (Studi Kasus: 19/Pid.Sus-Anak/2022/Pn, Jkt. Sel.

    No full text
    Anak dan Diversi mempunyai hubungan yang erat dalam Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak. Anak dalam hal ini anak seseorang yang belum berusia 18 tahun, sedangkan Diversi adalah proses bagaimana menyelesaikan masalah perkara anak diluar pengadilan dengan cara musyawarah. Salah satu contoh tindak pidana pada anak yang marak terjadi ialah kasus narkotika, dimana banyak anak anak yang di manfaatkan oleh orang dewasa untuk menjadi perantara/kurir narkotika. Oleh karena itu penulis akan menganalisis salah satu contoh kasus narkotika. Tujuan penelitian dari topik ini adalah memberikan wawasan bagi anak, orang tua, dan juga masyarakat kususnya tentang narkotika. Metode penelitian ini adalah penelitian normative dengan memanfaatkan bahan hukum premier, sekunder, dan tersier. Kesimpulan dari skripsi ini adalah diversi harus dilakukan untuk tercapainya kepentingan dan hak-hak anak dan pertimbangan hakim tentang hukuman anak juga harus bersifat adil dan dan tidak menghilangkan hak-hak anak. Saran dari penulis adalah untuk menanggulangi tindak pidana narkotika diperlukan kerjasama dari seluruh masyarakat, baik orang tua, pemerintah, dan apparat penegak hukum

    Akibat Hukum Terdakwa Tidak Didampingi Penasihat Hukum di Tingkat Penyidikan Pidana (Perbandingan Putusan No. 443/Pid.Sus/2021/PN Mnd dengan Putusan No. 229/Pid.Sus/2018/PN Kag)

    No full text
    Penasihat hukum memiliki peran krusial dalam menjalankan suatu bantuan hukum kepada tersangka maupun terdakwa agar dapat memahami dinamika proses peradilan di Indonesia, dengan tujuan utama memastikan keadilan dalam proses peradilan. Secara yuridis, hak atas bantuan hukum diatur oleh Pasal 54 KUHAP, yang menjamin bahwa tersangka atau terdakwa memiliki hak untuk mendapatkan bantuan hukum selama proses pemeriksaan, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Skripsi ini bertujuan untuk menyelidiki konsekuensi hukum yang mungkin timbul apabila terdakwa tidak mendapat pendampingan hukum pada tahap penyidikan pidana, sambil menelaah perbandingan implikasi hukum Pasal 56 KUHAP terhadap dua putusan, yaitu Putusan No. 443/Pid.Sus/2021/PN Mnd dan Putusan No. 229/Pid.Sus/2018/PN Kag. Dengan menerapkan metode penelitian hukum normatif, penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan menganalisis norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan. Hasil pembahasan dalam skripsi ini menunjukkan bahwa dampak hukum yang muncul apabila tersangka atau terdakwa tidak didampingi oleh penasihat hukum pada tahap penyidikan belum memenuhi asas kepastian, atau dengan kata lain, terdapat kondisi tertentu yang dapat memicu perbedaan dampak akibat dari keadaan tersebut. Sementara itu, analisis terhadap Putusan No. 443/Pid.Sus/2021/PN Mnd menunjukkan bahwa Pasal 56 KUHAP mengakibatkan penghentian persidangan saat Putusan Sela dikeluarkan karena terdakwa tidak didampingi oleh penasihat hukum. Sebaliknya, pada Putusan No. 229/Pid.Sus/2018/PN Kag, Pasal 56 KUHAP tidak menyebabkan penghentian persidangan karena terdakwa telah menyetujui untuk melepaskan hak bantuan hukumnya

    Pengaruh Social Support Terhadap Self-Acceptance Remaja Pelaku Tindak Kriminal di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)

    No full text
    Tindak pidana yang dilakukan oleh anak dan remaja dewasa ini marak terjadi. Remaja pelaku tindak pidana kejahatan yang telah terbukti bersalah, maka akan ditempatkan dalam Lembaga Pembimbingan Khusus Anak (LPKA). Sebagai anak berhadapan dengan hukum, remaja binaan cenderung tidak dapat menghindari perasaan menyesal, malu, dan rendah diri daripada anak seusianya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh social support terhadap self-acceptance pada remaja pelaku tindak kriminal di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Partisipan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah remaja pelaku tindak kriminal di LPKA. Penelitian ini mengambil remaja dengan rentang usia 14-18 tahun sebanyak 133 partisipan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner berskala likert. Kuesioner terdiri dari 41 pertanyaan, yang tediri dari 23 item Social Provisions Scale, dan 18 item Unconditional Self-Acceptance Questionnaire. Pengujian hipotesis dilakukan dengan mengggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menemukan bahwa social support secara signifikan dan positif mempengaruhi self-acceptance sebesar 26,5% (p = 0.00 < 0.05)

    Pengaruh Online Disinhibition terhadap Regulasi Emosi Remaja Pengguna Game Online Mobile Legend

    No full text
    Tahap perkembangan remaja adalah tahap saat berkembangnya fase dari anak ke dewasa, hal ini ditandai dengan perubahan yang signifikan terhadap fisik, kognitif dan psikososial. Dikutip dari Papalia et al (2008) masa remaja mencakup tahun-tahun 11 - 20. Online disinhibition adalah metafora yang digunakan untuk menggambarkan menurunnya kontrol psikologis seseorang, yang membantu mengontrol perilaku seseorang di media sosial ataupun online. Hal ini juga tercermin dari semakin berkurangnya hambatan berperilaku di dunia digital dan kurangnya kontrol terhadap batasan perilaku. Online disinhibition diperkenalkan oleh Joison pada tahun 1998 dengan istilah "disinhibition". Hal ini mengacu pada ketidakmampuan mengendalikan tindakan dan emosi yang dikomunikasikan melalui media sosial dan internet agar tidak terbawa ke dunia nyata. Gross (1998) menyatakan bahwa regulasi emosi adalah cara seseorang mengendalikan bagaimana mereka dapat merasakan dan mengalami emosi serta kapan mereka dapat mengekspresikan emosi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh online disinhibition terhadap regulasi emosi remaja pemain game online Mobile Legends Subjek pada penelitian ini terdiri dari 368 partisipan yang berusia 11 sampai 20 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah Online Disinhibition Scale (ODS) dan Emotion Regulation Questionnaire (ESQ). Berdasarkan data yang didapatkan bahwa kedua variabel memiliki hubungan negatif sebesar 0.138, dibuktikan dengan nilai probabilitas (p) = 0.003 < 0.05. Dengan demikian, dapat diartikan bahwa nilai kedua variabel berbanding terbalik. Jika online disinhibition bernilai tinggi, regulasi emosi akan bernilai rendah begitu juga sebaliknya

    Hubungan antara Penggunaan Internet Kompulsif dengan Kecemasan Sosial pada Generasi Z di Jakarta

    No full text
    Pandemi Covid-19 yang berlangsung selama tiga tahun memberikan dampak besar pada masyarakat global, termasuk Indonesia. Perubahan pola hidup menjadi salah satu dampak yang membuat masyarakat menjalani aktivitas lebih banyak dalam jaringan, sehingga penggunaan internet saat pandemi meningkat pesat, terutama pada generasi Z yang kerap disebut sebagai generasi internet. Peningkatan penggunaan internet dapat berdampak negatif jika seorang individu menggunakannya secara kompulsif, yang tentunya dapat memberikan efek psikologis seperti kecemasan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan internet kompulsif dengan kecemasan sosial pada generasi Z di Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan teknik nonprobability sampling dengan kategori convenience sampling. Partisipan dalam penelitian berjumlah 430 orang dengan rentang tahun lahir mulai dari 1995-2010. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah The Compulsive Internet Use Scale oleh Meerkerk et al. (2009) dan Liebowitz Social Anxiety Scale oleh Liebowitz et al. (1987). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara variabel penggunaan internet kompulsif dan variabel kecemasan sosial pada generasi Z di Jakarta (r = 0.635, p = 0.00 < 0.01), yang berarti semakin tinggi tingkat penggunaan internet kompulsif, maka semakin tinggi pula tingkat kecemasan sosial

    Upaya Pencegahan Pencurian Data ATM (Skimming) dalam Memberikan Perlindungan Terhadap Konsumen Perbankan di Indonesia

    No full text
    Skimming dapat diartikan sebagai pencurian data pada kartu debet atau kartu kredit konsumen perbankan yang kemudian data tersebut disalin ke dalam kartu palsu yang masih kosong. Perbuatan skimming tersebut dapat digolongkan sebagai cybercrime yang penanganannya harus dilakukan secara serius mengingat kerugian yang dialami bukan hanya secara materiil melainkan juga secara immaterial. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan dalam pembahasan kasus penelitian ini yang memiliki permasalahan mengenai bagaimana upaya pencegahan pencurian data ATM (skimming) yang dilakukan oleh Negara Indonesia dalam memberikan perlindungan terhadap konsumen perbankan? Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan menganalisa bagaimana kebijakan pencegahan skimming yang dilakukan oleh Bank Indonesia bersama dengan pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap konsumen perbankan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan perundang- undangan dan pendekatan konsep. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan pencegahan skimming yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah dengan mengenalkan teknologi chip dan personal identification number (PIN) pada setiap kartu yang dikeluarkan oleh lembaga penerbit. Selain itu, pemerintah juga mengeluarkan dan mengesahkan Undang- Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi baru

    Implementasi Peraturan Menteri Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Sertifikat Elektronik Terkait Dengan Konversi Dokumen Hak Milik Atas Tanah Dalam Rangka Digitalisasi

    No full text
    Sindikat mafia tanah, pungutan liar, dan persengketaan dalam bidang pertanahan lainnya telah menjadi ketakutan yang besar dan suatu permasalahan yang harus segera diselesaikan oleh Kementerian ATR/BPN agar dapat memberikan perlindungan hukum dan kepastian hukum. Upaya yang dilakukan Kementerian ATR/BPN untuk memberantas sengketa pertanahan berujung mengikuti arus perkembangan zaman yakni digitalisasi dan transformasi digital diperlukan dalam segala kegiatan tak terkecuali dalam bidang pertanahan. Sertifikat elektronik yang berlandaskan Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 1 Tahun 2021 menjadi suatu jawaban dari permasalahan yang ada dalam bidang pertanahan, produk hukum baru tentunya akan membuat masyarakat enggan mencoba karena masih ragu dan ada rasa “nyaman” dengan versi lamanya. Untuk menjawab semua hal ini, bagaimana penerapan, implementasinya, maka Penulis menggunakan metode penelitian normatif yang bersifat deskriptif-analitis serta menggunakan Analisis SWOT untuk mengupas seluruh segi sertifikat elektronik. Pentingnya telaah dan revisi dalam suatu peraturan juga perlu diperhatikan sebelum suatu produk hukum diterbitkan dan dilaksanakan agar tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat yang justru akan turut merugikan pemerintah

    Perlindungan Hukum Kepada Pihak Yang Dirugikan Akibat Dibuatnya Perjanjian Dengan Tanggal Mundur Atau Backdate

    No full text
    Perjanjian dengan tanggal mundur merupakan suatu perjanjian yang dibuat oleh 2 belah pihak dan biasanya tidak akan mengakibatkan suatu kerugian kepada semua belah pihak. Pеngаturаn реmbuаtаn реrjаnjiаn bаck dаtе yakni mеngikаt semua pihak yang bersangkutan аtаs hаk dаn kеwаjibаn yаng timbul аtаs dibuаtnyа реrjаnjiаn tеrsеbut. Реnеlitiаn ini mеruраkаn реnеlitiаn dеngаn jеnis normаtif dаn еmрiris. Реnеlitiаn ini mеnggunаkаn dаtа dеngаn jеnis dаtа bеruра dаtа рrimеr dаn dаtа sеkundеr, dеngаn реndеkаtаn реnеlitiаn bеruра реndеkаtаn реrundаng- undаngаn, реndеkаtаn konsерtuаl, dаn реndеkаtаn kаsus, sеrtа tеknik аnаlisis dаtа bеruра реnаfsirаn grаmаtikаl, dаn реnаfsirаn sistеmаtis. Hаsil dаri реnеlitiаn ini аdаlаh аkibаt hukum dаri реrjаnjiаn bаck dаtе аdаlаh bаtаl dеmi hukum. Hаl ini dikаrеnаkаn реrjаnjiаn bаck dаtе tidаk mеmеnuhi syаrаt sаh реrjаnjiаn dаlаm Раsаl 1320 KUH Реrdаtа yаitu kаusа hаlаl аtаu sеbаb yаng tidаk dilаrаng. Bеntuk реrlindungаn yаng dараt dibеrikаn kераdа рihаk yаng dirugikаn аkibаt реrjаnjiаn bаck dаtе аdаlаh реrlindungаn hukum рrеvеntif yаitu dараt dilаkukаn dеngаn cаrа mеmbuаt аturаn hukum yаng jеlаs, tеgаs dаn tidаk mеnimbulkаn multi tаfsir tеrkаit реrjаnjiаn bаck dаtе dаn реrlindungаn hukum rерrеsif аdаlаh dеngаn mеmbеrikаn sаnksi рidаnа, реrdаtа, mаuрun аdministrаsi. Реngаturаn реmbuаtаn реrjаnjiаn bаck dаtе аdаlаh bеrlаku mеngikаt раrа рihаk аtаs hаk dаn kеwаjibаn yаng timbul аtаs dibuаtnyа реrjаnjiаn tеrsеbut

    0

    full texts

    43,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇