Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
    43693 research outputs found

    Analisis unjuk kerja aerodinamika pada pesawat krti megantara v 2.0 dengan metode cfd dengan variasi kecepatan dan sudut serang (TM - 1375)

    No full text
    Unjuk kerja pesawat nirawak (UAV) dipengaruhi beberapa parameter geometri. Telah dihasilkan pesawat nirawak fixed wing KRTI UNTAR MEGANTARA 1.0 pada penelitian sebelumnya dengan dimensi pesawat 1000mm x 1500mm x 100mm. Dari evaluasi desain yang telah dilakukan, terdapat beberapa parameter geometri yang harus diperbaiki seperti geometri Fuselage, Aspect Rasio wing, dan bentuk sayap. Dengan mengubah geometri yang lebih streamline pada pesawat KRTI UNTAR MEGANTARA 1.0 diharapkan dapat menghgasilkan profil aliran udara yang lebih baik. Penelitian kali ini dilakukan dengan menggunakan simulasi numerik menggunakan perangkat lunak CFD Ansys Fluent secara 3D. Model uji yang akan digunakan diperkecil dari ukuran aslinya dengan skala 1: 6 dan di desain menggunakan aplikasi Autodesk Inventor. Jenis mesh yang akan digunakan yaitu Poly-Hexacore dengan model viskos SST-ω Turbulence Model dan viskositas = 1,849 x 10-5 kg/ms. Aliran fluida berupa freestream dengan variasi kecepatan (v) = 5m/s, 9m/s dan 15m/s dalam kondisi steady dengan nilai Reynold (Re) = 97.652, 175.775 dan 292.958. Pada pesawat nirawak fixed wing KRTI UNTAR MEGANTARA 2.0 ini dilakukan penelitian dengan membandingkan model CFD pada variasi sudut serang 0º,9º,12º,15º. Hasil penelitan ini didapatkan bahwa terdapat perbedaan kecepatan udara yang signifikan pada bagian atas dan bawah pesawat terutama pada Fuselage dan sayap pesawat. Terdapat tekanan tertinggi pada nose pesawat yang dikarenakan nose pesawat merupakan stagnation point. Terjadi juga backflow pada bagian belakang Fuselage yang diakibatkan adanya perubahan geometri yang signifikan. Karakteristik aliran udara akan berubah seiring bertambahnya sudut serang. Pada sudut serang 0º dan 9º profil aliran udara yang dihasilkan streamline. Pada sudut serang 12º merupakan titik keritis dari pesawat tersebut, dimana pada sayap pesawat sudah mulai terbentuk flow separator dan wake. Pada sudut serang 15º terjadi stall pada pesawat yang diakibatkan karena adanya wake atau vortices

    Analisis kekuatan tarik material abs pada konfigurasi 3d printing protipe kaki palsu hewan kucing (TM - 1377)

    No full text
    Pada pengaplikasian 3D printing yang semakin berkembang dalam berbagai bidang seperti bidang manufaktur, bidang kesehatan, dan lain-lainnya. Salah satu contohnya adalah prototipe kaki palsu hewan kucing dimana kucing mengalami kecacatan atau kecelakaan yang mengakibatkan bagian kaki tidak dapat berfungsi. Rapid prototyping adalah proses dimana membuat model dalam bentuk fisik yang menggunakan data desain berbantuan software computer aided design (CAD). Dari hal tersebut penelitian ini dilakukan untuk menentukan parameter yang paling optimal dalam pencetakan dengan menggunakan material filament ABS. Parameter yang akan digunakan adalah persentase infill (90% dan 100%), layer thickness (0,16 mm dan 0,20 mm), dan nozzle temperature (240°C, 250°C. dan 260°C). Dalam pengujian ini menggunakan mesin Universal Tensile Machine dengan standar ASTM D638. Dimana penelitian ini mendapatkan hasil semakin besar persentase infill semakin besar juga hasil tegangan tarik, layer thickness semakin kecill layer maka hasil kekuatan tarik yang dihasilan lebih besar, dan temperature tidak mempengaruhi hasil tegangan tarik tetapi temperature 240°C mendapatkan hasil lebih besar

    Analisis akurasi dimensi protipe kaki palsu hewan kucing pada proses 3d printing bahan abs (TM - 1378)

    No full text
    Teknologi dalam beberapa dekade terakhir mengalami perkembangan yang sangat pesat. Tenologi membantu pekerjaan manusia dalam beberapa hal yaitu proses manufaktur. Salah satu teknologi tersebut yaitu teknik pencetakan 3D yang umumnya digunakan untuk membuat suatu produk melalui proses desain dan produk awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konfigurasi parameter yang digunakan dalam proses pencetakan prototype kaki kucing palsu yang berfokus pada hasil keakurasian dimensi dari hasil pencetakan tersebut dan juga untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi ketelitian dimensi pada proses pembuatan prototipe kaki palsu kucing dengan mesin 3D Printing. Ada 3 parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu nozzle temperature, infill density, dan layer height. Variasi parameter untk penelitian ini sebagai berikut: nozzle temprature 240°C, 250°C.260°C. infill density 90%, 100%. Dan layer height 0.2 mm, 0.16 mm. Hasil yang didapat yaitu Pada presentase pengukuran spesimen 11 dengan variasi parameter nozzle temperature 260°C, infill density 90%, dan layer height 0.16mm mendapatkan selisih terkecil dan pada spesimen 2 dengan variasi parameter nozzle temperature 240°C, infill density 100%, dan layer height 0.2mm mendapatkan selisih pengukuran terbesar

    Perancangan animasi singkat sistem tata surya untuk siswa sekolah dasar (DKV - 3021)

    No full text
    Pengetahuan sistem tata surya penting bagi manusia untuk memahami terjadinya fenomena alam. Proses penyampaian materi IPA dengan cara tradsional dapat mempengaruhi kurangnya hasil belajar. Selain menjelaskan materi astronomi hanya melalui buku dan secara lisan, guru perlu menggunakan inovasi untuk meningkatkan motivasi belajar para siswa. Beragam istilah dan konsep asing dalam pembelajaran astronomi dan sains di sekolah menjadi hambatan, sehingga diperlukan metode penyampaian materi yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Salah satu metode tersebut adalah menggunakan teknologi seperti animasi, sebagai media pembelajaran sains. Pembelajaran memanfaatkan media animasi yang memiliki visual, audio, dan warna yang menyenangkan sebagai materi pemebelajaran siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti melakukan wawancara, studi literatur pada buku dan jurnal. Melalui hasil observasi, peneliti memilih animasi sebagai media penerapan visual untuk menjelaskan konsep- konsep yang abstrak, dengan menggunakan gambar yang bergerak. Ide utama dalam proses pembuatan video animasi mengenai sistem tata surya ini adalah dengan membuat karakter untuk menjelaskan planet-planet. Karakter dibuat dengan gaya flat design yang lucu dan sederhana, agar lebih mudah untuk diingat oleh siswa. Karakter-karakter yang dimasukkan berkaitan dengan mitologi Yunani mengenai planet-planet. Selain itu, media animasi memiliki ilustrasi serta penjelasan karakteristik planet-planet di dalam sistem tata surya, yaitu: Matahari, Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus

    Perancangan buku ilustrasi pengenalan makanan khas Kalimantan Barat (DKV - 3025)

    No full text
    Indonesia memiliki beragam kebudayaan di setiap daerahnya, melalui berbagai budaya itu setiap daerah memiliki ciri khas nya masing-masing mulai dari adat istiadat, budaya hingga makanan khas daerah setempat. Makanan khas daerah tentunya sudah di sesuaikan dengan lidah masyrakat setempat. Generasi muda saat ini banyak yang tidak mengenali makanan khas daerah yang ada di Indonesia. Adanya pengaruh globalisasi terhadap makanan menimbulkan kurangnya ketertarikan generasi muda untuk mengangkat dan memperkenalkan makanan khas daerahnya. Untuk meningkatkan pengetahuan dan minat para generasi muda untuk mengenal makanan khas Kalimantan Barat maka, dibuat lah sebuah buku ilustrasi untuk para remaja usia 10- 15 tahun. Metode Perancangan yang digunakan adalah 5 tahap perancangan menurut Robin Landa. Dalam melakukan penelitian metode yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu studi pustaka, observasi, dan wawancara kemudian dianalisis secara deskriptif. Buku ilustrasi yang dihasilkan menceritakan tentang sejarah, bahan dan cara pembuatan makanan khas Kalimantan Barat. Dalam membuat buku ilustrasi tersebut menggabungkan gaya ilustrasi yang digunakan yaitu semi realis dan kartun untuk menghasilkan gambar sederhana namun makanannya mirip dengan bentuk aslinya agar mudah dikenali komposisi dalam makanan tersebut. Dalam menentukan konsep dan gaya visual perlu untuk dipahami apa yang menjadi kebutuhan pembaca agar sesuai dengan kebutuhan pembaca

    Perancangan komunikasi visual edukasi bipolar untuk orangtua dengan anak usia 12-16 tahun (DKV - 3047)

    No full text
    Gangguan Bipolar adalah suatu kondisi neurobiologis yang menghasilkan perubahan mood, energi, dan tingkat aktivitas yang tidak normal adalah suatu kondisi neurobiologis yang menghasilkan perubahan mood, energi, dan tingkat aktivitas yang tidak normal. Keluarga dan lingkungan sekitar sangat berperan untuk membuat individu dengan gangguan bipolar bisa berdamai dengan kondisinya. Jika tidak, mereka bisa merasa menghadapi masalahnya sendirian, dan tak menutup kemungkinan mencoba keluar dari kondisinya dengan cara yang keliru. Misalnya menenangkan diri dengan zat-zat adiktif. Tujuan perancangan ini adalah untuk memberi pengetahuan dan juga meningkatkan kesadaran bagi orang tua sekaligus mengedukasi orang tua maupun masyarakat umum agar lebih mengenal gejala gangguan bipolar. Kampanye sosial ini dapat berguna baik bagi orang tua yang memiliki anak atau keluarga dengan gejala gangguan bipolar, maupun yang tidak memiliki gejala gangguan bipolar

    Pengaruh Pemeriksaan Pajak, Penagihan Pajak dan Self Assesment System Terhadap Penerimaan Pajak dengan Kepatuhan Wajib Pajak Sebagai Variabel Moderasi.

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh pemeriksaan pajak, penagihan pajak dan self assesment system terhadap penerimaan pajak dengan dimoderasi oleh kepatuhan wajib pajak, penelitian ini merupakan penelitian kausalitas dengan SPSS 26.0, populasi dalam penelitian ini yaitu kpp pratama pondok aren yang terletak di pondok aren, tangerang selatan dengan sampel sesuai kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Pemeriksaan Pajak dan Penagihan Pajak berpengaruh positif terhadap Penerimaan Pajak, sedangkan untuk Self Assesment System tidak berpengaruh terhadap Penerimaan Negara dan Kepatuhan Wajib Pajak hanya dapat memoderasi Pemeriksaan Pajak dan Penagihan Pajak terhadap Penerimaan Pajak. Kata Kunci : Pemeriksaan Pajak, Penagihan Pajak, Self Assesment System, Penerimaan Pajak dan Kepatuhan Wajib Pajak. The purpose of this study is to examine the effect of tax audits, tax collection and self - assessment systems on tax revenue moderated by taxpayer compliance, this study is a causality study with SPSS 26.0, the population in this study is KPP Pratama Pondok Aren located in Pondok Aren, South Tangerang with samples according to the criteria. The results showed that the variables of Tax Audit and Tax Collection had a positive effect on Tax Revenue, while for the Self Assessment System did not affect State Revenue and Taxpayer Compliance could only moderate Tax Audit and Tax Collection on Tax Revenue. Keywords: Tax Audit, Tax Collection, Self Assessment System for Tax Revenue and Taxpayer Compliance

    Ganja Untuk Kepentingan Kesehatan Menurut UUD 1945 (Contoh Kasus Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 106/PUU-XVIII/2020)

    No full text
    Setiap warga negara di Indonesia memiliki hak – hak yang dijamin dan dilindungi oleh negara seperti hak konstitusional yang terkandung dalam dasar negara Indonesia yakni Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan hak asasi manusia yang merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa dengan sifat kodrati yang melekat dalam diri setiap individu bahkan dari sejak dikandung. Ganja merupakan jenis tanaman narkotika yang digolongkan ke dalam Narkotika Golongan I yang berarti tidak diperkenankan untuk dimanfaatkan dalam hal atau bidang pelayanan kesehatan, sedangkan pada realitanya sudah terbukti di beberapa negara maju dunia yang merupakan negara – negara anggota dari Perserikatan Bangsa – Bangsa bahwa benar adanya efektivitas khasiat dari pemanfaatan ganja beserta turunan zat – zatnya sebagai pengobatan alternatif apabila dikelola dengan baik dan tepat. Di Indonesia sendiri sudah terdapat beberapa kasus yang menunjukkan adanya masyarakat yang membutuhkan pemenuhan pelayanan kesehatan dengan menggunakan manfaat dari tanaman ganja untuk menyembuhkan atau meringankan penyakit yang diderita

    Perancangan animasi kisah kesatria karna dari Mahbhrata untuk konten peraga Museum Wayang (DKV - 3066)

    No full text
    Seni pertunjukan wayang, asal Indonesia, mengandung nilai-nilai moral dan filosofi kehidupan manusia. Dalam pertunjukan ini, kisah Mahabharata sering dipertontonkan, dengan fokus pada karakter Karna. Karna, putra Dewa Surya yang dibuang dan dibesarkan oleh kusir istana, adalah sosok ksatria hebat yang pantang menyerah. Meskipun terjebak dalam lingkungan yang membuatnya terpisah dari Pandawa, Karna tetap menjalani hidup dengan dedikasi tinggi. Kisahnya mengajarkan tentang kesetiaan pada kebenaran dan tanggung jawab, meskipun berada di pihak yang salah. Namun, hasil wawancara menunjukkan bahwa museum wayang memiliki halangan dalam menarik daya tarik pengunjung sehingga diperlukan adanya perancangan animasi yang mengangkat salah satu tokoh wayang dan karakter tersebut Karna dari kisah Mahabharata

    Kepastian Hukum Hak Eksklusif Pemegang Merek Dalam Proses Perpanjangan

    No full text
    Dalam era digitalisasi yang telah memasuki era industri 4.0 dan persiapan menghadapi era industri 5.0, aspek Kekayaan Intelektual menjadi sangat krusial karena hampir semua elemen yang mendasari era ini didasarkan pada produk-produk berbasis Kekayaan Intelektual. Di era digitalisasi ini, pentingnya aspek Kekayaan Intelektual tidak dapat diabaikan. Dalam menghadapi perubahan zaman, sistem perlindungan Kekayaan Intelektual juga perlu beradaptasi dengan baik, seiring dengan perubahan, perkembangan, tantangan, dan peluang yang ada. Perkembangan zaman tidak dapat diabaikan, dan dalam konteks perkembangan Kekayaan Intelektual saat ini, sistem perlindungannya juga harus mengikuti agar tidak tertinggal dan melindungi hak-hak pribadi secara efektif. Dengan perkembangan tersebut, proses perolehan dan pemilikan Kekayaan Intelektual sebagai wujud perlindungan terhadap kekayaan intelektual, mutlak harus didukung, difasilitasi dan dipermudah oleh semua pihak. Dengan dukungan, fasilitasi, dan kemudahan yang tersedia, hal ini tidak hanya akan meningkatkan jumlah dan kualitas kepemilikan Kekayaan Intelektual, tetapi yang lebih penting adalah mencerminkan kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat nasional. Selain itu, hal ini juga menjadi indikator kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Terutama dalam konteks hilangnya batasan negara akibat globalisasi, dengan adanya kebebasan masuknya barang dan jasa. Kondisi seperti ini menciptakan persaingan yang semakin sempit di berbagai sektor kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya, yang pada gilirannya mempengaruhi daya saing, ketahanan, dan kelangsungan pembangunan nasional

    0

    full texts

    43,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇