Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
    43693 research outputs found

    Korespondensi Lydiawati

    No full text

    Peran kepercayaan sebagai mediasi dari pengaruh persepsi kemudahan dan kualitas layanan terhadap keputusan pembelian gen z tiktok shop di Karawang

    No full text
    This study aims to examine the influence of Perceived Ease of Use and Service Quality on Purchase Decisions through Trust in TikTokShop among Generation Z in Karawang. The study employs a cross-sectional design and utilizes a survey method with a questionnaire as the instrument. The sampling technique used is non-probability sampling with a purposive sampling method. The sample consists of 200 respondents who meet the criteria of being born between 1995 and 2010, being TikTok platform users, and residing in Karawang. The results indicate that Perceived Ease of Use has a significant and positive effect on Purchase Decisions, Service Quality has a significant and positive effect on Purchase Decisions, Trust significantly influences Purchase Decisions, Perceived Ease of Use has a significant and positive effect on Trust, Service Quality has a significant and positive effect on Trust, and Trust significantly mediates the relationship between Perceived Ease of Use and Service Quality on Purchase Decisions. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji adanya pengaruh dari Persepsi Kemudahan dan Kualitas Layanan terhadap Keputusan Pembelian melalui Kepercayaan TikTokShop pada Gen Z di Karawang. Menggunakan teknik Cross Sectional design dan menggunakan metode survei dengan instrumen yang digunakan yaitu kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan metode purposive sampling. Sampel yang diambil yaitu 200 responden dengan kriteria yaitu rentang usia 1995 - 2010 dan mempunyai platform TikTok dan juga berdomisili di Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi kemudahan dapat berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian, Kualitas layanan berpengaruh signifikan dan positif terhadap Keputusan Pembelian, Kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, Persepsi Kemudahan berpengaruh signifikan dan positif terhadap Kepercayaan, Kualitas layanan berpengaruh signifikan dan positif terhadap Kepercayaan, Kepercayaan dapat memediasi secara signifikan dan positif Persepi Kemudahan dan Kualitas Layanan terhadap Keputusan Pembelian

    Pengaruh kompensasi, stes kerja, dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dengan motivasi kerja sebagai mediasi

    No full text
    Abstract: This study aims to analyze the effect of compensation, job stress, and organizational culture on job satisfaction, with work motivation as a mediating variable. This study uses the Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method, with data collected through questionnaires from 88 workers at XYZ Company. The results showed that, of the three independent variables, only compensation and job stress have an influence on job satisfaction. Compensation has a positive influence on employee job satisfaction and job stress has a negative effect on employee job satisfaction. Of the two independent variables, the influence of the compensation variable is more dominant on job satisfaction. In addition, work motivation acts as a mediator that connects the three independent variables and job satisfaction. This research suggests that the company should improve its compensation strategy to increase employee job satisfaction. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, stres kerja, dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja, dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM), dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner dari 88 pekerja di Perusahaan XYZ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari tiga variabel independent, hanya kompensasi dan stress kerja yang memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja. Kompensasi memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan dan stres kerja memiliki pengaruh negatif terhadap kepuasan kerja karyawan. Dari kedua variabel independent tersebut, pengaruh variabel kompensasi lebih dominan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, motivasi kerja berperan sebagai mediator yang menghubungkan antara ketiga variabel independen dan kepuasan kerja. Penelitian ini menyarankan Perusahaan untuk memperbaiki strategi kompensasinya untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawannya

    Pengaruh kompetensi kewirausahaan, tranformasi digital dan inovasi produk terhadap kinerja usaha kuliner pasca pandemi di Belitung

    No full text
    Increasing competition requires culinary MSMEs to continually adapt to changes in the market, technology, and product innovation to remain relevant to the evolving needs of consumers. This study aims to analyze the impact of entrepreneurial competence, digital transformation, and product innovation on the performance of culinary MSMEs in post-pandemic Belitung. Although many studies have examined these factors in business performance, research on culinary MSMEs in Belitung still needs to be completed. This study is necessary because MSMEs in Belitung face unique challenges in adopting technology and developing entrepreneurship compared to larger cities. This study uses a quantitative method with a sample of 93 culinary MSMEs in Belitung. Data were collected through offline questionnaires using a non-probability sampling technique with purposive sampling and analyzed using SEM-PLS with SmartPLS 4.0 software. The results indicate that entrepreneurial competence, digital transformation, and product innovation each positively and significantly impact business performance. It is hoped that culinary MSMEs in Belitung maintain entrepreneurial competence, accelerate digital technology adoption for operational and marketing efficiency, and drive product innovation to attract customers. Abstrak: Persaingan yang semakin ketat mengharuskan UMKM kuliner untuk terus beradaptasi dengan perubahan pasar, teknologi, dan inovasi produk agar tetap relevan dengan kebutuhan konsumen yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi kewirausahaan, transformasi digital, dan inovasi produk terhadap kinerja UMKM kuliner di Belitung pasca pandemi. Meskipun banyak penelitian yang telah mengkaji faktor-faktor ini terhadap kinerja usaha, namun penelitian terhadap UMKM kuliner di Belitung masih terbatas. Penelitian ini perlu dilakukan karena UMKM di Belitung menghadapi tantangan yang berbeda dalam adopsi teknologi dan pengembangan kewirausahaan dibandingkan dengan UMKM di kota besar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan sampel sebanyak 93 UMKM kuliner di Belitung. Data dikumpulkan melalui kuesioner secara offline dengan teknik non-probability sampling menggunakan metode purposive sampling dan kemudian dianalisis dengan SEM-PLS menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kompetensi kewirausahaan, transformasi digital dan juga inovasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha. Diharapkan UMKM kuliner di Belitung dapat mempertahankan kompetensi kewirausahaan, mempercepat adopsi teknologi digital untuk efisiensi operasional dan pemasaran, serta mendorong inovasi produk untuk menarik pelanggan

    Hubungan Self Compassion dengan Psychological Well-Being Perempuan Dewasa Awal dengan Status Anak Sulung

    No full text
    Pada sebuah keluarga, anak berperan menjadi sumber bahagia dan harapan utama bagi orang tuanya. Terdapat pengaruh tertentu dalam perkembangan bagi setiap anak yang dilahirkan berdasarkan dengan urutan kelahirannya. Subjek penelitian ini yaitu perempuan dewasa awal dengan status anak sulung dengan jumlah subjek partisipan 386 orang. Tujuan dilakukannya penelitian yaitu mengkaji hubungan self compassion terhadap psychological well-being perempuan dewasa awal dengan status anak sulung. Penelitian ini dilaksanakan memanfaatkan angket berbentuk gform yang diberikan lewat social media. Kuesioner ini diberikan untuk mengukur 2 variabel penelitian diantaranya self compassion scale menggunakan Cronbach’s Alpha yakni 0.904. Sementara itu, variabel psychological well being mendapatkan Cronbach’s Alpha yakni 0.894. Analisa data berupa uji korelasi dalam mengkaji hubungan self compassion terhadap psychological well being perempuan dewasa awal dengan status anak sulung, dengan hasil skor r = 0,777 dan p=<0,00. Menurut data itu, menunjukkan adanya hubungan diantara kedua variabel. Dengan demikian, bisa disimpulkan peneliti yaitu tinggi rendahnya self compassion seseorang akan mempengaruhi dan sejalan dengan tingkat psychological well being orang tersebut. Semakin tinggi tingkat self compassion yang dimiliki individu, semakin tinggi juga psychological well-being yang dimiliki individu tersebut, begitu juga sebaliknya

    Gambaran Psychological Well-Being pada Wanita Bekerja yang Mengalami Konflik Peran

    No full text
    Wanita mengalami kendala dalam bentuk konflik peran ganda, di mana mereka sebagai seorang ibu rumah tangga diharapkan untuk mengurus rumah tangga, tetapi sekaligus juga diharapkan untuk bekerja dan meraih kesuksesan dalam karir profesional mereka. Wanita bekerja ketika anak berusia 0-6 tahun merasakan perbedaan yang cukup menganggu pada dirinya yaitu tidak merasa fokus bekerja, dan perlu berjuang untuk menjadi produktif. Pelan-pelan para wanita bekerja mulai merasakan dirinya tertinggal, mereka merelakan tidur, kesehatan pribadi yang semakin menurun. dan kebanyakan wanita bekerja apabila mereka tidak bisa mengimbangi kehidupan kerja dan menjadi ibu mereka menganggap dirinya sebagai sesuatu kegagalan. Psychological well-being merupakan suatu peristiwa yang dapat dipenuhi oleh individu yang dapat melakukan evaluasi dan penerimaan diri dengan baik sehingga mempunyai keterlibatan aktif dalam hal duniawi. Kesejahteraan psikologis merupakan hal penting untuk setiap individu, termasuk ibu yang bekerja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran psychological well-being pada wanita bekerja yang mengalami konflik peran. Partisipan pada penelitian ini berjumlah empat. Penelitian ini adalah metode kualitatif menggunakan pendekatan fenomenologi. Penelitian mulai dilakukan pada bulan Oktober – November 2023. Pencarian subyek dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Alat ukur yang digunakan untuk screening adalah Work-Family-Conflict- Scale (WFCS) dan Psychological Well-being. Hasil penelitian ditemukan bahwa tidak semua partisipan memenuhi keseluruhan dimensi psychological well-being hanya 3 dari 6 dimensi telah dipenuhi yaitu dimensi Purpose in Life, Environmental Mastery, dan Positive Relations with Others. Namun demikian hasil screening menunjukan keempat partisipan memiliki Psychological well-being yang cukup baik

    Peranan citra tubuh dan perbandingan sosial terhadap penerimaan diri pada mahasiswa perempuan penggemar K-Pop

    No full text
    Dalam banyak budaya, terdapat tekanan yang kuat bagi perempuan untuk memenuhi standar kecantikan yang ditetapkan oleh masyarakat. Mahasiswa Perempuan penggemar k-pop merupakan awal yang sering terpapar mengenai konsep tubuh ideal, menyebabkan ketidakpuasan tubuh dan menurunkan penerimaan diri. Mahasiswa perempuan penggemar K-pop memiliki keinginan untuk meyerupai idola mereka yang meyebabkan mereka Melakukan perbandingan sosial. Citra tubuh mengacu pada persepsi dan sikap individu terhadap tubuhnya sendiri, sementara perbandingan sosial adalah proses membandingkan diri sendiri dengan orang lain sebagai upaya untuk menilai kemampuan, penampilan, atau status. Penerimaan diri merupakan aspek penting dalam kesehatan mental yang mencerminkan sejauh mana seseorang merasa puas dan menerima dirinya apaadanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan citra tubuh dan perbandingan sosial terhadap penerimaan diri pada mahasiswa perempuan penggemar K-Pop. Sebanyak 113 mahasiswa dipilih dengan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang di gunakan dalam pengumpulan data penelitian ini ialah Upward and Downward Appearance Comparison Scale (UDACS), Unconditional Self-Acceptance Questionnaire (USAQ) dan Multimendisional Body Self Relations Questionnaire-Appearance Scale (MBSRQ-AS). Hasil analisis data penelitian menunjukkan distribusi data normal dan linear, sehingga hasil analisis uji hipotesis regresi sederhana menunjukkan nilai signifikansi (p)=0,000 (< 0.05). Peranan yang diberikan masing-masing variabel terhadap penerimaan diri menunjukan bahwa pada citra tubuh, dimensi Appearance evaluation (AE) berkonstribusi sebesar 74.9%, dimensi Appearance orientation (AO) adalah 72.1%, memiliki peranan signifikan dibandingkan tiga dimensi lainnya. Selain itu, berdasarkan analisis dimensi perbandingan sosial terhadap penerimaan diri di ketahui memiliki kontribusi sebesar 25%

    Gambaran Prokrastinasi Penyelesaian Skripsi Pada Mahasiswa Universitas X yang Tidak Lulus Tepat Waktu Angkatan 2018-2020

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prokrastinasi pada mahasiswa Universitas X angkatan 2018-2020 yang belum menyelesaikan skripsi mereka tepat waktu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomologi, melibatkan lima partisipan yang sesuai dengan kriteria penelitian. Data diperoleh melalui wawancara mendalam yang terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan metode naratif. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa faktor internal, seperti rendahnya motivasi, kurangnya kemampuan pengaturan diri, dan kondisi psikologis menjadi pemicu utama prokrastinasi. Faktor eksternal, termasuk pola asuh, lingkungan akademik dan sosial. Dampak dari prokrastinasi ini meliputi peningkatan tingkat stres, kecemasan, penurunan kualitas pembelajaran, serta keterlambatan kelulusan yang dapat memengaruhi masa depan mahasiswa

    Gambaran Bentuk Dukungan Sosial Yang Diterima Guru Yang Sekaligus Sebagai Orangtua Dari Anak Berkebutuhan Khusus

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran bentuk dukungan sosial yang diterima oleh guru yang berperan sekaligus sebagai orang tua dari anak berkebutuhan khusus. Dukungan sosial memiliki peran yang sangat penting dalam membantu orang tua yang juga berprofesi sebagai guru menghadapi tantangan dalam mendidik dan merawat anak dengan kebutuhan khusus. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, penelitian ini mengidentifikasi berbagai dimensi dukungan sosial yang diterima oleh para partisipan, yaitu dukungan emosional, instrumental, informatif, dan penghargaan. Responden yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 6 orang yang terdiri dari 2 orang wanita dan 4 orang laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan emosional yang diberikan oleh keluarga, teman, dan rekan kerja sangat penting untuk mengurangi stres dan meningkatkan ketahanan psikologis orang tua. Dukungan instrumental yang mencakup bantuan praktis serta akses ke informasi pendidikan mempermudah mereka dalam memenuhi kebutuhan anak. Selain itu, dukungan informatif melalui komunitas dan media sosial memberi ruang untuk berbagi pengalaman dan memperoleh pengetahuan yang bermanfaat. Dukungan penghargaan dari lingkungan sosial memperkuat rasa percaya diri dan motivasi orang tua dalam menjalankan peran ganda mereka sebagai guru dan orang tua. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa keempat dimensi dukungan sosial tersebut sangat berperan dalam meningkatkan kesejahteraan emosional dan psikologis orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus

    Gambaran Kebahagiaan pada Dewasa Awal Pengguna Media Sosial Tiktok

    No full text
    Dewasa awal merupakan fase transisi yang penuh tantangan, di mana individu sering kali menghadapi perubahan besar dalam hidup. Perubahan tersebut dapat berupa pencarian identitas diri, dengan adanya tuntutan eksternal untuk memiliki capaian hidup yang terbaik. Permasalahan mengenai kesehatan mental dapat terpicu dengan segala tekanan yang ada, dan salah satu cara untuk mengurangi stress adalah dengan adanya penggunaan media sosial. TikTok merupakan salah satu media sosial yang terus meningkat penggunaannya, yang didominasi oleh pengguna dewasa awal dengan rentang usia 20-40 tahun. Penggunaan TikTok kerap kali dipandang memberikan dampak negatif, namun penggunaan TikTok sendiri memiliki dampak positif. Dampak positif yang dapat diperoleh adalah adanya ruang mekgekspresikan diri, yang memungkinkan individu mendapatkan dukungan dan apresiasi dari pengguna lain, yang mampu meningkatkan rasa bahagia. Kebahagiaan merupakan emosi positif yang memiliki peran penting bagi setiap individu, untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kebahagiaan pada individu dewasa awal yang menggunakan aplikasi TikTok. Metode penelitian ini metode kuantitatif deskriptif dengan instrumen Oxford Happiness Questionnaire dari Hills dan Argyle (2002). Hasil menunjukkan bahwa terdapat 35.1% partisipan yang memiliki tingkat kebahagiaan tinggi, 32.1% partisipan dengan tingkat kebahagiaan sedang, serta 23.7% partisipan dengan tingkat kebahagiaan rendah. Saran yang dapat diajukan untuk penelitian selanjutnya adalah, meneliti lebih lanjut mengenai kebahagiaan berdasarkan dimensi yang terdapat pada kebahagiaan, serta eksplorasi faktor pendukung kebahagiaan lainnya. Kebahagiaan tersebut bukan faktor utama dalam kebahagiaan individu, melainkan adanya tujuan dan motivasi pada individu. Dengan itu, perlu ada penyeimbang dalam kegiatan produktif lainnya, untuk memperoleh kebahagiaan

    0

    full texts

    43,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇