Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
    43693 research outputs found

    Analisis Pertanggungjawaban Pidana terhadap Pelaku Penganiayaan Debt Collector (Studi Putusan Pengadilan Tinggi Palembang Nomor 261/PID/2019/PLG)

    No full text
    Berbagai jenis kejahatan dianggap sebagai perbuatan pidana, termasuk kekerasan atau penganiayaan. Fenomena ini menunjukkan bahwa perilaku individu atau masyarakat, tanpa memandang tingkat pendidikan. Hal ini dapat dipicu oleh lingkungan hidup yang tidak kondusif atau adanya kesalahpahaman. Menurut KUHP, penganiayaan adalah tindakan yang sangat merugikan orang lain dan bahkan bisa menyebabkan kehilangan nyawa. Dalam penelitian ini, Pertanggungjawaban Pidana dan Ketentuan Hukum Pidana Mengenai Penganiayaan, yang mengacu pada Pasal 351 sampai Pasal 358 KUHP. Penelitian ini bersifat normatif, menelaah bahan-bahan hukum yang meliputi sumber-sumber primer, sekunder, dan tersier. Pound juga berpendapat bahwa pertanggungjawaban pidana melibatkan kewajiban membayar pembalasan kepada korban. Selain aspek hukum, pertanggungjawaban ini juga berhubungan dengan nilai moral dan etika dalam masyarakat. Salah satu kasus yang relevan adalah PUTUSAN PENGADILAN NEGERI PALEMBANG NOMOR 261/PID/2019/PLG. Dalam kasus ini, seorang Juru Tagih dianiaya oleh debitur, mengakibatkan pelaku dihukum penjara selama 5 bulan. Terkait ketentuan pidana penganiayaan, tidak hanya terdapat dalam Pasal 351 – 358 KUHP, tetapi juga dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, khususnya Pasal 466 – 471. Kata Kunci : Pertanggungjawaban Pidana, Juru Tagih, Penganiayaa

    Pertanggungjawaban Pidana Anak Yang Melakukan Pencemaran Nama Baik Kepada Institusi Melalui Media Elektronik (Studi Kasus Putusan Nomor 3/Pid.Sus-Anak/2020/Pn Sgm)

    No full text
    Salah satu bentuk atau dimensi kejahatan baru kontemporer yang telah menarik perhatian signifikan dari seluruh dunia adalah kejahatan dunia maya. Pencemaran nama baik adalah kejahatan baru yang sering dilakukan di media sosial. Hal ini dapat dilakukan dengan sengaja atau tidak sengaja, dan dapat mengakibatkan kerugian aktual dan immaterial. Pencemaran nama baik didefinisikan sebagai "setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang berisi penghinaan dan/atau pencemaran nama baik" berdasarkan pasal 27 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum (KUH) tentang Informasi dan Transaksi Pemilu. Istilah "juvenile delinquency," yang mengacu pada perilaku yang menentang norma-norma sosial dan hukum serta yang berlaku untuk anak di bawah umur, adalah terjemahan dari istilah kenakalan anak. Mengingat masalah yang disebutkan di atas, dianggap penting untuk memastikan apakah remaja terlibat dalam pelanggaran pencemaran nama baik dan apa kewajiban hukum untuk menuntut mereka yang melakukan kejahatan tersebut. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian berjudul Pertanggungjawaban Pidana Anak yang Menghina Lembaga melalui Media Elektronik (Studi Kasus Putusan Nomor 3/PID. SUS-ANAK/2020/PN SGM)

    Perlindungan Hukum Terhadap Pemilik Tanah Akibat Tidak Dilaksanakannya Putusan Pengadilan (Studi Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 855/Pdt.G/2019/Pn Tng)

    No full text
    Tanah adalah sumber daya penting bagi kehidupan makhluk hidup terutama manusia, karena merupakan permukaan bumi. Dalam hukum agraria, istilah pengadaan tanah mengacu pada kegiatan penyediaan tanah dengan ganti rugi yang layak dan adil. Banyak tanah dibeli di berbagai wilayah, termasuk Tangerang yang diperuntukkan untuk pembangunan proyek seperti jalan tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran, tetapi ada masalah ganti kerugian, dan Bantong bin Djari adalah salah satu orang yang tidak menerima ganti kerugian. Penelitian ini untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap pemilik tanah akibat tidak dilaksanakannya putusan pengadilan (studi putusan Pengadilan Negeri Tangerang nomor 855/Pdt.g/2019/PN Tng). Penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif. Spesifikasi penelitian adalah deskriptif. Data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dikumpulkan dengan melalui studi kepustakaan (library research). Setelah data dikumpulkan, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif berdasarkan pendekatan undang-undang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bantong bin Djari (pemilik tanah) tidak dapat menerima ganti kerugian karena ada sengketa di atas tanah miliknya, dikarenakan adanya Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 241/Pdt.G/2020/PN Tng. Dengan demikian, perlindungan hukum pemilik tanah dapat mengajukan keberatan atau permohonan kepada lembaga pemerintah seperti BPN Kota Tangerang untuk merekomendasikan pembayaran ganti kerugian sesuai dengan Surat Penetapan Konsiyansi Nomor 44/Pdt.P/2019/PN Tng

    PENGARUH FRAUD HEXAGON TERHADAP TERJADINYA FRAUD PADA PERUSAHAAN BATUBARA YANG TERDAFTAR PADA TAHUN 2021-2023

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris terkait faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan. Variabel independen pada penelitian ini adalah Fraud Hexagon. Elemen Fraud Hexagon terdiri dari Stimulus, Capability, Collusion, Opportunity, Rationalization, and Ego. Sedangkan, variabel dependennya adalah kecurangan laporan keuangan.Perusahaan Batubara yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 2021-2023 menjadi populasi dari penelitian ini. Pengukuran atas kecurangan laporan keuangan diukur dengan Beneish M-Score. Hasil menunjukkan bahwa stimulus yang diukur dengan perubahan total aset memengaruhi kecurangan pada laporan keuangan. Sedangkan, Capability, Collusion, Opportunity, Rationalization, dan Ego tidak memiliki pengaruh pada manipulasi laporan keuangan. Kata Kunci: Kecurangan Laporan Keuangan, Fraud Hexagon, Stimulus, Capability, Collusion, Opportunity, Rationalization, Ego This study aims to examine and obtain empirical evidence about fraudulent financial reporting. The predictor variable of this research are Stimulus, Capability, Collusion, Opportunity, Rationalization, and Ego. While the outcome variable in this study is fraudulent financial statement. Coal companies listed in Indonesia Stock Exhange from 2021-2023 is the population of this study. The measurement of fraudulent financial statement is Beneish M-Score. The result shows that stimulus influence the fraudulent of financial reporting. In contrast, Capability, Collusion, Opportunity, Rationalization, dan Ego have no impact in fraudulent financial reporting. Keywords: Fraudulent Financial Statement, Fraud Hexagon, Stimulus, Capability, Collusion, Opportunity, Rationalization, Eg

    PENGARUH GREEN ACCOUNTING DAN KINERJA LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN

    No full text
    Latar belakang dari penelitian ini yakni minimnya kesadaran korporasi mengenai pencemaran serta rusaknya lingkungan yang dihasilkan dari praktik sebuah korporasi dalam menjalankan kegiatannya. Penelitian ini bertujuan guna memahami implikasi green accounting serta kinerja lingkungan pada kinerja korporasi. Variabel yang dimanfaatkan ialah green accounting juga kinerja lingkungan selayaknya variabel independen juga kinerja korporasi selayaknya variabel dependen. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dan memanfaatkan data sekunder. Populasi pada penelitian ini ialah korporasi di bidang tambang yang tercantum di BEI tahun 20202023, dengan menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang dimanfaatkan pada penelitian ini mencapai 17 korporasi sektor pertambangan dengan total keseluruhan data yaitu 68 data. Teknik analisis data yang diterapkan ialah analisis regresi linier berganda dengan memanfaatkan alat analisis SPSS versi 27. Hasil penelitian membuktikan bahwasanya green accounting dan kinerja lingkungan berdampak pada kinerja korporasi. Kata kunci: green accounting, kinerja lingkungan, kinerja perusahaan. This research is motivated by the lack of corporate awareness regarding pollution andenvironmental damage resulting from the practices of a corporation in carrying out itactivities. This study aims to understand the implications of green accounting and environmental performance on corporate performance. The variables used are green accounting and environmental performance as independent variables and corporateperformance as dependent variables. This study is a type of quantitative research and utilizes secondary data. The population in this study were mining corporations listedon the IDX in 2020-2023, using the purposive sampling method. The sample used inthis study reached 17 mining sector corporations with a total of 68 data. The dataanalysis technique applied was multiple linear regression analysis using the SPSSversion 27 analysis tool. The results of the study prove that green accounting and environmental performance have an impact on corporate performance. Keyword: green accounting, environmental performance, economic performance

    PENGARUH PROFITABILITAS, KECUKUPAN MODAL, DAN RISIKO KREDIT TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2021-2023

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan sebagai bahan pertimbangan bagi investor sebelum mengambil keputusan investasi. Faktor-faktor yang dianalisis mencakup profitabilitas, kecukupan modal, dan risiko kredit, dengan fokus pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI selama periode 2021–2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan total sampel 35 perusahaan. Data yang digunakan merupakan data sekunder, dan analisis dilakukan menggunakan Eviews versi 12. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh profitabilitas, kecukupan modal, dan risiko kredit terhadap nilai perusahaan baik secara simultan maupun parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Profitabilitas tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap nilai perusahaan. 2) Kecukupan Modal memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap nilai perusahaan. 3) Risiko Kredit tidak memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap nilai perusahaan. 4) Secara simultan, profitabilitas, kecukupan modal, dan risiko kredit secara signifikan memengaruhi nilai perusahaan. Kata Kunci: Profitabilitas, Kecukupan Modal, Risiko Kredit, Nilai Perusahaan. This study aims to identify the factors influencing firm value as a consideration for investors before making investment decisions. The analyzed factors include profitability, capital adequacy, and credit risk, focusing on banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2023 period. The research employs a descriptive quantitative method with a total sample of 35 companies. The data used is secondary data, and the analysis is conducted using Eviews version 12. This study evaluates the effect of profitability, capital adequacy, and credit risk on firm value both simultaneously and partially. The results show that: 1) Profitability does not have a significant positive effect on firm value. 2) Capital Adequacy has a significant positive effect on firm value. 3) Credit Risk does not have a significant negative effect on firm value. 4) Simultaneously, profitability, capital adequacy, and credit risk significantly affect firm value. Keywords: Profitability, Capital Adequacy, Credit Risk, Firm Value

    ETIKA PROFESI AKUNTAN DITINJAU DARI PERSEPSI AKUNTAN PUBLIK DAN NON PUBLIK

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengkaji ada tidaknya perbedaan persepsi atas kode etik akuntan Indonesia antara akuntan yang bekerja di akuntan publik dan non akuntan publik. Data penelitian diperoleh dengan menyebarkan kuesioner mengenai topik dan tujuan penelitian diperoleh dari penerapan dan tinjauan pustaka, termasuk penelitian terdahulu yang relevan dengan penulisan penelitian ini. Sampel yang digunakan sebanyak 80 sampel yang terdiri dari 36 responden Akuntan Publik dan 44 responden Non Akuntan Publik. Metode analisis data yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah, yaitu: (1) uji normalitas data, (2) uji asumsi klasik dan (3) uji hipotesis. Instrumen analisis data menggunakan independent sample t-test. Aplikasi analisis yang digunakan untukmenganalisis SPSS (Statistical Product and Services Solutions) versi 30. Hasil analisis data yang diperoleh dengan menggunakan teknik analisis data tersebut diketahui bahwa terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara akuntan yang bekerja di Kantor Akuntan Publik dengan akuntan yang tidak bekerja di Kantor Akuntan Publik tentang kode etik akuntan. Secara umum, persepsi etika profesi pada akuntan yang bekerja di Kantor Akuntan Publik lebih tinggi dibandingkan dengan akuntan yang tidak bekerja di Kantor Akuntan Publik karena lebih sering terlibat pada situasi yang menuntut penerapan langsung dari prinsip-prinsip tersebut. Kata Kunci: Etika Profesi;Kode Etik Akuntan; Persepsi; Akuntan Publik; Akuntan Non Publik This study aims to examine whether there are differences in perceptions of the Indonesian accountant code of ethics between accountants who work in public accountants and nonpublic accountants. The research data was obtained by distributing questionnaires regarding the topic and research objectives obtained from the application and literature review, including previous research relevant to the writing of this study. The sample used was 80 samples consisting of 36 Public Accountant respondents and 44 Non-Public Accountant respondents. The data analysis method used to answer the problem formulation, namely: (1) data normality test, (2) classical assumption test and (3) hypothesis testing. The data analysis instrument uses an independent sample t-test. The analysis application used to analyze SPSS (Statistical Product and Services Solutions) version 30. The results of data analysis obtained using these data analysis techniques show that there are significant differences in perceptions between accountants who work in public accounting firms and accountants who do not work in public accounting firms regarding the accountant's code of ethics. In general, the perception of professional ethics in accountants who work in public accounting firms is higher than that of accountants who do not work in public accounting firms because they are more often involved in situations that require direct application of these principles. Keywords: Professional Ethics; Accountant Code of Ethics; Perception; Public Accountant; Non-Public Accountan

    PENGARUH KOMPETENSI DAN KUALITAS PEKERJAAN AUDITOR INTERNAL TERHADAP DETEKSI KECURANGAN PADA INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN ROKAN HILIR

    No full text
    Internal audits of government in Indonesia are increasingly under scrutiny due to the high number of fraud cases. Their role in preventing and detecting fraud is becoming more essential. This study aims to examine whether the competence and quality of internal auditors works have a effect to fraud detection. The research was conducted at the Regional Inspectorate Office of Rokan Hilir Regency. Data was collected using a questionnaire via Google Forms. The sample consisted of 35 internal auditors from the Rokan Hilir Regional Inspectorate, selected using total sampling since the population was less than 100. Data analysis was conducted using a multiple linear regression model with the SPSS application. The study results indicate that: 1) competencies of internal auditors has a positive effect to fraud detection; and 2) quality of internal auditors works has a positive effect to fraud detection. Key Words: Competencies of Internal Auditors, Quality of Internal Auditors Works, Fraud Detection Audit internal pemerintah daerah di Indonesia saat ini semakin banyak mendapatkan sorotan akibat tingginya kasus kecurangan yang terjadi. Perannya sebagai pencegah dan pendeteksian kecurangan semakin dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah kompetensi dan kualitas pekerjaan auditor internal berpengaruh terhadap deteksi kecurangan. Penelitian ini dilaksanakan pada kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Rokan Hilir. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form. Sampel penelitian adalah 35 auditor internal Inspektorat Daerah Kabupaten Rokan Hilir. Penentuan sampel menggunakan total sampling karena jumlah populasi kurang dari 100. Data dianalisis menggunakan model analisis linear berganda dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) komeptensi auditor internal berpengaruh positif terhadap deteksi kecurangan; dan 2) kualitas pekerjaan auditor internal berpengaruh positif terhadap deteksi kecurangan. Kata Kunci: Kompetensi Auditor Internal, Kualitas Pekerjaan Auditor Internal, Deteksi Kecuranga

    Pertanggungjawaban Hukum Pelaku Kekerasan Fisik Yang Mengakibatkan Kematian (Studi Putusan Pengadilan Negeri Cibadak Nomor85/Pid.B/2022/Pn Cbd)

    No full text
    Kekerasan fisik dapat didefinisikan sebagai bentuk dari tindakan yang dilakukan seseorang terhadap orang lain dengan menggunakan kekuatan fisik seseorang yang menyebabkan luka atau bahkan kematian kepada korban dari tindakan kekerasan fisik. Sebagaimana objek penelitian hukum ini yakni pada Putusan Pengadilan Negeri Cibadak Nomor 85/Pid.B/2022 yang menjelaskan bahwa terdapat tindakan kekerasan fisik yang menyebabkan kematian yang dilakukan oleh Jana Sahroni yang menyebabkan korban meninggal dunia, Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 6 (enam) tahun kepada Jana Sahroni dan tidak membebankan restitusi untuk diberikan kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Oleh karenanya penelitian ini berfokus untuk membahas permasalahan bagaimana bentuk pertanggungjawaban hukum dari pelaku kekerasan fisik yang menyebabkan kematian dan apakah restitusi dapat diberikan kepada pihak keluarga korban. Sebagai penelitian yuridis normatif, penulisan hukum ini berfokus pada pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan dan melakukan analisa dengan studi kepustakaan terhadap sumber hukum yang digunakan. Sehingga, nantinya didapati kesimpulan mengenai pengaturan hukum terhadap tindakan kekerasan fisik yang menyebabkan kematian dan pemahaman atas pemberian restitusi kepada keluarga korban

    ANALISIS PENGARUH FINANCIAL FLEXIBILITY, FINANCIAL DISTRESS, DAN KEBIJAKAN PAJAK TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA

    No full text
    Pertumbuhan PDB sektor industri manufaktur Indonesia menunjukkan tren penurunan sejak tahun 2016 dan diperburuk oleh pandemi Covid-19, sehingga diperlukan peningkatan kinerja perusahaan dengan penerapan prinsip pengelolaan keuangan yang baik. Financial flexibility, financial distress, dan kebijakan pajak merupakan faktor-faktor kunci yang perlu diteliti untuk memahami pengaruhnya terhadap kinerja perusahaan manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh financial flexibility, financial distress, dan kebijakan pajak terhadap kinerja perusahaan manufaktur di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif statistik, meneliti perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 20182023. Sampel sebanyak 123 perusahaan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan analisis data yang digunakan untuk uji hipotesis yaitu analisis regresi data panel dengan menggunakan program Eviews 12, untuk mengevaluasi pengaruh financial flexibility, financial distress, dan kebijakan pajak terhadap kinerja perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial flexibility tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan dan financial distress berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan, sementara kebijakan pajak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. Kata Kunci: Financial Flexibility, Financial Distress, Kebijakan Pajak, Kinerja Perusahaa

    0

    full texts

    43,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇