Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
Pusat komunitas budaya benteng
Kawasan Kota Lama Tangerang dikenal dengan kawasan Perkampungan Etnis Tionghoa atau lebih dikenal dengan pecinan yang sudah melebur dengan masyarakat lokal. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan Komunitas Benteng yang kuat, warisan budaya, dan bangunan Masjid Kali Pasir berciri khas Tionghoa. Sangat disayangkan Pemerintah Kota Tangerang hingga saat ini tidak memiliki Perda Cagar Budaya sehingga seiring berjalannya waktu situs-situs bersejarah dan kebudayaan kawasan Kota Lama Tangerang mulai memudar. Pemerintah Kota Tangerang kini tengah berupaya untuk menata ulang dan memfokuskan perkembangan kawasan kota lama menjadi kawasan pusat kuliner dan pasar tradisional dengan meningkatkan minat para wisatawan asing. Pengembangan kawasan menstimulus kawasan pecinan menjadi lebih modern, terutama dengan munculnya tempat makan modern yang menggunakan bangunan ruko berciri Tionghoa diadaptasi mengikuti desain bangunan ruko modern dan bangunan yang tidak mengikuti perkembangan menjadi dialihfungsikan atau terbengkalai ditinggalkan pemiliknya. Tujuan dari penelitian untuk melihat potensi yang ada dalam upaya untuk meningkatkan sense of place dikawasan Kota Lama Tangerang Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan mengumpulkan data-data pendukung serta melakukan observasi terhadap kawasan Kota Lama Tangerang yang kemudian diidentifikasi menggunakan teori John Montgomery dan John Punter mengenai elemen sense of place. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggabungan budaya Cina Benteng tidak hanya menambah kekayaan keragaman budaya di Kota Lama Tangerang, tetapi juga menjadi potensi dalam memperkuat identitas dan solidaritas di antara masyarakat setempa
Market hall yang inklusif dan berkelanjutan pada pasar Glodok, Jakarta Barat
Glodok, yang berada di Kelurahan Taman Sari Jakarta Barat, merupakan kawasan pecinan yang telah berdiri sejak abad ke 17. Nama Glodok berasal dari kata 'Golodog' yang memiliki arti pintu masuk kerajaan Sunda sebelum dikuasai oleh Belanda. Selain sebagai tempat tinggal, Pecinan juga memiliki arti sebagai tempat perkembangan pusat roda perekonomian dan perdagangan bagi para warga Tionghoa yang menetap dan beranak cucu. Perkembangan kawasan pecinan atau chinatown di Jakarta memiliki sejarah yang panjang seiring dengan pertumbuhan kota-kota pra-industri, yang kemudian mengalami kolonialisasi Belanda pada abad ke 17-20 M. Kawasan Glodok sendiri terkenal sebagai kawasan perdagangan yang menjual barang-barang grosiran mulai dari elektronik, tekstil, kuliner bahkan pengobatan tradisional Chinese yang telah berdiri dan sejak awal abad 18. Salah satu contoh adalah Pasar Glodok, yang merupakan pasar elektronik terbesar yang ada di Jakarta dan dikenal seluruh masyarakat Indonesia sebagai pusat barang grosir elektronik dan telah menjadi salah satu roda perekonomian di Jakarta pada era-nya. Pasar legendaris yang sudah berdiri sejak tahun 2001 ini kian meredup akibat tidak dapat bersaing secara fungsi dengan bangunan komersial lain di sekitarnya dan nyaris tutup sejak adanya pasar e-commerce dan wabah Covid-19. Pendekatan kualitatif dan kuantitatif, melalui konsep perancangan Re-design yang akan diterapkan pada bangunan ini diharapkan dapat memberikan variasi program yang baru dan inovatif
Analisis perbandingan stabilitas dan rencana anggaran biaya konstruksi pada beberapa tipe dinding penahan tanah di proyek tower turyapada Bali (TS - 2636)
Penelitian ini membahas perbandingan antara dinding penahan tanah (DPT) tipe kantilever dengan DPT tipe soil nailing dan Mechanically Stabilized Earth (MSE) pada proyek Turyapada Tower Bali. Tujuan utama adalah untuk mengevaluasi stabilitas dan anggaran biaya dari masing-masing jenis DPT. Metode analisis meliputi pemodelan dengan menggunakan program komputer dengan metode elemen hingga dan perhitungan rencana anggaran biaya (RAB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPT tipe MSE dan soil nailing lebih menarik dari segi biaya dan memiliki faktor keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan DPT tipe kantilever. Perhitungan menunjukkan nilai FK guling dan FK geser terbesar pada DPT MSE masing-masing sebesar 10.83 dan 7.54, keduanya melebihi FKmin SNI yaitu 2 dan 1.5. Geogrid yang digunakan memiliki tahan tarik 44 kN/m, jauh lebih besar dari tegangan maksimum 3.172 kN/m. Nilai FKpo pada nail 1 mencapai nilai plastis dimana FKpo = 1.42 dan lebih kecil dari yang disyaratkan yaitu 1.5, sehingga panjang nail 1 perlu diperpanjang atau sequence pengalian harus dimodifikasi. Kata kunci: dinding penahan tanah, kantilever, soil nailing, MSE, metode elemen hingg
Penyebab cost overrun (studi kasus proyek x dan y) TS - 2638)
Industri konstruksi merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian suatu negara. Sektor
ini berperan dalam pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana, serta berbagai fasilitas umum lainnya. Dalam pelaksanaannya, proyek konstruksi sering kali mengalami pembengkakan biaya (cost overrun). Cost overrun adalah perbedaan antara biaya aktual yang dikeluarkan dalam pelaksanaan proyek dengan biaya yang telah direncanakan sebelumnya. Cost overrun merupakan yang terjadi pada proyek konstruksi di seluruh dunia dan hal ini menyebabkan kerugian finansial. Dengan kata lain, pembengkakan biaya telah menjadi tantangan dalam mencapai keberhasilan konstruksi proyek. Penelitian ini merupakan studi kasus dari proyek Gedung sekolah dan gedung mess, dengan menggunakan metode wawancara dan perbandingan data Rancangan anggaran pelaksanaan (RAP) dan Rancangan anggaran biaya (RAB). Dengan membandingkan RAB dan RAP dapat diketahui jenis pekerjaan apa saja yang mengalami cost overrun. Dari hasil perbandingan RAB dan RAB daoat diketahui penyebab utama terjadinya cost overrun pada jenis pekerjaan tersebut dengan melakukan wawancara kepada supervisor dilapangan. Hasil penelitian ini adalah mengetahui berapa besar persentase cost overrun yang terjadi pada setiap jenis pekerjaan dan faktor apa yang mempengaruhi terjadinya cost overrun. Kata kunci: Cost overrun, Proyek konstruksi, penyebab, Perbandingan, finansia
Optimasi biaya penggunaan excavator dan dump truck pada proyek a dengan program lingo (TS - 2639)
Pertumbuhan pembangunan infrastruktur di Indonesia memicu peningkatan penggunaan alat berat dalam proyek konstruksi. Optimasi penggunaan alat berat menjadi krusial untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi operasional proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan alat berat, khususnya excavator dan dump truck, pada proyek konstruksi jalan di Bogor. Penelitian ini mencari jumlah minimum excavator dan dump truck yang diperlukan untuk galian tanah serta menghitung penghematan biaya setelah dilakukan optimasi. Melalui analisis literatur, ditemukan bahwa penggunaan alat berat yang kurang optimal dapat meningkatkan biaya proyek secara signifikan. Dengan mengidentifikasi dan merumuskan masalah, serta menetapkan tujuan penelitian, penelitian ini membatasi ruang lingkupnya terhadap proyek konstruksi jalan di Bogor fokus excavator dan dump truck. Metode analisis yang digunakan adalah linear programming dengan bantuan perangkat lunak LINGO. Penelitian ini berhasil mendapatkan penghematan sebesar Rp. 8.842.699.200 atau 61.56% dan banyaknya excavator yang digunakan adalah 6 sedangkan dump truck yang digunakan adalah 12 berbeda lebih sedikit dengan yang berada dilapangan sebanyak 9 excavator dan 16 dump truck. Kata Kunci: Alat Berat, Optimasi, Linear Programming, Excavator, Dump Truc
Evaluasi desain perkerasan jalan di ruas jalan Saketa-Dahepodo Provinsi Maluku Utara berdasarkan manual desain perkerasan jalan 2017 dan software kenpave (TS - 2654)
Ruas jalan Saketa-Dahepodo adalah jalan yang terletak di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Dijalan tersebut mempunyai permasalahan yaitu jalan yang belum memadai seperti sebagian jalan yang masih tanah dasar disepanjang jalan salah satu faktor yang mengancam keberlangsungan fungsi jalan tersebut, sehingga memerlukan perencanaan jalan yang sesuai dan dapat digunakan oleh masyarakat dikawasan wisata dengan aman dan nyaman, Kerusakan pada perkerasan lentur lebih mudah ditangani dibandingkan perkerasan kaku, selain itu perkerasan lentur tidak membutuhkan waktu lama setelah dibangun untuk melayani lalu lintas. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017. Metode ini akan mengevaluasi bagaimana ketebalan perkerasan dan umur rencana yang akan direncanakan berapa tahun kemudian. Ruas jalan yang ditinjau sepanjang 10 km dengan lebar jalan 6,5 m. Perhitungan ini diambil dengan menggunakan data-data yang ada yaitu data CBR (California Bearing Ratio) dan LHR (Lalu Lintas Harian Rata-Rata). Dari perencanaan PUPR Provinsi Maluku Utara ini mendapatkan hasil ketebalan HRS base = 4 cm, LPA kelas A = 12 cm, LPB kelas B, dan Sirtu = 20 cm. Dari hasil penelitian perkerasan eksisting tidak mampu untuk mencapai umur rencana selama 20 tahun dan di dapat tiga skenario perkerasan alternatif agar bisa memenuhi umur rencana selama 20 tahun
PEMAKNAAN PROFESI JURNALIS DALAM DRAMA KOREA PINOCCHIO DI KALANGAN MAHASISWA
ABSTRAK
(A) SHANIA/915200112
(B) PEMAKNAAN PROFESI JURNALIS DALAM DRAMA KOREA PINOCCHIO
DI KALANGAN MAHASISWA
(C) xv + 88 hlm, Tahun 2023, table 1, gambar 5, Lampiran 13
(D) JURNALISTIK
Abstrak:
Cara individu atau kelompok menginterpretasikan dan memberikan makna
terhadap pesan yang disampaikan melalui media massa, seperti televisi, radio,
atau internet, disebut sebagai pemaknaan terhadap komunikasi massa. Proses
ini dipengaruhi oleh budaya, nilai, dan pengalaman pribadi setiap orang,
sehingga pesan yang sama dapat diartikan dengan cara yang berbeda oleh setiap
orang. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
mahasiswa jurnalis memaknai profesi jurnalis dalam tayangan drama Korea
Pinocchio. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
menggunakan metode wawancara mendalam dan studi literatur, teknis analisis
dalam penelitian ini menggunakan teknik coding. Konsep pemaknaan terhadap
komunikasi massa yang digunakan dalam penelitian ini disebut Teori Resepsi
oleh Stuart Hall yaitu terdiri dari posisi dominan, netral, dan oposisi. Penelitian
ini menghasilkan pemaknaan profesi jurnalis dengan tiga posisi yang berbeda.
Dalam penelitian ini, untuk hasil posisi dominan adalah informan yang
hardcore atau fanatik terhadap drama Korea, untuk posisi netral yaitu informan
yang tidak terlalu fanatik atau biasa saja terhadap drama Korea, dan untuk posisi
oposisi dalam penelitian ini merupakan informan penyuka anime atau wibu.
Kata Kunci: Profesi Jurnalis, Drama Korea, Pemaknaan Mahasiswa
(E) DAFTAR PUSTAKA: 5 (buku), 25 (jurnal)
(F) Septia Winduwati, S.Sos., M.S
Pemodelan numerik balok baja aluminium berlubang menggunakan metode elemen hingga (TS - 2675)
Struktur baja dengan material aluminium memiliki durabilitas yang relatif baik, rasio antara kekuatan dan berat yang tinggi, dan ketahanan terhadap karat. Penelitian mengenai kekuatan struktur aluminium baik sebagai balok maupun kolom dapat dijumpai pada beberapa literatur. Namun demikian, studi mengenai efek lubang pada kekuatan dan perilaku balok aluminium masih relatif jarang dilakukan hingga saat ini. Padahal adanya lubang tersebut dapat mengakomodir jalur utilitas bangunan. Penelitian ini melakukan pemodelan numerik balok alumunium berlubang menggunakan metode elemen hingga (finite element method) yang mengalami kegagalan lentur murni (diperoleh dari pembebanan four-point bending) dan kombinasi geser-lentur (three-point bending). Simulasi pemodelan menggunakan dua pendekatan, yaitu pemodelan penuh dan pemodelan sederhana. Pemodelan numerik dilakukan berdasarkan data eksperimen dan dievaluasi keakuratannya menggunakan hasil eksperimen. Tujuan dua pendekatan tersebut yaitu untuk mengetahui pendekatan mana yang memiliki hasil paling mendekati hasil eksperimen. Click or tap here to enter text.Total simulasi dari kedua metode pembebanan dan pendekatan pemodelan yaitu 26 simulasi. Hasilnya model numerik dari pengujian three-point bending mampu mendekati hasil eksperimen terlihat dari nilai mean yang mendekati 1.0 dan nilai COV di bawah 5%. Model numerik dari pengujian four-point bending belum mendekati hasil eksperimen seperti hasil model numerik three-point bending
Analisis umur pahat end mill karbida pada proses milling baja skd 61 (TM - 1373)
Proses pemotongan material sangat penting di sebagian besar operasi manufaktur untuk mencapai dimensi, ukuran, dan bentuk yang diperlukan. Material Baja SKD 61 digunakan secara luas dalam industri pembuatan cetakan dan dikenal karena kekerasannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi laju pemakanan pada proses milling Baja SKD 61 terhadap keausan mata pahat menggunakan mata pahat end mill carbide 2 flute dengan pemesinan kering dalam metode produksi ini. Serangkaian percobaan eksperimental dilakukan menggunakan mesin milling manual untuk menyelidiki pengaruh variasi laju pemakanan terhadap umur pahat. Parameter pemotongan adalah sebagai berikut: Diameter pahat karbida 10 mm, dengan variasi laju pemakanan 42 mm/menit, 98 mm/menit dan 230 mm/menit. Kecepatan spindel konstan pada 1320 r/min dan kedalaman potong 0,5 mm untuk semua variasi laju pemakanan. Peningkatan laju pemakanan menyebabkan peningkatan keausan pahat karbida. Nilai hasil penelitian ini diperoleh bahwa keausan pahat karbida sebesar 0,6 mm dicapai pada waktu yang berbeda pada setiap laju pemakanan. Temuan dari penelitian ini memberikan wawasan dalam mengoptimalkan laju pemakanan untuk meningkatkan usia pakai pahat dan efisiensi pemesinan dalam produksi
komponen Baja SKD 6
Pengaruh austempering poros belakang go-kart terhadap sifat ketangguhan dan morphology struktur mikro (TM - 1379)
Go-Kart adalah kendaraan roda empat yang memiliki karakteristik seperti sepeda motor. Selain itu, karena Go-kart tidak memiliki peredam kejut, mesin yang digunakan juga harus seminimal mungkin untuk menghasilkan getaran. Poros merupakan salah satu bagian stasioner yang berputar biasanya berpenampang bulat, biasanya terpasang elemen seperti roda gigi, poros menerima beban secara terus menerus yang berakibat poros tersebut patah. Kegagalan poros sering terjadi yang disebabkan oleh insiden. Insiden terjadi dikarenakan komponen yang digunakan oleh poros Go-Kart harus menggunakan bahan yang ringan sehingga kerja poros lebih cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kekuatan poros roda belakang Go-Kart terhadap sifat mekanis dengan material baja ASTM A414 Grade A setelah uji bending test, uji impact dan uji struktur mikro. apakah ada pengaruh temperatur poros roda belakang Go-Kart dengan material baja ASTM A414 Grade A terhadap ketangguhan dan kelengkungan setelah melalui proses normalizing dan proses tempering. Metode dilakukan menggunakan metode proses perlakukan panas, pengujian bending tiga titik, pengujian Impact metode Charpy dan pengujian struktur mikro. Nilai harga impact tertinggi diperoleh pada proses normalizing 850°C dan proses tempering 300°C yaitu pada spesimen B yaitu 0,644 joule/mm2. Nilai harga impact paling rendah didapat pada proses normalizing 800°C dan proses tempering 250 °C yaitu pada spesimen A yaitu 0,190 joule/mm2. Hasil pengujian bending dengan proses normalizing 850°C dan proses tempering 300°C pada specimen B memiliki nilai kekuatan bending tiga titik terbesar, yaitu sebesar 2520,1 N/mm2. Hasil pengujian bending tiga titik terendah diperoleh pada Spesimen C dengan proses normalizing 900 °C dan proses tempering 350 °C, sebesar 2255,4 N/mm2