Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
Perlindungan Hukum terhadap Pengguna QRIS yang Mengalami Kerugian dalam Transaksi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
Para konsumen yang menggunakan QRIS sebagai alat transaksi digital dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, dan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik. Terdapat pula dalam KUHP yang dapat dipakai para konsumen yang mengalami kerugian pada transaksi mereka, maupun kerugian yang diakibatkan dari orang dalam pegawai mereka sendiri, maupun orang luar yang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari cara merugikan oranglain yaitu Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Tujuan Penelitian ini memberikan sumbangsih pemikiran tentang implikasi penyalahgunaan QRIS. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normative dengan bahan hukum primer, sekunder dan tersier serta metode berifikir deduktif.
Kesimpuna yaitu Bentuk Perlindungan Hukum Terhadap Pengguna QRIS Sebagai Alat Pembayaran Elektronik Dalam Transaksi Perdagangan terdapat 2 jenis yang pertama yakni perlindungan hukum preventif yang dilakukan oleh Bank Indonesia untuk terjadinya suatu elanggran hal ini dilakukan dengan cara Sanksi administratif yang kedua melalui perlindungan hukum represif yaitu perlindungan berupa sanksi dalam hal terjadi perselisihan atau tindak pidana bagi konsumen yang melakukan penyalahgunaan kode QRIS. Adapun Penyelesaian Hukum Terhadap Pengguna QRIS Yang Mengalami Kerugian Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dilakukan melalui 2 cara yakni dengan cara litigasi yaitu melalui peradilan dibawah Mahkamah Agung maupun non litigasi yaitu dapat dilakukan di lembaga BPSK, Arbitrase dengan menggunakan metode-metode penyelesaian sengketa non litigasi.
Adapun saran yang direkomendasikan yakni Dibutuhkan kecermatan dalam pengimplemnatasian perlindungan hukum preventif kepada konsumen pengguna QRIS, baik konsumen antara yakni merchant maupun konsumen akhir. Kecermatan peningkatan perlindungan hukum preventif dapat dilakukan dengan cara melakukan peningkatan fungsi pengawasan oleh Bank Indonesia terhadap akun-akun QRIS yang terindikasi melakukan penyahalgunaan aplikasi QRIS. Dan dibutuhkan penguatan produk hukum yang dikeluarkan oleh Badan Peneyelsaian Sengketa Konsumen dan Arbitrase sebagai penyelesaian sengketa konsumen yang memiliki sifat produk hukum penyelesaianya mengikat dan memaksa untuk para pihak
Kepastian Hukum Dokumen Pertanahan: Legal Certainty of Land Documents
Agrarian law includes the totality of legal rules, both written and unwritten, that regulate legal relations
between subjects of law related to agrarian. Because land is the capital of human life, land has a very
important role for human life. The relationship of man with the land is very close, as shown by the fact
that land is the living capital of man. However, the fact is that there are still many individuals who
take advantage of the weakness of law enforcement, which leads to an increase in the number of land
disputes. Land registry is very important and helps many aspects of people's lives. With the registration
or granting of land rights to each right holder, they are also authorized to use the land in accordance
with its designation. Thus, there will be legal security for the person who owns and uses the land. Land
Registry will produce a certificate, which indicates the right to land.
Keywords: Agrarian Law, Land, Land Registratio
Karakteristik komposit benang wol dan resin terhadap uji tarik, uji bending dan uji impact (TM - 1385)
Perkembangan teknologi dalam penggunaan komposit merupakan alternatif penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang material yang memerlukan kualitas tinggi dan sifat mekanik yang unggul. Komposit terdiri dari serat dan resin, di mana serat berfungsi sebagai penguat dan resin sebagai pengikat. Campuran ini menghasilkan material komposit dengan sifat mekanik dan karakteristik yang superior dibandingkan dengan material tunggal. Keuntungan utama komposit meliputi tahan korosi, ringan, dan kekuatan mekanik yang tinggi. Serat, sebagai komponen utama komposit, dapat dibagi menjadi serat sintetis dan serat alam. Serat sintetis diproduksi melalui sintesis kimia, sementara serat alam dihasilkan dari organisme hidup. Selain memiliki karakteristik yang berbeda, serat alam juga memiliki keunggulan lingkungan dengan kemampuan degradasi alami dan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan serat sintetis. Pada pembuatan komposit ini dilakukan berbedaan variasi antara 5%, 8% dan 10% untuk menggetahui variasi manakah yang terbaik untuk pembuatan komposit ini. Untuk mengetahui variasi mana yang lebih baik dilakukan beberapa pengujian yaitu uji tarik, uji bending, dan uji impact pada setiap variasi
Faktor pendorong digitalisasi dalam mendukung keberlanjutan rantai pasok rumah sakit (T. Ind - 835)
Dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan rantai pasok di rumah sakit, dibutuhkan penerapan digitalisasi dalam pengadaan alat medis dan obat-obatan baik dari supplier, pabrik, dan fasilitas, maupun kualitas pelayanan di rumah sakit. Penerapan digitalisasi yang terjadi tidak lepas dari faktor-faktor pendorongnya sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor pendorong digitalisasi dalam mendukung keberlanjutan rantai pasok rumah sakit dengan metode Interpretative Structural Modeling (ISM). Data berasal dari 32 responden menggunakan kuesioner yang mencakup jenis kelamin, domisili, pendidikan formal, usia, posisi di rumah sakit, afiliasi organisasi, serta persetujuan terhadap pernyataan mengenai faktor- faktor pendorong digitalisasi. Faktor pendorong tersebut meliputi kebijakan atau dukungan pemerintah, budaya organisasi, ukuran rumah sakit, sistem manajemen persediaan, data real-time, komunikasi, penyimpanan data, penghematan biaya, rekam medis, kualitas pelayanan, diagnosis diri, sistem informasi, dan deteksi penyakit. Studi ini diakhiri dengan urutan level masing- masing faktor pendorong serta rekomendasi bagi rumah sakit untuk meningkatkan upaya digitalisasinya dalam manajemen rantai pasokan melalui faktor-faktor pendorong yang sudah dilakukan pengolahan data
Strategi peningkatan kualitas dan efisiensi proses dalam produksi es krim dengan metode Lean Six Sigma (T. Ind - 844)
Pada zaman sekarang, semua perusahaan berlomba-lomba untuk memenangkan persaingan yang ketat. Kualitas yang bagus merupakan salah satu faktor penunjang yang dapat membuat sebuah perusahaan bertahan di tengah persaingan yang ketat. PT XYZ merupakan sebuah perusahaan yang terletak di kota Tangerang yang bergerak di bidang produksi es krim. Penelitian ini dilakukan dengan metode lean six sigma dengan tahapan DMAIC. Bedasarkan hasil observasi dan studi literatur, didapatkan bahwa persentase reject pada proses produksi yang dilakukan oleh PT XYZ masih berada di angka 3% sehingga masih tergolong tinggi. Selain itu, bedasarkan hasil analisis data dengan menggunakan kuesioner WAM, didapatkan bahwa terdapat beberapa waste yang terjadi di PT XYZ yaitu waste defect, overproduction, dan inventory. Melalui perhitungan dan analisa data juga didapatkan bahwa tingkat efesiensi perusahaan saat ini adalah sebesar 33,53%, nilai DPMO sebesar 9906 produk, dan nilai sigma perusahaan sebesar 3,83. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan mencari penyebab terjadinya defect dan waste dengan bantuan tools why-why analysis dan failure mode and effect analysis. Setelah mengetahui penyebab terjadinya waste dan defect, penelitian dilanjutkan dengan memberikan beberapa usulan perbaikan, yaitu penggunaan checksheet pada proses produksi, penggunaan label tag, pembuatan SOP, dan lain sebagainnya. Hasil dari usulan perbaikan ini adalah terjadinya penurunan persentase defect menjadi 2,04%, penurunan DPMO menjadi 6605 produk, dan kenaikan nilai sigma perusahaan menjadi 3,97
Penerapan sustainable value stream mapping pada perusahaan biji plastik jenis PE (T. Ind - 847)
Pada penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang memproduksi biji plastik hasil daur ulang plastik jenis Polyethylene (PE). Setelah dilakukan wawancara serta observasi secara langsung pada area produksi, ditemukan beberapa masalah salah satunya terkait limbah yang tidak dapat digunakan kembali yang tentunya berpengaruh baik itu untuk ekonomi perusahaan, lingkungan dan sosial. Maka dari itu, untuk menggambarkan keadaan perusahaan dengan mengidentifikasi beberapa indikator yang terkait dengan triple bottom line (ekonomi, lingkungan, dan sosial) digunakanlah metode Sustainable Value Stream Mapping. Setelah melakukan pengumpulan data dan dilakukan perhitungan untuk masing-masing efisiensi didapatlah bahwa indikator limbah, tingkat kebisingan, tingkat pencahayaan, suhu ruangan, dan tingkat keselamatan masuk dalam kategori kritis. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibuatlah rencana perbaikan untuk lima indikator tersebut, yaitu memanfaatkan kembali limbah menjadi media tanam, menggunakan alat pelindung telinga, menggunakan lampu dengan tingkat pencahayaan yang lebih tinggi, membuat ventilasi dan exhaust fan, serta menggunakan alat pelindung diri serta mengadakan penyuluhan bagi karyawan akan pentingnya keselamatan dalam bekerja. Perbaikan ini meningkatkan efisiensi dibeberapa indikator, yaitu limbah sebanyak 67,87%, tingkat pencahayaan sebanyak 35 Lux, suhu ruangan mengalami penurunan suhu sebanyak 3°C, tingkat keselamatan karyawan sebanyak 50,00%. Sedangkan untuk tingkat kebisingan tidak mengalami penurunan tingkat kebisingan apabila dilihat dari mesin, namun dampak penggunaan alat pelindung telinga dapat dirasakan oleh pihak operator mesin
Perencanaan pengadaan bahan baku serta persediaan pada UMKM konveksi (T. Ind - 861)
Perusahaan tempat dilakukan penelitian merupakan sebuah usaha mikro kecil dan menengah yang bergerak dibidang fashion dengan sistem make to stock. Permasalahan dalam usaha mikro kecil dan menengah ini adalah adanya penumpukan persediaan pada gudang bahan baku. Pada penelitian ini penulis melakukan perhitungan peramalan dengan menggunakan data pada masa lalu dan dengan menggunakan metode SES, DES, SMA, dan DMA. Dengan melihat dari tingkat kesalahan pada tiap peramalan, diambilah kesalahan terkecil yaitu metode SES a=0,1 dengan MAPE sebesar 6,4%, MSE sebesar 2338352,9, MAD sebesar 392,5. Lalu dilakukan perhitungan MPS untuk bahan baku. Perhitungan RCCP dengan menggunakan 3 metode yaitu CPOF, BOLA dan RPA. Setelah itu dilakukan perhitungan safety stock untuk setiap bahan bakunya
Analysis of Regulations Regarding Interfaith Marriages According to a Religious Perspective, Marriage Law and Decision No. 916/Pdt.P/2022/Pn.Sby
Rumah batik Karet Kuningan
Placeless place adalah suatu tempat atau lingkungan yang kehilangan jati dirinya atau karakteristik khas yang membedakan tempat tersebut dengan tempat yang lainnya. Salah satu wilayah Jakarta masa kini yang telah kehilangan karakteristiknya adalah Karet Kuningan, Jakarta Selatan. Awalnya wilayah Karet Kuningan merupakan pusat pembuatan batik dan konveksi batik yang cukup terkenal. Namun bengkel batik pun kini telah digusur dan dipindahkan ke Cikarang, Bekasi karena limbahnya yang mencemari lingkungan, wilayah Karet yang menjadi Segitiga Emas (kawasan bisnis), dan Karet yang menjadi pusat urbanisasi dan perkembangan infrastruktur. Kemajuan arsitektur dan teknologi masa kini sudah berkembang sangat pesat, sehingga dalam pengolahan dalam limbah pabrik pun dapat diolah melalui water treatment sehingga menjadi ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan. Hal ini dapat memperbaharui identitas dari Karet Kuningan sebagai kawasan batik cap ramah lingkungan dan dapat menjadi lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan identitas baru terhadap batik di kawasan Karet Kuningan yang ramah lingkungan dan memperlihatkan kepada para pengunjung maupun warga arsitektur dalam pengenalan batik yang ramah lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data kebaruan teknologi membuat batik yang ramah lingkungan dan survey lokasi kondisi Karet Kuningan masa kini agar batik dapat diterima oleh semua kalangan