Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
A Comparative Study of Food & Beverage Company Stock Prices Before and After the Victory of Prabowo-Gibran
Abstract. This study aims to analyze the difference in stock prices of companies in the Food &
Beverage (F&B) sector on the Indonesia Stock Exchange (IDX) before and after the victory of the
Prabowo Subianto and Gibran Rakabuming Raka pair in the 2024 Election. The main focus of this
study is on companies related to food and dairy products, in line with the Prabowo-Gibran policy
which promises to provide free lunches and milk in schools, Islamic boarding schools, and nutritional
assistance for toddlers and pregnant women. This policy is expected to increase demand for healthy
food and dairy products, which can have an impact on the performance of companies in this sector.
The study uses monthly stock price data from several companies that are closely related to the policy,
such as PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT. Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ), PT.
Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD), PT. Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), and PT. Tiga
Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA). These companies are related to the production of healthy food, milk,
and processed products that can support the free lunch policy program and improve nutrition. The data
was taken for a period of 5 months before and 5 months after the announcement. The results show
that the difference in stock prices of food and beverage companies before and after Prabowo-Gibran's
victory, different companies are affected differently by political developments. Significant increases
and decreases in stock prices were observed for PT. Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ), PT.
Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD), and PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), indicating
that the market reaction to Prabowo-Gibran's victory had a greater impact on these three companies.
However, no difference was seen between PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) and PT.
Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), indicating that the market may perceive these two businesses
as more stable and less vulnerable to to short-term political changes.
Keywords: Difference Test, Stock Price, Food & Beverage Company, Prabowo-Gibran Victory
Analisis Pemenuhan Unsur Tindak Pidana Pembunuhan dalam Putusan Pengadilan Negeri Kepanjen Nomor: 1/Pid.Sus Anak/2020/PN KPN.
Suatu perbuatan yang dilakukan oleh individu tertentu secara sengaja melanggar hukum merupakan tindak pidana. Dalam Putusan Pengadilan Negeri Kepanjen Nomor 1/Pid.Sus Anak/2020/PN KPN terdapat seorang anak yang melakukan pembunuhanterhadap korban dengan menggunakan pisau dan menusukannya ke bagian dada korban dikarenakan korban meminta barang milik pelaku dan meminta untuk bersetubuh dengan anak saksi. Sanksi yang diberikan kepada pelaku berdasarkan pada pertimbangan hakim dilengkapi dengan fakta-fakta hukum, bukti dan saksi yang ada. Karena hal ini, hakim memberikan hukuman yang didasarkan pada Pasal 351 Ayat (3) KUHP mengenai penganiayaan menyebabkan kematian, namun unsur yang terdapat didalam pasal tersebut dirasa kurang tepat. Hal ini dikarenakan unsur sengaja yang terkandung didalam Pasal 338 KUHP ini terpenuhi sesuai dengan Yurisprudensi Mahkamah Agung No. 1/Yur/Pid 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus sebagai fokus utama dalam menganalisis penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan memiliki kesengajaan untuk melakukan tindak pidana pembunuhan bukan penganiayaan yang menyebabkan kematian yang dapat dilihat juga dari alat apa yang dipakai oleh korban serta bagian tubuh mana yang menjadi sasaran dari pelaku
PELAPORAN BERKELANJUTAN: MENGINTEGRASIKAN ASPEK LINGKUNGAN, SOSIAL, DAN TATA KELOLA DALAM LAPORAN PERUSAHAAN
Penelitian ini menyelidiki implementasi dan manfaat pelaporan berkelanjutan yang
mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam laporan
keberlanjutan perusahaan. Penelitian ini akan mengidentifikasi praktik terbaik dan
tantangan yang dihadapi perusahaan dalam membuat laporan keberlanjutan yang holistik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa mengintegrasikan aspek Environmental, Social, and
Governance (ESG) dalam laporan perusahaan, terutama melalui inisiatif berkelanjutan dan
program Corporate Social Responsibility (CSR), tidak hanya memenuhi kebutuhan
pelaporan berkelanjutan tetapi juga menciptakan dampak positif yang sejalan dengan
prinsip keberlanjutan ESG. Langkah-langkah integrasi ESG meliputi identifikasi materi
ESG yang relevan, mengukur dan mengevaluasi kinerja ESG, menerapkan kebijakan
berkelanjutan, mengintegrasikan ESG dalam proses pengambilan keputusan, keterlibatan
pemangku kepentingan, pelaporan berkelanjutan, dan peningkatan berkelanjutan. Terlepas
dari kemajuan, ada tantangan seperti kesulitan pengukuran dan standarisasi, kompleksitas
rantai pasokan, kesulitan mengomunikasikan dampak sosial, tekanan keuangan jangka
pendek, ketidakpastian peraturan, dan kurangnya sumber daya dan keterampilan. Oleh
karena itu, perusahaan perlu menyeimbangkan kebutuhan keuangan jangka pendek dan
komitmen terhadap keberlanjutan jangka panjang dan siap menghadapi perubahan peraturan
dan mengatasi kendala sumber daya.
Kata Kunci: Pelaporan Berkelanjutan, Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (ESG),
Pelaporan Perusahaan
This research investigates the implementation and benefits of sustainable reporting
that integrates environmental, social and governance (ESG) aspects in corporate
sustainability reports. This research will identify best practices and challenges faced by
companies in creating holistic sustainability reports. This research uses a qualitative
approach with descriptive methods. The research results show that integrating
Environmental, Social, and Governance (ESG) aspects in corporate reports, primarily
through sustainable initiatives and Corporate Social Responsibility (CSR) programs, not
only fulfills the need for sustainable reporting but also creates a positive impact that is in
line with the principles ESG sustainability. ESG integration steps involve identifying
relevant ESG material, measuring and evaluating ESG performance, implementing
sustainable policies, integrating ESG in decision-making processes, stakeholder
involvement, continuous reporting, and continuous improvement. Despite progress, there
are challenges such as measurement and standardization difficulties, supply chain
complexity, difficulty communicating social impact, short-term financial pressures,
regulatory uncertainty, and lack of resources and skills. Therefore, companies need to
balance short-term financial needs and commitment to long-term sustainability and be
ready to face regulatory changes and overcome resource constraints.
KEYWORDS: Sustainable Reporting, Environment, Social and Governance (ESG),
Corporate Reportin
PERILAKU KOMUNIKASI KELOMPOK PENGGEMAR ENHYPEN MELALUI TWITTER DALAM KOMUNITAS VIRTUAL (STUDI KASUS AKUN AUTOBASE TWITTER @ENGINAFESS)
ABSTRAK
(A)PRISCILLA EVANGELINE CELINE SAGALA / 915200186
(B) PERILAKU KOMUNIKASI KELOMPOK PENGGEMAR ENHYPEN
MELALUI TWITTER DALAM KOMUNITAS VIRTUAL (STUDI
KASUS AKUN AUTOBASE TWITTER @ENGINAFESS)
(C) xix+135 hlm, Tahun 2023, table 2, gambar 5, Lampiran 4
(D)PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Penggemar K-Pop di Indonesia terlibat aktif dalam berbagai interaksi
melalui media sosial, termasuk Twitter. Aktivitas komunikasi ini memungkinkan
penggemar untuk mencari informasi mengenai idola mereka dan terhubung dengan
komunitas penggemar lainnya sehingga mendorong terbentuknya komunitas virtual
seperti komunitas @enginafess. Komunitas @enginafess adalah wadah bagi
penggemar ENHYPEN atau ENGENE asal Indonesia untuk berbagi informasi dan
berdiskusi terkait aktivitas fandom. Setiap aktivitas komunikasi dalam komunitas
ini diatur oleh berbagai norma yang menentukan perilaku komunikasi kelompok
penggemar di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan
perilaku komunikasi kelompok yang dilakukan penggemar ENHYPEN dalam
komunitas virtual melalui akun @enginafess. Konsep yang mendukung penelitian
ini adalah konsep komunikasi kelompok dan komunitas virtual. Penelitian ini
dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa keterlibatan penggemar dalam komunitas virtual adalah untuk
mengekspresikan dukungan terhadap idola dan sesama penggemar. Mereka
merasakan adanya perluasan jaringan dengan bertambahnya relasi baru. Sistem
autobase yang dimiliki komunitas virtual akan membagi pengikut ke dalam dua
kelompok berbeda berdasarkan peran, yaitu sebagai pemberi informasi dan
penerima informasi. Namun, karakteristik Twitter yang berbasis teks dapat
menimbulkan kesalahan persepsi dan kekhawatiran penggemar terhadap kritik tajam sehingga diperlukan norma untuk mengatur penggemar dalam berperilaku.
Kata Kunci: Perilaku Komunikasi, Komunikasi Kelompok, Komunitas
Virtual, Autobase, Penggemar
(E) DAFTAR PUSTAKA: 8 buku (2017-2021), 29 jurnal (2014-2023), 4 website
(2023), 8 skripsi, tesis, disertasi (2015-2022).
(F) Lusia Savitri Setyo Utami, S.Sos., M.S
Hubungan Antara Forgiveness Dengan Psychological Well-Being Pada Remaja Korban Bullying
Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu hubungan antara forgiveness dengan psychological well-being pada remaja yang menjadi korban bully. Masalah kesejahteraan psikologis remaja telah menjadi semakin umum dikalangan remaja saat ini. Bullying merupakan fenomena sosial yang dapat memberikan dampak negatif pada kesejahteraan mental remaja, dan forgiveness dapat menjadi faktor penting yang memoderasi atau meredakan dampak tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei untuk mengumpulkan data dari remaja yang menjadi korban bully di lingkungan sekolah. Forgiveness memainkan peran yang signifikan dalam kehidupan seseorang, dan peningkatan kemampuan untuk memberi pengampunan dapat membantu individu menjalani kehidupan yang lebih baik. Psychological Well-Being berkaitan dengan tingkat kepuasan pribadi seseorang, tingkat keterikatan, harapan, rasa syukur, stabilitas suasana hati, makna yang diberikan pada diri sendiri, nilai diri, tingkat kegembiraan, tingkat kepuasan, dan optimisme. Partisipan penelitian ini adalah remaja usia 17-19 tahun yang memiliki pengalaman sebagai korban bully dengan jumlah partisipan 331 partisipan. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner forgiveness dari McCullough (18 item, α= .973), dan kuesioner psychological well-being dari Ryff (42 item, α= .939), yang terkumpul dan dianalisis menggunakan teknik statistik untuk mengidentifikasi korelasi antara forgiveness dan psychological well-being. Hasil penelitian Korelasi antara kedua variabel ini ditemukan memiliki hubungan positif yang signifikan, dengan nilai korelasi (r) sebesar .251*** dan nilai p= .000 < .05
Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Harga Diri Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)
Peneliti ingin mengetahui bagaimana pengaruh kedua variabel yaitu dukungan sosial dan harga diri terhadap istri korban KDRT namun masih menikah dengan pelaku dan bagaimana partisipan mendapatkan dukungan sosial. Kekerasan dalam rumah tangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga. Dukungan sosialadalah suatu proses sosial, emosional, kognitif dan perilaku yang terjadi dalam hubungan pribadi, yaitu dimana individu merasa mendapat bantuan dalam melakukan penyesuaian atas masalah yang dihadapi. harga diri adalah evaluasi terhadap sikap seorang individu yang dipengaruhi faktor eksternal dan internal. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini mendapatkan partisipan sebanyak 150 orang dan data diolah dengan jumlah partisipan sebanyak 76 orang. Penelitian diolah dengan tujuan untuk mengetahui peran dukungan sosial terhadap harga diri pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Setelah data diolah, didapatkan hasil analisis yang menyatakan bahwa terdapat hubungan positif antara variabel dukungan sosial dengan harga diri, dan dukungan sosial memberikan peran sebesar 33,6% terhadap harga diri
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL SEBAGAI PENCEGAHAN FRAUD PADA PEMERINTAH DAERAH KOTA KUPANG
Penelitian ini bertujuan untuk memahami efektivitas penerapan Sistem Pengendalian
Internal (SPI) dalam pengelolaan keuangan dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 06 Tahun
2008 sebagai upaya pencegahan kecurangan. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner sistem pengendalian
internal yang diisi oleh pejabat terkait, yang kemudian diperkuat dengan wawancara untuk
memperoleh wawasan tambahan.
Sementara itu, data sekunder diperoleh dari Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Daerah
(IHPD) untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mengingat minimnya penelitian mengenai
audit berbasis pengendalian internal di sektor pemerintah dan meningkatnya kasus korupsi
dalam akuntabilitas dan pengelolaan keuangan publik, penting untuk menggali lebih
dalam mengenai efektivitas pengendalian internal dalam mencegah kecurangan di
pemerintahan. Penelitian ini mengidentifikasi penyebab temuan ketidakpatuhan dalam
Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Kupang Tahun Anggaran 2023, yang
dianalisis sehubungan dengan efektivitas Sistem Pengendalian Internal (SPI). Hasil
penelitian mengungkapkan bahwa penerapan pengendalian internal yang tidak efektif
merupakan faktor signifikan yang berkontribusi terhadap pelanggaran peraturan, yang
mengakibatkan kerugian negara atau daerah yang memerlukan adanya pengembalian
kerugian negara.
Kata Kunci: Sistem Pengendalian Internal, Pencegahan Fraud, Temuan Kepatuhan,
COSO, Akuntansi Sektor Publik
This study aims to evaluate the effectiveness of the implementation of the InternalControl System (ICS) in financial management and Government Regulation (PP) No. 06
of 2008 as a fraud prevention measure. This study employs a qualitative descriptiveapproach. Primary data were gathered through questionnaire about internal control
system, completed by relevant officials, which where supplemented by additional insightsobtained from interviews.
Meanwhile, secondary data were sourced from the Summary of Audit Results (IHPD)
for the East Nusa Tenggara Province. Given the paucity of research on internal controlbased
auditing
in
the
government
sector
and
the
rising
instances
of
corruption
in
publicfinancial
accountability and operations, it is critical to delve deeper into this issue to
investigate the effectiveness of internal controls in preventing fraud within thegovernment. This study identifies the causes of compliance findings in the FinancialStatements of the Regional Government of Kupang City for the 2023 Fiscal Year, analyzedthem in relation to the effectiveness of the Internal Control System (ICS). The findingsreveal that ineffective implementation of internal control is a significant factorcontributing to compliance violations of regulations, which result in state or regionallosses that require recovery.
KEYWORDS: Internal Control System (ICS); COSO Framework; Accounting Fraud;Fraud Prevention; Accounting Public Secto
PENGARUH KOMPETENSI, ETIKA, DAN FEE AUDIT TERHADAP KUALITAS AUDIT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, etika, dan fee
audit terhadap kualitas audit yang dilakukan oleh auditor di Indonesia. Dengan
menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial
Least Squares (PLS), penelitian ini menguji pengaruh masing-masing variabel
terhadap kualitas audit. Data dikumpulkan melalui survei terhadap auditor yang
bekerja di berbagai Kantor Akuntan Publik (KAP) di Indonesia, dengan
menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kompetensi auditor memiliki pengaruh signifikan dan
positif terhadap kualitas audit, dengan nilai p-value sebesar 0,002. Namun,
variabel etika auditor dan fee audit tidak menunjukkan pengaruh signifikan
terhadap kualitas audit, masing-masing dengan p-value sebesar 0,168 dan 0,146,
yang lebih besar dari batas signifikansi 0,05. Temuan ini memberikan bukti
empiris bahwa peningkatan kompetensi auditor sangat penting dalam
meningkatkan kualitas audit, sementara faktor etika dan fee audit tidak secara
langsung memengaruhi hasil audit. Oleh karena itu, penelitian ini
merekomendasikan bahwa organisasi dan regulator perlu fokus pada peningkatan
kompetensi auditor melalui pelatihan dan pendidikan berkelanjutan untuk
mencapai kualitas audit yang lebih baik. Penelitian ini juga menyarankan adanya
evaluasi lebih lanjut terkait pengaruh faktor-faktor eksternal lain yang dapat
memengaruhi kualitas audit di Indonesia.
Kata Kunci: Kompetensi Auditor, Etika Auditor, Fee Audit, Kualitas Audit,
SEM, PLS.
This study aims to analyze the impact of competence, ethics, and audit fees on
audit quality performed by auditors in Indonesia. Using a Structural Equation
Modeling (SEM) approach based on Partial Least Squares (PLS), this research
examines the influence of each variable on audit quality. Data was collected
through a survey of auditors working at various Public Accounting Firms (KAPs)
in Indonesia, using a questionnaire as the data collection instrument. The results
show that auditor competence has a significant and positive impact on audit
quality, with a p-value of 0.002. However, auditor ethics and audit fees did not
show a significant impact on audit quality, with p-values of 0.168 and 0.146,
respectively, both above the significance threshold of 0.05. These findings provide
empirical evidence that enhancing auditor competence is crucial in improving
audit quality, while ethics and audit fees do not directly affect audit outcomes.
Therefore, this study recommends that organizations and regulators focus on
enhancing auditor competence through continuous training and education to
achieve better audit quality. Additionally, further research is suggested to evaluate
other external factors that may influence audit quality in Indonesia.
Keywords: Auditor Competence, Auditor Ethics, Audit Fees, Audit Quality, SEM,
PLS
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS MANAJEMEN ASET TETAP PADA PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI
Pemerintah daerah diberi kewenangan dalam mengatur dan mengelola
sumber daya yang dimiliki termasuk aset tetap. Hal ini dilakukan untuk memastikan
pelaksanaan pemerintahan di daerah dilaksanakan secara efektif dan efisien sesuai
dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23
Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Manajemen aset tetap sangat penting
karena aset tetap merupakan salah satu komponen yang sangat strategis dalam
pengelolaan keuangan daerah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang
memengaruhi efektivitas pengelolaan aset tetap. Rumusan masalahnya adalah pakah
kemampuan sumber daya manusia dan penerapan sistem informasi manajemen
memengaruhi efektivitas pengelolaan aset tetap.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi
penelitian ini mencakup seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah
Kabupaten Kepulauan Meranti, yang terdiri dari 35 OPD dan ada tiga jabatan dari
OPD yang dijadikan sebagai respoden, yaitu satu orang pengguna barang, satu orang
pejabat penatausahaan pengguna barang dan satu orang pengurus barang pengguna.
Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016
mengenai Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah menyebutkan bahwa
pengguna barang, pejabat yang mengelola barang, serta pengurus barang memiliki
kewenangan dan tanggung jawab dalam pengelolaan barang milik daerah, sehingga
jumlah sampel menjadi 105 responden. Pendekatan analisis yang diterapkan dalam
penelitian ini adalah regresi linier berganda, yang diolah menggunakan perangkat
lunak SPSS.
Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kualitas sumber daya manusia
memiliki dampak negatif terhadap efektivitas pengelolaan aset tetap, sementara
sistem informasi manajemen memberikan pengaruh positif terhadap efektivitas
pengelolaan aset tetap.
Kata kunci: Kualitas Sumber Daya Manusia, Sistem Informasi Manajemen, dan
Efektivitas Manajemen Aset Tetap.
Local government is given the authority to manage the owned resources
included managing fixed asset. This is carried out so that local government runs
effectively and efficiently as instructed by The Law of Republic of Indonesia Number
23 Year 2014 about Local Government. Fixed asset management is needed because
it is one of the most strategic things in local financial management and to manifest
the good governance.
This research aimed to see and to find out direct influence concerning the
factors which influence the effectiveness of fixed asset management. The problem
formulation was if human resources quality and management information system
influence the effectiveness of fixed asset management.
The research method used in this research was quantitative. The population
in this research were all Regional Apparatus Organization (OPD) existed in the
government of Kepulauan Meranti Regency in the amount of 35 OPDs and three
parts of OPD were made as respondents namely one good usage, one officer of good
user administration, and one staff of user good. These were in line with The
Regulation of Home Affair Minister Number 19 Year 2016 about The Guideline of
Local Owned Good Management which states that good user, good administration
officer, and staff of user good have the authority and being responsible in the
management of local owned good, until the total samples became 105 respondents.
The analysis method used in this study is multiple linear regression using SPSS
software.
The results show that the quality of human resources has a negative effect on
the effectiveness of fixed asset management and the management information system
has a positive effect on the effectiveness of fixed asset management.
Keywords: Quality of Human Resource, Management Information System, and
Effectiveness of Fixed Asset Management
ANALISIS PENGARUH KEPATUHAN, INSENTIF PAJAK, DAN STRATEGI PERPAJAKAN YANG PROAKTIF TERHADAP PERTUMBUHAN GARMEN KELAMBI ANYAR
The objective of this study is to examine the impact of tax compliance, tax incentives,and proactive taxation strategies on the growth of Garment Kelambi Anyar, a smalland medium enterprise (SME) operating as an Usaha Dagang (UD) in the Garmentsector. A descriptive qualitative method is employed, which also makes use of narrativeand descriptive analysis techniques. The findings indicate that the company exhibits ahigh level of administrative compliance, evidenced by the timely reporting and
payment of taxes through the DGT Online platform. Nevertheless, there is a need forimprovement in substantive compliance, as the company has not fully utilized taxincentives and has not implemented a proactive tax strategy. An efficacious taxstrategy can assist companies in optimizing their tax burden while supporting business
sustainability. The study also revealed that the combination of tax compliance, taxincentive utilization, and proactive tax strategies has a positive impact on firm growth.The relevance of these findings to prevailing tax regulations, such as PP No. 23 Year2018, underscores the significance of tax policies that facilitate the continued growth
of SMEs.
Keywords: Tax Compliance; Tax Incentives; Proactive Tax Strategy; MSME Growth.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepatuhan pajak, insentif pajak,
dan strategi perpajakan yang proaktif terhadap pertumbuhan Garmen Kelambi Anyar,
sebuah usaha kecil menengah (UKM) berbentuk Usaha Dagang (UD) yang bergerak
di sektor Garment. Dengan metode kualitatif deskriptif yang juga menggunakan teknik
analisis naratif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan
administratif perusahaan tergolong tinggi, dengan pelaporan dan pembayaran pajak
yang dilakukan secara tepat waktu melalui platform DJP Online. Namun, kepatuhan
substantif masih perlu ditingkatkan karena perusahaan belum sepenuhnya
memanfaatkan insentif pajak dan belum menerapkan strategi perpajakan yang
proaktif. Strategi perpajakan yang dirancang dengan baik dapat membantu perusahaan
mengoptimalkan beban pajak sekaligus mendukung keberlanjutan usaha. Penelitian ini juga menemukan bahwa kombinasi antara kepatuhan pajak, pemanfaatan insentif
pajak, dan strategi perpajakan proaktif memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan
perusahaan. Relevansi dengan peraturan perpajakan yang berlaku, seperti PP No. 23
Tahun 2018, menegaskan pentingnya kebijakan perpajakan yang mendukung UKM
untuk terus berkembang.
Kata Kunci: Kepatuhan Pajak; Insentif Pajak; Strategi Perpajakan Proakti;
Pertumbuhan UMKM