Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
    43693 research outputs found

    PENGARUH PROFITABILITY, LEVERAGE, FIRM SIZE, DAN NET WORKING CAPITAL TERHADAP CASH HOLDING PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2023

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, dan modal kerja bersih terhadap cash holding pada perusahaan sektor non-siklikal konsumen, khususnya subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2023. Penelitian ini melibatkan 40 perusahaan manufaktur yang dipilih menggunakan metode purposive sampling, menghasilkan total 120 data observasi selama tiga tahun. Berdasarkan hasil uji likelihood dan uji hausman yang dianalisis menggunakan perangkat lunak Eviews 12 versi student lite, model analisis yang sesuai adalah model fixed effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap cash holding, sementara modal kerja bersih berpengaruh negatif. Di sisi lain, leverage tidak memiliki pengaruh terhadap cash holding. Kata kunci: kas tertahan, profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, modal kerja bersi

    Pengaruh likuiditas pasar dan profitabilitas terhadap return saham (studi pada perusahaan properties dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2020-2023)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh likuiditas pasar dan profitabilitas terhadap return saham pada perusahaan sektor properties dan real estate yang terdaftar 2020-2023. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian desktriptif dengan metode purposive sampling dan dihasilkan sebanyak 70 perusahaan. Penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan aplikasi EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas pasar dan profitabilitas memiliki pengaruh yang signikan terhadap return saham. Kata Kunci: Likuiditas Pasar, Profitabilitas, Return Saha

    Pengaruh perubahan Pengetahuan Pajak Pertambahan Nilai, Kepercayaan terhadap Pemerintahan, dan Kualitas Pelayanan Pajak terhadap kepatuhan WPOP UMKM di Pertokoan Glodok Makmur

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan pengetahuan pajak pertambahan nilai, kepercayaan terhadap pemerintahan, dan kualitas pelayanan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi (WPOP) UMKM di Kawasan Pertokoan Glodok Makmur, Jakarta Barat. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, dengan total sampel sebanyak 61 yang telah ditentukan melalui rumus Slovin, namun hanya 45 kuesioner yang kembali dan valid untuk dianalisis. Data dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda yang diolah melalui SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan pengetahuan pajak pertambahan nilai memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Namun, kepercayaan kepada pemerintahan dan kualitas pelayanan pajak tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Kata Kunci: Perubahan Pengetahuan Pajak Pertambahan Nilai, Kepercayaan terhadap Pemerintahan, Kualitas Pelayanan pajak, Kepatuhan Wajib Paja

    Peran Norma Sosial, Pengetahuan Perpajakan dan Sanksi Administratif dalam Meningkatkan Kepatuhan Pajak UMKM di Jakarta Barat tahun 2024

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh norma sosial, pengetahuan perpajakan, dan sanksi administratif terhadap kepatuhan pajak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jakarta tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 125 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma sosial dan sanksi administratif memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak, sementara pengetahuan perpajakan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya peran norma sosial dan sanksi administratif dalam meningkatkan kepatuhan pajak UMKM, serta memberikan implikasi bagi pemerintah untuk memperkuat edukasi perpajakan dan penegakan sanksi yang adil dan konsisten. Kata kunci: Norma sosial, pengetahuan perpajakan, sanksi administratif, kepatuhan pajak, UMKM, akuntansi perilak

    Perlindungan Hukum Bagi Karyawan Pejabat Pembuat Akta Tanah Dalam Pengajuan Permohonan Peralihan Hak (Studi Kasus Putusan Kasasi Nomor 175 K/Pdt/2021)

    No full text
    Karyawan PPAT memiliki peranan yang begitu penting termasuk juga pemberian pelayanan jasa, seperti permohonan peralihan hak ke Badan Pertanahan Nasional Kota Jayapura yang dilakukan oleh Ikhsan yang mewakili urusan Puspo Adi Cahyono, S.H., M.Kn. selaku PPAT. Ikhsan menjadi Pihak Tergugat karena gugatan yang diajukan oleh Martinus Semuel Darinya selaku klien, hal tersebut dikarenakan pernyataan yang diberikan kepada klien berubah-ubah sehingga tidak ada transparansi informasi terkait permohonan peralihan hak ke Badan Pertanahan Nasional Kota Jayapura, dan perbuatan yang dilakukan oleh Ikhsan merupakan perintah dari Puspo Adi Cahyono, S.H., M.Kn. selaku PPAT, Yang menjadi rumusan masalah adalah Bagaimana Perlindungan hukum yang diberikan kepada karyawan PPAT berdasarkan putusan Kasasi Nomor 175 K/Pdt/2021 dan Mengapa Karyawan PPAT harus diberikan perlindungan hukum terkait keterangan yang diberikan kepada klien tidak jelas berdasarkan putusan Kasasi Nomor 175 K/Pdt/2021. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui segala perlindungan hukum yang diberikan kepada karyawan PPAT berdasarkan putusan Kasasi Nomor 175 K/Pdt/2021 dan Untuk Mengetahui pentingnya perlindungan hukum yang diberikan seorang PPAT terhadap Karyawan PPAT berdasarkan putusan Kasasi Nomor 175 K/Pdt/2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Adapun kesimpulan penulis adalah dalam pemberian layanan jasa terkhusus peralihan hak sertifikat yang dilakukan karyawan PPAT harus memastikan Langkah-langkah yang aman bagi karyawannya agar suatu hari kelak tidak terkena masalah, dan seandainya sudah terdapat masalah karena pelayanan yang dilakukan oleh karyawan atas perintah dari PPAT, maka PPAT harus melindungi karyawannya sesuai dengan ketentuan Pasal 1367 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Berdasarkan pada putusan Kasasi nomor 175 K/Pdt/2021, PPAT sudah bertanggungjawab untuk melindungi karyawannya sampai pada akhirnya tidak terkena masalah hukum serta dibuktikan dengan mendampingi karyawannya di persidangan dengan membuat poin-poin eksepsi yang lebih dulu membahas tentang karyawannya yang mana merupakan suatu kekeliruan jika karyawannya di Tarik sebagai pihak tergugat

    Hak Negara Dalam Menempatkan Satelit Pada Geo Stationary Orbit (GSO) Sebagai Sumber Daya Alam Terbatas

    No full text
    GSO merupakan SDA yang langka dimana kepentingan dan nilainya meningkat dengan cepat seiring dengan perkembangan teknologi ruang angkasa dan dengan meningkatnya kebutuhan komunikasi. Negara Indonesia mempunyai hak untuk menempatkan satelit pada GSO dengan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip serta harus memperhatikan kepentingan negara lain. Dengan mengesahkan Treaty 1967 Negara Indonesia meletakan dasar dan landasan sumber hukum internasional sebagai hukum nasional yang mengikat. Treaty 1967 dan Pasal 33 ayat 2 ITC 1982 mengatur mengenai GSO sebagai SDA yang terbatas sehingga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya bersama-sama untuk kemakmuran dan kepentingan semua bangsa. Hingga saat ini Indonesia belum meratifikasi Deklarasi Bogota sehingga hingga kini kedudukan Deklarasi Bogota tidak berlaku dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia

    Legalitas Perkawinan Beda Agama Di Indonesia Ditinjau Dari Sema Nomor 2 Tahun 2023 (Studi Kasus Penetapan Nomor 155/Pdt.P/2023/Pn/Jkt.Pst)

    No full text
    Perkawinan beda agama merupakan peristiwa yang banyak kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Hingga saat ini legalitas perkawinan beda agama di Indonesia pun masih banyak dipertanyakan oleh masyarakat termasuk media pers di Indonesia. Dalam Undang-Undang tidak ada larangan yang jelas dan juga secara konkret tentang dilarangnya perkawinan beda agama oleh sebab itu, maka pasangan yang melaksanakan perkawinan beda agama wajib untuk meminta penetapan ke pengadilan setempat dimana dilaksakannya perkawinan tersebut. Hakim berhak untuk menetapkan dan bukan hanya berdasarkan pendapat meraka namun mereka menetapkan berdasarkan dengan Undang-Undang yang ada dan yang berlaku secara hukum di Indonesia. Dalam kasus ini terdapat pasangan dimana yang pria beragama Kristen dan yang wanita beragama Islam. Mereka sudah melaksanakan perkawinan secara agama Kristen di Gereja Alkitab Indonesia Jemaat Pamulang dan telah meminta penetapan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Hal ini sangat bertentangan dengan isi dari SEMA Nomor 2 Tahun 2023 sehingga legalitasnya pun dipertanyakan

    Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL) dan Biaya Operasional pada Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Return on Equity (ROE) di Perusahaan Perbankan Tahun 2023

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL) dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return on Equity (ROE) pada perusahaan perbankan di tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan sampel yang terdiri dari beberapa perusahaan perbankan yang mempublikasikan laporan keuangan mereka di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan metode purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah beberapa perusahaan perbankan tahun 2023 yang mempublikasikan laporan keuangannya di bursa efek indonesia tahun 2023. Metode analisis yang digunakan yaitu menggunakan analisis deskriftif, uji asumsi klasik dan regresi linear berganda yang diolah dengan bantuan aplikasi Statistical Program for Social Science (SPSS) versi 22 yang diakses melalui portal resmi www.idx.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non-Performing Loan (NPL) memiliki pengaruh negatif terhadap Return on Equity (ROE). Namun, pengaruh Non-Performing Loan (NPL) tidak signifikan. Di sisi lain, Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) memiliki pengaruh signifikan terhadap ROE. Temuan ini memberikan masukan penting bagi manajemen bank dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kinerja keuangan melalui efisiensi operasional, pengelolaan modal, dan mitigasi risiko kredit. Kata Kunci: Capital Adequacy Ratio (CAR) ,Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Non-Performing Loan (NPL), Return on Equity (ROE) This study aims to analyze the impact of competence, the effect of Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Performing Loan (NPL) and Operating Costs to Operating Income (BOPO) to Return on Equity (ROE) in banking companies in 2023. This study uses a purposive sampling method with a sample consisting of several banking companies that publish their financial statements on the Indonesia Stock Exchange in 2023. This type of research is a purposive sampling method. The samples in this study were several banking companies in 2023 that published their financial reports on the Indonesian stock exchange in 2023. The analysis method used is using descriptive analysis, classical assumption test and multiple linear regression which is processed with the help of the Statistical Program for Social Science (SPSS) version 22 application which is accessed through the official portal www.idx.co.id. The results showed that the Capital Adequacy Ratio (CAR) and NonPerforming Loan (NPL) had a negative influence on Return on Equity (ROE). However, the effect of Non-Performing Loan (NPL) is not significant. On the other hand, Capital Adequacy Ratio (CAR) and Operating Expenses to Operating Income (BOPO) have a significant influence on ROE. These findings provide important insights for bank management and stakeholders to improve financial performance through operational efficiency, capital management, and credit risk mitigation. Keywords: Capital Adequacy Ratio (CAR), Operating Expenses to Operating Income Ratio (BOPO), Non-Performing Loan (NPL), Return on Equity (ROE)

    ANALISIS PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH (STUDI KASUS PADA PEMERINTAH KABUPATEN BUTON TENGAH)

    No full text
    Pengelolaan barang milik daerah merupakan komponen krusial dalam manajemen aset daerah yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang aset yang dimiliki oleh suatu daerah serta berfungsi sebagai dasar untuk menyusun laporan keuangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis manajemen aset daerah di Pemerintah Kabupaten Buton Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dihimpun melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Informan utama dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang bertindak sebagai Pengelola Barang dan Pengurus Barang Pengguna di setiap OPD. Teknik triangulasi diterapkan untuk menilai keandalan data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan barang milik daerah masih menghadapi berbagai kendala dalam proses perencanaan kebutuhan dan anggaran, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan, pemeliharaan, penatausahaan, pengawasan dan pembinaan. Kata Kunci: pengelolaan barang milik daerah, aset daerah, Kabupaten Buton Tengah, studi kasus, kualitatif. Management of regional assets is a crucial component in regional asset management which aims to provide an overview of assets owned by a region and serves as a basis for preparing financial reports. The purpose of this study is to analyze regional asset management in the Central Buton Regency Government. The method used in this study is a qualitative method with a case study approach, where data is collected through in-depth interviews, observations, and document analysis. The main informants in this study consisted of the Head of BPKAD who acted as the Manager of Goods and the Manager of OPD User Goods. Triangulation techniques were applied to assess the reliability of the data obtained. The results of the study indicate that the management of regional assets still faces various obstacles in the process of planning needs and budgets, procurement, use, utilization, security, maintenance, administration, supervision and guidance. Keywords: management of regional assets, regional assets, Central Buton Regency, case study, qualitative

    INDEKS INTEGRITAS DAN PENYELESAIAN TINDAK LANJUT: STUDI TENTANG AKUNTABILITAS PEMERINTAH DAERAH

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara indeks integritas dan tingkat penyelesaian tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan pada 541 pemerintah daerah di Indonesia. Dengan menggunakan data dari Survei Penilaian Integritas (SPI) 2023 dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) BPK Semester II 2023, penelitian ini menganalisis bagaimana penilaian internal, penilaian eksternal, evaluasi eksper, dan prevalensi korupsi memengaruhi akuntabilitas organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks penilaian internal (β = 0,465, p < 0,001) dan indeks evaluasi eksper (β = 0,226, p < 0,001) secara signifikan memengaruhi tingkat penyelesaian tindak lanjut, sementara prevalensi korupsi memberikan dampak negatif (β = -0,150, p < 0,001). Secara khusus, indeks penilaian eksternal tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan (β = -0,007, p = 0,844). Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa budaya organisasi dan pengawasan oleh eksper berperan penting dalam meningkatkan pelaksanaan rekomendasi hasil pemeriksaan, sedangkan korupsi menghambat mekanisme akuntabilitas. Hasil penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana ukuran integritas memengaruhi hasil tata kelola dan menawarkan implikasi praktis untuk memperkuat akuntabilitas di pemerintah daerah. Kata Kunci: Indeks integritas, rekomendasi hasil pemeriksaan, pemerintah daerah, prevalensi korupsi, akuntabilitas organisasi, penilaian internal, evaluasi eksper, tata kelola, Indonesia This study examines the relationship between integrity indices and follow-up completion rates on audit recommendations across 541 local governments in Indonesia. Using data from the 2023 Integrity Assessment Survey (SPI) and BPK's Summary of Semester Audit Reports (IHPS) 2023 Semester II, the research analyzes how internal assessments, external assessments, expert evaluations, and corruption prevalence influence organizational accountability. The findings reveal that internal assessment index (β = 0.465, p < 0.001) and expert evaluation index (β = 0.226, p < 0.001) significantly predict follow-up completion rates, while corruption prevalence shows a negative impact (β = -0.150, p < 0.001). Notably, the external assessment index demonstrates no significant influence (β = -0.007, p = 0.844). The study provides empirical evidence that organizational culture and expert oversight play crucial roles in improving audit recommendation implementation, while corruption hinders accountability mechanisms. These findings contribute to understanding how integrity measures influence governance outcomes and offer practical implications for strengthening accountability in local governments. Keywords: Integrity indices, audit recommendations, local government, corruption prevalence, organizational accountability, internal assessment, expert evaluation, governance, Indonesi

    0

    full texts

    43,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇