Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
FILM HUMOR SEBAGAI MEDIA PENGGELARAN TRAGEDI (STUDI PADA FILM AGAK LAEN)
ABSTRAK
(A) FEILYN DAVILIA/915210042
(B) FILM HUMOR SEBAGAI MEDIA PENGGELARAN TRAGEDI (STUDI
PADA FILM AGAK LAEN)
(C) xvi + 92 hlm, Tahun 2024, Table 17, Gambar 29, Lampiran 4
(D) ADVERTISING
Abstrak: Sebuah film diproduksi dengan memaknai dan mengkonstruksikan
realitas yang terjadi dalam masyarakat. Dalam genre komedi, film memiliki
humor sebagai konten utama untuk menghibur, mencari dan menarik perhatian.
Humor dapat berasal dari terjadinya tragedi. Tragedi dan humor diibaratkan
sebagai dua sisi diatas koin yang mampu memberikan wawasan dan isu-isu
yang signifikan. Pengemasan tragedi sebagai humor dapat ditemukan pada film
horror-komedi Agak Laen yang menggabungkan tragedi para tokoh utama
dengan merepresentasikan kesulitan masyarakat kelas bawah dalam bentuk
humor. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan proses konstruksi
tragedi sebagai humor dan pesan-pesan moral yang terkandung didalamnya.
Metode penelitian yang digunakan adalah analisis wacana kritis Norman
Fairclough yang berfokus pada bahasa dengan mengkaji proses kekuasaan dan
berbagai tindakan representasi yang ada dalam masyarakat. Dalam penelitian
ini, penulis menemukan 15 adegan yang merepresentasikan bentuk tragedi
sebagai humor memiliki dominasi kekuasaan yang bertujuan memberikan
kritikan halus terhadap sistem sosial dan kepentingan kapitalis. Penulis juga
menemukan pentingnya bagi para sineas untuk membuat pembingkaian yang
tepat dan batasan-batasan agar pemaknaan tidak rancu atau menimbulkan
kesalahpahaman dalam masyarakat. Dapat disimpulkan, konstruksi tragedi
sebagai humor dalam film Agak Laen dimaknai dari realitas masyarakat
sehingga memerlukan riset yang mendalam dan konstruksi yang tepat untuk
membawa dampak yang positif bagi masyarakat.
Kata Kunci: Film, Tragedi, Humor, Analisis Wacana Kritis.
(E) DAFTAR PUSTAKA: 18 (buku), 45 (jurnal)
(F) Nigar Pandrianto, S.Sos., M.S
ANALISIS KOMUNIKASI INTRAPERSONAL PADA GAYA HIDUP GENERASI Z DI INDONESIA DALAM PENERIMAAN TREN WORK LIFE BALANCE
ABSTRAK
(A) PAULINA SUSANTO / 915210046
(B) ANALISIS KOMUNIKASI INTRAPERSONAL PADA GAYA HIDUP
GENERASI Z DI INDONESIA DALAM PENERIMAAN TREN WORK LIFE
BALANCE
(C) xv+113hlm, Tahun 2024, table 2, gambar 4, lampiran 2
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak:Perkembangan zaman dan digitalisasi telah membawa perubahan
signifikan pada berbagai generasi, terutama Generasi Z. Generasi Z dikenal dengan
karakteristik unik yang memiliki keinginan untuk mendapatkan fleksibilitas dalam
pekerjaan, serta penekanan pada keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan
pribadi yang mana memiliki kesamaan dengan konsep yang dibawa oleh tren work
life balance. Work life balance menjelaskan sebuah keadaan di mana seseorang
dapat mengatur dan membagi antara tanggung jawab pekerjaan, kehidupan pribadi
dan tanggung jawab lainnya. Berbicara tentang tren ini pastinya berkaitan dengan
gaya hidup dan dibutuhkan komunikasi intrapersonal dalam penerimaan tren ini
menjadi gaya hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami komunikasi
intrapersonal berperan dalam dalam penerimaan tren work life balance terhadap
keputusan gaya hidup Generasi Z. Teori yang mendukung penelitian ini adalah teori
komunikasi intrapersonal. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif
dan metode fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi
intrapersonal memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan dalam
penerimaan tren work life balance Generasi Z. Proses dalam penerimaan tren work
life balance tidak hanya dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti pekerjaan atau
karier, tetapi juga oleh kebutuhan psikologis individu meskipun mendapatkan tren
ini dari segala aspek. Selain itu Tren work life balance populer di kalangan
Generasi Z karena generasi ini memiliki karakteristik yang mementingkan
keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi sebagai prioritas utama.
Kata Kunci: Komunikasi Intrapersonal, Generasi Z, Tren Work Life Balance
(E) DAFTAR PUSTAKA: 47 jurnal, 7 skripsi, 4 website
(F) Diah Ayu Candraningrum S.T., M.B.A.,M.S
PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP KIDFLUENCER (STUDI PADA AKUN TIKTOK @abe_daily )
ABSTRAK
(A) FRANSISCA WIDIA SANTOSA/915210047
(B) PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP KIDFLUENCER (STUDI PADA AKUN
TIKTOK @ABE _DAILY)
(C) Xvi+161hlm, Tahun 2024, tabel 2, gambar 9, Lampiran 8
(D) PERIKLANAN
Abstrak: Perkembangan zaman mempermudah penggunaan media sosial. Tidak
hanya sebagai pengguna, namun dapat mendorong banyak orang menjadi pembuat
konten yang kemudian dapat menarik banyak audiens atau disebut sebagai
influencer. TikTok merupakan salah satu media sosial yang saat ini memiliki
banyak pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi orang tua
terhadap fenomena kidfluencer di media sosial, dengan studi kasus akun TikTok
@abe_daily. Kidfluencer adalah anak-anak yang menjadi influencer di media
sosial, menarik perhatian audiens melalui konten yang dikelola oleh orang tua
mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi
kasus, melibatkan wawancara mendalam dengan enam narasumber dari berbagai
latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat proses terbentuknya
persepsi yaitu stimulus, register, interpretasi dan umpan balik untuk menghasilkan
beragam persepsi orang tua. Mulai dari apresiasi terhadap kreativitas hingga
kekhawatiran terkait eksploitasi anak dan dampak terhadap tumbuh kembang
mereka. Selain itu, faktor sosial dan budaya membentuk interpretasi orang tua
terhadap fenomena ini. Penelitian ini memberikan wawasan tentang peran media
sosial dalam kehidupan anak-anak dan pentingnya pengawasan orang tua dalam
memanfaatkan media digital secara bijak.
Kata Kunci: persepsi, kidfluencer, orang tua
(E) DAFTAR PUSTAKA: 6 (buku), 25 (jurnal), 1 (web artikel)
(F) Gregorius Genep Sukendro S.Sos, M.Si
PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA PELATIH DAN ATLET OLAHRAGA BOCCIA PENYANDANG CEREBRAL PALSY (STUDI KASUS PADA NATIONAL PARALYMPIC COMMITEE INDONESIA KOTA CILEGON)
ABSTRAK
(A) Gishenova Sabrina Hananti/ 915210058
(B) PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA PELATIH DAN ATLET
BOCCIA PENYANDANG CEREBRAL PALSY (Studi Kasus pada National
Paralympic Committee of Indonesia Kota Cilegon)
(C) xviii + 87 hlm, Tahun 2024, tabel 1, gambar 10, Lampiran 4
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Penelitian ini mengeksplorasi peran komunikasi interpersonal dalam
olahraga para, dengan fokus pada boccia, sebuah olahraga bola presisi untuk atlet
dengan disabilitas fisik. Boccia memberikan kesempatan bagi individu dengan
mobilitas terbatas untuk berkembang dan berkompetisi, berfungsi sebagai olahraga
sekaligus aktivitas terapeutik. Penelitian ini menyoroti dampak krusial yang dimiliki
pelatih terhadap kesuksesan atlet dengan disabilitas, terutama bagi mereka yang
menderita Cerebral Palsy (CP), sebuah kondisi yang memengaruhi gerakan dan
koordinasi akibat kerusakan otak yang terjadi pada masa awal.Pelatih menghadapi
tantangan tambahan dalam memahami dan mendukung kebutuhan khusus serta gaya
komunikasi masing-masing atlet. Upaya komunikasi yang efektif dapat membangun
kepercayaan dan koneksi, sehingga memungkinkan pelatih untuk menyesuaikan
pendekatan mereka sesuai dengan kebutuhan khsusu individu. Penelitian ini bertujuan
untuk memahami bagaimana komunikasi interpersonal yang berfokus pada kejelasan,
empati, motivasi, keteladanan dan konsistensi dapat meningkatkan hubungan antara
pelatih dan atlet. Dengan memanfaatkan teori Komunikasi Interpersonal dan
Komunikasi Olahraga, pendekatan studi kasus kualitatif diterapkan, dengan
pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan
analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan adanya upaya dalam pelatihan boccia
yang membangun koneksi sosial kuat, meningkatkan kemampuan fisik, sekaligus
meningkatkan motivasi semangat juang atlet untuk mengejar karir di dunia olahraga.
Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Komunikasi Olahraga, Boccia
(E) DAFTAR PUSTAKA: 12 (buku), 30 (jurnal)
(F)Septia Winduwati S.Sos., M.S
PENGARUH TREN ‘ON SHOPEE VS ON ME’ DALAM PLATFORM TIKTOK TERHADAP PERILAKU IMPUSIVE BUYING GENERASI Z
ABSTRAK
(A) FANNY DWI ANGGREANY/915210099
(B) Pengaruh Tren ‘On Shopee vs On Me’ Dalam Platform TikTok Terhadap
Perilaku Impusive buying Generasi Z
(C) XV+83 hlm, Tahun 2024, tabel 25, gambar 15, Lampiran 8
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Pesatnya perkembangan media sosial yang menjadi platform utama
dalam berbagai aspek kehidupan seperti untuk berinteraksi hingga berbelanja
secara daring. TikTok menjadi media untuk berkomunikasi serta menciptakan
konten singkat dan menarik dalam rekomendasi produk atau kecenderungan
untuk mengikuti tren popular. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh
Tren ‘On Shopee vs On Me’ dalam Platform TikTok terhadap Perilaku
Impusive buying Generasi Z. Konsep utama yang digunakan dalam penelitian
ini yaitu tren fashion dan impusive buying. Metode penelitian yang digunakan
ialah pendekatan kuantitatif dan pengumpulan data dengan kuesioner yang
dibagikan kepada 96 sampel responden yakni generasi Z yang menggunakan
TikTok dan berpotensial terpapar konten tren ‘On Shopee vs On Me’. Hasil
penelitian dengan uji koefisien determinasi sebesar 20,5% yang berarti
menyatakan adanya hubungan positif serta pengaruh yang signifikan antara
tren ‘On Shopee vs On Me’ terhadap impusive buying generasi Z, sementara
yang sisa dipengaruhi oleh variabel lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa
pentingnya peran TikTok sebagai media pemasaran yang mampu mendorong
perilaku konsumtif pada generasi muda.
Kata Kunci: TikTok, Impusive buying, Tren ‘On Shopee vs On Me’
(E) DAFTAR PUSTAKA: 3 (buku), 15 (jurnal), 25 (thesis)
(F) SISCA AULIA, S.I.KOM., M.
MAKNA KONTEN PERINGATAN DARURAT GARUDA BIRU BAGI PENGGUNA MEDIA SOSIAL X
ABSTRAK
(A)ANGELINA AMANDA SYAFIRA/915210108
(B) MAKNA KONTEN PERINGATAN DARURAT GARUDA BIRU BAGI
PENGGUNA MEDIA SOSIAL X
(C) xvii + 60 hlm, Tahun 2024, gambar 15, Lampiran 6
(D)JURNALISTIK
Abstrak: Media sosial, dengan jangkauannya yang luas dan fitur-fitur
interaktifnya, telah menjadi platform baru bagi para politisi, partai politik, dan
masyarakat untuk terlibat, berdebat, dan membentuk opini publik. Penelitian ini
membahas makna dari fenomena viral "Peringatan Darurat Garuda Biru" di
media sosial X (sebelumnya Twitter), yang menarik perhatian publik dengan
visual unik dan pesan mendesaknya. Menggunakan pendekatan kualitatif dan
metode studi kasus, penelitian ini mendalami bagaimana pengguna media sosial
X memahami dan menginterpretasikan konten tersebut dalam konteks
komunikasi politik Indonesia. Fenomena ini tidak hanya memicu diskusi di
dunia maya tetapi juga mengangkat isu-isu mendasar seperti keadilan,
demokrasi, dan tanggung jawab kolektif masyarakat dalam mengawal proses
politik. Penelitian ini menggunakan teori-teori seperti komunikasi politik, opini
publik, teori uses and gratification, dan konsep makna dan media sosial.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, berfokus pada
pengguna yang aktif berkomentar atau me-retweet konten di X, dengan objek
penelitian berupa interpretasi peringatan darurat Garuda Biru. Pengumpulan
data melibatkan wawancara mendalam dan observasi, yang kemudian dianalisis
melalui proses reduksi dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
konten ini memiliki makna inferensial, signifikan, dan intensional yang
menyoroti isu-isu demokrasi, kebijakan publik, serta partisipasi masyarakat
dalam proses politik. Penelitian ini menekankan pentingnya media sosial dalam
membentuk opini publik dan partisipasi politik, sekaligus menunjukkan
bagaimana narasi komunikasi politik di era digital membentuk persepsi dan
tindakan masyarakat.
Kata Kunci: Komunikasi Politik, Peringatan Darurat Garuda Biru, Sosial
Media X, Makna, Opini Publik
(E) DAFTAR PUSTAKA: 10 buku, 26 jurnal, 7 laman berita/laman resmi
(F) Dr. Sinta Paramita, S.I.P., MA
(G) Lydia Irena S.I.Kom. M.S
EFEKTIVITAS PROMOSI VIDEO PENDEK BYON COMBAT SPORT DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS
ABSTRAK
(A) Jikho Agung Pratama 915210112
(B) Efektivitas Promosi Video Pendek Byon Combat Sport Dalam Membangun Brand
Awareness
(C) xvi+105 hlm, Tahun 2024, tabel 19, gambar 5, Lampiran 25,
(D) ADVERISING
Abstrak: Penelitian ini mengevaluasi efektivitas promosi digital melalui TikTok
dalam meningkatkan brand awareness Byon Combat Sport sebagai penyelenggara
acara olahraga bela diri modern di Indonesia. Latar belakang penelitian ini berfokus
pada relevansi media sosial, khususnya TikTok, sebagai alat strategis pemasaran digital
untuk menarik perhatian generasi muda. Teori yang digunakan adalah model AISAS
(Attention, Interest, Search, Action, Share) dan brand awareness dengan dimensi
brand recognition, brand recall, top of mind, dan unaware of brand. Penelitian
dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode deskriptif dan kausal.
Data dikumpulkan dari 100 responden melalui kuesioner berbasis skala Likert dan
dianalisis menggunakan SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan promosi video
pendek Byon Combat di TikTok memiliki pengaruh sebesar 38,9% terhadap
peningkatan brand awareness. Promosi ini berhasil menarik perhatian audiens,
meningkatkan keterlibatan, dan memperkuat kesadaran merek di kalangan generasi
muda. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa TikTok adalah platform strategis
untuk membangun brand awareness. Secara akademis, penelitian ini memperkaya
literatur komunikasi pemasaran digital, sedangkan secara praktis, memberikan
wawasan bagi perusahaan olahraga untuk mengoptimalkan strategi promosi melalui
media sosial.
Kata Kunci: Promosi Digital, Media Sosial, Brand Awareness, Tiktok
(E) DAFTAR PUSTAKA: 17 buku, 25 jurnal
(F) Diah Ayu Candraningrum S.T., M.B.A., M.Si
Merajut kembali identitas pasar beringin Singkawang dengan orientasi wisata belanja dan budaya
Sebuah tempat menjadi sebuah place saat kawasan tersebut memiliki identitasnya tersendiri dan seiring dengan berkembangnya zaman, akan ada suatu tempat yang mengalami degradasi yang akhirnya disebut sebagai placeless place. Pasar tradisional merupakan salah satu tempat yang sering mengalami fenomena ini. Salah satu pasar tradisional yang mengalami fenomena placeless place yaitu Pasar Beringin yang terletak di kota Singkawang, Kalimantan Barat. Pasar ini didirikan pada tahun 1973 dan menjadi salah satu saksi bisu dalam perkembangan sosial, ekonomi dan budaya kota Singkawang yang kaya akan budaya Tionghua. Namun seiring berkembangnya zaman, Pasar Beringin gagal dalam beradaptasi dengan kehidupan modern dan mengalami berbagai masalah yang kemudian secara perlahan pasar ini mulai ditinggalkan oleh generasi-generasi baru. Kini Pasar Beringin telah mengalami penurunan drastis yang membuatnya kehilangan keunikan dan place attactment terhadap pasar ini. Oleh karena itu, diperlukan sebuah strategi arsitektural yang dapat mengembalikan makna dan identitas dari Pasar Beringin dan mempertahankannya dalam jangka panjang. Tujuan dari desain ini yaitu untuk memperkuat kembali identitas, budaya, ekonomi dan makna sejarah dari Pasar Beringin dengan menggunakan metode pendekatan kontekstual yang mengacu pada analisis kawasan dari segi sosial, budaya, alam, dan fisik bangunan. Melalui metode pendekatan kontekstual, diharapkan dapat merajut kembali identitas dan makna yang terkikis oleh perkembangan zaman serta menjadikan Pasar Beringin sebagai pasar wisata-budaya
REPRESENTASI TOXIC MASCULINITY DALAM KELUARGA DISFUNGSIONAL (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure Film Monster)
ABSTRAK
(A) Raihan Zahran Wicaksono/915210153
(B) REPRESENTASI TOXIC MASCULINITY DALAM KELUARGA
DISFUNGSIONAL
(Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure Film Monster)
(C) xix + 92 hlm, Tahun 2024, tabel 16, gambar 4, Lampiran 4
(D) Periklanan (Advertising)
Abstrak: Dalam kajian komunikasi massa, film sering dipandang sebagai salah
satu bentuk media yang efektif dalam menyampaikan pesan sosial dan budaya
kepada audiens. Sebagai produk komunikasi visual, film tidak hanya berfungsi
sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium yang dapat merepresentasikan realitas
sosial, termasuk dinamika hubungan keluarga dan konstruksi gender. Penelitian ini
menggunakan teori Komunikasi massa dengan film sebagai produknya, komunikasi
keluarga, dan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
metode analisis wacana berdasarkan teori semiotika Ferdinand de Saussure untuk
menggali makna yang terkandung dalam simbol-simbol visual dan verbal dalam
film. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana film
tersebut menggambarkan konstruksi maskulinitas yang toksik, serta bagaimana
dinamika komunikasi dalam keluarga disfungsional memperkuat perilaku-perilaku
maskulin yang destruktif. Dengan menggunakan teori komunikasi keluarga,
penelitian ini mengeksplorasi peran komunikasi dalam membentuk identitas gender
dan bagaimana pola komunikasi dalam keluarga mempengaruhi pembentukan
perilaku sosial. Hasil penelitian ini merepresentasikan bagaimana budaya toxic
masculinity dalam keluarga disfungsional dapat membentuk pola perilaku yang
mencerminkan gambaran laki-laki sebagai sosok dominan, yang memperkuat
maskulinitas dari perspektif komunikasi massa.
Kata Kunci: Toxic Masculinity, Semiotika, Keluarga Disfungsional,
Ferdinand de Saussure, Komunikasi Massa
(E) DAFTAR PUSTAKA: 7 (buku), 32 (jurnal)
(F) Septia Winduwati S.Sos., M.Si
PENGARUH IKLAN SKINTIFIC TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI SHOPEE
ABSTRAK
(A) FAIZA KHAIRUNNISA AMANI TAUFIK/915210155
(B) Pengaruh Iklan Skintific Terhadap Keputusan Pembelian di Shopee
(C) XVIII+ 75 hlm, Tahun 2024, Tabel 31, Gambar 8, Lampiran 9
(D) PERIKLANAN
Abstrak: Di era digital ini terdapat banyak platform e-commerce sebagai alat
strategis dalam memfasilitasi promosi produk, salah satu platform e-commerce
yang marak digunakan adalah Shopee. Shopee dikenal dengan fitur inovatif
seperti Shopee Live dan Shopee Video yang memungkinkan merek menyajikan
iklan visual dan interaktif untuk menarik perhatian konsumen. Skintific sebagai
merek produk perawatan kulit memanfaatkan fitur tersebut untuk
mempromosikan produknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh iklan Skintififc terhadap keputusan pembelian di Shopee. Penelitian
ini menggunakan teori komunikasi pemasaran, iklan dan keputusan pembelian
dengan pendektakan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Penelitian
ini melibatkan 100 responden yang merupakan followers dari akun SKINTIFIC
Official Store di Shopee dan pernah membeli produk Skintific di Shopee. Hasil
pada penelitian ini menunjukan bahwa iklan Skintific memiliki pengrauh
signifikan terhadap keputusan pembelian di Shopee dengan nilai determinasi
68,1%, sedangkan 31,9% nya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain . Hal ini
menunjukan bahwa kualitas konten, daya tarik, serta strategi penyampaian iklan
yang digunakan Skintific di Shopee berperan penting dalam mendorong
keputusan pembelian konsumen.Penelitian ini juga memberikan wawasan
bahwa integrasi antara platform digital dan strategi komunikasi pemasaran yang
efektif dapat menjadi kunci keberhasilan dalam menarik minat dan kepercayaan
konsumen di era digital saat ini.
Kata Kunci: Iklan, Keputusan Pembelian, Komunikasi Pemasaran, Skintific,
Shopee
(E) DAFTAR PUSTAKA: 3(buku), 12(jurnal)
(F) SISCA AULIA, S.I.KOM., M.Si