Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
KOMPARASI PEMBINGKAIAN PEMBERITAAN PERNYATAAN JOKO WIDODO TERKAIT KAMPANYE DALAM PEMILU 2024 (STUDI KASUS PADA DETIK.COM DAN VIVA.CO.ID)
ABSTRAK
(A) Richard Neilson Salim/915210159
(B) Komparasi Pembingkaian Pemberitaan Pernyataan Joko Widodo Terkait
Kampanye Dalam Pemilu 2024 (Studi Kasus Pada Detik.com dan Viva.co.id)
(C) 110 hlm, Tahun 2024, 10 table, gambar 6, Lampiran 14
(D) Jurnalistik
Abstrak: Pada tahun 2024, Indonesia akan menyelenggarakan Pemilihan Umum Presiden dan
Wakil Presiden serta Pemilihan Umum Legislatif (Pilpres). Beragam pemberitaan seputar ketiga
pasangan calon dan berbagai aktor politik lainnya telah menghiasi jalannya pesta demokrasi ini.
Salah satu berita yang menarik perhatian adalah pernyataan kontroversial dari Presiden Joko
Widodo Mengenai presiden yang diperbolehkan berkampanye dan berpihak. Pernyataan ini
disampaikan saat menghadiri penyerahan pesawat C-130J Super Hercules dari Kementerian
Pertahanan ke TNI AU di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu, 24 Januari
2024. Pernyataan tersebut menimbulkan reaksi pro dan kontra di masyarakat, tidak hanya itu, media
massa juga memberitakan pernyataan Joko Widodo tersebut. Salah satunya media online Detik.com
dan Viva.co.id. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui analisis framing detik.com dan viva.co.id
terhadap pemberitaan pernyataan Joko Widodo mengenai presiden yang diperbolehkan
berkampanye dan berpihak dalam pemilu 2024. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah
kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan analisis framing Pan dan Kosicki. Metode
pengumpulan data observasi, penelusuran data daring, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pemberitaan di Detik.com dan Viva.co.id terkait pernyataan Joko Widodo
mengenai izin presiden untuk berkampanye dan berpihak dalam Pemilu 2024, terdapat perbedaan
yang signifikan dalam gaya penulisan, pendekatan berita, dan fokus konten. Detik.com
menampilkan berita dengan gaya formal dan langsung, menekankan penyampaian fakta serta
argumentasi hukum yang jelas, disertai kutipan langsung dari narasumber untuk memperkuat
legitimasi pernyataan. Sebaliknya, Viva.co.id mengedepankan narasi dan analisis yang lebih
mendalam, memberikan konteks yang lebih luas mengenai implikasi politik dari pernyataan tersebut
serta reaksi dari berbagai pihak. Hal ini dapat mempengaruhipersepsi publik terhadap calon
presiden.
Kata Kunci:Joko Widodo, Berkampanye, Berpihak, Pemilu 2024
(E) DAFTAR PUSTAKA: 15 buku, 6 jurnal, 14 Website
(F) Farid S.S,. M.Si.
(G)
STRATEGI PUBLIC RELATIONS KEDAI KOPI DALAM MEMPERBAIKI REPUTASI DI TENGAH ISU BOIKOT
ABSTRAK
(A) EDBERT MARTIN / 915210178
(B) STRATEGI PUBLIC RELATIONS KEDAI KOPI DALAM MEMPERBAIKI
REPUTASI DI TENGAH ISU BOIKOT
(C) Xv + 66 hlm, 2024, gambar 1, Lampiran 5
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi public
relations (PR) yang diterapkan oleh Kedai Kopi dalam upaya memulihkan
reputasi perusahaan yang terdampak oleh isu boikot terkait konflik Israel
Palestina. Sebagai perusahaan berskala internasional, Kedai Kopi menghadapi
tantangan besar dalam mempertahankan citra positif akibat asumsi publik
mengenai dugaan keterkaitan mereka dengan pihak tertentu dalam konflik
tersebut. Dalam situasi ini, PR menjadi elemen kunci dalam merancang
komunikasi yang baik guna menjaga kepercayaan publik dan meminimalkan
dampak negatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan
manajer toko, barista, dan pelanggan Kedai Kopi, serta analisis dokumen
relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedai Kopi mengadopsi strategi
PR yang berfokus pada transparansi dan konsistensi komunikasi melalui
berbagai saluran, baik digital maupun fisik. Langkah ini meliputi pemberian
panduan respons kepada karyawan, penyampaian informasi netral melalui
platform media sosial, serta pemasangan informasi di lokasi gerai. Pendekatan
tersebut terbukti mampu meredam dampak isu negatif dan memulihkan
kepercayaan konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan PR
yang proaktif, konsisten, dan berbasis pada nilai inklusivitas dapat
mengurangi dampak negatif dari isu boikot. Strategi komunikasi Kedai Kopi
berhasil menyelaraskan visi perusahaan dengan ekspektasi publik, sehingga
baik dalam mengatasi krisis. Temuan ini memberikan kontribusi bagi literatur
akademis dalam bidang manajemen krisis sekaligus menjadi referensi praktis
bagi perusahaan multinasional dalam menghadapi tantangan serupa.
Kata Kunci: Public Relations, Manajemen Krisis, Reputasi, Komunikasi
Krisis, Boikot
(E) DAFTAR PUSTAKA: 3 (buku), 23 (jurnal)
(F) Dr. Yugih Setyanto, S.Sos., M.S
Gong Fu Cha sebagai Medium Komunikasi Budaya dan Komunikasi Pemasaran: Studi pada Pantjoran Tea House
ABSTRAK
(A)Angela Cheryl Nathania/915210197
(B) Gong Fu Cha sebagai Medium Komunikasi Budaya dan Komunikasi
Pemasaran: Studi pada Pantjoran Tea House
(C)12+50 hlm, Tahun 2024, Gambar 11, Lampiran 5
(D)PERIKLANAN
Abstrak: Harmoni dalam masyarakat adalah kunci hidup berdampingan yang
positif. Penelitian ini berfokus pada menganalisis peran Gong Fu Cha sebagai
medium komunikasi budaya dan komunikasi pemasaran dalam menciptakan
pengalaman budaya di Pantjoran Tea House. Penelitian ini menggunakan Teori
Komunikasi Antarbudaya dan Teori Komunikasi Pemasaran, pendekatan
kualitatif dengan metode etnografi, pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, studi pustaka, analisis data tematik, dan keabsahan data dengan
triangulasi data. Hasil penelitian ini adalah Gong Fu Cha di Pantjoran Tea
House efektif digunakan sebagai komunikasi pemasaran dalam daya tarik serta
diferensiasi bisnis dan menjadi sarana komunikasi antarbudaya dalam
memperkenalkan budaya Tionghoa, membuka ruang dialog, dan membangun
keharmonisan antar partisipannya.
Kata Kunci: Harmoni, Komunikasi Antarbudaya, Komunikasi Pemasaran
Gong Fu Cha, Pantjoran Tea House
(E) DAFTAR PUSTAKA: 15 (buku), 21 (jurnal)
(F) Nigar Pandrianto, S.Sos., M.Si
ANALISIS PESAN MORAL DARI SIMBOL GARUDA BERLATAR BIRU DAN TULISAN PERINGATAN DARURAT
ABSTRAK
(A) RAHMAT HIDAYAT/915210208
(B) ANALISIS PESAN MORAL DARI SIMBOL GARUDA BERLATAR BIRU DAN
TULISAN PERINGATAN DARURAT
(C) xvii+66 hlm, Tahun 2024, 9 Gambar, 3 Lampiran
(D) JURNALISTIK
Abstrak: Elemen visual, seperti simbol atau gambar, sering digunakan untuk menggugah
emosi masyarakat dan menyampaikan pesan moral melalui postingan viral di media sosial.
Hal ini menunjukkan bahwa visualisasi yang kuat dapat memperkuat penyampaian
informasi penting kepada publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pesan moral
di balik simbol Garuda berlatar biru dengan tulisan "Peringatan Darurat" menggunakan
pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Metode penelitian ini adalah kualitatif
dengan analisis tanda, objek, dan interpretasi logis berdasarkan teori semiotika Peirce.
Subjek penelitian adalah visual simbol Garuda berlatar biru dengan tulisan "Peringatan
Darurat," sementara objek penelitian adalah pesan moral yang terkandung di dalamnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna biru mencerminkan kestabilan, simbol Garuda
merepresentasikan nilai-nilai Pancasila, dan teks "Peringatan Darurat" memberikan kesan
urgensi. Namun, noise visual memengaruhi pemahaman publik, menghasilkan interpretasi
yang beragam. Penelitian ini menegaskan pentingnya kejelasan visual dalam
menyampaikan pesan moral pada simbol-simbol nasional.
Kata Kunci: Pesan Moral, Peringatan Darurat, Semiotika
(E) DAFTAR PUSTAKA: 16 buku, 2 tesis, 54 jurnal
(F) Dr. Moehammad Gafar Yoedtadi, M.Si
PERAN PUBLIC RELATIONS PT MURNI SOLUSINDO NUSANTARA DALAM MEMBANGUN HUBUNGAN DENGAN KLIEN
ABSTRAK
A. ANNA EVELYN LUDMILLA DIPA / 915210209
B. “PERAN PUBLIC RELATIONS PT MURNI SOLUSINDO
NUSANTARA DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF KEPADA
CLIENT”
C. 17 + 52 halaman, Tahun 2024, Tabel 4, Gambar 2, Lampiran 25
halaman
D. PUBLIC RELATIONS
Abstrak:
Penelitian ini meneliti peran PR dalam membangun relasi baik dengan klien dan
upaya pencitraan positif perusahaan. PT Murni, perusahaan TIK dengan klien lintas
sektor, menjadi konteks analisis praktik PR. Penelitian kualitatif studi kasus ini
mengumpulkan data primer melalui wawancara dan observasi tiga narasumber
kunci dari tim PR dan Corporate Communication. Data sekunder diperoleh dari
berbagai sumber tertulis dan daring. Hasilnya, PR berperan strategis dalam
membangun dan memelihara hubungan eksternal melalui kegiatan komunikasi
seperti seminar, pameran, dan webinar. PR juga berfokus pada pencitraan positif
melalui komunikasi konsisten dan efektif, serta menjaga relasi dengan media dan
mitra bisnis. Kolaborasi PR dan tim acara krusial dalam merancang strategi
komunikasi yang baik bagi klien, baik secara langsung maupun via acara
perusahaan. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan, seperti kendala bahasa
dengan klien internasional dan pentingnya sinergi internal. Rekomendasinya, PT
Murni perlu memperkuat kolaborasi antar divisi dan memanfaatkan teknologi
digital untuk memperluas jangkauan komunikasi dan memperkokoh hubungan
jangka panjang. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori PR,
khususnya dalam konteks relasi jangka panjang dengan klien melalui komunikasi
efektif dan kolaboratif.
Kata kunci: Public Relations, citra, klien, membangun hubungan
REPRESENTASI KREATIVITAS DALAM IKLAN INDOMIE VERSI “INDOMIE HIDUPKAN INSPIRASIMU” (STUDI SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE)
ABSTRAK
(A) MUHAMMAD FAJRUL RACHMAN/915210238
(B) Representasi Kreativitas dalam Iklan Indomie Versi “Indomie Hidupkan
Inspirasimu” (Studi Semiotika Charles Sanders Peirce)
(C) xvii+60 hlm, Tahun 2024, 4 tabel, 11 gambar, 3 Lampiran.
(D) PERIKLANAN
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kreativitas dalam
iklan Indomie "Indomie Hidupkan Inspirasimu" menggunakan teori semiotika Charles
Sanders Peirce. Kreativitas dalam iklan ini ditampilkan melalui lima adegan utama,
yang mencakup representasi inovasi dalam bidang kuliner, bisnis, seni, dan fesyen.
Masing-masing adegan dianalisis menggunakan model triadik Peirce yaitu tanda,
objek, dan interpretan untuk mengungkap bagaimana kreativitas direpresentasikan
dalam visual dan narasi iklan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas dalam
iklan ini memenuhi struktur fluency (kemampuan menghasilkan ide beragam),
originality (keunikan ide), dan elaboration (pengembangan ide secara mendalam).
Contohnya meliputi kreasi topping Indomie, donat mie, pembukaan warmindo, desain
pakaian berbasis bungkus Indomie, hingga seni mural. Penelitian ini menegaskan
bahwa kreativitas dapat menjadi elemen penting dalam periklanan, tidak hanya untuk
mempromosikan produk tetapi juga untuk membangun hubungan emosional dengan
audiens.
Kata Kunci: Kreativitas, Semiotika, Periklanan.
(E) DAFTAR PUSTAKA: 3 Buku, 40 Jurnal
(F) Farid S.S., M.Si
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL PADA UMKM OPTIK (STUDI PADA OPTIK B RISKI)
ABSTRAK
(A) NATANAEL DEMETRIUS RISCTON /915210255
(B) Efektivitas Komunikasi Pemasaran Digital Pada UMKM Optik (Studi
Pada Optik B Riski)
(C) XX + 71 hlm, Tahun 2024, tabel 22, gambar 5, Lampiran 26
(D) Periklanan
Abstrak: Komunikasi pemasaran digital menjadi elemen kunci dalam keberhasilan
UMKM di era digital saat ini. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi
efektivitas komunikasi pemasaran digital adalah kualitas konten yang dihasilkan
dan tingkat kesadaran merek (brand awareness) yang tercipta. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas konten dan brand awareness
terhadap efektivitas komunikasi pemasaran digital pada UMKM optik, khususnya
Optik B Riski. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan
pendekatan analisis regresi untuk menguji pengaruh variabel kualitas konten (X1)
dan brand awareness (X2) terhadap efektivitas komunikasi pemasaran digital (Y).
Data diperoleh melalui survei terhadap followers Instagram Optik B Riski. Metode
penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 100
responden. Berdasarkan analisis regresi, peningkatan kualitas konten (koefisien
regresi 0,338) dan kesadaran merek (koefisien regresi 0,638) secara signifikan
meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran digital. Kedua variabel ini
berkontribusi besar terhadap keberhasilan kampanye, sebagaimana dibuktikan oleh
koefisien determinasi (R²) sebesar 91,3%.
Kata Kunci: Kualitas Konten, Brand awareness, Efektivitas Komunikasi
Pemasaran Digital, UMKM
(E) DAFTAR PUSTAKA: 1 buku, 24 jurnal
(F) Rezi Erdiansyah, Drs., M.S., Dr
Urgensi Regulasi Kepailitan Lintas Batas Regional Indonesia dan ASEAN dalam Mendukung Integrasi Ekonomi ASEAN
Globalisasi dalam sektor ekonomi mengakibatkan pertumbuhan perusahaan- perusahaan multinasional. Akibatnya, ketika terjadi kepailitan terhadap perusahaan multinasional tersebut, maka aset-aset perusahaan tersebut yang tersebar di beberapa negara akan menjadi harta pailit yang nantinya akan dieksekusi. Permasalahannya adalah di regulasi kepailitan di Indonesia saat ini tidak mengakomodasi pelaksanaan kepailitan lintas batas. Begitupun juga dengan negara-negara di ASEAN, kecuali Singapura, Filipina, dan Myanmar yang telah mengadopsi model law kepailitan lintas batas yang diterbitkan UNCITRAL. Kondisi yang terjadi di Indonesia sehingga kepailitan lintas batas tidak dapat dilaksanakan adalah disharmonisasi antara undang-undang kepailitan dengan hukum acara perdata dan hukum perdata internasional. Sedangkan kondisi yang terjadi di ASEAN adalah diversitas hukum kepailitan diantara negara-negara anggota ASEAN, sehingga mengakibatkan ketidakpastian hukum kepailitan. Sementara itu, sejak tahun 2007 ASEAN telah mendeklarasikan cita integrasi ekonomi regional, yang mana sepatutnya didukung oleh hukum ekonomi yang terunifikasi. Oleh karena itulah, regulasi kepailitan lintas batas regional akan menjadi salah satu aspek hukum yang perlu diunifikasi untuk mencapai integrasi ekonomi ASEAN. Untuk meneliti urgensi pembentukan kepailitan lintas batas regional ASEAN, penelitian hukum ini menggunakan beberapa pendekatan, yaitu pendekatan konseptual, pendekatan komparatif, dan pendekatan kasus. Dengan menggunakan beberapa pendekatan tersebut, diharapkan terdapat solusi bagi Indonesia untuk meniadakan aspek teritorialitas kepailitan dengan melakukan harmonisasi peraturan perundang-undangan terkait. Diharapkan juga terdapat solusi bagi Indonesia dan ASEAN untuk mengisi kekosongan hukum kepailitan lintas batas dengan pembentukan regulasi kepailitan lintas batas regional, yang mana dapat menyeimbangkan kepentingan nasional dan internasional setiap negara anggota melalui pendekatan modified universalism. Pembentukan regulasi tersebut dapat merujuk pada praktik-praktik internasional tentang kepailitan lintas batas diantaranya pengadopsian model law dan regulasi kepailitan regional Uni Eropa
“Keabsahan Perjanjian Sewa Menyewa Terhadap Objek Harta Bersama Setelah Adanya Perceraian (Studi Kasus Putusan Nomor 667/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel)”.
Harta benda dalam perkawinan dibagi menjadi dua bagian yaitu harta bersama dan harta pribadi. Harta bersama adalah harta yang diperoleh dalam masa perkawinan tanpa mempermasalahkan siapa yang memperoleh barang tersebut. Apabila terdapat pihak yang ingin melakukan tindakan hukum atas harta bersama tersebut, baik oleh suami maupun istri, maka ia haruslah mendapatkan persetujuan dari pasangannya sebagaimana diatur dalam Pasal 36 ayat (1) UU Perkawinan. Namun, tidak terdapat ketentuan lebih rinci yang mengatur sejauh apa persetujuan pasangan harus disyaratkan. Tidak adanya ketentuan tersebut membuat praktik yang dilakukan oleh notaris ataupun masyarakat pada umumnya terkadang berbeda-beda dalam mengklasifikasikan transaksi yang membutuhkan persetujuan pasangan dan mana yang dianggap tidak perlu membutuhkan persetujuan, khususnya mengenai; transaksi yang tidak mengakibatkan peralihan kepemilikan atas harta bersama. Tesis ini, melakukan analisis terhadap keabsahan perjanjian sewa menyewa terhadap objek harta bersama setelah adanya Putusan Pengadilan Nomor 667/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel). Metode Penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dengan studi kepustakaan, yang kemudian dianalisis secara kualitatif, dan selanjutnya disajikan secara preskriptif. Tesis ini menyimpulkan bahwa keabsahan perjanjian sewa menyewa harta bersama yang dilakukan oleh YED sebelum adanya Putusan Pengadilan mengenai pembagian harta bersama adalah sah apabila terdapat surat kuasa/persetujuan pasangan sebagai dasar untuk melakukan sewa menyewa harta bersama. Akibat hukum sewa menyewa objek harta bersama tanpa persetujuan pihak lain merupakan perbuatan melawan hukum dan perlindungan hukum terhadap penyewa harta bersama sebelum adanya Putusan Pengadilan hanya dapat diberikan kepada penyewa yang menerapkan asas itikad baik dalam melakukan perjanjian sewa menyewa, sehingga fungsi hukum untuk memberikan perlindungan hukum kepada tiap-tiap warga negara yang hak-haknya dilanggar dapat terwuju