Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
Pemutusan Hubungan Kerja Sepihak Oleh PT Home Center Indonesia Terhadap Pekerja Dalam Kondisi Hamil (Studi Putusan Nomor 17/Pdt.Sus- Phi/2021/Pn.Tpg)
Sebagian besar Perempuan berpotensi terjadi diskriminasi di tempat kerja, namun pekerja dalam kondisi hamil adalah pekerja yang paling rentan terjadi diskriminasi pengusaha atau perusahaan. Dalam penelitian ini penelitian merumuskan tiga permasalahan, yakni: Bagaimana kedudukan perjanjian kerja PT Home Center Indonesia terhadap ketentuan Pasal 153 Ayat (1) huruf e dan Ayat (2) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan?, Bagaimana Pertimbangan Hakim terhadap pemutusan hubungan kerja sepihak yang dijalankan PT Home Center Indonesia terhadap Pekerja dalam kondisi hamil mengacu dari Putusan Nomor 17/Pdt.Sus- Phi/2021/Pn.Tpg?, Bagaimana Pandangan Hukum Indonesia atas kebijakan Perusahaan yang melarang Perempuan hamil untuk bekerja?. Jenis Penelitian yang dipakai pada penelitian yang dijalankan merujuk pada penelitian hukum normatif, yang pada penelitiannya menerapkan studi putusan/studi kasus normatif berbentuk perilaku hukum, penelitian hukum normatif berfokus inventarisasi hukum masih Perjanjian kerja yang sah mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan undang-undang, sehingga wajib dipatuhi pengusaha dan pekerja.perjanjian tidak bisa ditarik kembali kecuali dengan sepakat kedua belah pihak atau alasan-alasan yang ditetapkan oleh undang-undang, dan perjanjian wajib diselenggarakan dengan itikad baik. Kemudian isi perjanjian kerja wajib memperhatikan prinsip-prinsip kebebasan berkontrak, dan isi perjanjian mencakup hak serta kewajiban yang wajib dijalani oleh kedua belah pihak, Namun Terdapat permasalahan dalam perjanjian kerja PT Home Center Indonesia yang melarang pekerja yang sedang mengandung, Melanggar Pasal 114 UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan mengenai Perusahaan wajib menyediakan salinan perjanjian dan Pasal 153 huruf e yang melarang PHK terhadap pekerja perempuan hamil. Perlindungan terhadap perempuan dalam hal reproduksi diakui
sebagai bagian (HAM) yang sudah ada baik terdapat pada hukum internasional maupun nasional
Pengaruh Kesehatan Mental dengan Hasil Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2022
Kesehatan mental merupakan suatu kondisi emosional dan psikologis yang baik, dimana tiap individu dapat memanfaatkan kemampuan kognisi maupun emosi dan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Kesehatan mental memiliki pengaruh terhadap kegiatan belajar mahasiswa kedokteran. Penurunan kesehatan mental dapat berdampak pada hasil belajar yang ditunjukkan dalam bentuk Indeks Prestasi Mahasiswa (IPK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kesehatan mental terhadap prestasi belajar mahasiswa kedokteran angkatan 2022 di Universitas Tarumanagara. Penelitian ini menggunakan kuesioner MHC-SF (Mental Health Continuum Short Form) sebagai alat ukur kesehatan mental. Menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Data penelitian diambil menggunakan teknik quota sampling. Hasil dari 176 responden yang diteliti, 93 di antaranya memiliki IPK yang baik dan kesehatan mental yang baik, sementara 5 mahasiswa memiliki IPK kurang baik dan kesehatan mental yang buruk. Hasil dari uji Chi-Square tidak ditemukan pengaruh yang signifikan (p > 0.05) antara kesehatan mental dan IPK pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2022
Urgensi Pembaharuan Penentuan Penempatan Narapidana Berdasarkan Klasifikasi Jenis Kejahatan Dalam Rangka Menerapkan Prinsip Individualisasi Pidana
Tujuan pemidanaan salah satunya adalah prinsip individualisasi pidana. Dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan pernah mengatur prinsip individualisasi pidana yaitu dengan klasifikasi narapidana berdasarkan jenis kejahatan. Dalam perubahannya yaitu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan klasifikasi narapidana berdasarkan jenis kejahatannya sudah tidak lagi diatur. Penggolongan narapidana tidak lagi diterapkan juga karena permasalahan over kapasitas yang masif terjadi. Over kapasitas menyebabkan pembinaan kurang kondusif, karena terlalu banyaknya narapidana yang ditempatkan dalam lapas. United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) menerbitkan buku-buku peraturan yang mengatur bagaimana penerapan individualisasi pidana serta cara alternatif dalam dalam penjatuhan pidana yang bertujuan untuk mengurangi dan mengatas over kapasitas dalam lapas
Legalitas Perkawinan Beda Agama Ditinjau Dari SEMA Nomor 2 Tahun 2023 (Studi Kasus Penetapan Nomor 155/Pdt.P/PN Jkt Pst)
Perkawinan beda agama merupakan peristiwa yang banyak kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Hingga saat ini legalitas perkawinan beda agama di Indonesia pun masih banyak dipertanyakan oleh masyarakat termasuk media pers di Indonesia. Dalam Undang-Undang tidak ada larangan yang jelas dan juga secara konkret tentang dilarangnya perkawinan beda agama oleh sebab itu, maka pasangan yang melaksanakan perkawinan beda agama wajib untuk meminta penetapan ke pengadilan setempat dimana dilaksakannya perkawinan tersebut. Hakim berhak untuk menetapkan dan bukan hanya berdasarkan pendapat meraka namun mereka menetapkan berdasarkan dengan Undang-Undang yang ada dan yang berlaku secara hukum di Indonesia. Dalam kasus ini terdapat pasangan dimana yang pria beragama Kristen dan yang wanita beragama Islam. Mereka sudah melaksanakan perkawinan secara agama Kristen di Gereja Alkitab Indonesia Jemaat Pamulang dan telah meminta penetapan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Hal ini sangat bertentangan dengan isi dari SEMA Nomor 2 Tahun 2023 sehingga legalitasnya pun dipertanyakan
Hak Kebebasan Berekspresi Jaksa dalam Persidangan berdasarkan Kode Etik Jaksa (Studi Kasus Pembacaan Tuntutan Bharada E dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J)
Manusia sebagai subjek hukum memiliki hak asasi manusia yang bersifat inheren, universal, serta tidak dapat dicabut oleh siapapun. Sebagaimana manusia pada umumnya, aparat penegak hukum juga memiliki hak asasi manusia, tanpa terkecuali hak atas kebebasan berekspresi yang diatur lebih lanjut dalam kode etik profesi sebagai koridor batasan dalam pelaksanaan tugas dan wewenang aparat penegak hukum. Jaksa dalam menjaga martabat dan kehormatan profesia berpegang teguh pada Kode Etik Perilaku Jaksa. Penelitian ini berusaha untuk mengkaji implementasi hak kebebasan berekspresi jaksa dalam persidangan berdasarkan kode etik dan faktor apa saja yang mempengaruhi profesionalitas seorang jaksa dalam pelaksanaan tugas di persidangan melalui penelitian deskriptif analitis yang didukung dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan serta data primer dan sekunder. Dengan adanya penelitian ini, diketahui bahwasanya kebebasan berekspresi jaksa merupakan kebebasan yang dibatasi kewajiban- kewajiban yang tidak boleh menciderai proses penegakan hukum. Selain itu, faktor utama yang mempengaruhi profesionalitas jaksa adalah kepiawaiannya dalam menjaga kesinambungan antara impelementasi peraturan perundang-undangan dan kode etik, memperhatikan perilaku (kode etik) sembari menjalankan kewajiban dalam menjaga harkat dan martabat profesi, serta memperhatikan hati nurani dan pandangan masyaraka
Optimalisasi Perlindungan Terhadap Pemenuhan Hak Korban Kekerasan Seksual Inses Ditinjau dari UU Perlindungan Saksi dan Korban (Studi Kasus Putusan 48/Pid.B/2019/PN Prn)
Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban di Indonesia masih menunjukkan keterbatasan dalam memberikan perlindungan yang optimal. Fokus utama kritik terletak pada aspek perlindungan fisik dan mental, perlindungan hukum, dan pemenuhan hak prosedural bagi saksi dan korban, khususnya dalam konteks pelanggaran Hak Asasi Manusia. Selain itu, kelemahan struktural Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), yang direvisi melalui UU No. 31 Tahun 2014, terlihat dalam keterbatasan perwakilan di tingkat pusat dan kurangnya penyebaran di setiap provinsi. Penelitian ini menyoroti upaya LPSK dalam membuka kantor perwakilan di berbagai daerah, meskipun menghadapi kendala mendapatkan izin prinsip dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Meskipun telah menyediakan layanan Hotline 148 dan aplikasi Permohonan Perlindungan LPSK di Android, tantangan terus muncul dalam menjamin perlindungan saksi dan pemenuhan hak korban di daerah yang lebih mudah dijangkau. Dalam mengatasi ketidakoptimalan UU No. 31 Tahun 2014, perubahan signifikan terjadi melalui revisi Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 7 Tahun 2018. Revisi tersebut memperinci proses permohonan dan pelaksanaan kompensasi serta restitusi. Meskipun demikian, pemenuhan hak- hak korban masih menghadapi kesulitan karena posisi hukum korban kejahatan tidak diakui pada sistem peradilan pidana, yang lebih berorientasi pada perlindungan pelaku. Penelitian ini mencoba menganalisis permasalahan tersebut dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas undang-undang serta peningkatan kinerja LPSK dalam memberikan perlindungan yang lebih baik kepada saksi dan korban
STRATEGI KOMUNIKASI CSR KOMPAS GRAMEDIA PADA PROGRAM “BANK SAMPAH” TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
ABSTRAK
(A) IMANUEL RANDY / 915210005
(B) STRATEGI KOMUNIKASI CSR KOMPAS GRAMEDIA PADA PROGRAM
“BANK SAMPAH” TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT(C) XVIII + 80 hlm, Tahun 2024, tabel 2 , gambar 3 , Lampiran 4
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Penelitian ini membahas strategi komunikasi yang diterapkan oleh
Kompas Gramedia dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility
(CSR) "Bank Sampah" untuk pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis bagaimana proses komunikasi dirancang dan dilaksanakan
untuk melibatkan pemangku kepentingan, mendorong partisipasi masyarakat
serta mencapai tujuan program, yaitu keberlanjutan lingkungan dan
pemberdayaan ekonomi. Dengan menggunakan metode kualitatif, data
dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi langsung. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang efektif, seperti pelibatan
masyarakat, konsistensi pesan, dan pemanfaatan tokoh lokal sebagai
komunikator, berperan penting dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat.
Program ini berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus memberikan
manfaat ekonomi tambahan, sehingga menjadi model inisiatif CSR yang
berkelanjutan.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi, CSR, Pemberdayaan Masyarakat,
Pengelolaan Sampah
(E) DAFTAR PUSTAKA: 10 (buku), 12 (jurnal)
(F) DODDY SALMAN S.H., M.Si
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PEMILIK RUMAH KOS DALAM MEMANFAATKAN APLIKASI (STUDI KASUS COKELAT RESIDENCE DI MAMIKOS)
ABSTRAK
(A) ENGEI ARDIANA/915210030
(B) STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PEMILIK RUMAH KOS DALAM
MEMANFAATKAN APLIKASI
(STUDI KASUS COKELAT RESIDENCE DI MAMIKOS)
(C) Xvi+ 74 hlm, Tahun 2024, table 8 gambar 9, Lampiran 7.
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak:
Perkembangan media komunikasi di Indonesia berkembang sangat pesat. Dengan
adanya pertumbuhan kebutuhan masyarakat di Indonesia, maka bertambah juga media
komunikasi yang diciptakan. Salah satu medianya adalah aplikasi Mamikos. Cokelat
Residence merupakan salah satu rumah kos yang sudah memanfaatkan aplikasi
Mamikos sejak tahun 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalis strategi
komunikasi pemasaran yang dilakukan pemilik Cokelat Residence dalam
memanfaatkan aplikasi Mamikos. Aplikasi Mamikos merupakan sebuah aplikasi
pencari kos pertama di Indonesia. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Peneliti memperoleh data melalui
wawancara yang dilakukan bersama pemilik dan penyewa Cokelat Residence. Selain
itu, dilakukan juga observasi dan dokumentasi. Hasil temuan dari penelitian ini
ditemukan beberapa strategi yang dilakukan oleh Cokelat Residence yaitu melakukan
riset mengenai hal yang sering ditanyakan oleh calon penyewa di Mamikos untuk
dijadikan isi pesan yang akan dibagikan saat broadcast, mencantumkan ketersediaan
kamar dengan jumlah lebih tinggi, Menaikkan iklan pada kamar yang tersedia di
Mamikos dan lainnya
Kata Kunci: Cokelat Residence, strategi komunikasi pemasaran, Mamikos.
(E) DAFTAR PUSTAKA: 16 (buku), 15(jurnal)
(F) Farid. S.S.,M.Si
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI PEMASARAN DI WALL STREET ENGLISH DALAM MENARIK MINAT KONSUMEN
ABSTRAK
(A) FIONA CH BERNADETT / 915210035
(B) IPLEMENTASI KOMUNIKASI PEMASARAN DI WALL STREET ENGLISH
DALAM MENARIK MINAT KONSUMEN
(C) xviii + 92 hlm, 2024, 1 gambar, 3 Lampiran
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak:
Kebutuhan akan kemampuan komunikasi bahasa inggris semakin meningkat,
lembaga pembelajaran seperti Wall Street English hadir untuk menjembatani
kesenjangan antara kemampuan bahasa dan komunikasi. Wall Street English
adalah lembaga kursus Bahasa Inggris Internasional, didirikan pada tahun 1972
di Italia dan memiliki banyak cabang di berbagai negara, termasuk di Indonesia.
Komunikasi dan penguasaan bahasa asing khususnya bahasa inggris merupakan
dua elemen penting dalam era globalisasi, bahasa inggris berfungsi sebagai
bahasa internasional yang memungkinkan pertukaran informasi. Komunikasi
yang efektif menjadi penting untuk menciptakan pemahaman yang jelas tentang
nilai dan keunggulan yang ditawarkan kepada calon konsumen. Penelitian
dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, subjek
penelitian merupakan Assistant Brand Marketing Manager di Wall Street
English dan objek penelitian yang menjadi permasalahan penelitian merupakan
komunikasi pemasaran di Wall Street English dalam menarik minat konsumen.
Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran yang telah
dilakukan. Wall Street English dalam menarik minat konsumen yaitu
menerapkan marketing mix 7P serta menerapkan marketing tools yaitu
advertising dan personal selling. Dengan demikian, penerapan komunikasi
pemasaran secara efektif tidak hanya menjadi upaya untuk menarik konsumen
tetapi juga menjadi kunci untuk mempertahankan posisi kompetitif dalam
industri.
Kata Kunci: Implementasi Komunikasi, Komunikasi Pemasaran, Bauran
Pemasaran 7P
(E) DAFTAR PUSTAKA: 21 (buku), 7 (jurnal)
(F) Dr. Yugih Setyanto, S.Sos., M.Si
ANALISIS STRATEGI KONTEN TIKTOK @rucas.official DALAM MEMBANGUN BRAND LOYALTY (STUDI PADA BRAND RUCAS.CO)
ABSTRAK
(A)Julia Khairunnisa/915210040
(B) Analisis Strategi Konten Tiktok @Rucas.Official Dalam Membangun
Brand Loyalty (Studi Pada Brand Rucas.co)
(C) xvi + 59 hlm, Tahun 2024, tabel 5, gambar 12, Lampiran 4
(D)Advertising
Abstrak: Peluang bisnis saat ini semakin besar karena produk dapat
ditawarkan dari platfrom mana saja termasuk online store yang dapat
menjangkau pelanggan lebih luas. Rucas.co merupakan brand lokal yang
hanya mengandalkan online store namun mampu menyaingi brand terkenal
lainnya. Tidak hanya pada luaran produk, Rucas.co disoroti masyarakat
karena komunikasi dalam memasarkan produknya di media sosial cukup
unik dan mampu membuat pelanggan untuk bersaing mendapatkan
produknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis konten
media sosial Brand Rucas.co dalam membangun brand loyalty. Penelitian
ini menghubungkan konsep dari penelitian sebelumnya yaitu media sosial,
komunikasi pemasaran dan brand loyalty. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode Analisis wacana. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa analisis Brand Rucas.co dalam membangun brand
loyalty melalui media sosial yaitu berawal dari konsep pendekatan
storytelling marketing, viralitas & humanis. Pendekatan tersebut dikemas
dengan kolaborasi bersama influencer dari kalangan artis dan orang asing
seperti pemulung & tukang parkir. Perubahan tampilan dari influencer
membuat penonton takjub dan empati terutama pada orang asing yang
sangat berbeda dari sebelumnya. Disimpulkan ada 3 strategi yaitu
penggunaan kolaborator, optimalisasi visual/storytelling konten media
soisal, serta pendekatan humanis dengan melibatkan keterikatan
emosional.
Kata Kunci: Konten Media Sosial, Komunikasi Pemasaran, Brand
Loyalty.
(E) DAFTAR PUSTAKA: 4 (buku), 22 (jurnal)
(F) Nigar Pandrianto S.Sos., M.Si