Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
    43693 research outputs found

    Modifikasi meja setrika laundry ergonomis untuk mengurangi keluhan pekerja dengan menggunakan metode Scamper dan VDI 2221 (T. Ind - 848)

    No full text
    UMKM atau Usaha Mikro Kecil Menengah yang tergolong kedalam sektor bisnis adalah bidang jasa yaitu laundry. Penelitian dilakukan pada salah satu laundry yang terletak pada daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pada laundry tersebut kurang memiliki fasilitas yang sesuai dengan pekerjaan yang mereka lakukan yaitu menyetrika ataupun menggosok pakaian dengan menggunakan meja yang kurang ergonomis sehingga postur kerja menjadi kurang baik ataupun ergonomis. Berdasarkan kepada kuesioner NBM yang telah didapatkan bahwa para pekerja mengalami rasa sakit pada pagian tubuh sekitar leher, punggung, pinggang, dan bahu. Rasa sakit paling tinggi yang dirasakan oleh para pekerja adalah pada bagian punggung. Analisis postur kerja dilakukan dengan menggunakan metode REBA sehingga diperoleh bahwa kegiatan menyetrika maupun menggosok pakaian memiliki nilai resiko yang tinggi pada kesehatan dan harus untuk dilakukan sebuah perubahan yang maksimal. Modifikasi pada aspek ergonomis menggunakan metode SCAMPER dan VVDI 2221. Modifikasi yang dilakukan akan disimulasikan dengan menggunakan Autodesk Fusion 360. Berdasarkan hasil modifikasi meja setrika laundry yang dilakukan diharapkan dapat untuk mengurangi beban kerja dan membantu memperbaiki postur kerja agar menjadi lebih ergonomis. Pada analisis REBA didapatkan skor 8 yang tergolong kedalam level high risk. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk dapat mengetahui skor REBA yang selanjutnya akan digunakan dalam melakukan modifikasi terhadap meja setrika laundry. Berdasarkan nilai tersebut maka diperlukan modifikasi pada spesifikasi produk dengan dimensi panjang 120 cm, lebar 60 cm, dan tinggi 65 cm

    Perancangan sistem pengukuran kinerja perusahaan dengan metode balanced scorecard dan Hosin kanri di PT. ABC (T. Ind - 849)

    No full text
    Penelitian dilakukan di perusahaan garmen yang merupakan perusahaan industri manufaktur yang bergerak dibidang garmen atau pakaian. Untuk dapat bersaing pada industri sejenis, penting dilakukannya pengukuran kinerja untuk menilai sejauh mana perusahaan mengalami kemajuan dalam keberhasilan perusahaan mencapai target yang ditetapkan. Perusahaan selama ini hanya melihat dari aspek keuangan saja belum adanya pengukuran kinerja secara menyeluruh. Pengukuran kinerja menggunakan metode Balanced Scorecard (BSC) yang terdiri dari 4 perspektif yaitu keuangan, pelanggan, bisnis internal dan pembelajaran dan pertumbuhan. BSC bertujuan untuk membantu perusahaan menentukan prioritas dan memantau perkembangan perusahaan dalam mencapai tujuan. Dari 4 perspektif tersebut didapatkan bobot masing-masing sebesar 0,307; 0,260; 0,247; 0,186. Pada metode Objective Matrix (OMAX) yang bertujuan untuk mengukur produktivitas perusahaan dan Traffic Light System yang bertujuan untuk mempermudah dalam mengartikan pencapaian kinerja perusahaan didapatkan dari 12 key perfomance indicator (KPI) ada 3 KPI yang sudah mencapai target, 5 KPI yang hampir mencapai target antara lain peningkatan keuntungan, peningkatan kesetiaan pelangan, meningkatkan hubungan baik dengan pelanggan, pengurangan defec produk, serta pelatihan rutin karyawan dan 4 KPI yang masih berada dibawah target antara lain penambahan pelanggan baru, pengurangan kecelakaan kerja, peningkatan kepuasaan karyawan serta peningkatan kedisplinan karyawan. Setelah itu, menggunakan metode Hoshin Kanri Planning X-Matrix untuk melakukan perancangan strategi agar perusahaan dapat meraih tujuan jangka panjang dan terus berusaha melakukan peningkatan dan pertumbuhan

    Penerapan metode Six Sigma dan identifikasi biaya kualitas pada PT. ABC Garmen (T. Ind - 857)

    No full text
    Pada jaman modern ini pakaian sangat dibutuhkan oleh manusia dan sangat banyak variasi yang terdapat pada dunia fashion jaman sekarang. Pada era sekarang, sudah banyak perusahaan-perusahaan besar yang bergerak diberbagai bidang, salah satunya yaitu pada bidang industri garmen. Penelitian ini dilakukan pada salah satu pabrik garmen yang merupakan sebuah perusahaan besar yang terletak didaerah Cirebon. Pada penelitian ini juga dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk mengetahui jenis dan penyebab terjadinya cacat pada proses produksi terjadi. Hasil garmen dari pabrik garmen ini sudah diperjualkan secara nasional maupun internasional dengan hasil garmen dari pakaian anak-anak hingga pakaian dewasa. Namun pada tahun 2020 ini Perusahaan ini memfokuskan untuk memproduksi hasil garmen celana olahraga yang dipesan oleh buyer di Amerika serikat dengan menggunakan sistem MTO (Make To Order). Pabrik ini sudah menghasilkan defect pada hasil garmen selama 2 tahun terakhir ini dengan menyentuh diangka sebesar 25% dari total produksi. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan strategi peningkatan kualitas produk dengan menggunakan metode Six Sigma (DMAIC) dan meneliti biaya kualitas yang dikeluarkan oleh perusahaan. Defect yang terdapat pada pabrik garmen ialah needle hole, kotor, puckering, broken stitch, poor trimming, dan loncat dengan defect terbanyak ialah "loncat". Berdasarkan perhitungan DPMO dan tingkat sigma, diketahui nilai DPMO perusahaan dari bulan Juli 2023 hingga bulan Oktober 2023 adalah sebesar 127.199,735 dan nilai sigma sebesar 2,37. Dengan menggunakan kedua metode ini bertujuan untuk memberikan strategi peningkatan kualitas dan mengetahui biaya kualitas yang dapat berfungsi efektif agar dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan

    Analisa proses produksi pada produk penahan panas industri rumahan BBM karpet menggunakan metode FMEA dan FTA untuk meningkatkan kualitas produk (T. Ind - 863)

    No full text
    Penelitian ini berfokus pada produk penahan panas yang diproduksi oleh industri rumahan pada bulan Maret 2023 sampai dengan Agustus 2023 dengan total produksi sebanyak 42.123 pcs produk dengan jumlah cacat jahitan tidak rapi sebanyak 964 pcs dan cacat tali pengikat tidak terpasang sebanyak 75 pcs. Perusahaan ini sendiri merupakan industri rumahan yang memproduksi produk penahan panas. Berdasarkan pengamatan dan penelitian yang telah dilakukan, terdapat kecacatan produk pada saat proses pembuatan produk penahan panas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisa dan memberikan usulan perbaikan untuk industri rumahan ini sehingga dapat mengurangi cacat produk yang dihasilkan. Berdasarkan penilaian FMEA, dapat diketahui bahwa penyebab kecacatan produk adalah jahitan yang kurang rapi dan tali yang tidak dijahit. Berdasarkan penilaian RPN yang bertujuan untuk menentukan prioritas tertinggi, kecacatan pada produk tali tidak tersambung dengan nilai RPN sebesar 192 dan nilai severity sebesar 8. Setelah dilakukan analisis dengan menggunakan metode FMEA dan FTA, maka diberikan usulan perbaikan yaitu diharapkan penelitian ini dapat memberikan manfaat berupa pengurangan jumlah kecacatan produk selama produksi industri rumahan ini

    Perancangan alat troli ergonomis untuk peneraan pompa ukur bahan bakar minyak di SPBU (T. Ind - 869)

    No full text
    Meter Bahan-Bakar Minyak (BBM) yang selanjutnya disebut Meter Arus adalah alat ukur cairan dinamis bahan bakar minyak yang terdiri dari badan ukur dan badan hitung untuk mengukur volume cairan yang mengalir melalui badan ukur. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan survey dan secara kualitatif yaitu membagikan kuesioner. Pada penelitian ini jumlah populasinya adalah sebanyak 10 orang. Wawancara dan pengisian kuesioner Norrdic Body Map ini dibagikan kepada sepuluh pekerja yang sedang melakukan pengujian di Stasiun Pengisian Bahan-Bakar Umum (SPBU). Diketahui bahwa tingkat terbesar ditujukan pada telapak kaki kiri dan sakit pada telapak kaki kanan. Setelah dilakukan pengukuran dan analisis terhadap postur tubuh pada masing-masing posisi kerja, selanjutnya dilakukan perhitungan REBA dari setiap posisi kerja. Pada tahap perancangan troli, pengembangan inovasi troli ergonomis dianalisis menggunakan metode SWOT untuk mengetahui kelemahan, kesempatan, dan bahaya. Dalam mengembangkan suatu ide, dibutuhkannya suatu teknik untuk memecahkan masalah dengan kreatif, yaitu dengan menggunakan SCAMPER. Dengan menggunakan SCAMPER dan SWOT telah dibentuk produk yang sesuai dengan keinginan dari para konsumen yaitu dengan menambahkan fitur yang memadai dan sesuai dengan kebutuhan para pekerja untuk menutupi keluhan pekerja, diantaranya adalah fitur waterpass yang tertanam pada alas permukaan untuk menaruh bejana untuk memudahkan pekerja dalam meratakan dataran yang dibantu oleh dongkrak botol yang dapat mempengaruhi hasil dari pengujian. Troli ergonomis ini memiliki panjang 125cm dan lebar 85cm, alas bejana dengan diameter 60cm serta 3 buah dongkrak botol yang tertanam pada alas permukaan troli

    Ionizing radiation

    No full text

    0

    full texts

    43,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇