Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
    43693 research outputs found

    Redesain waduk Setiabudi, Jakarta Selatan redesigning the Setiabudi Reservoir, South Jakarta

    No full text
    Waduk yang sebelumnya hanya dilihat sebagai area penyimpanan air, kini akan diubah menjadi ruang yang bermakna bagi komunitas sekitarnya. Proyek ini bertujuan untuk mendidik masyarakat tentang bagaimana waduk berfungsi dan pentingnya air dalam kehidupan sehari- hari. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan orang-orang akan lebih peduli dan merasa bertanggung jawab terhadap kondisi waduk. Seringkali, waduk tidak terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari, yang menyebabkan kurangnya perhatian dari masyarakat. Dengan pendekatan ini, kami berharap dapat mengubah persepsi tersebut. Waduk akan menjadi tempat yang bermakna bagi mereka, bukan hanya sebagai sumber air tetapi juga sebagai tempat belajar dan berinteraksi. Selain itu, proyek ini akan menerapkan ruang terbuka hijau dan biru di sekitar waduk. Ruang terbuka ini akan menarik komunitas dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk menikmati alam dan berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan. Di Jakarta Selatan, di mana ruang terbuka hijau terbatas, inisiatif ini akan menawarkan manfaat yang signifikan. Dengan demikian, proyek ini bukan hanya tentang perubahan fisik tetapi juga tentang transformasi sosial. Diharapkan waduk ini dapat menjadi contoh inspiratif untuk proyek serupa di tempat lain. Melalui pertemuan komunitas, lokakarya, dan kegiatan partisipatif lainnya, kami dapat memastikan bahwa waduk benar-benar menjadi tempat yang dicintai dan dimiliki oleh komunitas. Dengan pendekatan ini, waduk Setiabudi dapat berubah menjadi lebih dari sekadar infrastruktur, tetapi juga menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari penduduk

    POLA KOMUNIKASI REMAJA PENGGUNA TELEPON PINTAR DALAM KELUARGA DI ERA DIGITAL

    No full text
    ABSTRAK (A) Vincentius Allerio Jonathan/915210002 (B) Pola Komunikasi Remaja Pengguna telepon pintar dalam Keluarga Di Era Digital (C) XVII + 60 hlm, Tahun 2024, tabel 6, gambar 4, Lampiran 2 (D) Advertising Abstrak: Perkembangan teknologi digital, khususnya telepon pintar, telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi keluarga, terutama di kalangan remaja. Telepon pintar menjadi alat utama untuk komunikasi dan hiburan, tetapi penggunaannya sering kali menggantikan interaksi tatap muka yang lebih mendalam. Berdasarkan teori determinisme teknologi, telepon pintar tidak hanya memengaruhi cara manusia berinteraksi, tetapi juga membentuk pola komunikasi dan hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pola komunikasi remaja pengguna telepon pintar dalam keluarga di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi keluarga cenderung berubah menjadi lebih fungsional, dengan komunikasi yang lebih sering terjadi melalui perangkat digital. Penggunaan telepon pintar secara berlebihan juga berpotensi mengurangi kualitas komunikasi emosional dalam keluarga, meskipun memungkinkan remaja tetap terhubung secara virtual. Penelitian ini merekomendasikan strategi pengelolaan penggunaan teknologi untuk menjaga kualitas hubungan interpersonal di tengah era digital. Kata Kunci: pola komunikasi, remaja, telepon pintar, keluarga, era digital (E) DAFTAR PUSTAKA: 13 (buku), 34 (jurnal) (F) Dr.Riris Loisa Dra., M.

    PENGARUH DESAIN IKLAN DAN DIKSI DALAM IKLAN TERHADAP EFEKTIVITAS IKLAN BILLBOARD

    No full text
    ABSTRAK (A) RYAN TIRTA KUSUMA/915210066 (B) PENGARUH DESAIN IKLAN DAN DIKSI DALAM IKLAN TERHADAP EFEKTIVITAS IKLAN BILLBOARD (C) xix + 54 hlm, Tahun 2024 , tabel 3 , gambar 12, Lampiran… (D) PERIKLANAN Abstrak: Iklan adalah salah satu elemen penting dalam komunikasi pemasaran yang bertujuan untuk menarik perhatian, membangun minat, serta memengaruhi perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain iklan dan diksi terhadap efektivitas iklan Billboard menggunakan teori AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Desain visual dan pilihan kata dalam iklan memainkan peran kunci dalam membangun kesadaran merek dan menciptakan daya tarik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 100 responden, yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Variabel independen adalah desain iklan (X1) dan diksi (X2), sementara variabel dependen adalah efektivitas iklan Billboard (Y1). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang untuk mengukur persepsi responden terhadap elemen-elemen tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain dan diksi secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas iklan (F = 72,692; p < 0,001). Namun, secara parsial, hanya diksi yang memiliki pengaruh signifikan (t = 2,030; p = 0,045), sedangkan desain tidak signifikan (t = 0,979; p = 0,330). Koefisien determinasi (R-Square) sebesar 0,600 menunjukkan bahwa 60% efektivitas iklan dapat dijelaskan oleh desain dan diksi, sementara 40% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Saran dari penelitian ini menyarankan pengiklan untuk lebih memperhatikan penggunaan diksi yang tepat dan persuasif, sambil terus mengoptimalkan desain visual untuk mendukung efektivitas iklan. vi Kata kunci: desain iklan, diksi, efektivitas iklan, Billboard, AIDA. (E) DAFTAR PUSTAKA: 10 (buku), 23 (jurnal) (F) REZI ERDIANSYAH Drs., M.S., Dr

    PERAN HUMAS DPRD KOTA BOGOR DALAM MEMBANGUN CITRA MELALUI INSTAGRAM

    No full text
    ABSTRAK (A) Christina Jocelyn/915210105 (B) Peran Humas DPRD Kota Bogor dalam Membangun Citra Melalui Instagram (C) LXIX+69 hlm, Tahun 2024, 4 tabel , 2 gambar, 3 Lampiran (D) PUBLIC RELATIONS Abstrak: Perkembangan teknologi informasi dan penggunaan media sosial sebagai alat komunikasi menjadikan platform ini penting bagi lembaga pemerintahan dalam meningkatkan transparansi dan citra publik. Humas memiliki peran strategis dalam mendukung proses pengambilan keputusan dan penyampaian pesan untuk menciptakan pemahaman publik yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Humas DPRD Kota Bogor dalam membangun citra lembaga melalui media sosial Instagram. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang melibatkan wawancara mendalam dengan narasumber terkait untuk mendapatkan informasi secara detail. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Humas Protokol DPRD Kota Bogor, melalui akun Instagram @dprd.kotabogor, secara optimal melaksanakan fungsi publikasi, termasuk penyampaian informasi terkait kegiatan dan program DPRD. Humas berperan sebagai penghubung komunikasi untuk mempublikasikan pesan serta membangun hubungan positif dan citra yang baik dengan masyarakat. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pelaksanaan fungsi publikasi oleh Humas telah sesuai dengan tujuan, berkontribusi dalam meningkatkan transparansi dan memperkuat hubungan antara DPRD Kota Bogor dan publik. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam mengenai peran dan praktik pengelolaan citra lembaga pemerintahan melalui media sosial Instagram. Kata Kunci: Humas, Instagram, Media Sosial (E) DAFTAR PUSTAKA: 25 buku, 21 jurnal (F) Dr. Yugih Setyanto, S.Sos., M.s

    Era baru galeri nasional Indonesia dengan pendekatan kontekstual jukstaposisi

    No full text
    Seiring berkembangnya zaman akibat modernisasi akan mengakibatkan meningkatnya minat masyarakat untuk mengunjungi galeri yang menjadikannya sebuah tren pada saat ini. Namun, minat masyarakat mengunjungi galeri yang berada pada bangunan bersejarah (cagar budaya) menurun karena dianggap asing dan tidak adaptif. GNI (Galeri Nasional Indonesia) adalah salah satu galeri yang saat ini semakin sepi dikunjungi. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya jumlah ruang pameran dan bentuk bangunan yang tidak sejalan dengan zaman yang menjadikan generasi saat ini tidak mengunjungi GNI dan pada akhirnya menyebabkan placeless pada bangunan ini. Pendekatan desain jukstaposisi adalah cara menunjang kebutuhan akan generasi saat ini, namun tidak terlepas dengan nilai sejarah dan budaya. Selain itu, metode dan pendekatan ini juga berperan sebagai strategi untuk mewujudkan kembali visi dari GNI dan menghindari akan terjadinya placeless agar tetap menjadi place yang memiliki nilai historis. Hasil menunjukkan bahwa dari tahun 1987 hingga sekarang belum ada perubahan program, fungsi, dan bentuk sehingga tidak dapat merespon kebutuhan modern. Hasil laporan ini memberikan solusi dengan menambahkan program yang merespon kebutuhan modern melalui disprogramming dan penambahan bentuk bangunan di dalamnya dengan pendekatan kontekstual jukstaposisi. Program tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan generasi saat ini dengan tetap mempertahankan lokalitas, sejarah, dan budaya. Selain itu, dalam program tersebut juga dirancang sebagai penghubung tren lampau dan tren saat ini, sehingga dapat menunjang generasi sebelumnya

    ANALISIS STRATEGI DIGITAL BRANDING @KWALA.ID DI INSTAGRAM

    No full text
    ABSTRAK (A) DANESSA VALERIE HERTANTO/915210125 (B) ANALISIS STRATEGI DIGITAL BRANDING @KWALA.ID DI INSTAGRAM (C) xvi+112 hlm, Tahun 2024, Tabel 2, Gambar 8, Lampiran 4 (D) PERIKLANAN Abstrak: Dalam era digital yang berkembang pesat, digital branding menjadi elemen penting dalam membangun citra merek yang kuat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi strategi digital branding yang diterapkan oleh Kwala melalui Instagram. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi digital branding dan teori media baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer dalam penelitian ini didapatkan dari hasil wawancara dengan dua orang key informan, dan tiga orang informan pendukung, serta observasi partisipatif. Sementara data sekunder diperoleh dari hasil studi kepustakaan melalui jurnal, artikel, dan buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital branding Kwala di Instagram telah berhasil menciptakan citra merek dan loyalitas pelanggan yang kuat, sehingga Kwala telah mendapatkan kepercayaan dari konsumen sebagai merek solusi untuk semua permasalahan tidur. Hal ini juga dikarenakan penerapan elemen digital branding yang baik dalam melakukan strategi digital branding. Secara keseluruhan, Kwala berhasil mengembangkan elemen brand positioning, brand identity, dan brand personality yang cukup baik, namun Kwala tetap dapat memaksimalkan lebih strategi digital branding yang telah dilakukan dengan memperluas jangkauan audiens dan target pasar, sehingga dapat menjadi merek top-of-mind di industri perlengkapan tidur. Kata Kunci: Media Baru, Strategi Digital Branding, Instagram (E) DAFTAR PUSTAKA: 6(buku), 51(jurnal), 1(website) (F) Sisca Aulia S.I.Kom., M.Si

    PERAN MEDIA SOSIAL DPR RI DALAM MEMBANGUN OPINI PUBLIK MENGENAI KEBIJAKAN LEMBAGA LEGISLATIF

    No full text
    ABSTRAK (A) YOHANES WILLIAM/915210126 (B) PERAN MEDUA SOSIAL DPR RI DALAM MEMBANGUN OPINI PUBLIK MENGENAI KEBIJAKAN LEMBAGA LEGISLATIF (C) Xvi +54 hlm, Tahun 2024, 1 tabel, 2 gambar, 12 lampiran (D) Jurnalistik Abstrak: Peran media sosial DPR RI dalam membangun opini publik terkait kebijakan legislatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Rumusan masalah penelitian ini yaitu bagaimana peran media sosial DPR RI dalam membangun opini publik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola media sosial DPR RI serta analisis konten unggahan di platform seperti Twitter (X), Instagram, TikTok, dan YouTube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial efektif dalam meningkatkan transparansi, partisipasi publik, dan literasi kebijakan dengan memanfaatkan komunikasi dua arah yang interaktif. Namun, terdapat tantangan berupa komentar negatif dan penyebaran misinformasi, yang memerlukan strategi komunikasi adaptif berbasis data untuk mengelola isu tersebut. Penelitian ini menyoroti pentingnya media sosial sebagai alat strategis untuk menyosialisasikan kebijakan dan mendorong keterlibatan masyarakat secara aktif dalam proses legislasi. Kata Kunci: Media Sosial, Kebijakan Legislatif, Opini Publik, Transparansi, Partisipasi Publik, Strategi Komunikasi (E) DAFTAR PUSTAKA: 1 (buku), 12 (jurnal) (F) Dr. Riris Loisa, M.S

    ANALISIS KUALITAS KONTEN TIKTOK PADA ENGAGEMENT RATE AKUN TIKTOK @WILLIESALIM (STUDI KASUS KONTEN BERBAGI UANG)

    No full text
    ABSTRAK (A) GABRIELLE ANGELICA JACOBUS / 915210127 (B) ANALISIS KUALITAS KONTEN TIKTOK PADA ENGAGEMENT RATE AKUN TIKTOK @WILLIESALIM (STUDI KASUS KONTEN BERBAGI UANG) (C) xvi + 60 hlm, Tahun 2024, tabel 2 gambar 3, Lampiran 9 (D) PUBLIC RELATIONS Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi audiens terhadap kualitas konten berbagi uang pada akun TikTok @Williesalim. Pendekatan kualitatif dengan metode studi resepsi digunakan untuk menggali pandangan audiens tentang aspek keaslian, kredibilitas, interaktivitas, daya tarik visual dan naskah. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan enam informan yang memberikan sudut pandang beragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audiens memiliki resepsi yang bervariasi, sebagian menilai konten tersebut autentik, menyentuh emosi, dan transparan, sedangkan sebagian lain mengkritiknya sebagai manipulatif dan berorientasi pada popularitas. Penelitian ini menegaskan bahwa kualitas konten dapat dipengaruhi oleh persepsi audiens terhadap kredibilitas dan nilai yang disampaikan. Kata Kunci: Kualitas konten, TikTok, Tingkat Keterlibatan (E) DAFTAR PUSTAKA: 10 buku, 31 jurnal (F) Diah Ayu Candraningrum, S.T., M.B.A., M.S

    MANAJEMEN ISU DALAM PENERAPAN STRATEGI E-GOVERNMENT PUBLIC RELATION DINAS KOMINFO KOTA BOGOR

    No full text
    ABSTRAK (A) PUTRI DEWINTA/915210149 (B) MANAJEMEN ISU DALAM PENERAPAN STRATEGI GOVERNMENT PUBLIC RELATION DINAS KOMINFO KOTA BOGOR (C) XVI+100 hlm, Tahun 2024, 2 tabel, 5 gambar, 3 Lampiran (D) PUBLIC RELATION Abstrak: Manajemen Isu adalah proses strategis untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan merespons isu-isu yang dapat mempengaruhi organisasi, dengan tujuan mengatasi masalah sebelum menjadi krisis. Strategi E-Government Public Relations adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan partisipasi publik dalam layanan dan kebijakan. Peneliti akan meneliti masalah isu publik terkait sampah di Kota Bogor, dengan fokus pada bagaimana Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengelola manajemen isu tersebut menggunakan strategi e-Government Public Relations dengan teori new media. New media adalah terminologi yang digunakan untuk menggambarkan perubahan besar dalam produksi, distribusi, dan penggunaan media yang bersifat teknologis, konvensional, dan budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, Diskominfo Kota Bogor mengidentifikasi isu dari berbagai sumber seperti media sosial dan laporan masyarakat. Diskominfo Kota Bogor menganalisis urgensi dan dampak isu, memantau respons masyarakat, dan menentukan prioritas penanganan. Strategi manajemen isu melibatkan kolaborasi dengan dinas terkait dan penggunaan media sosial untuk menyebarkan informasi. Tindakan konkret termasuk koordinasi lapangan dan publikasi. Diskominfo juga menangani komentar negatif dengan jawaban positif. Evaluasi efektivitas dilakukan dengan memantau tanggapan masyarakat, dan saran untuk peningkatan mencakup perluasan kehadiran di media sosial dan variasi metode komunikasi. Kata Kunci: E- Government,Isu, Manajemen (E) DAFTAR PUSTAKA: 25 Jurnal (F) DiahAyu Candraningrum S.T.M.B.A., M.Si (G) Dr. Sinta Paramita, SIP.,M

    ENCODING PEMBACA PADA AUDIO SIMBOLIS: ONOMATOPE DAN BUBBLE SPEECH KARAKTER HISOKA DALAM MANGA HUNTER X HUNTER

    No full text
    ABSTRAK (A)RAMADHANA NOVA TIRTA KUMALASARI/915210171 (B) ENCODING PEMBACA PADA AUDIO SIMBOLIS: ONOMATOPE DAN BUBBLE SPEECH KARAKTER HISOKA DALAM MANGA HUNTER X HUNTER (C) xvii+165 hlm, Tahun 2024, tabel 6, gambar 11, Lampiran 6 (D) IKLAN DIGITAL Abstrak : Manga, salah satu medium hiburan populer yang berasal dari Jepang dengan konsep seperti medium komik yang dapat diakses secara digital. Hunter x Hunter, salah satu judul manga populer di kalangan pembaca manga, ditemukan elemen umum seperti onomatope yang merupakan tiruan suara dalam manga dan bubble speech, juga simbol yang secara konsisten muncul pada satu karakter, Hisoka. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembaca manga memaknai ketiga elemen dengan menggunakan konsep Komunikasi Massa dengan Teori Uses and Gratification, Komunikasi Intra-pribadi dengan model encoding-decoding, dan Komunikasi Nonverbal dengan model paralinguistik. Pendekatan penelitian adalah kualitatif dengan metode fenomenologi menggunakan teknik wawancara mendalam terhadap informan sebagai pembaca manga Hunter x Hunter. Data diproses lewat metode coding untuk mengidentifikasi pola interpretasi dari empat panel yang dipilih berdasarkan kemunculan elemen yang akan diteliti (onomatope dan bubble speech dengan simbol). Temuan menunjukkan pola interpretasi dari para pembaca manga lewat beberapa bagian: (1) Prioritas penampilan visual dalam manga, (2) Simbol untuk mengidentifikasi karakter, (3) Bubble speech berkaitan dengan intonasi karakter, (4) Onomatope untuk mendukung situasi dalam panel. Interpretasi yang bervariasi dari setiap pembaca manga bergantung pada pemahaman konteks dalam panel dan karakter di dalamnya, juga detail pemaknaan dibentuk dari pengalaman sebelumnya, latar belakang, dan pola konsumsi manga. Kata kunci: Komunikasi Massa, Komunikasi Intra-pribadi, Manga Digital, Onomatope (E) DAFTAR PUSTAKA: 3 (buku), 21 (jurnal) (F) SEPTIA WINDUWATI, S.SOS., M.SI

    0

    full texts

    43,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇