Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
Analisis kinerja balok t beton bertulang dengan hybrid fiber reinforced polymer menggunakan aplikasi midas fea nx (TS - 2671)
Seiring berjalannya waktu, struktur dapat mengalami penurunan kapasitas struktural sehingga perkuatan struktur perlu dilakukan. Salah satu metode perkuatan struktur yang sering dipakai dan dianggap ideal adalah dengan menggunakan Hybrid Fiber Reinforced Polymer (FRP) karena aplikasinya yang mudah dan dapat mengkombinasikan sifat mekanik yang baik dari dua bahan FRP yang digunakan. Penelitian ini membahas pengaruh komposisi lembaran HFRP terhadap kinerja kapasitas lentur balok beton bertulang. Benda uji balok T memiliki tinggi 260 mm, lebar badan 155 mm, lebar sayap 415 mm, tebal sayap 60 mm, dan panjang bentang 2000 mm. Balok T tersebut diuji menggunakan pembebanan simetris dua titik di atas perletakan sederhana dengan 4Ø10 pada daerah tarik, 2Ø16 pada daerah tekan, dan sengkang Ø10. Perkuatan lentur dilakukan dengan 3 variasi bentuk perkuatan BFRP dan 3 variasi komposisi HFRP sehingga menghasilkan 10 benda uji termasuk balok T tanpa perkuatan sebagai kontrol. Analisis dilakukan dengan metode elemen hingga menggunakan program MIDAS FEA dan menunjukkan peningkatan kapasitas lentur balok T beton bertulang sebesar 82,17-117,69% secara rata-rata untuk setiap penambahan lapis lembaran HFRP pada pola bottom-wrapping, U-wrapping, dan T-wrapping dan 89,34-95,01% secara rata-rata untuk setiap penambahan lebar lembaran BFRP yang membungkus balok (dari bottom-wrapping hingga T-wrapping) pada kompoisi lapisan HFRP 1C3B, 1C4B, dan 1C5B. Hasil analisis metode elemen hingga mendekati hasil uji laboratorium dengan perbedaan tersbesar ±11% yang menandakan bahwa metode elemen hingga memberikan pendekatan konservatif untuk memprediksi hasil uji laboratorium
Analisis perilaku balok kastela komposit simetris dan asimetris dengan variasi diameter tulangan pelat menggunakan aplikasi midas fea nx (TS - 2672)
Pada saat ini terdapat banyak sekali jenis material yang dapat digunakan sebagai sebuah struktur dari bangunan. Terdapat 2 jenis material yang paling umum digunakan yaitu baja dan beton. Setiap material pasti memiliki sifat dan kemampuan yang berbeda-beda, oleh karena itu munculah sebuah ide untuk menggabungkan kedua material tersebut agar tercipta sebuah material yang lebih baik. Gabungan 2 atau lebih material menjadi sebuah satu kesatuan disebut sebagai struktur komposit. Balok kastela merupakan struktur balok yang dibuat dari baja penampang baik IWF maupun HWF yang dipotong dengan pola tertentu pada bagian badannya dan akan disambung dengan las sehingga balok menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan balok standar. Pertambahan tinggi pada balok menyebabkan momen inersia menjadi lebih besar sehingga kapasitas balok menjadi bertambah tanpa adanya pertambahan berat sendiri balok. Terdapat 15 model yang di analisis dengan menggunakan metode elemen hingga yang hasilnya akan dibandingkan dengan hasil uji laboratorium dan perhitungan manual. Hasil dari analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa dengan mengubah balok standar menjadi balok kastela terdapat peningkatan kapasitas sebesar 16,14% untuk balok IWF dan 3,7% untuk balok HWF. Kapasitas pada balok kastela asimetris juga mengalami peningkatan kapasitas yang cukup signifikan yaitu sebesar 24,18% apabila dibandingkan dengan balok kastela I. Selain dari bentuk penampang balok untuk meningkatkan kapasitas dari suatu balok komposit dapat dilakukan dengan memperbesar ukuran diameter tulangan baja pada pelat beton, cara ini efektif meningkatkan kapasitas sebesar 2,47% sampai 4,7% ketika mengubah diameter tulangan dari 4 mm ke 8 mm
Analisis penggunaan metode earned value dan earned schedule dalam memprediksi durasi akhir proyek konstruksi apartemen x di Tangerang (TS - 2676)
Salah satu pengukur dalam kesuksesan pembangunan sebuah proyek adalah waktu. Keterlambatan dalam sebuah proyek merupakan kondisi yang harus dihindari dalam proyek konstruksi. Keterlambatan dapat mengakibatkan kerugian terhadap berbagai pihak secara waktu ataupun biaya. Metode-metode pun dikembangkan untuk mengestimasi waktu akhir proyek seperti earned value dan earned schedule. Kedua metode ini diimplementasikan secara luas dan digunakan untuk pengendalian waktu dari proyek. Dalam memprediksi durasi akhir proyek ini digunakan kurva-s rencana dan realisasi serta RAB kontrak. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengendalian waktu suatu proyek gedung bertingkat apartemen x di Tangerang dan membandingkan hasil dari kedua metode tersebut. Penelitian ini menganalisis keterlambatan progress yang terjadi akibat change order pada proyek apartemen X. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode Earned Value pada minggu ke 25 hingga 28 didapati bahwa waktu penyelesaian proyek berubah dari 143,87 minggu menjadi 135,00 minggu. Saat minggu ke 64 hingga 71 diperoleh durasi prediksi dari 148,55 minggu menjadi 159,34 minggu. Analisis minggu ke 133 hingga 141 diperoleh perubahan durasi akhir dari 155,59 minggu menjadi 152,90 minggu. Sedangkan menggunakan metode earned schedule diperoleh hasil pada minggu ke 25 hingga 28 durasi prediksi selama 144,44 minggu menjadi 130,76 minggu. Analisis minggu ke 64 hingga 71 diperoleh hasil 150,87 minggu menjadi 156,12 minggu. Analisis minggu ke 133 hingga 141 hasil prediksi turun dari 157,68 minggu menjadi 152,43 minggu. Berdasarkan hasil tersebut, durasi prediksi dari kedua metode tersebut mendekati satu sama lain
Aksesibilitas transportasi bagi pengguna kursi roda di transit oriented development Dukuh Atas Sudirman Jakarta (TS - 2678)
Perkembangan di Indonesia terus meningkat dengan pesat, terutama di Ibu Kota Jakarta banyaknya aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat di Ibu Kota. Perkembangan aktivitas di Ibu Kota Jakarta sendiri perlu diiringi dengan transportasi umum. Transportasi umum sendiri merupakan akomodasi untuk memindahkan penumpang dalam jumlah besar. Penumpang dalam transportasi umum sendiri mempunyai dua kategori penumpang prioritas dan non-prioritas. Penumpang prioritas sendiri diisi oleh para penyandang disabilitas yang menggunakan jasa transportasi umum itu sendiri. Tulisan ini bertujuan untuk menguraikan keadaan nyata kebutuhan aksesibilitas transportasi bagi pengguna kursi roda di transit oriented development Dukuh Atas Sudirman Jakarta dengan beberapa metode seperti uji validitas, uji reliabilitas, uji homogenitas, one sample T-Test & independent sample TTest. Berdasarkan uji one sample T-Test & independent sample T-Test didapati bahwa beberapa item pertanyaan tidak signifikan atau dapat dikatakan tidak sejalan dengan hipotesis. Hasil penelitian menghasilkan bahwa terdapat kekurangan sarana pendukung seperti lift dan ramp yang membantu para penyandang disabilitas untuk melakukan mobilitas dikawasan transit oriented development Dukuh Atas
Desain rangka sistem transfer linier kecepatan ganda menggunakan pneumatik dan vdi 2221 (TM - 1361)
Pada era revolusi Industri 4.0 ini, teknologi telah berkembang pesat. Robot industri merupakan suatu mesin otomatis yang dapat diprogram dalam sumbu 3 atau lebih. Perancangan ini bertujuan untuk memilih desain rangka sistem transfer linear kecepatan ganda menggunakan sistem pneumatik dan metode VDI 2221. Metode VDI 2221 merupakan standar asosiasi teknik Jerman dimana metode ini membantu penulis dalam menentukan varian dan juga kombinasi sehingga dari varian dan kombinasi yang dibuat, penulis dapat memilih dan mendesain secara detail varian yang terbaik. Varian 4 dipilih berdasarkan efisiensi harga dan kebutuhan perancangan. Desain dari alat sistem transfer linear kecepatan ganda ini menggunakan perangkat lunak CAD Fusion 360 dimana penggunaan dari perangkat lunak 3D tentu lebih menghemat biaya dan waktu. Desain ini diharapkan dapat membuka wawasan lebih mengenai sistem pneumatik, sistem transfer linear, aplikasi software Fusion 360, dan metode VDI 2221
Perancangan multi stage speed control pada linier pneumatik pick and place transfer unit (TM - 1366)
Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pneumatik dengan multi speed control pada unit transfer linear pick and place. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses pengambilan dan penempatan komponen di jalur produksi. Transfer unit linear pick and place yang efektif sangat penting dalam aplikasi industri yang memerlukan penanganan material yang cepat dan presisi. Dalam perancangan ini, digunakan komponen utama seperti silinder pneumatik, rodless cylinder, katup solenoid, pengontrol logika terprogram (PLC), dan sensor posisi. Sistem multi-speed control memungkinkan silinder untuk bergerak dengan kecepatan yang bervariasi pada tahap yang berbeda dari siklus kerja, yang memberikan fleksibilitas dan optimalisasi waktu siklus. Misalnya, kecepatan tinggi digunakan untuk pergerakan awal dan kecepatan rendah untuk penempatan akhir yang presisi. Sistem yang dirancang juga menunjukkan keandalan yang tinggi dan mudah dalam perawatan. Implementasi sistem ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan dalam aplikasi industri yang memerlukan otomatisasi pick and place yang cepat dan akurat, seperti dalam industri elektronik, otomotif, dan pengemasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan sistem pneumatik dengan multi speed control pada transfer unit linear pick and place adalah solusi yang efisien dan efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi
Analisa simulasi kekuatan material filament abs proses 3d printing pada prototype kaki palsu hewan kucing (TM - 1372)
Perkembangan teknologi rapid prototyping khususnya pada mesin 3d printing akhir-akhir ini sangatlah pesat. Jika dilihat dari pengaplikasian 3d printing yang sudah memasuki berbagai bidang kebutuhan manusia seperti bidang otomotif, bidang konstruksi, dan bidang medis. Pada bidang medis teknologi 3d printing tidak hanya di implementasikan pada manusia, melainkan juga pada hewan. Hal tersebut mendorong penelitian ini untuk membuat prototype dari teknologi 3d printing yang dapat membantu hewan disekitar khususnya kucing. Penelitian ini bergerak pada pembuatan model prototype kaki palsu untuk hewan kucing yang mudah untuk digunakan dan ekonomis. Tahapan pertama dalam pembuatan prototype kaki palsu hewan kucing adalah sketch 2D dan 3D sketch dengan software Autodesk Fusion 360. Fusion 360 adalah salah satu program computer aided design yang dapat membuat desain 3D dan simulasi. Pada fusion 360 juga dilakukan simulasi static stress dan dynamic event simulation untuk menentukan apakah model dapat menopang beban yang diinginkan. variable beban kaki kucing dilakukan percobaan menimbang beban kaki kucing dengan kondisi 1 kaki berdiri tegak dan kondisi beban yang diterima kaki kucing disaat mendarat dari ketinggian 50cm. Data tersebut diolah dan dimasukin kedalam simulasi fusion 360. Dari 2 simulasi menghasilkan kondisi model yang cukup baik untuk menerima beban yang diinginkan dan dapat mengetahui area kritikal pada model. Prototype kaki palsu hewan kucing ini diharap dapat menjadi opsi lain untuk kucing yang tidak memiliki alat gerak dengan biaya yang lebih efisien dan ekonomis
Perancangan audio visual promosi maha5 dengan tema kreativitas rias wajah (DKV - 3020)
Mencintai diri atau yang biasa dikenal dengan self-love merupakan suatu bentuk apresiasi diri sendiri. Cara menerapkannya adalah dengan cara menghormati diri sendiri dan menerima segala kekurangan dan kelebihan. Setiap orang dilahirkan dengan penampilan yang berbeda-beda. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi dan budaya fashion, sudah banyak sekali tren-tren yang tersebar melalui media sosial, termasuk dengan standar penampilan yang "ideal", khususnya pada para wanita. Banyak dari mereka yang masih sering merasa tidak percaya diri dengan penampilan diri mereka sendiri dan bahkan mereka sering membandingkan diri mereka dengan orang lain. Penulis menggunakan video pendek yang disajikan dalam bentuk animatic music video dengan menggunakan karakter virtual youtuber dari MAHA5 sebagai media utama dengan harapan untuk menyalurkan pesan ke target sasaran bahwa mereka tidak perlu memedulikan standar dan komentar jahat yang diutarakan oleh orang lain, dan untuk tampil percaya diri
Perancangan UI/UX dan kartu gambar digital " Ayo Bicara" sebagai alat komunikasi anak autis dengan gangguan wicara (DKV - 3053)
Pada dunia ini, setiap manusia tentunya terlibat dalam kegiatan interaksi sosial dan kegiatan komunikasi. Namun tidak menutup kemungkinan adanya individu-individu yang mengalami gangguan wicara atau non-wicara. Contohnya seperti kasus Autism Spectrum Disorder (ASD). Autism Spectrum Disorder (ASD) atau autisme adalah suatu gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi perkembangan bahasa serta kemampuan seorang anak untuk berkomunikasi, berinteraksi, serta berperilaku. Pada umumnya anak dengan kondisi ASD kesulitan untuk berkomunikasi atau non-wicara. Tidak dapat menyampaikan hal yang ingin kita sampaikan bisa menjadi hal yang dapat membuat seseorang menjadi frustasi atau bahkan stres. Maka dari itu perlu digunakan cara alternatif agar mereka dapat menyampaikan atau mengutarakan keinginan ataupun perasaan mereka kepada orang-orang disekitarnya tanpa mengandalkan verbal. Hal ini dapat dilakukan dengan Augmentative and Alternative Communication atau AAC. AAC adalah cara alternatif berkomunikasi bagi individu yang mengalami masalah berkomunikasi, dimana AAC dapat berupa visual, ekspresi tubuh, bahasa tubuh, gestur ataupun bahasa isyarat. Salah satu cara AAC ialah menggunakan sistem PECS (Picture Exchange Communication System) dimana seorang individu dapat menggunakan kumpulan kartu kosakata berilustrasi sebagai cara berkomunikasi. Sudah tidak sedikit lagi ditemukannya kartu-kartu tersebut yang dikemas dalam bentuk digital, yaitu mobile apps. Namun sedikitnya aplikasi AAC mobile berbahasa Indonesia menjadi permasalahan bagi pengguna AAC PECS di Indonesia. Demi merancang desain antarmuka bagi penggunanya, tentunya diperlukan untuk melakukan riset, dari riset target yang tepat, riset kebutuhan pengguna, aplikasi kompetitor, dan lainnya. Hasil riset diolah menjadi suatu rancangan yang diharapkan dapat menjadi bermanfaat
Tinjauan Terhadap Rehabilitasi Pada Pengguna Sekaligus Pelaku Illegal Drug Trafficking Jenis Alprazolam (Pada Putusan Pengadilan Negeri Garut No.33/Pid.Sus/2021/PN.Grt)
Pada sekarang ini banyak dari masyarakat yang kehilangan kontrol untuk selalu hidup dan memenuhi kebutuhan hidupnya, apalagi jika keadaan terdesak mereka akan otomatis berfikir bagaimana caranya untuk tetap bertahan hidup walaupun melakukan hal-hal yang melanggar ketentuan hukum dan norma. Salah satu contohnya yaitu pengedaran dan penggunaan narkotika dan psikotropika di Indonesia. Karena banyak masyarakat yang kurang paham dan mengetahui bahwa menjual obat-obatan terlarang merupakan suatu hal yang melanggar hukum dan akan berdampak sangat buruk bagi ketahanan dan kenyamanan bangsa Indonesia. karena jika sudah terkena obat-obatan secara ilegal dikhawatirkan tubuh tidak kuat untuk menghilangkan kecanduan yang sangat berlebihan dan tubuh juga tidak punya dosis yang minimal atau maksimal karena menggunakanya tidak sesuai anjuran dokter atau anjuran yang sebenarnya. Tujuan adanya penulisan ini, yaitu penulis ingin memberitahukan mengenai dampak atau bahaya penggunaan obat-obatan psikotropika secara ilegal. Dan juga penulis ingin memberitahukan bahwa rehabilitasi merupakan salah satu tujuan yang baik untuk para pengedar dan juga pemakai obat-obatan psikotropika adalah dengan cara merehabilitasi agar si pemakai bisa mengetahui dampak buruk apa saja yang bisa terjadi jika melakukan pengedaran, dan juga bisa sembuh secara sehat dan baik dengan penanganan yang cukup saat di rehabilitasi. Metode yang penulis gunakan yaitu kualitatif yang berdasarkan suatu kasus yang terdapat di putusan dengan mengedepankan bacaan atau literatur dan juga aturan sebagai acuan dalam penulisan skripsi ini dan juga wawancara dengan narasumber ahli sesuai dengan bidangnya untuk memberikan informasi yang akurat