Repository Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Not a member yet
667 research outputs found
Sort by
Bukti Korespondensi "Irritation Test of Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) Extract Cream with Human Patch Test Method"
Motivation of Students in Participating in Online Learning in Social Science Subjects Class I SMPN 6 Palangka Raya
This study aims to describe how the motivation of students in participating in online learning in social studies subjects class IX SMPN 6 Palangka Raya This research is a descriptive study using a qualitative approach. Data collection techniques used in the form of observation, interviews, and documentation. The data analysis used is data condensation, data presentation, as well as describing and verifying. The results of this study indicate that (1) In the implementation of online learning learning will take place effectively if students have motivation in learning and online learning is in line with innovative learning with learning characteristics that lead to an interactive, scientific, contextual, collaborative, and learner-centered learning process. . In addition to paying attention to the learning media prepared in the online learning process, there are many factors that need to be considered by educators in the offline and online learning process that lead to student learning outcomes. (2) In the online implementation, many students have low motivation to learn, for example, students ignore the explanation from the teacher when delivering material and there are also students who are lazy to take social studies lessons
Modular Blok Di Ruang Barisan Terjumlah Cesaro Orlicz
On the Cesaro summable of orde-p sequence space, if the fuction is replaced by Orlicz function, it is not always easy to define norm in the space. In this paper, we study some properties of the Cesaro Orlicz summable sequence space. First, on the space we define a modular and its the luxemburg norm, and then some topological properties is explored. The results show that the sequence spaces is modular complete and nom complete. In addition, the space is a BK-space but not an AK-space
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk SP-36 Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Buncis (Phaseolus vulgaris L.) pada Tanah Berpasir
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang kacang buncis (Phaseoulus vulgaris L.) pada tanah berpasir, (2) mengetahui pengaruh pemberian pupuk SP-36 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang kacang buncis (Phaseoulus vulgaris L.) pada tanah berpasir, (3) mengetahui interaksi antara pupuk kandang ayam dan pupuk SP-36 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang kacang buncis (Phaseoulus vulgaris L.). Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Mei sampai dengan bulan September tahun 2021. Penelitian ini berlokasi di Kebun Percobaan dan Penelitian Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya di Jl. Anggrek, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama pemberian pupuk kandang ayam (A) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu : A0 = 0 t ha-1 (0 g polybag-1 tanpa perlakuan), A1 = 10 t ha-1 (50 g polybag -1), A2 = 20 t ha-1 (100 g polybag-1), dan A3 = 30 t ha-1 (150 g polybag -1 ), dan Faktor kedua yaitu pupuk SP-36 yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : S0 = 0 kg -1 (0 g polybag -1 tanpa perlakuan ), S1 = 100 kg -1 (0,5 g polybag -1), dan S2 = 200 kg -1 (1 g polybag-1). Hasil penelitian yang telah dilakukan diperolah bahwa tanaman kacang buncis di tanah berpasir menunjukkan hasil rata-rata tertinggi dan terbaik terhadap parameter pengamatan tinggi tanaman 7, 14, 21 HST, jumlah daun 7, 14, 21 HST, umur tanaman berbunga, panjang polong, jumlah polong, bobot segar per polong, bobot segar per tanaman, biji per polong dan biji per tanaman dengan perlakuan pupuk kandang ayam dan SP-36 dihasilkan dari dosis pupuk kandang ayam (30 t ha-1) dan SP-36 ( 200 kg ha-1)
Kajian Percepatan Proyek dengan Metode Time Cost Trade Off pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi V
Proyek adalah sebuah kegiatan yang bersifat sementara yang telah ditetapkan awal pekerjaannya dan waktu selesainya. Proyek pembangunan Ruas Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi V dimulai dari KM 13-Manggar dengan panjang 10,9 km ini dipilih sebagai objek penelitian. Metode yang dapat digunakan untuk mempercepat durasi proyek adalah metode time cost trade off. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbandingan antara biaya dan waktu sebelum dan sesudah penerapan time cost trade off dan mengetahui besar biaya dan waktu optimum menggunakan metode time cost trade off. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan percepatan menggunakan alternatif penambahan jam kerja lembur, diperoleh biaya optimum sebesar Rp853.423.789.864,55 dan waktu optimum 414 hari dengan efisiensi biaya proyek 0,47% dan efisiensi waktu proyek 55,48%, Sedangkan percepatan menggunakan alternatif penambahan jumlah alat berat, diperoleh biaya optimum sebesar Rp858.865.629.963,50 dan waktu optimum 496 hari dengan efisiensi biaya proyek 0,17% dan efisiensi waktu proyek 46,67%
Improving Social Science Learning Outcomes Using Guided Teaching Model In Indonesian Context
Purpose: This research aims at investigating the increase in teaching and learning activities by using guided teaching model and what effect it makes on the achievement on learning outcomes. Guided teaching facilitates teaching and decision-making abilities of the students.
Research Methodology: The study was carried out on a sample of 290 students of class IX of the schools in Indonesia by using guided teaching model. This study has followed the questionnaires method to collect data and smart-PLS to examine the data.
Findings: The findings reveal that the teaching and learning activities show a positive association with learning outcomes of the students. The Guided learning model also significantly mediates among the nexus of teaching activities, learning activities and learning outcomes of the students.
Implication for Research and Practice: The study recommends that teachers in schools should make use of appropriate learning models according to the material to be taught, because the use of the right learning model can improve student learning outcomes
Laporan Penelitian "Uji Efektivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Akar Kalakai (Stenochlaena palutris (Burm.f) Bedd) Terhadap Mencit (Mus musculus)"
Penggunaan obat tradisional semakin meningkat dengan kecenderungan gaya hidup
kembali ke alam (Back to nature). Kalimantan merupakan pulau di Indonesia yang
terkenal dengan kekayaan keanekaragaman hayatinya. Tak hanya itu, kekayaan
pengetahuan pengobatan tradisional dengan menggunakan tumbuhan yang diwariskan
secara lisan dari generasi ke generasi pada etnis asli Kalimantan juga sangat banyak. Salah
satu bahan alam berasal dari Kalimantan yang banyak digunakan sebagai tanaman obat
adalah kalakai atau sering juga disebut paku haruan (Stenochlaena palustris (Burm.f)
Bedd).
Kalakai merupakan tumbuhan yang sering dikonsumsi masyarakat sehari-hari.
Selama ini bagian dari kalakai yang sering dikonsumsi masyarakat adalah bagian daun
yang dipercaya dapat digunakan sebagai pengobatan. Bagian lain dari kalakai yang
khasiatnya masih banyak belum diketahui oleh masyarakat adalah bagian akar.
Masyarakat etnis Banjar di Kabupaten Balangan dan banyak etnis Dayak di Kalimantan
Selatan dan Kalimantan Tengah memanfaatkan akar dari tumbuhan kalakai dan diyakini
berfungsi sebagai obat afrodisiaka dengan cara penggunaan yang sederhana yaitu
merendam atau merebus bagian akarnya kemudian meminum airnya.
Akar dari tumbuhan kalakai diyakini berfungsi sebagai obat afrodisiaka. Akar
kalakai positif mengandung senyawa kimia yaitu katekol, alkaloid, saponin, tanin, dan
flavonoid. Salah satu efek farmakologis yang dihasilkan dari beberapa senyawa tersebut
adalah sebagai antiinflamasi. Berdasarkan penelitian dari Adawiyah dan Rizky, 2018
Ekstrak dari akar kalakai juga mengandung senyawa flavonoid, dan berdasarkan
penelitian lain dari Hidayati et al, 2008 mengandung flavonoid berfungsi sebagai
antiinflamasi dengan cara menghambat enzim siklooksigenase dan lipooksigenase
sehingga dapat memberikan harapan untuk pengobatan gejala peradangan dan alergi.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas antiinflamasi dari ekstrak
etanol akar kalakai (Stenochlaena palustris (Burm.f) Bedd) terhadap mencit (Mus
musculus) dan untuk mengetahui dosis ekstrak etanol akar kalakai (Stenochlaena
palustris (Burm.f) Bedd) yang mempunyai efektivitas sebagai antiinflamasi. Akar kalakai
yang sudah diolah menjadi serbuk akar kalakai, kemudian ditimbang sebanyak 500 g kemudian diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%.
Kemudian dilakukan dengan pengujian efektivitas antiinflamasi pada dosis variasi
ekstrak etanol akar kalakai 5 mg/30gBB, 10mg/30gBB, dan 15 mg/30gBB.
Hasil penelitian menujukkan bahwa ekstrak etanol akar kalakai (Stenochlaena
palustris (Burm.f) Bedd) memiliki efektivitas sebagai antiinflamasi, dan dosis yang
memiliki efektivitas sebagai antiinflamasi paling besar yaitu 15 mg/30gBB dengan rata-
rata hambatan inflamasi yaitu pada menit ke 30 sebesar -0,1; pada menit ke 60 sebesar
0,11; pada menit ke 90 sebesar 0,45; dan pada menit ke 120 sebesar 0,40
Laporan Penelitian "Analisa Dampak Kerusakan Jalan Terhadap Waktu Tempuh dan Kecepatan Rata-Rata Kendaraan di Jalan Jati Kota Palangka Raya"
Penelitian ini untuk mengetahui dampak kerusakan jalan terhadap kelancaran arus lalu lintas ditinjau dari waktu tempuh dan kecepatan rata-rata kendaraan yang melintasi ruas jalan Jati Kota Palangka Raya
Kerangka Kerja Pelatihan Cybersecurity Untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama dan Atas (SMP-SMA)
Semua remaja usia SMP – SMA harus memiliki pengetahuan tentang cybersecurity yaitu tingkat keamanan dalam menggunakan teknologi Internet baik melalui PC maupun perangkat mobile lainnya. Cybersecurity adalah upaya untuk melindungi informasi dari adanya cyber attack, yaitu semua jenis tindakan untuk mengganggu kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersedian (availability) informasi secara sengaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan kerangka kerja yang tepat dalam memberikan pelatihan kepada siswa SMP dan SMA tentang cybersecurity, yang nantinya setelah dianalisis dan disusun kerangkanya, akan muncul adanya program pelatihan cybersecurity. Program tersebut dikhususkan berkonsentrasi pada keamanan identitas baik secara pribadi, keluarga maupun institusi. Metode penelitian ini adalah mix methods antara survey kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini akan diadakan dengan cara melakukan survey dan uji coba pelatihan kepada siswa SMP dan SMA di Palangka Raya tentang penggunaan internet yang meliputi fasilitas email, social media, dan platform digital lainnya dengan memperhatikan aspek keamanan informasi dan data pribadi. Output dari penelitian ini adalah kerangka pelatihan cybersecurity awareness sebagai bahan pelengkap dalam kurikulum dalam pendidikan SMP dan SMA
Huma Betang: Internalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Kalimantan Tengah
Kepunahan budaya dan nilai-nilai identitas sebuah
budaya akan terjadi selama budaya itu terbuka dari
masuknya nilai-nilai lain di luar budaya tersebut. Betang
pada akhirnya nanti, ketika tidak mendapat perhatian dan
pengawalan secara baik dan maksimal dari seluruh
pemangku kebijakan dan masyarakat yang memiliki kearifan
asli budaya lokal tersebut pada akhirnya akan mengalami
krisis identitas dan kepunahan budaya itu sendiri.
Sebagai sebuah produk budaya, Huma Betang
merupakan falsafah hidup utama yang semestinya mampu
diinsyafi dan maknai dengan baik pada pilar-pilar yang
menopang kearifan falsafah tersebut. Pilar-pilar penopang
Betang tersebut adalah; kejujuran, kesetaraan, kebersamaan
dan menjunjung tinggi Hukum adat dan Hukum nasional
dengan menjunjung tinggi prinsip hidup “Belom Bahadat”
hidup yang menjunjung tinggi keadaban dan kesopanan) dan
“Belom Penyang Hinje Simpe” (mengedepanka kehidupan
damai, dalam kebersamaan, menjunjung kesetaraan,
toleransi dan kebersamaan). Kekuatan Empat pilar tersebut
itulah yang menjadi nilai dalam mempukuk kehidupan bagi
generasi muda dalam mempertahankan nilai-nilai keluhuran
betang