Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Not a member yet
266 research outputs found
Sort by
PENGARUH SOFT SKILL, HARD SKILL, DAN MOTIVASI TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
Setiap tahunnya, tingkat pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi terus meningkat. Situasi ini menjadi tantangan bagi mahasiswa sebagai calon tenaga kerja untuk mempersiapkan diri secara maksimal. Penguasaan soft skill dan hard skill serta peningkatan motivasi menjadi aspek penting yang perlu dikembangkan agar mahasiswa mampu bersaing dan beradaptasi di dunia kerja. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis mengenai Soft Skill, Hard Skill dan Motivasi Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini melibatkan 118 sampel Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi S1 Manajemen dan S1 Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan alat analisis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Soft skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir. (2) Hard skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir. (3) Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan program yang mendukung peningkatan soft skill, penguatan hard skill, dan motivasi. Program ini dapat mencakup pelatihan praktis, workshop, serta kolaborasi dengan dunia industri untuk memberikan gambaran nyata tentang tantangan dunia kerja, sehingga membantu mempersiapkan individu secara lebih baik
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPERNGARUHI KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN PERUSAHAAN AIR MINUM XYZ DI KABUPATEN SLEMAN
Kegiatan magang yang dilaksanakan di Perusahaan Air Minum XYZ dilaksanakan melalui beberapa tujuan sebagai berikut: Menambah wawasan, dengan melaksanakan magang diharapkan mahasiswa mendapatkan gambaran kondisi kerja yang sebenarnya sesuai dengan yang didapatkan ketika perkuliahan; Untuk menjadi bekal dalam mempersiapkan diri sebelum terjun dalam dunia kerja sesungguhnya; Meningkatkan kemampuan dan keterampilan kerja sebagai modal untuk bersaing di dalam dunia kerja pada masa pasca kampus; Sebagai sarana untuk membandingkan antara teori yang sudah diperoleh di perkuliahan dengan praktik kerja yang sesungguhnya; Sebagai Tugas Akhir pengganti skripsi. Berdasarkan data yang telah dibahas pada bab sebelumnya, penerapan kualitas Perusahaan Air Minum XYZ menggunakan indikator-indikator dari Zeithaml, Berry, dan Parasuraman, yaitu bukti langsung (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Dari analisis tersebut, diketahui bahwa secara umum pelayanan yang diberikan sudah berjalan dengan baik. Namun, pada aspek empati (empathy), pelanggan merasa Perusahaan Air Minum XYZ belum sepenuhnya memperhatikan kebutuhan dan harapan mereka
ANALISIS EFEKTIVITAS PENERAPAN INTERVENSI PADA LABORATORIUM RUMAH SAKIT: STUDI KASUS PADA RUMAH SAKIT X
Berdasarkan hasil pembahasan mengenai efektivitas pengendalian biaya operasional sebelum dan sesudah intervensi pada RS X, maka dapat disimpulkan bahwa kebijakan ini telah memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional rumah sakit, khususnya pada bagian laboratorium. Sebelum intervensi diterapkan, dokter memiliki kewenangan penuh untuk memberikan surat pengantar pemeriksaan laboratorium tanpa batasan tertentu. Dengan dilaksanakannya kebijakan ini, maka hanya pemeriksaan yang benar-benar diperlukan berdasarkan indikasi medis yang dapat dilakukan, sehingga dapat mengurangi biaya operasional yang tidak perlu dan memastikan pemanfaatan sumber daya laboratorium lebih optimal. Efektivitas dari intervensi ini semakin terbukti dengan adanya peningkatan pendapatan pada Laboratorium Patologi Klinik RS X. Data menunjukkan peningkatan pendapatan laboratorium sebesar 9,30% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan tersebut telah berpengaruh dengan baik dan membantu rumah sakit untuk lebih efisien tanpa perlu mengurangi kualitas pelayanan terhadap pasien. Dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala yang muncul, salah satunya adalah kepatuhan dokter residen dalam melaksakan kebijakan, Para dokter residen cenderung masih memberikan surat rujukan tanpa batasan tertentu karena kebutuhan penelitiannya, sehinggs pelaksanaan intervensi belum sepenuhnya efektif pada level ini. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut dalam sosialisasi dan pengawas agar kebijakan ini dapat terlaksana lebih konsisten
MBKM MANDIRI MEMBANGUN DESA DI DESA GIRI MEKAR KECAMATAN CILENGKRANG KABUPATEN BANDUNG
Desa Giri Mekar, Kecamatan Cilengkrang, memiliki potensi sekaligus tantangan dalam aspek kesehatan, literasi digital, dan kesadaran sosial. Beberapa permasalahan utama yang dihadapi antara lain kurangnya pendataan anak sehat, kurangnya literasi kewirausahaan digital di kalangan kader PKK, Untuk mengatasi hal tersebut, program MBKM Membangun Desa dilaksanakan dengan pendekatan berbasis program kerja nyata. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pengembangan sistem pendataan kesehatan anak berbasis digital, pelatihan kewirausahaan digital bagi kader desa melalui seminar “Start-Up Bisnis Masyarakat Desa Girimekar”. Program ini melibatkan mitra pelaksana, yaitu Puskesmas dan Kelurahan Desa Giri Mekar, guna memastikan implementasi yang efektif dan berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini mencakup tersedianya database kesehatan keluarga yang lebih terstruktur, meningkatnya keterampilan kader desa dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kewirausahaan, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap risiko perjudian online. Dampak jangka panjang dari program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan sosial, meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, serta mendorong pola hidup sehat yang lebih baik di Desa Giri Mekar
STRATEGI OPTIMALISASI PERAN KOPERASIDALAM PENGELOLAAN LAHAN PLASMA SAWIT UNTUK KEMANDIRIAN EKONOMI DESA
Koperasi berperan dalam mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap perusahaan perkebunan serta mendorong diversifikasi ekonomi desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan guna meningkatkan efektivitas koperasi dalam pengelolaan lahan plasma sawit, menganalisis kendala yang dihadapi, serta mengembangkan model kolaborasi yang efektif antara koperasi dan perusahaan perkebunan. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memahami peran koperasi dalam pengelolaan lahan plasma sawit serta merancang strategi optimalisasi yang dapat diterapkan guna meningkatkan kemandirian ekonomi desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversifikasi usaha, tata kelola yang transparan, serta penguatan kepercayaan anggota merupakan elemen kunci dalam meningkatkan efektivitas koperasi dan kemandirian ekonomi desa. Namun, koperasi masih menghadapi beberapa kendala utama, antara lain rendahnya literasi keuangan dan manajerial, minimnya partisipasi anggota, fluktuasi harga sawit, serta keterbatasan akses modal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, koperasi dapat menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), memanfaatkan teknologi digital dalam pencatatan keuangan dan pemasaran, serta mengembangkan usaha berbasis ekosistem koperasi guna meningkatkan pendapatan desa
DIGITAL PAYMENT YANG MEMODERASI PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT MEMBELI DI INKUBATOR BISNIS PUSAT INOVASI WIRAUSAHA UNIVERSITAS SAM RATULANGI : STUDI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital payment yang memoderasi hubungan antara kualitas pelayanan dan minat beli di Inkubator Bisnis Pusat Inovasi Wirausaha Universitas Sam Ratulangi, dengan fokus pada mahasiswa Universitas Sam Ratulangi Manado. Kualitas pelayanan yang baik diharapkan dapat meningkatkan minat beli, dan penggunaan metode pembayaran digital dianggap dapat memperkuat pengaruh tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan di incubator bisnis. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif terhadap minat beli, dan digital payment berfungsi sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan sistem pembayaran digital yang efisien dapat meningkatkan pengalaman konsumen, sehingga mendorong mereka untuk melakukan pembelian. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengelola inkubator bisnis dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif, serta untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memanfaatkan teknologi pembayaran digital guna menarik lebih banyak konsumen
PENGARUH JOB DEMAND, JOB RESORCUE, DAN WELL BEING TERHADAP WORK ENGAGEMENT PADA KARYAWAN TAXPRIME
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Job Demand, Job Resource, dan Well Being terhadap Work Engagement pada karyawan TaxPrime. Dalam era modernisasi, perusahaan dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan global, menjadikan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai aset penting. TaxPrime, sebagai firma konsultan pajak yang berkembang pesat, memiliki lebih dari 200 penasihat yang berperan dalam memberikan layanan pajak yang optimal.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 44 karyawan TaxPrime. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Job Demand tidak berpengaruh signifikan terhadap Work Engagement, sedangkan Job Resource juga tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Namun, Well Being terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Work Engagement.Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun Job Demand dan Job Resource tidak berkontribusi secara signifikan, perhatian terhadap kesejahteraan karyawan sangat penting untuk meningkatkan keterlibatan kerja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi manajemen TaxPrime dalam merancang strategi yang lebih baik untuk meningkatkan Work Engagement karyawan melalui pengelolaan Job Demand, Job Resource, dan Well Being
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN @THELAUGHINGCOW.ID MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE
Periklanan melalui media sosial telah menjadi salah satu strategi utama dalam komunikasi pemasaran modern, dengan Instagram menjadi platform yang populer untuk membangun brand image. Penelitian ini berfokus pada strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh akun Instagram @thelaughingcow.id dalam membangun citra merek (brand image) di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis Strategi Komunikasi Pemasaran @thelaughingcow.id Melalui Media Sosial Instagram Dalam Membangun Brand Image. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konten visual yang menarik dan informatif, serta interaksi aktif dengan pengikut, berperan penting dalam memperkuat citra merek The Laughing Cow sebagai produk yang aman dan bergizi untuk anak-anak. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram, menjadi sarana yang efektif dalam membangun brand image yang positif. Saran untuk Social Media Specialist dapat lebih fokus pada pembuatan konten interaktif yang menarik, seperti polling, kuis, atau sesi tanya jawab langsung di Instagram. Konten interaktif seperti ini tidak hanya dapat meningkatkan engagement, tetapi juga menciptakan pengalaman yang lebih personal bagi pengguna. Selain itu, dengan melibatkan audiens secara aktif, The Laughing Cow dapat membangun komunitas yang lebih solid dan memperkuat hubungan emosional antara merek dan pengikutny
KINERJA KEUANGAN BANK KONVENSIONAL DAN SYARIAH INDONESIA
Penelitian ini membahas perbandingan kinerja keuangan bank konvensional dan bank syariah di Indonesia, yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perbedaan model bisnis dan prinsip operasional antara kedua jenis bank, yang memengaruhi kinerja keuangan mereka. Tujuan utama penelitian adalah menganalisis dan membandingkan indikator kinerja utama seperti Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Non-Performing Loans (NPL), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) dari kedua jenis bank selama periode 2019–2023. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari laporan keuangan bank yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank konvensional cenderung lebih unggul dalam hal profitabilitas (ROA dan ROE), sedangkan bank syariah menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam efisiensi pengelolaan risiko kredit (NPL) dan kecukupan modal (CAR). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perbedaan kinerja keuangan antara bank konvensional dan syariah mencerminkan karakteristik unik dari model bisnis mereka. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi regulator, pengambil kebijakan, dan pelaku industri dalam meningkatkan daya saing sektor perbankan di Indonesia
STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI BERBASIS POTENSI LOKAL DI DESA: STUDI KASUS PENGEMBANGAN UMKM RUJAK SIMPANG JODOH TEMBUNG SUMATERA UTARA
Strategi pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal merupakan pendekatan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Studi ini meneliti pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Rujak Simpang Jodoh di Tembung, Sumatera Utara, sebagai contoh nyata implementasi strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk mengidentifikasi potensi lokal, kendala, serta peluang pengembangan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan baku lokal, inovasi produk, serta strategi pemasaran digital menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pemberdayaan UMKM ini. Selain itu, peran komunitas lokal dan dukungan dari pemerintah daerah sangat signifikan dalam menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemberdayaan berbasis potensi lokal mampu meningkatkan daya saing UMKM sekaligus memberdayakan masyarakat desa secara keseluruhan