E-Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati
Not a member yet
3467 research outputs found
Sort by
IMPROVE MARKETING PERFORMANCE THROUGH MARKET SENSING CAPABILITY, DYNAMIC CAPABILITIES, AND NEW PRODUCT DEVELOPMENT
The worsening sales trend of Jepara furniture exporters as a result of substandard marketing performance is the driving force for this research. Currently, a company\u27s ability to improve its marketing performance is very important because it shows how well the company can meet its sales targets in the market. An effective method for identifying problems that impact a company\u27s competitiveness and sustainability is to examine its marketing performance and the factors that influence that marketing performance. This study shows market sensing capabilities, dynamic capabilities, and new product development that can be used by Jepara furniture exporters to improve their marketing performance. This survey involved 60 respondents and used quantitative techniques. Purposive sampling is used in the sampling procedure. The research utilizes multiple linear regression analysis for data examination. Research findings show that market sensing capability, dynamic capabilities, and new product development all influence marketing performance. In this research, expanding market sensing capabilities, dynamic capabilities and new product development are recommended for Jepara furniture export companies. Thus, the furniture export business in Jepara will have better marketing performance
LEARNING RESULTS OF FRACTION MATERIAL USING A REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) APPROACH IN PRIMARY SCHOOL STUDENTS
This research aims to evaluate and improve student learning outcomes in fraction material by applying the Realistic Mathematics Education (RME) approach in the context of action in an elementary school. The research method used is Classroom Action Research with a research cycle consisting of planning, implementation, observation and reflection. The research location is UPTD SD Negeri 4 Bireuen. The data source in this research was class III UPTD students at SD Negeri 4 Bireuen, totaling 17 students with various levels of ability. Based on the research results, it was found that the RME approach was used for class III students at UPTD SD Negeri 4 Bireuen on simple fraction material. This is proven by the increasing number of students who complete their studies
Challenges in Teaching Literature in an EFL Context (A Case Study of Indonesian Students)
The significance of literature in language learning has grown considerably. This is particularly true in the context of English as a Foreign Language (EFL), where it is recognized as a valuable tool for enhancing English skills. Nonetheless, the focus on teaching English literature for its intrinsic value rather than solely as a means for language acquisition is limited, especially in Indonesia. Therefore, the purpose of this study is to explore the teaching of English literature to EFL students in Indonesian high schools. Specifically, the study aims to investigate the criteria employed by English literature teachers in selecting literary works, identify challenges faced by teachers when instructing EFL students in English literature, and examine the strategies they employ to overcome these challenges. The research entails a case study involving a teacher instructing two distinct English lessons at a senior high school in Indonesia. The findings reveal the following: Firstly, the primary considerations for selecting literary texts include factors such as length, language complexity, canonical status, and the author\u27s cultural background. Secondly, challenges encountered encompass reading habits, English proficiency, and the availability of resources. Consequently, this research underscores the potential for further exploration within the realm of teaching English literature to EFL students in Indonesia, with the pursuit of effective instructional models being a noteworthy avenue for future investigation
STUDENTS’ PERCEPTIONS OF IMPLEMENTATION MERDEKA CURRICULUM IN SENIOR HIGH SCHOOL
This research was conducted because students have not been able to utilize The Merdeka Curriculum optimally, this is due to the lack of information that students know about The Merdeka Curriculum. The Merdeka Curriculum Program is an important topic in the development of education in Indonesia. Meanwhile, the benefits and challenges of implementing this program continue. From the statement above, researcher interested in knowing students\u27 perceptions of what they felt, especially regarding the benefits and challenges of this curriculum. This study used a qualitative method. This research used data collection took the form of audio recordings of interviews which were then transcribed. The resource data in this research were class XI consist of 5 students for the 2022/2023 academic year. To analyze the data, researcher used thematic analysis. Researcher used content validity to support research. The research results showed that the Merdeka Curriculum made students more motivated in learning, because the Merdeka Curriculum supported students to determine what they want to prepare for in the future, this is also done in choosing elective subjects that they choose according to their interests. The Merdeka Curriculum challenges students to continue to develop and learn new things in order to be able to keep up with the times. Researcher also hope that this research can be a reference for readers to improve the curriculum in the future so that it is better and of better quality for students. and teachers also continue to guide students, and students must be more active in studying
Pengaruh Penggunaan Model Project Based Learning Berbantuan Media Video Animasi Terhadap Keterampilan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Negeri 14 Kerinci
Penelitian ini memiliki tujuan, yakni (1) mendeskripsikan keterampilan menulis teks prosedur menggunakan model project based learning berbantuan media video animasi, (2) mendeskripsikan keterampilan menulis teks tanpa menggunakan model project based learning berbantuan media video animasi, dan (3) menjelaskan pengaruh penggunaan model project based learning berbantuan media video animasi terhadap keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kerinci. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif sebab data yang diolah dalam bentuk angka, berupa skor dan nilai dari keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kerinci. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen, yakni penelitian yang sesungguhnya atau true experimental design. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) hasil tes keterampilan menulis teks prosedur menggunakan model project based learning berbantuan media video animasi ialah 74,54 yang berada pada kualifikasi Lebih dari Cukup (LdC), (2) hasil tes keterampilaln menulis teks prosedur tanpa menggunakan model project based learning berbantuan media video animasi ialah 60,55 yang berada pada kualifikasi Cukup (C), dan (3) adanya pengaruh penggunaan model project based learning berbantuan media video animasi terhadap keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kerinci
Nilai Sosial Dalam Novel Si Anak Cahaya Karya Tere Liye Sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra Di SMA
Problematika sosial yang terjadi di kalangan remaja menyebabkan lunturnya nilai sosial bagi generasi penerus bangsa. Sehubungan dengan itu, nilai sosial dapat ditanamkan kembali melalui novel Si Anak Cahaya karya Tere Liye dalam pembelajaran sastra di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk nilai sosial dan kesesuaian nilai sosial dalam novel Si Anak Cahaya karya Tere Liye sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA. Penelitian menggunakan pendekatan pragmatik sastra menurut Abrams. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data adalah novel Si Anak Cahaya karya Tere Liye dan objek penelitiannya adalah nilai sosial. Metode penelitian ini adalah baca catat dan studi pustaka, sedangkan teknik analisis datanya model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil temuan penelitian ini yaitu (a) nilai sosial yang terdapat dalam novel Si Anak Cahaya meliputi nilai cinta (17 data), nilai harmoni kehidupan (10 data), nilai tanggung jawab (11 data); (b) Nilai sosial dalam novel Si Anak Cahaya karya Tere Liye memiliki kesesuaian dan dapat dijadikan alternatif bahan ajar sastra di SMA ditinjau dari aspek bahasa, psikologi, dan latar belakang budaya mengacu pada KD yang digunakan yaitu poin 3.11 dan 4.11 tentang pesan dalam buku fiksi
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP SELLER DAN MARKETPLACE DALAM TERJADINYA PEMBATALAN SEPIHAK PADA TRANSAKSI CASH ON DELIVERY OLEH PEMBELI
Perkembangan sistem jual beli modern yang mempermudah transaksi dengan pertumbuhan pesat, terutama melalui platform e-commerce seperti Shopee. E-commerce memberikan potensi besar pada bisnis dunia maya dengan kemampuan menjangkau pasar lintas negara dan memudahkan pembeli menemukan produk sesuai kebutuhan. Namun, dalam perjanjian jual beli online, terdapat unsur-unsur esensial seperti barang dan harga, serta unsur natural dan accidental yang dapat mempengaruhi keabsahan perjanjian. Fokus penelitian ini adalah mengenai pembatalan sepihak transaksi jual beli online, khususnya melalui metode pembayaran cash on delivery (COD) oleh pembeli. Tujuan penelitian meliputi pemahaman terhadap terjadinya pembatalan sepihak, dampak dari pembatalan tersebut, serta upaya perlindungan hukum bagi seller dalam transaksi COD. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari beberapa seller di Shopee Xpress. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pembatalan sepihak oleh pembeli mengakibatkan kerugian bagi seller berupa tenaga, finansial, dan waktu. Selain itu, pelanggaran hak pelaku usaha juga terjadi, mengingat pembeli melanggar kewajiban pembayaran dan melakukan pembatalan sepihak. Meskipun terdapat asuransi dalam prosedur operasional, klaim sulit dilakukan. Oleh karena itu, perlindungan hukum yang lebih kuat dan efektif bagi seller dalam menghadapi pembatalan sepihak pada transaksi COD sangatlah penting untuk mewujudkan keadilan dan kepastian hukum dalam konteks bisnis e-commerce
KEDUDUKAN DAN KEKUATAN HUKUM PERJANJIAN KERJASAMA MEMORANDUM OF UNDERSTANDING ANTARA RSUD TUGUREJO DENGAN BPJS KESEHATAN DALAM BIDANG PELAYANAN KESEHATAN DITINJAU DARI SEGI HUKUM KONTRAK
Kesehatan adalah hal penting bagi setiap orang. Hal ini membuat perlu diadakannya suatu lembaga pemerintah yang dapat menjamin kesejahteraan dan jaminan untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikembangkan di Indonesia merupakan bagian dari SJSN. Untuk dapat mewujudkan kerjasama yang baik antara masyarakat dan pihak penyedia pelayanan kesehatan seperti rumah sakit. Salah satu bentuk kerjasama yang terjalin adalah antara RS Tugurejo Semarang dengan BPJS Kesehatan Cabang Semarang melalui perjanjian kerjasama MoU. Kerjasama tersebut dilakukan atas dasar pentingnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya kepada peserta program Jaminan Kesehatan melalui BPJS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang dibuatnya perjanjian kerjasama MoU antara RSUD Tugurejo dengan BPJS Kesehatan dalam bidang pelayanan kesehatan dan untuk mengetahui dan menganalisis kedudukan dan kekuatan hukum perjanjian kerjasama MoU antara RSUD Tugurejo dengan BPJS Kesehatan dalam bidang pelayanan kesehatan ditinjau dari segi hukum kontrak. Karena penelitian ini bersifat noarmatif maka fokus datanya pada data sekunder yaitu melalui dengan didukung dokumen – dokumen yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Latar belakang dibuatnya perjanjian kerjasama MoU antara RSUD Tugurejo dengan BPJS Kesehatan dalam bidang pelayanan kesehatan merupakan wujud implementasi terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Kedudukan dan kekuatan hukum perjanjian kerjasama MoU RSUD Tugurejo dengan BPJS Kesehatan Cabang Semarang dalam bidang pelayanan kesehatan ditinjau dari segi hukum kontrak telah secara sah memenuhi syarat dalam suatu Kontrak perjanjian sesuai Pasal 1320 KUHPerdata
PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP PERTAMBANGAN PASIR ILEGAL YANG DILAKUKAN OLEH KELOMPOK MASYARAKAT YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB
Penelitian ini mengeksplorasi dampak dan hukum penambangan pasir ilegal yang dilakukan oleh kelompok masyarakat di Desa Dono Mulyo, Banjit, Waykanan. Pendekatan yuridis normatif dilakukan dengan mengkaji peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pertambangan pasir dan dampak lingkungan. Sementara itu, pendekatan empiris melibatkan pengamatan terhadap kejadian aktual, seperti penangkapan pelaku pertambangan pasir ilegal oleh Polda Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kurangnya kesadaran hukum masyarakat, kemiskinan, ketidakpastian kepemilikan tanah, dan faktor politik dan sosial berperan dalam mendorong kegiatan pertambangan pasir ilegal. Dalam putusan hukum, hakim mempertimbangkan unsur-unsur dakwaan, termasuk identifikasi terdakwa, kesaksian saksi, dan penerimaan terdakwa. Hakim mengacu pada ketentuan hukum yang mengatur pertambangan dan izin-izin terkait. Selain itu, penelitian juga menyoroti kurangnya sosialisasi penegakan hukum dan perlunya pendekatan holistik dalam penanggulangan pertambangan pasir ilegal. Peningkatan kesadaran masyarakat, penegakan hukum yang kuat, perbaikan kondisi ekonomi, dan upaya menjaga lingkungan merupakan elemen-elemen kunci dalam penanggulangan masalah ini. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang kompleksitas isu pertambangan pasir ilegal, serta faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan oleh hakim dalam menjatuhkan putusan pidana. Implikasi dari temuan penelitian ini dapat membantu dalam pengembangan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan terkait dengan penanggulangan pertambangan ilegal
ANALISIS PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP GUGATAN PERCERAIAN YANG DITOLAK
Tulisan ini membahas tentang perkawinan dari perspektif agama Kristen dan Islam, serta implementasinya dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan di Indonesia. Pernikahan dianggap sakral dan dihormati oleh masyarakat, namun terkadang mengalami ketidakharmonisan yang mengarah pada perceraian. Meskipun Undang-Undang Perkawinan mengatur proses perceraian, keputusan hakim tetap dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk bukti yang cukup, ketidakpatuhan prosedur hukum, dan pertimbangan kesejahteraan anak. Dalam sebuah studi kasus, putusan hakim menolak gugatan cerai karena cacat formil pada surat kuasa, yang mengakibatkan gugatan tidak dapat diterima dan memicu kewajiban membayar biaya perkara. Artinya, meskipun perceraian diizinkan secara hukum, tetapi prosedur dan bukti yang tepat tetap menjadi faktor penentu dalam pengambilan keputusan hukum. Hal ini menunjukkan kompleksitas dan pertimbangan yang melibatkan aspek hukum, agama, dan kepentingan keluarga dalam penanganan perkara perceraian di Indonesia