E-Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati
Not a member yet
    3467 research outputs found

    ANALISIS PENGAWASAN DAN KINERJA APARATUR PEMERINTAH DAERAH

    No full text
    Implementation of the monitoring task in today\u27s society is a beacon of hope , if we review the history of surveillance in our country since we carry out the development plan that we are familiar with the Five-Year Plan , it has since we also began to implement the basics of administrative management in the absence of planning seklus , implementation , monitoring , thus the three elements of management is an integral and equal weight , that can be attributed to the prinsifnya supervision is very important . In the implementation of regional autonomy kelacaran pegawasan in local government organization is necessary for the organization of local governments to work effectively and efficiently and economically , as well as supervision is one important element in order to improve the performance of araturur in performing common tasks and building a clean government and authoritative therefore deemed necessary to improve the implementation of effective monitoring body within the apparatus of government in each of continuous and thorough . through supervision fungisonal to establish the level of success of governance and implementation of development one of them held a performance assessment of local government officials over menfaat and successful policies, implementation of programs , projects and activities . Konci words : monitoring , performance of local government official

    PERAN TAYANGAN SINETRON “TENDANGAN SI MADUN†PADA MINAT OLAHRAGA SEPAK BOLA ANAK-ANAK

    No full text
    Tak dipungkiri lagi televisi berperan dalam pembentukan karakter manusia. Dewasa ini konten media televisi tidak hanya berupa informasi yang dikemas dalam sebuah program berita. Karena konten dalam media televisi kini, sudah semakin beragam. Mulai dari berita, konten aneka hiburan. Mulai dari film, kuis, acara musik hingga sinetron. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1. Bagaimana motivasi yang ditimbulkan dari Tayangan Sinetron “Tendangan Si   Madunâ Pada Minat Olahraga Sepak Bola Anak-anak; 2. Bagaimana pesan edukasi yang disampaikan pada Tayangan “Tendangan Si Madunâ Pada Minat Olahraga Sepak Bola Anak-anak; dan 3. Bagaimana Peran Tayangan Sinetron Anak “Tendangan Si Madun†Pada Minat Olahraga Sepak Bola Anakâ anak. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini Selain menimbulkan nilai hedonisme dan konsumerisme, sinetron juga ada yang memiliki muatan edukasi. Salah satunya adalah Sinetron Tendangan si Madun. Dampak nyata dari sinetron ini menurut penelitain penulis adalah kian banyaknya anak-anak yang menyukai olahraga sepakbola.   Kata kunci : peran, tayangan sinetron, minat   Â

    PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA LINGKUNGAN ASISTEN PEMERINTAHAN DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT DI SEKRETARIAT DAERAH KOTA

    No full text
    The title of this study is "The Effect of Motivation and Discipline Working on Employee Performance in Government Asisiten Environment and Social Welfare Secretariat in Cirebon. Study aims to analyze (1) the efect of work motivation and discipline on employee performance and Welfare Administration Assistant in the Regional Secretariat Cirebon, (2) the efect of motivation on employee performance and Welfare Administration Assistant at Regional Secretariat Cirebon, and (3) the efect of labor discipline on employee performance and Welfare Administration Assistant at Regional Secretariat Cirebon.The research method used is descriptive explanative (explanatory descriptive) and that the sample in this study is the staff of the Assistant Government and Social Welfare Regional Secretariat Cirebon. The collection of primary data obtained through interviews and questionnaires using questionnaires, and secondary data obtained from the agency that has to do with the study. The resulting data were analyzed by descriptive statistics and, using path analysis (Path analisys).The results showed that : (1) motivation and discipline together significantly affect employee performance and Welfare Administration Assistant Regional Secretariat Cirebon. The results obtained hypothesized path coefficients motivation affects employee performance by 13,00%, the coefficient of labor discipline pathways affect the performance of employees at 34,10%, or the influence of motivation and work discipline cumulative effect on employee performance by 47,10%. That is the kind of motivation and discipline of work, the better the performance of employees in performing their duties and functions, (2) significant motivation on employee performance and Welfare Administration Assistant Regional Secretariat Cirebon. The results obtained path coefficients motivation hypothesis directly affect the performance of employees by 6.30% and an indirect relationship of 6,70%, thus determining the total motivation employee performance by 13,00%. This means that the better the motivation, the better the performance of employees in performing their duties and functions, and (3) labor discipline significantly affect employee performance and Welfare Administration Assistant Regional Secretariat Cirebon. The results obtained path coefficients discipline hypothesis directly affect the work performance of employees amounted to 27.40% and indirect relationships by 6.70%, so the total variable labor discipline determine employee performance by 34,10%. That is the kind of employee discipline, the better the performance of the employee in carrying out its duties and functions

    ANALISIS BIAYA, PENDAPATAN DAN KELAYAKAN SECARA FINANSIAL USAHATANI BAWANG MERAH (Aallium ascolanicum L.) (Studi Kasus di Desa Cangkring Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, komponen biaya yang paling besar, pendapatan dan kelayakan secara finansial dalam usahatani bawang merah. Penelitian dilaksanakan di Desa Cangkring, Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara purposive, dengan pertimbangan bahwa keadaan daerah tersebut merupakan lahan untuk pengembangan usahatani bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan dari Bulan Mei sampai dengan Bulan Juli 2007, dengan mengambil data usahatani petani bawang merah pada musim tanam bulan September 2006 dan panen bulan Oktober 2006.           Metode Analisis Data yang digunakan untuk menge tahui kelayakan usahatani bawang merah adalah: analsis per satu musim tanam, analisis pendapatan marjinal, pendapatan bersih usahatani, perbandingan penerimaan dan biaya (Revenue and Cost ratio atau disingkat dengan R/C ratio)Hasil penelitian menunjukkan : (1) Biaya variabel yang terbesar umumnya untuk biaya tenaga kerja yang mencapai Rp 10.461.529,- (38,52 % dari total biaya), biaya bibit Rp 7.936.165,- (29,22 % dari total biaya), biaya pupuk Rp 2.416.824,- (8,90 % dari total biaya) dan biaya pestisida Rp 3.316.664,-  (12,21 % dari total biaya). (2) Rata-rata produksi bawang merah yang dihasilkan 17.209,70 kg/ha dan lebih tinggi dari pada hasil rata-rata  nasional. Rata-rata pendapatan per hektar yang diterima yaitu Rp 7.874.138,-/ha dan pendapatan per hektar meningkat dengan meningkatnya luas penguasaan lahan petani. (3) Rata-rata R/C ratio 1,27 artinya tingkat keuntungan yang diberikan mencapai lebih 27 % dari total biaya produksi

    ANALISIS PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI CABAI BESAR (Capsicum annuum L.) (Studi Kasus pada Kelompok Tani Sirandu di Desa Bakung Lor Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) hubungan antara faktor produksi (lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja) dengan jumlah produksi yang dihasilkan pada usahatani cabai besar, dan (2) tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi (lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja). Penelitian dilakukan pada Kelompok  Tani Sirandu di Desa Bakung Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara purposive dengan pertimbangan Desa Bakung Lor merupakan salah satu desa yang luas dalam pertanaman cabai besar dan mempunyai tingkat penerapan teknologi yang masih relatif rendah, terutama dalam penggunaan faktor produksi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data primer diperoleh melalui wawancara dengan petani responden menggunakan daftar pertanyaan, dan data sekunder seperti keadaan umum wilayah dan lain-lain diperoleh dari instansi yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Untuk mengetahui hubungan penggunaan antara faktor-faktor produksi dengan jumlah produksi yang dihasilkan digunakan model fungsi Cobb Douglas, selanjutnya untuk mengetahui efisiensi ekonomi dihitung dengan konstanta Ki yang merupakan perbandingan antara Nilai Produk Marjinal (NPM) dengan harga satuan faktor produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat hubungan yang nyata antara faktor produksi (luas lahan, benih, pupuk buatan, pestisida dan tenaga kerja) dengan hasil produksi, dan  (2) faktor produksi lahan belum efisien, dengan nilai efisiensi lebih dari satu, sedangkan faktor produksi benih, pupuk buatan, pestisida dan tenaga kerja tidak efisien, dengan nilai efiensi kurang dari satu

    ANALISIS USAHATANI POLA TANAM GANDA (POLIKULTUR) (Kasus Di Desa Bakung Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon)

    No full text
    Penelitian dilaksanakan di Desa Bakung Lor Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon, umumnya para petani mengusahakan pertanian dengan sistem polikultur. Komoditi yang diusahakan secara polikultur  tersebut yaitu mentimun, emes, kacang panjang, jagung dan kacang tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui besarnya biaya dalam proses produksi dan pendapatan yang diperoleh petani melalui sistem bertanam polikultur di Desa Bakung Lor Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon.Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara purposive, dengan pertimbangan bahwa keadaan daerah tersebut merupakan lahan untuk pengembangan usahatani polikultur.Untuk mengetahui kelayakan usahatani sistem polikultur, maka data yang terkumpul dianalisis permusim tanam, analisis pendapatan, analisis imbangan penerimaan dan biaya (Revenue and Cost ratio atau disingkat dengan R/C ratio) dan analisis tingkat efisiensi penggunaan modal atau Returned of Invesment (ROI)Hasil penelitian menunjukkan, bahwa : (1) Biaya variabel yang berupa biaya tenaga kerja menempatan urutan teratas yang besarnya mencapai (70,8 %) pada periode April – Juli 2007 dan (74,2 %) pada periode Agustus – Nopember 2007, (2) Penerimaan Usahatani Pola Tanam Ganda periode April – Juli 2007 dan Agustus – Nopember 2007 tertinggi dicapai oleh pola tanam ganda mentimun + Ubi Kayu, (3) Pendapatan Bersih Usahatani Pola Tanam Ganda tertinggi pada periode bulan April – Juli 2007 dicapai oleh pola tanam ganda Ubi Jalar + Kc. Hijau, sedangkan pada periode bulan Agustus – Nopember 2007 komoditi Mentimun + Ubi Kayu, (4) Nilai RC tertinggi pada periode bulan April – Juli 2007 dicapai oleh komoditi kombinasi Ubi Jalar + Kc. Hijau yaitu 2,33 dengan nilai ROI 132,7 %, sedangkan pada periode Agustus – Nopember 2007 dicapai oleh pola tanam ganda komoditi mentimun + ubi kayu  yaitu 2,13  dengan nilai nilai ROI sebesar 112,8  %

    Hubungan Faktor Internal dan Eksternak Kelompok dengan Tingkat Kemampuan Kelompok Tani (Kasus di Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon)

    No full text
    Penelitian dilakukan pada Kelompok Tani yang ada di Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon, dari bulan Juli sampai Desember 2009. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) hubungan antara faktor internal kelompok dengan tingkat kemampuan kelompok tani, dan (2) hubungan antara faktor eksternal kelompok dengan tingkat kemampuan kelompok tani.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Satuan analisis penelitian adalah kelompok tani dan anggota kelompok tani. Pengumpulan data primer diperoleh melalui wawancara dengan petani responden menggunakan daftar pertanyaan, dan data sekunder seperti keadaan umum wilayah dan lain-lain diperoleh dari instansi yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Untuk mengetahui variabel-variabel yang diteliti digunakan analisis data secara deskriptif dan kuantitatif, serta Uji koefisien korelasi jenjang Spearman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat hubungan kuat dan nyata antara faktor internal kelompok dengan tingkat kemampuan kelompok tani, yang ditunjukkan dengan nilai rs = 0,684 dan thitung 7,149, dan (2) terdapat hubungan kuat dan nyata antara faktor eksternal kelompok dengan tingkat kemampuan kelompok tani, yang ditujukkan dengan nilai rs = 0,617 dan thitung 5,964.

    0

    full texts

    3,467

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇