E-Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati
Not a member yet
3467 research outputs found
Sort by
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA TERHADAP MASJID SYAHRUN NUR SIPIROK SEBAGAI MEDIA PENYAMPAIAN KONSEP GEOMETRI
Ethnomathematics is mathematics found in culture. The aim of this research is to explore mathematical concepts at the Syahrun Nur Sipirok Mosque. The research method used is a qualitative method with an ethnographic approach. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, conclusions. The results of this research are that at the Syahrun Nur Sipirok mosque there are mathematical concepts in the form of flat shapes and spatial shapes which are viewed from the architecture and ornamental motifs, namely triangles, squares, parallelograms, blocks, rhombuses and hexagonsEtnomatematika merupakan matematika yang terdapat dalam budaya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengeksplorasi konsep-konsep matematika pada Masjid Syahrun Nur Sipirok. Metode penelitian yang digunakan adalah matode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah pada masjid Syahrun Nur Sipirok terdapat konsep matematika berupa bangun datar dan bangun ruang yang ditinjau dari arsitektur dan ornamen motif ragam hiasnya yaitu segitiga, persegi, jajar genjang, balok, belah ketupat dan segi enam
ENGAGING STUDENT TEACHERS IN HYBRID COLLABORATIVE WRITING CLASS
Google docs is widely researched for its effect on students’ writing accuracy, however, previous studies have not discussed its effects on student teachers’ achievement and the engagement in hybrid collaborative writing class. The purpose of this study is to fill the gaps. Fifty English study program student teachers at a university in Indonesia are the subjects. Twenty-five student teachers from the experimental group did collaborative writing activity by using google docs in their process of writing whereas the rest as the control group did individual writing although for idea development, they worked together by using WhatsApp. Data collection was from pretests, posttests and from questionnaires. The study reveals that hybrid collaborative writing enhances student teachers’ engagement and has a great effect on students’ teacher writing achievement in hybrid learning class
Komunikasi Verbal dan Nonverbal di Tiongkok
Komunikasi lintas budaya sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari manusia. Perkembangan dunia yang semakin pesat menuntut manusia harus berinteraksi dengan pihak lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi verbal dan nonverbal orang Tiongkok dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang Tiongkok menyapa dengan kalimat tanya ‘吃(chī)了(le)吗(mɑ)?’ (Sudah makan belum?) dan ‘去(qù)哪(nǎ)儿(ér)呀(yɑ)?’ (Mau ke mana?). Ekspresi dan penulisan tanggal dan alamat orang Tiongkok dimulai dari lingkup besar hingga kecil. Dalam situasi resmi, orang Tiongkok menyebut lawan tutur dengan menggunakan sebutan ‘marga+profesi/gelar/jabatan’. Orang Tiongkok cenderung merendahkan diri untuk menunjukkan rendah hati. Angka 8 dianggap sebagai angka keberuntungan, sedangkan angka 4 dianggap sebagai angka tabu di Tiongkok. Dengan populasi yang besar, kontak fisik adalah hal yang lazim dilakukan oleh orang Tiongkok, dan jarak pribadi mereka dalam berkomunikasi lebih dekat daripada orang AS
Respons Mahasiswa Terhadap Media Digital SebagaiSumber Belajar Berpikir Kritis
Tekonologi digital saat ini digunakan sebagai penunjang pembelajaran yang kekinian dan sumber potensial dalam pembelajaran. Internet, terutama beragam bentuk media digital, menjadi sumber populer yang digunakan dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui respons mahasiswa terhadap pemanfaatan media digital sebagai sumber belajar dan pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital digunakan mahasiswa sebagai sumber untuk mencari referensi sekait materi perkuliahan dan referensi untuk mengerjakan tugas kuliah. Di samping itu, mahasiswa mengungkapkan dampak negatif dari media digital sebagai sumber belajar di antaranya kemudahan untuk copy paste/ plagiat dan memunculkan rasa malas berpikir sehingga dapat berpengaruh terhadap melemahnya kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Namun, pada sisi lain media digital juga dapat menstimulasi kemampuan berpikir kritis karena mahasiswa harus memilih dan menentukan informasi yang akurat dan dapat dipercaya
Perbandingan Unsur Batin Pada Cerpen “Setangkai Pohon Ibu” Karya Vaughan Callista Dan “Mirror, Mirror On The Wall” Karya Dewi Lestari
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan unsur batin pada cerpen “Setangkai Pohon Ibu” karya Vaughan Callista dan Mirror, Mirror on The Wall karya Dewi Lestari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Sumber data dari penelitian ini yaitu cerpen “Setangkai Pohon Ibu” karya Vaughan Callista dan Mirror, Mirror on The Wall karya Dewi Lestari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapatnya perbedaan dan persamaan antara dua buah cerpen tersebut. Perbedaanya terdapat pada tema, setting/latar, dan sudut pandang, sedangkan persamaannya terdapat pada alur/plot dan tokoh/penokohan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa meskipun cerpen memiliki struktur unsur batin yang sama, namun penerapan unsur batin pada setiap cerpen tetap berbeda. Penelitian ini juga membuka pandangan penulis bahwa ada beberapa cerpen yang tidak menerapkan satu dua unsur dari ketujuh unsur batin, seperti cerpen “Setangkai Pohon Ibu” karya Vaughan Callista dan Mirror, Mirror on The Wall karya Dewi Lestari yang tidak memiliki gaya bahasa. Penulis menyampaikan idenya secara terbuka tanpa menggunakan makna konotasi. Akan tetapi, baik cerpen “Setangkai Pohon Ibu” dan Mirror, Mirror on The Wall keduanya menyampaikan pesan moral yang baik
Register Jual Beli Online Dalam Aplikasi Live Tiktok (Tinjauan Sosiolinguistik)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna dan fungsi register jual beli online dalam aplikasi live Tiktok dengan pendekatan sosiolingustik. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolingusitik. Sumber data yang digunakan aplikasi live Tiktok. Data yang digunakan berupa tuturan dari penjual dan pembeli dalam jual beli live Tiktok. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak. Metode simak memiliki teknik dasar yaitu teknik sadap diikuti dengan teknik lanjutan yaitu teknik catat. Metode simak dengan teknik lanjutan berupa teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Peniliti akan melihat hasil penelitian dan kredibilitas data menggunakan triangulasi sumber, metode dan teori. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan translasional dengan teknik dasar pilah unsur penentu. Metode penyajian analisis data dalam penelitian ini menggunakan informal. Hasil yang diperoleh 15 data yang dicurigai sebagai bentuk, makna dan fungsi register. 5 data berupa bentuk register. 5 data berupa makna register dan 5 data berupa fungsi register. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai video pembelajaran di SMA kelas X sesuai dengan KD 4.1 Menginterpretasi makna teks negosiasi naik secara lisan maupun tertuli
PENYERANGAN TERHADAP ORANG INDIA DI AUSTRALIA DENGAN SERANGAN BERMOTIF RASIAL
Penelitian ini membahas permasalahan kekerasan internasional yaitu penyerangan terhadap warga India yang dilakukan di Australia yang merupakan serangan bermotif rasial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kasus-kasus kekerasan yang dijelaskan berdasarkan kronologi dan reaksi yang terjadi dalam kasus-kasus kekerasan internasional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Jadi kesimpulan penelitian terhadap kasus penyerangan terhadap warga India di Australia adalah dugaan kejahatan rasial dimulai di India, yang sebagian besar bersifat kritis terhadap Kepolisian Australia dan Victoria, namun Investigasi Pemerintah India lebih lanjut menyimpulkan bahwa, dari 152 laporan penyerangan terhadap warga India pelajar di Australia dari jumlah tersebut, 23 diantaranya bernuansa rasial
DIFERENSIASI PENGATURAN BADAN USAHA MILIK DAERAH YANG BERBENTUK PERUSAHAAN UMUM DAERAH DAN PERSEROAN DAERAH SEBAGAI SARANA PERWUJUDAN KESEJAHTERAAN DI KABUPATEN BANJARNEGARA
Dengan adanya kenaikan pendapatan asli daerah sangat berpengaruh dalam meningkatkan kesejahteraan Masyarakat dan harus menyesuaikan bentuk hukumnya. Salah satu strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah adalah dengan meningkatkan peran dan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah. Badan Usaha Milik Daerah memerlukan aturan-aturan tersendiri dalam pengelolaannya guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode normatis-empiris, yaitu menggunakan studi kasus hukum dengan cara mengaitkan Undang-Undang dan mencari sumber berupa fakta yang terjadi dalam permasalahan penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa karena saat ini terdapat kekosongan hukum mengenai Badan Usaha Milik Daerah, maka Kabupaten Banjarnegara saat ini belum memiliki peraturan khusus
PELAKSANAAN PEMBINAAN ANAK DIDIK PEMASYARAKATAN DI LPKA KELAS 1 PALEMBANG
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembinaan anak di LPKA Kelas 1 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive. Subjek dalam penelitian ini yaitu Kepala Seksi Pembinaan, Kepala Sub Seksi Pendidikan dan Latihan Keterampilan, Kepala Sub Seksi Registrasi, Kepala Sub Seksi Pelayanan Makanan dan Minuman Narapidana, Kepala Sub Seksi Pelayanan Kesehatan, Petugas LPKA dan Anak Didik Pemasyarakatan Pemeriksaan keabsahan data dengan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif model Creswell dengan tahap meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut yaitu pembinaan yang diberikan kepada anak didik pemasyarakatan yaitu pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian Pembinaan yang diberikan kepada anak didik pemasyarakatan di LPKA Kelas 1 Palembang yaitu pertama, pembinaan kepribadian meliputi: (1) pembinaan kesadaran beragama yang diberikan melalui bimbingan rohani; (2) pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara diberikan melalui pembelajaran PPKn; (3) pembinaan kesadaran hukum yang diberikan melalui penyuluhan-penyuluhan tentang hukum; dan (4) pembinaan intelektual, dengan adanya sekolah formal dan sekolah kejar paket. Kedua, pembinaan keterampilan meliputi: 1) pelatihan keterampilan memangkas rambut; 2) pelatihan keterampilan berbahan dasar kain songket; 3) pelatihan Las; dan 4) Pelatihan servis dan cuci AC
PERUSAHAAN PENGELOLA LIMBAH BAHAN BERBAHAYA & BERACUN (B3) CIPTAKAN KOMUNIKASI PERSUASIF GREEN MARKETING MELALUI PERSONAL SELLING
Waste management is essential for environmental sustainability and public health. Handling hazardous and toxic waste (B3) is part of this process. B3 waste with its characteristics (infectious, corrosive, liquids and flammable solids as well as others). If this material is not handled or disposed of properly, it can harm the environment and human health. Company B3 waste management must be carried out effectively by companies that produce waste from their activities. Green Marketing is a strategy to prioritize the market for environmentally friendly products to meet customer demands and preferences (Nugrahaa et al., 2024). In these marketing activities, persuasion in personal selling is essential in promoting and retaining consumers and maintaining good relationships with business clients involved in waste management. The two fundamental theories are the idea of face-to-face selling and the message theory of persuasive communication (authority, credibility, and attractiveness). The qualitative descriptive methodology used in this research involves conducting interviews to collect data. In green marketing, businesses need to create attractive communications to increase persuasion. The seven steps of Personal Selling (Prospect and Qualification, Pre-approach, Approach, Presentation, Demonstration, Objection Handling, Closing, and Follow-up) are communication ideas used to offer B2B products and services. This research found that customers considered green marketing efforts in waste management marketing when deciding to cooperate and continue using PT TSA services.
Keywords: Green Marketing, SDGs, Hazardous and Toxic Waste, Persuasive Communication, Personal SellingPengelolaan limbah sangat penting bagi kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penanganan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) merupakan bagian dari proses ini. Limbah B3 dengan karakteristiknya (Infeksius, korosif, cairan dan Padatan Mudah Menyala juga lainnya) Jika bahan ini tidak ditangani atau dibuang dengan benar, dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia. Pengelolaan Limbah B3 Perusahaan harus dilakukan secara efektif oleh perusahaan yang menghasilkan Limbah dari kegiatannya. Green Marketing adalah strategi untuk memprioritaskan pasar produk ramah lingkungan untuk memenuhi permintaan dan preferensi customer (Nugrahaa et al., 2024). Dalam kegiatan pemasaran tersebut persuasi dalam personal selling dianggap sebagai upaya pemasaran, yang merupakan komponen penting dalam upaya mempromosikan dan mempertahankan konsumen, serta memelihara hubungan baik dengan klien bisnis yang terlibat dalam pengelolaan limbah. Dua teori dasar tersebut adalah gagasan penjualan tatap muka dan teori pesan komunikasi persuasif (Authority, Credibility and Attractiveness) Metodologi deskriptif kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan pelaksanaan wawancara untuk mengumpulkan data. Dalam konteks pemasaran ramah lingkungan, bisnis perlu menciptakan komunikasi yang menarik untuk meningkatkan persuasi. Tujuh langkah Personal Selling (Prospek dan Kualifikasi, Pra-pendekatan, Pendekatan, Presentasi, Demonstrasi, Penanganan Keberatan, Penutupan, dan Tindak Lanjut) merupakan gagasan komunikasi yang digunakan untuk menawarkan produk dan layanan B2B. pada penelitian ini ditemukan bahwa upaya green marketing dalam pemasaran pengelolaan limbah menjadi pertimbangan pelanggan dalam memutuskan bekerjasama dan bertahan menggunakan jasa PT TSA.
Kata Kunci: Green Marketing, SDGs, Limbah Berbahaya dan Beracun, Komunikasi Persuasif, Personal Sellin