E-Jurnal Universitas Swadaya Gunung Jati
Not a member yet
3467 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL GAMBAR DAN GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS CERITA FANTASI PADA SISWA KELAS VII SMP
Tujuan penelitian ini yang pertama untuk mengetahui keefektifan penerapan model gambar dan gambar. Kedua, untuk mendeskripsikan aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis teks cerita fantasi. Ketiga, merupakan tujuan terakhir yakni untuk mendeskripsikan profil tulisan siswa hasil pembelajaran menulis teks cerita fantasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII G sebagai kelas eksperimen dan VII H sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan observasi. Tes digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menulis teks cerita fantasi dengan menggunakan model gambar dan gambar. Tes dilakukan dua kali, yaitu tes awal dan tes akhir. Sementara pedoman observasi dilakukan untuk mengamati aktivitas siswa pada saat pembelajaran teks cerita fantasi berlangsung. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif inferansial. Data yang diperoleh dari tes dianalisis menggunakan uji statistik yaitu uji t. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan uji t diperoleh Thitung = 5, 245> Ttabel dengan taraf signifikansi 0,05 = 2,045. Berdasarkan hasil tersebut, maka hipotesis kerja (HI) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran gambar dan gambar efektif karena nilai Thitung lebih besar dari nilai Ttabel
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Mengenai Pemberian Mp-Asi Terhadap Status Gizi Pada Baduta (6-24 bulan) Di Puskesmas Talun Kabupaten Cirebon
Latar Belakang: Pengetahuan ibu mengenai pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan balita. Rendahnya tingkat pengetahuan ibu mengenai pemberian MP-ASI dapat memicu terjadinya masalah gizi atau bahkan mengakibatkan malnutrisi. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu mengenai pemberian MP-ASI terhadap status gizi pada baduta (6-24 bulan) di Puskesmas Talun Kabupaten Cirebon. Metode: Penelitian ini menggunakan metode rancangan cross sectional dengan teknik consecutive sampling, Sembilan puluh dua ibu dengan bayi dibawah dua tahun (baduta) (6-24 bulan) di Puskesmas Talun Kabupaten Cirebon disampling dengan mengunakan kuesioner dan antropometri. Data dianalisis untuk melihat hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap status gizi. Hasil:51,1% ibu memiliki pengetahuan yang baik mengenai pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI), lalu 23,9% memiliki pengetahuan cukup, sedangkan 25%. ibu memiliki pengetahuan kurang. 6,5% bayi memiliki status gizi lebih, 63% memiliki status gizi baik, 18,5% memiliki status gizi kurang,dan sisanya 12,0% bayi dengan status gizi sangat kurus. Ibu dengan pengetahuan pemberian MP-ASI yang baik memiliki kecenderungan memiliki baduta dengan status gizi normal. Simpulan: Terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan ibu mengenai pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) terhadap status gizi baduta (6-24 bulan) di Puskesmas Talun Kabupaten Cirebon
HUBUNGAN ANTARA NOMOPHOBIA DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN
Latar Belakang: Nomophobia merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi psikologis berupa cemas, ketakutan, panik, kesepian, kegelisahan seseorang yang diakibatkan tidak menggunakan smartphone. Dalam dunia pendidikan, Nomophobia dapat mempengaruhi penurunan akademik karena dapat membuat mahasiswa menjadi kurang waktu untuk belajar dan tidur, mudah untuk kehilangan energi, memiliki gaya hidup yang kurang sehat, dan terganggu dalam menyelesaikan tugas. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara Nomophobia dengan prestasi akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode observasional dengan rancangan Cross Sectional, penelitian menggunakan kuisioner Nomophobia Questionnaire (NMP-Q) dari Calgar Yildirim dengan skala likert 1 sampai 7 yang sudah divalidasi dan dilakukan realibilitas menggunakan Alpha Cronbach didapatkan 0,945. Pengambilan data dilakukan dengan teknik simple random sampling. Data yang didapat kemudian dilakukan analisis menggunakan uji korelasi pearson untuk mengetahui hubungan antara Nomophobia dengan prestasi akademik. Hasil: Tingkat Nomophobia responden yaitu 16 responden berada dikategori mild atau rendah, 87 responden berada dikategori moderate atau sedang, dan 31 responden berada dikategori severe atau berat. Tingkat prestasi akademik responden yaitu 80 responden berada dikategori rendah, 50 responden berada dikategori sedang, dan 4 responden berada dikategori tinggi. Dari 200 responden yang mengembalikan kuisioner sebanyak 134 orang. Data diolah dengan menggunakan SPSS didapatkan nilai signifikan (p) 0,504 yang berarti tidak terdapat hubungan antara Nomophobia dengan prestasi akademik. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara Nomophobia dengan prestasi akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon
HUBUNGAN ANTARA USIA DENGAN KEJADIAN GAGAL JANTUNG PADA PASIEN ATRIAL FIBRILASI DI RUMAH SAKIT JANTUNG HASNA MEDIKA CIREBON
LATAR BELAKANG: Atrial fibrilasi merupakan aritmia jantung tersering diseluruh dunia dengan tingkat kejadian yang terus meningkat. Atrial fibrilasi menyebabkan peningkatan mortalitas dan morbiditas diantaranya stroke, gagal jantung serta penurunan kualitas hidup. Angka kejadian atrial fibrilasi di dunia pada tahun 2010 diperkirakan 2,66 miliar dan diperkirakan pada tahun 2050 akan meningkat sekitar 12 miliar jiwa (setiap tahun meningkat 0,1%). WHO menyebutkan bahwa usia lanjut di Indonesia mencapai 7,74% (tahun 2000-2005), maka kejadian atrial fibrilasi juga akan meningkat secara signifikan. Atrial fibrilasi dan gagal jantung sangat dipengaruhi oleh faktor usia. Seiring bertambahnya usia maka akan mengalami perubahan fisik dan penurunan fungsi organ sehingga berbagai penyakit muncul dan berpengaruh terhadap kehidupan. METODE: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional berdasarkan data rekam medis. Besar sampel ditentukan dengan teknik consecutive sampling didapatkan 149 pasien dan dianalisis secara univariat dan bivariat. HASIL: Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan berdasarkan kategori usia terhadap kejadian gagal jantung pada pasien atrial fibrilasi dengan nilai p = 0,032 (p<0,05) dan jumlah pasien atrial fibrilasi dengan gagal jantung adalah sebanyak 50 pasien. SIMPULAN: Terdapat hubungan berdasarkan kategori usia terhadap kejadian gagal jantung pada pasien atrial fibrilasi
EFUSI PLEURA PADA NODUL HEPAR MULTIPEL
Pendahuluan: Hepatocelullar carcinoma (HCC) merupakan tumor ganas hati primer yang berasal dari hepatosit, demikian pula dengan karsinoma fibromelar dan hepatoblastoma.
Ilustrasi Kasus: Pasien perempuan 57 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan perut membesar 2 bulan yang lalu. Keluhan disertai nyeri pada bagian perut sebelah kanan atas, mual, sesak, sesak, penurunan nafsu makan serta penurunan berat badan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum tampak sakit sedang, kesadaran composmentis. Tanda-tanda vital didapatkan TD 140/90 mmHg, HR 105x/menit, RR 22x/menit, suhu 36,7oC dan SpO2 97% free air. Pada pemeriksaan fisik, inspeksi abdomen didapatkan venektasi, hepatosplenomegali, ascites, pitting edem ekstremitas inferior. Pemeriksaan laboratorium didapatkan hipoalbumin, peningkatan ureum, penurunan alfafetoprotein. Pemeriksaan rontgen thorax : diafragma dextra letak tinggi ec suspek proses infradiafragma dextra. Pemeriksaan ultrasonografi (USG) abdomen : ascites, hepatomegali dengan multipel nodul di kedua lobus hepar DD proses hepatal metastasis dan splenomegali. Pemeriksaan CT-Scan abdomen : efusi pleura bilateral, ascites, hepatomegali dengan massa di lobus dextra (segmen IVa-VIII) disertai pelebaran ringan ductus bilier intrahepatal sinistra ec sugestif cholangiocarcinoma tipe mass forming, disertai multiple nodul di kedua lobus DD proses metastasis, splenomegali. Tatalaksana : pemberian furosemide, spironolakton, laktulosa sirup, analgetik, dan gomino.
Pembahasan: Hepatocelullar carcinoma (HCC) adalah tumor hati primer yang merupakan penyebab kanker paling umum kelima di seluruh dunia. Faktor risiko yang signifikan untuk HCC termasuk hepatitis virus B dan C, penyakit hati alkoholik, dan Non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD). Pada kasus ini pasien perempuan 57 tahun terdiagnosis sugestif HCC. Seperti kebanyakan penyakit kanker, kejadiannya meningkat seiring bertambahnya usia.
Kesimpulan: Metastatis ekstrahepatik HCC yang paling umum adalah ke paru-paru, kelenjar getah bening inta-abdominal, tulang, dan adrenal.
Kata Kunci: Hepatocelullar carcinoma, tumor, metastasis.
ABSTRACT
Introduction: Hepatocelullar carcinoma (HCC) is a primary liver malignant tumor that originates from hepatocytes, as well as fibromellar carcinoma and hepatoblastoma.
Case Illustration: A 57-year-old female patient came to the hospital with complaints of an enlarged abdomen 2 months ago. Complaints accompanied by pain in the right upper abdomen, nausea, tightness, shortness of breath, decreased appetite and weight loss. On physical examination, it was found that the general condition appeared moderately ill, composmentis consciousness. Vital signs obtained BP 140/90 mmHg, HR 105x/min, RR 22x/min, temperature 36.7oC and SpO2 97% free water. On physical examination, abdominal inspection revealed venectation, hepatosplenomegaly, ascites, pitting edema of inferior extremities. Laboratory examination revealed hypoalbumin, increased urea, decreased alphafetoprotein. Thorax X-ray examination: high dextra diaphragm suspected dextra infradiaphragmatic process. Abdominal ultrasonography (USG) examination: ascites, hepatomegaly with multiple nodules in both hepatic lobes DD metastatic hepatal process and splenomegaly. CT-Scan examination of the abdomen: bilateral pleural effusion, ascites, hepatomegaly with a mass in the dextra lobe (segment IVa-VIII) accompanied by mild dilation of the intrahepatal biliary duct sinistra ec suggestive of mass forming type cholangiocarcinoma, accompanied by multiple nodules in both lobes DD metastatic process, splenomegaly. Management: furosemide, spironolactone, lactulose syrup, analgesic, and gomino.
Discussion: Hepatocelullar carcinoma (HCC) is a primary liver tumor that is the fifth most common cause of cancer worldwide. Significant risk factors for HCC include viral hepatitis B and C, alcoholic liver disease, and Non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD). In this case, a 57-year-old female patient was diagnosed with suggestive HCC. As with most cancers, the incidence increases with age.
Conclusion: The most common extrahepatic metastasis of HCC is to the lungs, inta-abdominal lymph nodes, bone, and adrenal.
Keywords: Hepatocelullar carcinoma, tumor, metastasis
Hubungan antara kekurangan energi kronis (KEK) ibu hamil dan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di PUSKESMAS SITOPENG
Latar belakang : Kekurangan energi kronik (KEK) adalah kondisi kekurangan gizi pada ibu hamil yang menyebabkan masalah kesehatan dan komplikasi pada ibu dan bayi. Pengukuran lingkar lengan atas (LILA) menunjukkan KEK yang tidak lebih dari 23,5 cm. Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa proporsi ibu hamil dengan KEK di Indonesia adalah 17,3%. Ibu hamil yang menderita KEK lebih cenderung melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). Tujuan Menentukan hubungan antara kekurangan energi kronik pada ibu hamil dan kasus berat badan lahir rendah di Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon Metode : Studi analitik observasional ini dilakukan dengan rancangan cross-sectional di Puskesmas Sitopeng dari Juni hingga Juli 2023. Sampel total berjumlah 217 orang, dan data sekunder digunakan dari rekam medis ibu hamil di Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon dari September hingga Desember 2022. uji spearman untuk menganalisis data Hasil: menunjukkan bahwa 53 orang (24,4%) ibu hamil KEK dan 164 orang (75,6%) ibu hamil yang tidak memiliki KEK. Sebanyak 191 bayi (88%) tidak memiliki BBLR, dan 26 bayi (12%) dengan kondisi ini. Ibu hamil KEK memiliki 18 bayi (34 persen), sedangkan ibu tidak memiliki KEK memiliki 8 bayi (4,9%). Hubungan signifikan ditemukan antara kekurangan energi kronik pada ibu hamil dengan bayi berat lahir rendah, yaitu didapatkan hasil (p = 0,000, p < 0,05). Tidak BBLR ditemukan pada 35 (66%) dari ibu hamil yang didiagnosis KEK dan 191 (88%) dari ibu hamil yang tidak didiagnosis KEK. Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di Puskeasmas Sitopeng Kota Cirebon, dengan kekuatan korelasi lemah dan arah penelitian positif. Ini menunjukkan bahwa semakin tinggi risiko KEK semakin tinggi risiko BBLR.
Kata Kunci : Kekurangan Energi Kronik (KEK), Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), Ibu hamil.
ABSTRACT
Background: Chronic energy deficiency (CED) is a condition of malnutrition in pregnant women that leads to health problems and complications for both the mother and the baby. The measurement of upper arm circumference (LILA) indicates that the acute malnutrition is no more than 23.5 cm. The results of the 2018 Riskesdas show that the proportion of pregnant women with chronic energy deficiency (KEK) in Indonesia is 17.3%. Pregnant women suffering from KEK are more likely to give birth to babies with low birth weight. (BBLR). Objective: To determine the relationship between chronic energy deficiency in pregnant women and cases of low birth weight at the Sitopeng Health Center in Cirebon City. Method: This observational analytical study was conducted with a cross-sectional design at the Sitopeng Community Health Center from June to July 2023. The total sample consisted of 217 individuals, and secondary data were used from the medical records of pregnant women at the Sitopeng Community Health Center in Cirebon City from September to December 2022. Spearman\u27s test was used to analyze the data. The results show that 53 pregnant women (24.4%) have chronic energy deficiency (CED) and 164 pregnant women (75.6%) do not have CED. A total of 191 babies (88%) do not have low birth weight, while 26 babies (12%) are in this condition. Pregnant women with CED had 18 babies (34 percent), whereas those without CED had 8 babies (4.9%). A significant relationship was found between chronic energy deficiency in pregnant women and low birth weight infants, with results indicating (p = 0.000, p < 0.05). No low birth weight infants were found in 35 (66%) of pregnant women diagnosed with chronic energy deficiency (CED) and 191 (88%) of pregnant women not diagnosed with CED. Conclusion: There is a significant relationship between chronic energy deficiency (CED) in pregnant women and the incidence of low birth weight (LBW) at the Sitopeng Community Health Center in Cirebon City, with a weak correlation strength and a positive research direction. This indicates that the higher the risk of KEK, the higher the risk of BBLR.
Keywords : Chronic Energy Deficiency (CED), Low Birth Weight (LBW), Pregnant Wome
ANALISA KELAYAKAN RENCANA PEMBELANJAAN MODAL (CAPEX) PT UNITED TRACTORS TBK (UNTR) DALAM RANGKA MENGANTISIPASI PROYEKSI PERTUMBUHAN BISNIS PERUSAHAAN
The purpose of this study is to determine the performance of PT United Tractors Tbk through cash flow analysis that can be used as a decision-making tool by company and investors. Research approach to be used is quantitative descriptive, data used for analysis is secondary data, which is cash flow reports collected from the website of PT United Tractors Tbk. Data were analyzed using 8 cash flow ratios, namely: ration of operating cash flow, cash flow coverage ratio, interest coverage ratio of the cash, the cash coverage ratio of current liabilities, capital expenditure ratio, the ratio of total debt, the ration of net cash flow and free cash flow adequacy ratio. The results of the analysis indicate that the company\u27s financial performance from 2017 to 2021 ratio generated tends to be deprived, where it seen from 5 ratios are on low averag
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW : KEMAMPUAN MATEMATIKA DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERT DAN INTROVERT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis meta data terkait kemampuan matematika siswa yang diamati dari tipe kepribadian ekstrovert dan introvert, yakni dengan melihat dari tujuan penelitian yang mengaitkan kemampuan matematika diamati dari tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Tinjauan sistematis ini mengidentifikasikan 23 studi melalui database Google Scholar yang terbit pada tahun 2019-2023. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan semua artikel terkait kemampuan matematis ditinjau dari tipe kepribadian ekstrovert dan introvert, dengan kriteria seleksi dan menggunakan protocol PRISMA sebagai pedoman instrument penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat tujuan penelitian terkait kemampuan matematika yang diamati dari tipe kepribadian ekstrovert dan introvert yaitu: (1) penelitian yang bertujuan untuk melihat apakah tipe kepribadian ekstrovert dan introvert mampu mengembangkan semua indikator kemampuan matematika; (2) penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan kemampuan matematika diamati dari tipe kepribadian ekstrovert dan introvert yang berpengaruh pada gaya belajar; (3) penelitian yang bertujuan untuk melihat gambaran proses kemampuan matematika diamati dari tipe kepribadian ekstrovert dan introvert; dan (4) penelitian yang bertujuan untuk melihat pengaruh penerapan model pembelajaran terhadap kemampuan matematika diamati dari tipe kepribadian ekstrovert dan introvert
INDONESIAN EFL STUDENTS’ PERCEPTION OF GOOGLE TRANSLATE UTILIZATION AS A TRANSLINGUAL TOOL IN WRITING CLASS
This study aims to determine how students feel about utilizing Google Translate as a Translating tool when writing in EFL classes. Ten English education majors in their seventh semester participated in this phenomenological case study. data was collected from three participants who were specially chosen based on their responses to the online questionnaires, as well as an online questionnaire distributed to all participants. The data analysis showed that using Google Translate for EFL writing was favorably received. furthermore, they thought Google Translate was helpful since it helped them translate their writing and enhance their vocabulary. it appears that utilizing artificial intelligence (AI) in the form of online translation their written work. According to this study, incorporating AI-based technology into EFL writing will be beneficial in various ways. However, further research is needed to determine the relative impact of each element influencing students\u27 use of AI-based translation tools, particularly Google Translate.
EXPLORING THE IMPACT OF MIND MAPPING AND CLUSTERING TECHNIQUES ON RECOUNT TEXT LEARNING FOR 10TH GRADE STUDENTS AT SMK NEGERI 1 DHARMA CARAKA
This research aimed to determine the effectiveness of clustering and mind mapping techniques in enhancing the writing abilities of 10th-grade students at SMK Negeri 1 Dharma Caraka, Gunungsitoli Selatan, specifically in Recount text learning. The quasi-experimental study involved 231 students across seven classes, with a sample of 93 students divided into three groups: 31 students using the mind mapping technique, 31 using the clustering technique, and 31 using conventional methods. Data were analyzed using SPSS 29.00. The findings revealed significant improvements in the students\u27 writing abilities with both techniques. The mind mapping group\u27s post-test mean score was 84.51, up from a pre-test mean of 51.451. The clustering group\u27s post-test mean was 89.482, compared to a pre-test mean of 54.838. An ANOVA analysis showed average scores of 84.51 for the mind mapping technique, 89.48 for the clustering technique, and 78.09 for the conventional technique. Overall, the clustering technique proved to be more effective than the mind mapping technique in improving the students\u27 writing skills in Recount text learning. Thus, clustering is recommended for enhancing writing abilities in this context