Discourse of Physical Education
Not a member yet
    42 research outputs found

    Implementasi Metode Saintifik dalam Aktivitas Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Era New Normal

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran pendidikan jasmani di era new normal melalui penerapan metode saintifik di SMAN 2 Gerung tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya minat dan keterlibatan siswa akibat pembelajaran daring. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada ketuntasan belajar siswa. Pada kondisi awal, hanya 10% siswa yang mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata 60,94. Setelah penerapan metode saintifik, ketuntasan pada siklus I meningkat menjadi 20% dengan nilai rata-rata 72,38, dan siklus II mencapai ketuntasan 95% dengan nilai rata-rata 91,6. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas metode saintifik dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Disarankan agar guru mengoptimalkan perannya sebagai fasilitator dalam pembelajaran berbasis siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Penerapan metode ini juga dapat direplikasi pada mata pelajaran lain untuk meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa. Implementation of the Scientific Method in Physical Education Learning Activities in the New Normal Era Abstract This study aims to enhance the effectiveness of physical education learning during the new normal era through the application of the scientific method at SMAN 2 Gerung in 2022. The research employed Classroom Action Research (CAR) conducted over two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The primary issue was low student engagement due to online learning. Results showed significant improvements in learning outcomes. Initially, only 10% of students achieved mastery with an average score of 60.94. Following the application of the scientific method, Cycle I saw 20% mastery with an average score of 72.38, and Cycle II achieved 95% mastery with an average score of 91.6. These findings demonstrate the effectiveness of the scientific method in enhancing student performance. Teachers are recommended to optimize their roles as facilitators in student-centered learning and create a conducive learning environment. The method can be replicated in other subjects to further improve student engagement and outcomes

    Pengaruh Latihan Drill Passing Bawah Menggunakan Media Dinding dan Berpasangan terhadap Ketepatan Passing Bawah pada Siswa Sekolah Menengah Pertama

    No full text
    Ketepatan passing bawah merupakan keterampilan dasar yang penting dalam bola voli. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas latihan drill passing bawah menggunakan media dinding dan berpasangan dalam meningkatkan ketepatan passing bawah siswa SMP. Desain penelitian ini adalah "one group pretest-posttest" dengan sampel 25 siswa kelas VII SMPN 1 PAJO, yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok latihan dengan media dinding dan berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua kelompok. Kelompok media dinding mengalami peningkatan rata-rata skor dari 29,46 (pre-test) menjadi 30,76 (post-test) dengan perbedaan rata-rata 1,31 (t = -2,44, p = 0,031), sementara kelompok berpasangan meningkat dari 27,00 menjadi 30,17 dengan perbedaan rata-rata 3,17 (t = -2,93, p = 0,014). Kesimpulannya, latihan berpasangan lebih efektif dalam meningkatkan ketepatan dan konsistensi passing. Disarankan agar metode ini diterapkan dalam pendidikan jasmani untuk melatih keterampilan teknis dan sosial siswa. The Effect of Underhand Passing Drill Using Wall and Paired Practice on Underhand Passing Accuracy Among Middle School Students Abstract Underhand passing accuracy is a fundamental skill in volleyball. This study aims to evaluate the effectiveness of using wall and paired drills to improve middle school students' underhand passing accuracy. Employing a one-group pretest-posttest design, 25 seventh-grade students from SMPN 1 PAJO were divided into two groups: wall-based and paired drills. Results show significant improvements in both groups. The wall-based group’s average score increased from 29.46 (pre-test) to 30.76 (post-test), with a mean difference of 1.31 (t = -2.44, p = 0.031). The paired group improved from 27.00 to 30.17, with a mean difference of 3.17 (t = -2.93, p = 0.014). Findings indicate paired drills were more effective in enhancing passing accuracy and consistency. The study recommends adopting this method in physical education to enhance students' technical and social skills

    Metode Bermain di Lingkungan Pantai Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Lompat Tinggi Siswa Sekolah Menengah Pertama

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil penerapan metode bermain di lingkungan pantai terhadap peningkatan hasil belajar lompat tinggi pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 4 Taliwang. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 4 Taliwang yang berjumlah 22 orang. Untuk pengumpulan data diperoleh dengan mengamati dan menguji hasil belajar siswa dengan instrumen tes berupa: (1) Penilaian Afektif, (2) Penilaian Kognitif, dan (3) Penilaian Psikomotor. Sedangkan teknik analisis data menggunakan pertanyaan langsung dengan taraf signifikansi 100%. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa persentase kriteria hasil belajar siswa pada setiap siklus mengalami peningkatan yang baik. Siklus 1 rata-rata hasil belajar siswa untuk aspek kognitif, psikomotor dan afektif adalah 73,21. Sedangkan, siklus 2 rata-rata hasil belajar siswa untuk aspek kognitif, psikomotor dan afektif adalah 81,64. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa setelah penerapan metode bermain di lingkungan pantai dapat meningkatkan hasil belajar lompat tinggi pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 4 Taliwang. The Method of Playing in the Beach Environment as an Effort to Improve the Junior High School Students’ High Jumping Ability Abstract The purpose of this study was to determine the results of the implementation of the method of playing in a beach environment on improving high jump learning outcomes in class VIII B students of SMP Negeri 4 Taliwang. This research method uses Classroom Action Research. The sample in this study was class VIII B students of SMP Negeri 4 Taliwang, totaling 22 people. For data collection, it was obtained by observing and testing student learning outcomes with test instruments in the form of: (1) Affective Assessment, (2) Cognitive Assessment, and (3) Psychomotor Assessment. While the data analysis technique used direct questions with a significant level of 100%. The results of the study revealed that the percentage of student learning outcomes criteria in each cycle experienced a good increase. Cycle 1 the average student learning outcomes for cognitive, psychomotor and affective aspects is 73.21 while cycle 2 the average student learning outcomes for cognitive, psychomotor and affective aspects is 81.64. The conclusion of this study shows that after the application of the method of playing in a beach environment can improve high jump learning outcomes in class VIII B students of SMP Negeri 4 Taliwang

    Kesiapan Guru Pendidikan Jasmani Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Lombok Tengah dalam Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid-19

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru pendidikan jasmani di sekolah menengah pertama di Kabupaten Lombok Tengah, khususnya Kecamatan Praya Timur dan Janapria dalam pembelajaran daring selama pandemi Covid-19. Desain penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes berupa angket. Populasi dalam penelitian adalah guru pendidikan jasmani yang berjumlah 30 orang, dengan teknik pengambilan sampling menggunakan studi populasi. Instrumen dalam penelitian ini berupa angket tertutup yang sudah disediakan jawabannya, sehingga responden tinggal memilih dengan memberikan tanda check list (?) pada kolom yang sesuai. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian kesiapan guru pendidikan jasmani di sekolah menengah pertama di Kabupaten Lombok Tengah, khususnya Kecamatan Praya Timur dan Janapria dalam pembelajaran daring selama pandemi Covid-19 berada pada kategori, sebagai berikut: (1) sangat siap sebanyak 2 orang dengan persentase 6,67%; (2) kategori siap sebanyak 7 orang dengan persentase 23,33%; (3) kategori cukup siap sebanyak 14 orang dengan persentase 46,67%; (4) kategori kurang siap sebanyak 5 orang dengan persentase 16,67%; dan (5) kategori sangat kurang siap sebanyak 2 orang dengan persentase 6,67%. Readiness of Junior High School Physical Education Teachers in Central Lombok Regency in Online Learning During the Covid-19 Pandemic Abstract This study aims to determine the readiness of physical education teachers in junior high schools in Central Lombok Regency, especially East Praya and Janapria Districts in online learning during the Covid-19 pandemic. The design of this study used a survey method with data collection techniques using a test instrument in the form of a questionnaire. The population in this study was physical education teachers, totaling 30 people, with a sampling technique using a population study. The instrument in this study is in the form of a closed questionnaire whose answers have been provided, so that respondents only need to choose by giving a check list (?) in the appropriate column. Data analysis technique used in this research is descriptive statistical technique with percentage. The results of the research on the readiness of physical education teachers in junior high schools in Central Lombok Regency, especially East Praya and Janapria sub-districts in online learning during the Covid-19 pandemic were in the following categories: (1) very prepared as many as 2 people with a percentage of 6.67% ; (2) ready category as many as 7 people with a percentage of 23.33%; (3) the category is quite ready as many as 14 people with a percentage of 46.67%; (4) less ready category as many as 5 people with a percentage of 16.67%; and (5) very unprepared category as many as 2 people with a percentage of 6.67%

    Peningkatan Keterampilan Guru Pendidikan Jasmani dalam Menutup Pembelajaran melalui Tindakan Pendampingan

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tindakan pendampingan yang mampu meningkatkan keterampilan mengajar terutama pada aspek menutup pembelajaran guru pendidikan jasmani Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo setelah mendapatkan pendampingan. Desain penelitian ini merupakan penelitian tindakan. Tindakan dalam penelitian ini adalah pemberian tayangan video keterampilan menutup pembelajaran, berdiskusi dengan guru pendidikan jasmani dan melakukan pendampingan perekaman, dan diskusi dilapangan. Subjek dari penelitian ini adalah 5 guru pendidikan jasmani SDN di Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Hasil dari penelitian yang diperoleh dari nilai keterampilan menutup pembelajaran yaitu: Untuk SDN Geluran I sebelumnya mendapatkan nilai 0 menjadi 4. SDN Geluran II sebelumnya mendapatkan nilai 0 menjadi 3. SDN Geluran III sebelumnya mendapatkan nilai 0 menjadi 5. SDN Trosobo II sebelumnya mendapat nilai 0 menjadi 4. SDN Sidodadi II sebelumnya mendapat 2 menjadi 5. Simpulan dalam penelitian ini setelah dilakukan tindakan pendampingan pemberian tayangan video pembelajaran, berdiskusi tentang keterampilan mengajar pada aspek menutup pembelajaran, melakukan perekaman dan melakukan diskusi dilapangan. Dapat meningkatkan keterampilan mengajar guru pendidikan jasmani pada aspek menutup pembelajaran

    Strategi Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif di Sekolah Dasar Inklusif

    No full text
    Guru memiliki strategi tersendiri sehingga belum ada persamaan persepsi tentang strategi pembelajaran pendidikan jasmani adaptif bagi anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi strategi pembelajaran pendidikan jasmani adaptif di sekolah inklusif SDN 20 Mataram. Jenis dari penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru pendidikan jasmani di SDN 20 Mataram yang berjumlah 1 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa: (1) pembelajaran pendidikan jasmani adaptif di SDN 20 Mataram terlaksana dengan baik dengan tercapainya tujuan pendidikan jasmani adaptif yaitu agar anak berkebutuhan khusus dapat beradaptasi dengan lingkungannya. (2) Pendidikan jasmani adaptif sama dengan pendidikan jasmani biasa, namun pada pelaksanannya untuk anak berkebutuhan khusus diberikan modifikasi dan strategi pembelajaran pendidikan jasmani adaptif yang diterapkan dengan 3 teknik, yaitu teknik modifikasi pembelajaran, lingkungan, dan aktivitas belajar

    Kedisiplinan dan Tanggungjawab Siswa dalam Pengaturan Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan dan sikap tanggungjawab siswa MTs Pondok Pesantren Assulamy Langko dalam pengaturan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) di masa pandemi Covid-19. Desain penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes berupa angket. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII di MTs Pondok Pesantren Assulamy Langko yang berjumlah 75 siswa, dengan teknik sampling menggunakan studi populasi. Instrumen dan pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket tertutup yang sudah disediakan jawabannya, sehingga responden tinggal memilih dengan memberikan tanda check list (?) pada kolom yang sesuai. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian tingkat kedisiplinan siswa MTs Pondok Pesantren Assulamy Langko dalam pengaturan pembelajaran PJOK di masa pandemi Covid-19 yaitu bervariasi dengan kategori “sangat rendah” sebesar 20% (15 siswa), “rendah” sebesar 22.67% (17 siswa), “sedang” sebesar 22.67% (17 siswa), “tinggi” sebesar 24% (18 siswa), dan “sangat tinggi” sebesar 10.67% (8 siswa). Sedangkan, hasil penelitian sikap tanggungjawab siswa MTs Pondok Pesantren Assulamy Langko dalam pengaturan pembelajaran PJOK di masa pandemi Covid-19 yaitu bervariasi dengan kategori “sangat rendah” sebesar 12% (9 siswa), “rendah” sebesar 25.33% (19 siswa), “sedang” sebesar 33.33% (25 siswa), “tinggi” sebesar 20% (15 siswa), dan “sangat tinggi” sebesar 9.33% (7 siswa). Discipline and Responsibility of the Students in the Setting of Physical Education, Sport, and Health Learning During the Covid-19 Pandemic Abstract This study aims to determine the level of discipline and responsibility of the students of MTs Pondok Pesantren Assulamy Langko in the setting of physical educationearning during the Covid-19 pandemic. The design of this study used a survey method with data collection techniques using a test instrument in the form of a questionnaire. The population in this study was the seventh grade students at MTs Pondok Pesantren Assulamy Langko, totaling 75 students, with a sampling technique using a population study. The instrument and data collection in this study were in the form of a closed questionnaire whose answers had been provided, so that the respondents just had to choose by giving a check list (?) in the appropriate column. Data analysis technique used in this research is descriptive statistical technique with percentage. The results of the study on the level of discipline of MTs Pondok Pesantren Assulamy Langko students in PJOK learning settings during the Covid-19 pandemic, which varied with the categories "very low" by 20% (15 students), "low" by 22.67% (17 students), "medium" by 22.67% (17 students), “high” by 24% (18 students), and “very high” by 10.67% (8 students). Meanwhile, the results of the research on the attitude of responsibility of MTs Pondok Pesantren Assulamy Langko students in PJOK learning settings during the Covid-19 pandemic varied with the category of "very low" by 12% (9 students), "low" by 25.33% (19 students), "moderate” by 33.33% (25 students), “high” by 20% (15 students), and “very high” by 9.33% (7 students)

    Peningkatan Hasil Belajar Lari Sprint 30 Meter Melalui Modifikasi Permainan "Bentengan" di Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar lari sprint 30 meter melalui modifikasi permainan bentengan. Metode penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV Madrassah Ibtidaiyah At-Tahzib Desa Kekait, yang berjumlah 20 orang berjenis kelamin laki-laki 12 orang dan berjenis kelamin perempuan 8 orang. Teknik pengumpulan data melalui tes kemampuan lari sprint 30 meter dan observasi dari proses kegiatan pembelajaran. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan teknik prosentase untuk melihat kecenderungan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran. Kondisi awal sebelum dilakukan PTK, siswa yang tuntas belajar lari sprint 30 meter hanya 5 siswa, meningkat menjadi 14 siswa pada siklus I (ketuntasan= 65%), dan meningkat kembali meningkat menjadi 19 siswa pada siklus II (ketuntasan= 95%). Modifikasi permainan bentengan memberi kontribusi yang signifikat terhadap peningkatan hasil lari sprint 30 meter. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa modifikasi permainan bentengan dapat meningkatkan hasil belajar lari sprint 30 meter pada siswa kelas IV Madrassah Ibtidaiyah At-Tahzib Desa Kekait. Improving Learning Outcomes of 30 Meter Sprint Running Through Modification of the Game "Bentengan” in Elementary Schools Abstract This study aims to determine the increase in learning outcomes for the 30 meter sprint through the modification of the game "Bentengan". This research method uses Classroom Action Research. This research was conducted in two cycles, with each cycle consisting of planning, implementing actions, observing, and reflecting. The research subjects were fourth grade students of Madrassah Ibtidaiyah At-Tahzib, Kekait Village, which consisted of 20 students, 12 male and 8 female. The data collection technique was through a 30 meter sprint sprint ability test and observation of the learning activity process. Data validity using triangulation technique. Data analysis used descriptive techniques using percentage techniques to see trends that occurred in learning activities. The initial condition was that before the action research was carried out, only 5 students had completed learning to run the 30 meter sprint. In the first cycle increased to 14 students. Cycle II increased to 19 students. The game modification "Bentengan" made a significant contribution to the improvement of the 30-meter sprint result. The conclusions of this study indicate that the modification of the game "Bentengan" can improve the learning outcomes of the 30-meter sprint in fourth grade students of Madrassah Ibtidaiyah At-Tahzib Kekait Village. The achievement of completeness in learning the 30 meter sprint from the initial condition to the first cycle is 40%. From the first cycle to the second cycle by 30%. The improvement in overall learning outcomes from the initial conditions to the second cycle is 70%

    Level Aktivitas Fisik dan Pola Hidup Sehat Siswa di Masa Pandemi Covid-19

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui level aktivitas fisik dan pola hidup sehat siswa SMPN 5 Kota Bima pada masa pandemi covid-19. Rancangan penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes berupa angket. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII di SMPN 5 Kota Bima yang berjumlah 59 siswa, dengan teknik sampling menggunakan studi populasi. Instrumen level aktivitas fisik siswa diperoleh dari pengisian angket Physical Activity Questionnaire-Adolescents (PAQ-A), sedangkan instrumen pola hidup sehat siswa diadaptasi dari penelitian Rohman & Nurhayati (2021). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian level aktivitas fisik siswa kelas VII SMPN 5 Kota Bima sebagian besar berkategori sedang sebesar 50,85%, kategori rendah sebesar 42,37%, pada kategori tinggi sebesar 6,78%, pada kategori sangat rendah sebesar 0% dan pada kategori sangat tinggi 0%. Sedangkan, hasil penelitian pola hidup sehat siswa kelas VII SMPN 5 Kota Bima, sebagai berikut; kategori sangat kurang sebesar 10,17%, kategori kurang baik sebesar 25,42%, pada kategori cukup baik sebesar 25,42%, pada kategori baik sebesar 23,73% dan pada kategori sangat baik 15,25%. Level of Physical Activity and Healthy Lifestyles Students During the Covid-19 Pandemic Abstract The purpose of this study was to determine the level of physical activity and healthy lifestyle of SMPN 5 Bima City students during the Covid-19 pandemic. The design of this study used a survey method with data collection techniques using a test instrument in the form of a questionnaire. The population in this study were all seventh grade students at SMPN 5 Bima City, totaling 59 students, with a sampling technique using a population study. The students' physical activity level instrument was obtained from filling out the Physical Activity Questionnaire-Adolescents (PAQ-A) questionnaire, while the student's healthy lifestyle instrument was adapted from research by Rohman & Nurhayati (2021). Data analysis technique used in this research is descriptive statistical technique with percentage. The results of the study on the level of physical activity of the seventh grade students of SMPN 5 Bima City were mostly in the medium category at 50.85%, in the low category by 42.37%, in the high category by 6.78%, in the very low category by 0% and in the very low category. high 0%. Meanwhile, the results of the study on healthy lifestyles for seventh grade students of SMPN 5 Bima City are as follows; in the very poor category by 10.17%, in the poor category by 25.42%, in the quite good category by 25.42%, in the good category by 23.73% and in the very good category by 15.25%

    Keterlaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif di SLBN 1 Mataram

    No full text
    Pendidikan jasmani merupakan salah satu mata pelajaran yang dipelajari di seluruh satuan pendidikan. Setiap siswa memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan jasmani, termasuk siswa berkebutuhan khusus. Bagi siswa normal, mempelajari pendidikan jasmani adalah hal yang mudah, tapi tidak untuk siswa yang berkebutuhan khusus. Maka dari itu, perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani adaptif di SLBN 1 Mataram. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengikuti prosedur, yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Adapun partisipan penelitiannya terdiri dari tiga orang, yaitu guru pendidikan jasmani adaptif, guru pendamping, dan kepala sekolah. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat keterlaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani adaptif di SLBN 1 Mataram menunjukkan hasil yang cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari kesesuaian hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta didukung dengan data prestasi yang didapatkan oleh siswa berkebutuhan khusus, baik di dalam maupun di luar sekolah. Implementation of Adaptive Physical Education Learning at SLBN 1 Mataram Abstract Physical education is one of the subjects studied in all educational units. Every student has the right to get physical education, including children with special needs. For normal students, studying physical education is easy, but not for students with special needs. Therefore, it is necessary to conduct research that aims to determine the level of implementation of adaptive physical education learning at SLBN 1 Mataram. This type of research is descriptive qualitative research with data collection methods using interviews, observation, and documentation techniques. The data analysis technique in this study followed the procedures, namely data collection, data reduction, data display, verification, and drawing conclusions. The research participants consisted of three people, namely adaptive physical education teachers, accompanying teachers, and school principals. Based on the results of the study, the level of implementation of adaptive physical education learning at SLBN 1 Mataram showed quite good results. This can be seen from the suitability of the results of interviews, observations, and documentation and is supported by achievement data obtained by students with special needs, both inside and outside school

    0

    full texts

    42

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Discourse of Physical Education
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇