Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
Not a member yet
434 research outputs found
Sort by
Edukasi dan Pelatihan Desain Infografis COVID-19 bagi Siswa dan Guru SMAN 10 Makassar
Pandemi COVID-19 tidak menyurutkan semangat dari banyak kalangan masyarakat untuk tetap beraktivitas. Akan tetapi faktanya, informasi terkait pandemi COVID-19 mengalami mispersepsi dan tidak sedikit masyarakat mempercayai infodemics yang tersebar luas di sekitarnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman bagi para siswa dan guru untuk turut mengambil peran dalam memerangi pandemi COVID-19, salah satunya dengan mampu mengidentifikasi dan meluruskan berbagai infodemics terkait COVID-19 dengan pembuktian secara ilmiah yang diliterasi dalam bentuk desain infografis yang informatif dan menarik. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2020 yang diikuti oleh total peserta sebanyak 56 orang melalui diskusi virtual dan pelatihan contoh penyusunan desain infografis COVID-19 yang benar, menarik dan informatif dengan tahap kegiatan antara lain: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan ini merupakan wujud kerjasama antara SMAN 10 Makassar (siswa dan guru) dengan Jurusan Biologi UIN Alauddin Makassar. Hasil dari kegiatan ini yaitu para siswa dan guru telah mampu mengidentifikasi kebenaran ilmiah dari berbagai berita COVID-19 yang tersebar dan selanjutnya berita tersebut dipilah dan disusun dalam bentuk desain infografis untuk disebarkan kepada masyarakat melalui berbagai media. Pengabdian ini menghasilkan output berupa infografis edukasi COVID-19 kepada siswa dan guru untuk turut berperan dalam pemutusan penyebaran virus penyebab pandemi COVID-19.Education and Training on COVID-19 Infographic Design for Students and Teachers of SMAN 10 Makassar. The COVID-19 pandemic has not dampened the enthusiasm of many people to stay active. Information related to the COVID-19 pandemic has experienced misperception, and not a few people believe the infodemics that is widespread around it. This activity aims to provide educating and learning for students and teachers to take part in fighting the COVID-19 pandemic, one of which is by being able to identify and rectify various infodemics related to COVID-19 with scientifically literate proof in the form of informative and exciting infographic designs. This training was carried out on June 11, 2020, which 56 participants attended through the virtual discussion and training examples of correctly, engaging, and informative COVID-19 infographic designs. Activity stages, including preparation, implementation, and evaluation of activities. This activity is collaborative learning between SMAN 10 Makassar (students and teachers) and the Department of Biology, UIN Alauddin Makassar. The results showed that students and teachers have been able to identify the scientific truth of various COVID-19 news that has spread. Then, the pieces of information are sorted and compiled in the form of infographic designs to be disseminated to the public through multiple media. This service produced output in the form of COVID-19 educational infographics for students and teachers to play a role in ending the spread of the virus that causes the COVID-19 pandemic
IPTEK Bagi Masyarakat Desa Tanjungpura Pada Budidaya Sayuran Menggunakan Metode Hidroponik Water Culture Dengan Memanfaatkan Media Limbah Anorganik
Masyarakat Desa Tanjungpura, Indramayu mayoritas berprofesi sebagai petani, dengan komoditi utamanya adalah padi, sedangkan untuk tanaman sayuran masih jarang dibudidayakan karena rumitnya perawatan. Sayuran sendiri memiliki manfaat yang banyak untuk kesehatan tubuh. Selain itu, limbah anorganik dari rumah tangga yang berupa botol bekas minuman dan styrofoam masih belum dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sehingga dapat mencemari lingkungan. Di Desa Tanjungpura memiliki potensi dengan adanya Kelompok Wanita Tani (KWT) namun pengetahuan tentang budidaya sayuran dengan teknik hidroponik masih kurang sehingga diperlukan penyuluhan dan pelatihan budidaya sayuran dengan teknik hidroponik water culture dengan memanfaatkan limbah anorganik. Penyuluhan dilakukan dengan metode pemaparan materi kemudian diskusi secara interaktif dengan bahan yang dikaji adalah tentang lingkungan bersih, bahaya limbah anorganik, manfaat sayuran bagi kesehatan tubuh dan cara budidaya sayuran dengan hidroponik. Pelatihan dilakukan dengan metode praktek langsung secara berkelompok. Hasil yang didapatkan setelah penyuluhan masyarakat Desa Tanjungpura menjadi lebih memahami bahaya limbah anorganik sehingga harus menjaga kebersihan lingkungan dengan memanfaatkan limbah anorganik menjadi lebih bernilai contohnya sebagai media tanam hidroponik. Setelah dilakukan pelatihan masyarakat menjadi lebih terampil dalam mengaplikasikan teknik hidroponik water culter untuk budidaya sayuran. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan masyarakat menjadi meningkat setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan budidaya sayuran dengan teknik hidroponik water culter yang memanfaatkan limbah anorganik rumah tangga. Untuk selanjutnya dapat dilakukan kegiatan penyuluhan pemilihan nutrisi hidroponik dan pemasaran hasilnya sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyaraka
Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Melalui Pelatihan Pembuatan Ovitrap Pada Masa Pandemi di SMP Muhammadiyah 1 Malang
Kota Malang menjadi salah satu daerah endemis yang memiliki insiden DBD yang cukup tinggi. Disisi lain, efek pandemic covid-19 yang mengharuskan masyarakat lebih banyak melakukan aktivitas di rumah, memungkinkan jumlah infeksi DBD akan meningkat sehingga perlu upaya penanggulangan. Peran masyarakat dalam penurunan angka kejadian DBD sangat vital, karena pemberantasan DBD yang paling efektif yaitu dengan memutus siklus hidup nyamuk. Salah satu cara untuk memutus siklus hidup nyamuk adalah dengan membuat perangkap telur nyamuk (Ovitrap). Pada era pandemik aktivitas sosialisasi tidak dapat dilakukan secara massive, dalam hal ini guru memiliki peran kunci untuk menyebar luaskan informasi kepada siswa tentang prilaku hidup bersih (PHBS) guna menanggulangi DBD. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang penyakit DBD, cara penanggulangan, cara pembuatan ovitrap, dan meningkatkan kesadaran guru untuk berpartisipasi dalam mengingatkan siswa untuk selalu menjaga melakukan PHBS seperti pemberantasan sarang nyamuk dengan metode 3M Plus. Metode yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui kegiatan sosialisasi pencegahan DBD dan pembuatan ovitrap. Bertempat di aula SMP Muhammadiyah 1 Malang dilaksanakan penyuluhan tentang penyakit DBD. Respon positif dan antusiasme guru terhadap pelaksanaan sosialisasi ditunjukkan dari rata-rata pengetahuan guru tentang DBD yang baik
Membudayakan Bahasa Inggris Di Kampung Adat Desa Sade Lombok Tengah
Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan bahasa asing masyarakat pelaku wisata di Kampung Adat Sade. Metode pelaksanaan program ini adalah Pelatihan dan Pendampingan dengan tahapan yaitu: survei lokasi; analisis kemampuan bahasa inggris pelaku wisata; koordinasi pelaksanaan program dengan Kepala Desa dan Kepala Dusun; sosialisasi program; pelatihan dan pendampingan bahasa asing dan kegiatan sosial; monitoring dan evaluasi; penutupan kegiatan. Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan secara bertahap dengan materis disesuaikan dengan kebutuhan pelaku wisata dalam melayani wisatawan. Pada tahap awal dan pertengahan pelatihan dan pendampingan, mahasiswa mengintensifkan materi vocabulary dan selanjutkan materi speaking dan grammer. Hasil pelatihan dan pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan yaitu pada tahap awal, masyarakat pelaku wisata perlahan dapat menghafal vocabulary. Pada tahap pertengahan, masyarakat pelaku wisata telah menguasai vacabulary dan memulai praktik speaking. Pada tahap akhir, difokuskan pada penguatan vocabulary, speaking dan disisipkan tenses, sehingga masyarakat pelaku wisata menguasai vocabulary dan speaking. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan pembinaan bahasa asing efektif meningkatkan kemampuan vacabulary, speaking, tenses bagi pelaku wisata Kampung Adat Sade. Berdasarkan hal ini, diharapkan stakeholder terkait di Kampung Adat Sade untuk mengadakan penguatan kemampuan bahasa asing secara reguler bagi masyarakat pelaku wisata
Implementasi PPK Berbasis Kelas Melalui Literasi Pada Masa Pandemi Covid 19 Di SMP Muhammadiyah 1 Malang
SMP Muhammadiyah 01 Malang sudah melaksanakan Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK),berbasis kelas, tetapi dalam pelaksanaannya masih perlu ditingkatkan, karena belum memfokuskan pada variasi literasi dalam pembelajarannya. Salah satu cara untuk meningkatkan penerapan PPK adalah melalui literasi. Pengembangan literasi melalui pendekatan PPK Berbasis Kelas di masa pandemic Covid 19 ini dilakukan melalui pembelajaran Daring. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan penerapan PPK dengan gerakan literasi di SMP Muhammadiyah 1 Malang. Pengabdian  dilakukan dengan metode pelatihan dan pendampingan. yang mengacu pada analisis situasi program-program yang telah disepakati bersama. Sasaran pengabdian ini meliputi Kepala Sekolah, 20 guru SMP Muhammadiyah 1 Malang Hasil pengabdian ini adalah guru 80% dapat menganalisis konsep PPK dan mengembangkan RPP yang terintegrasi PPK melalui gerakan literasi, 65% guru dapat melaksanakan pembelajaran menggunakan RPP yang terintegrasi PPK melalui gerakan literasi secara daring. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya wawasan dan kompetensi guru dalam menyusun RPP berbasis PPK melalui gerakan literasi, meningkatnya ketrampilan guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas sesuai Kurikulum 2013 yang menerapkan PPK melalui gerakan literasi lebih bervariasi meliputi literasi baca tulis, literasi numerik, literasi science, literasi ICT dan literasi budaya
PKM Rumah Baca Kreatif Berbasis E-Learning Upaya Menumbuhkan Budaya Literasi Anak Binaan SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya
Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk menumbuhkan budaya literasi anak binaan SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya melalui rumah baca kreatif berbasis e-learning. Kegiatan ini melibatkan semua guru yang ada di SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi guru mitra yaitu melalui serangkaian kegiatan IST (in service training), OST (on service training) dan implementasi. Hasil kegiatan ini antara lain 1) terlaksananya PkM sesuai dengan rencana, 2) terbentuknya pengetahuan dan pemahaman guru tentang pembelajaran e-learning, 3) terbentuknya keterampilan guru dalam menggunakan media e-learning dalam pemblajaran. Kegiatan pendampingan masih perlu dilakukan secara kontinu agar guru benar-benar dapat membuat dan mengaplikaskannya dalam pembelajaran, selian itu perlu ada inovasi pembelajaran e learning untuk di terapkan pada kelas 1,2 dan 3 SD. Khususnya di SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya.PKM Creative Reading House Based on E-Learning Efforts to Grow Literacy Culture of Fostered Children of SD Muhammadiyah 09 Bahari SurabayaAbstractThe purpose of this PKM activity is to foster a literacy culture of fostered children at SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya through e-learning-based creative reading houses. This activity involved all the teachers at SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya. The method used to solve problems provided by partner teachers through training in IST activities (service training), OST (service training) and implementation. 1) the implementation of PkM in accordance with the plan, 2) formed teacher knowledge and understanding of e-learning learning, 3) the formation of teacher skills in using e-learning media in learning. Mentoring activities still need to be done so that the teacher can really make and apply it in learning, and in addition there needs to be learning to be applied in grades 1,2 and 3 elementary schools. Especially at SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya
Pelatihan Pemanfaatan Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran Alternatif Pada Masa Covid -19 Bagi Guru
Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk melatih guru-guru SMP Negeri 1 Praya Barat dalam pemanfaatan Google Classroom sebegai media alternatif dimasa pandemi Covid 19. Mitra dalam kegiatan ini adalah guru-guru SMP Negeri 1 Praya Barat. metode pelaksanaan menggunakan transfer of knowledge melalui workshop dan sosialiasi. Hasil dari kegitan ini yaitu 1) guru SMPN 1 Praya Barat dapat memahami tentang pemanfaatan google classroom degan indikator bahwa guru dapat membuat ruang kelas pembelajaran untuk semua mata pelajaran melalui daring, 2)  guru SMPN 1 Praya Barat guru dapat memhami mafaat bermacam fungsi dari fitur pada google classroom.  Guru-guru telah mampu mengoprasikan e learning google classroom sebagai media alternatif akan tetapi masih perlu dilakukan pendampingan sampai guru benar-benar memahami dan menggunakannya sebagai media di masa pandemi covid 19
Pembuatan Media Informasi Songket Lombok Produksi UD. Undur Pasang
Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membuat media informasi tentang songket dan produk lainnya dari UD. Undur Pasang. UD. Undur Pasang memproduksi dan menjual Songket Lombok beralamat di Dusun Montong Are Blong Lauq Desa Sukarara. UD. Undur Pasang belum memiliki media informasi produk sehingga masyarakat banyak yang belum mengenal produknya. Oleh karena itu, perlu dibuat media informasi produk. Katalog dipilih sebagai media informasi produk karena bukan hanya mudah dan murah tetapi komunikatif. Ada tiga metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pertama tim Pengabdian Kepada Masyarakat membuat konsep berdasarkan produk UD. Undur Pasang. Kemudian seluruh produk yang terdiri dari Songket, kain tenun lainnya dan aksesori difoto dari sisi yang berbeda/angle sehingga menghasilkan gambar yang menarik. Hasil dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah katalog dengan gambar berwarna tentang produk UD. Undur Pasan
Sitokinin Organik: Pendampingan Kelompok Tani Sumber Urip-1 Desa Wonosari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang
Mitra dalam pengabdian masyarakat ini Kelompok Tani Sumber Urip-1 yang berlokasi di Desa Poncokusumo Kecamatan Wonorejo Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur-mengalami kendala penggunaan sitokinin organik, yaitu pasokan sitokinin organik terkadang tidak lancar dan harganya mahal sedangkan di banyak daerah mitra terdapat potensi biologis yang dapat digunakan sebagai bahan organik sitokinin. Setelah berdiskusi dengan mitra, permasalahan kongkrit dan prioritas yang akan dibenahi, yaitu  1) Mitra belum menguasai cara pembuatan sitokinin organik berbasis potensi lokal dan 2) Mitra belum menguasai cara penggunaan sitokinin organik menurut bahan baku lokal yang digunakan pada tanaman tertentu. Solusi yang akan dilakukan adalah 1) melakukan pelatihan dan pendampingan produksi sitokinin organik dan 2) pelatihan dan pendampingan sitokinin organik menggunakan ToT Organik (Training of Trainer) yang diikuti oleh 5 orang petani dari perwakilan Kelompok Tani Sumber Urip-1. Hasil pelatihan dan pendampingan selanjutnya disebarluaskan kepada anggota petani lainnya. Melalui rangkaian kegiatan pelatihan, dan pendampingan pembuatan dan pemanfaatan sitokinin organik di Kelompok Tani Sumber Urip-1 Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, mitra PPMI telah menguasai: 1) cara produksi auksin dan giberelin organik dan 2) Metode penggunaan sitokinin. Produk sitokinin organik diberi merk “Sitonik-BP†(dari Bonggol Pisang) dan “Sitonik-JM†(dari Jagung Muda)Organic Cytokinins: Mentoring to Sumber Urip-1 Farmer Group in Wonosari Village, Poncokusumo District, Malang Regency. Partners in this community service-Sumber Urip-1 Farmer Group, located in Poncokusumo Village, Wonorejo District, Malang Regency, East Java Province-experienced problems in the use of organic cytokines, namely the supply of organic cytokinins sometimes not smooth and expensive, while in many partner areas there is biological potential can be used as cytokinin organic matter. After discussions/deliberations with partners, concrete issues and priorities that will be addressed, namely 1) Partners have not mastered how to make organic cytokinins based on local potential and 2) Partners have not mastered how to use organic cytokinins according to local raw materials used in certain plants. Solutions to be undertaken are 1) conducting training and mentoring of organic cytokinins production and 2) training and mentoring of cytokinins organic ToT (Training of Trainer) followed by 5 farmers from representatives of Sumber Urip-1 Farmers Group. The results of further training and assistance are disseminated to other farmer members. Through a series of training activities, and assisting the manufacture and use of organic cytokinins at Sumber Urip-1 Farmer Group Wonorejo Village, Poncokusumo Sub-district, Malang Regency, the PPMI partners have mastered: 1) organic cytokinin production methods and 2) Methods of cytokinins use. Organic cytokinin products are branded "Sitonik-BP" (from Banana Veewil), and "Sitonik-JM" (from corn)
Mempersiapkan SMP Muhammadiyah 1 Malang Meraih Predikat Sekolah Adiwiyata
SMP Muhammadiyah 1 Malang perlu merealisasikan program-program yang digalakkan pemerintah agar mampu bersaing dengan sekolah lain, salah satunya menjadi sekolah adiwiyata. Hal tersebut terkait dengan kerusakan lingkungan yang semakin parah akibat ulah manusia. Hal itu terjadi karena rendahnya karakter kesadaran lingkungan individu yang perlu dikenalkan sejak dini dari sekolah. Kesadaran lingkungan mencerminkan siswa yang memiliki wawasan untuk melestarikan lingkungan sesuai dengan ajaran Islam. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mendampingi SMP Muhammadiyah 1 Malang menjadi sekolah Adiwiyata. Desain pendampingan yang dilakukan adalah  memberikan pengenalan dan pelaksanaan manajemen sekolah agar mampu mempersiapkan pengajuan untuk mendapatkan penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata. Rekomendasi yang diberikan oleh tim pengabdi adalah 1) manajemen sekolah, 2) pembentukan kelas sebagai pilot project, 3) perancanaan program-program yang mendukung sekolah untuk mendapatkan pengakuan Sekolah Adiwiyata